Bantuan yang disalurkan berupa, 4 buah Mobil Kemensos, 100 PJUTS (Penerangan Jalan Tenaga Surya), 20 ekor babi besar, ATK (Alat Tulis Kantor), infocus, AC, PC, laptop dan bantuan modal kewirausahaan. Bantuan-bantuan ini nantinya dibagi ke beberapa Kabupaten di wilayah Pegunungan Papua.
Perayaan Natal Bersama Dan HUT Yahukimo tahun 2023, di bawah sorotan tema “Kemuliaan Bagi Allah Dan Damai Sejahtera Di Bumi”. Dan Sub Thema Semoga Pemerintah, TNI/Polri dan Masyarakat Hidup Saling Berdampingan dan Memuliakan Tuhan Melalui Panggilan Untuk Bekerja Dan Terus Berkarya Demi Terwujudnya Yahukimo Yang Damai dan Sejahtera.
“Kemarin masih sebatas pemeriksaan saksi – saksi dimana ada beberapa rekan korban yang sempat bersama sebelum kejadian,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol, Ignatius Benny Adi di Polda, Kamis (7/12). Ia menjelaskan bahwa dari keterangan para saksi ini akan didalami untuk mendapati ciri – ciri pelaku.
Pelaku yang hingga kini masih disebut sebagai orang tak dikenal (OTK) masih dalam menyelidikan. Polisi menduga jika pelaku adalah sosok pria berambut gimbal yang menggunakan kaos dan celana hitam sesuai dengan keterangan saksi – saksi.
Meski enggan berbalas pantun di media namun pihak polda memastikan bahwa penyidik masih terus mendalami kasus tersebut. Dikatakan bukan hal mudah untuk mengungkap para pelakunya meski sudah beberapa markas berhasil didatangi digrebek namun pelaku berhasil melarikan diri.
"Nanti akan kita bantu untuk naikkan kelas, karena itu baru tipe D. Masa di kabupaten satu-satunya RS tipenya cuma D," kata Menko PMK Muhadjir Effendy selepas meninjau RSUD Dekai, Jumat.
Sebagaimana diketahui, dua peristiwa tersebut terjadi di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan. Peristiwa penyerangan penambang di Kali I Distrik Seradala yang menewaskan 13 orang, dan penganiayaan secara keji terhadap dua perempuan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Sejumlah perangkat OPD termasuk bupati sendiri telah mendatangi Distrik Amuma untuk memastikan informasi yang menyebut jika terjadi bencana kelaparan hingga menyebabkan kematian. Namun dari pantauan langsung diketahui informasi tersebut tidak terjadi.
"Dengan penuh rasa syukur kami Polres Yahukimo senang bisa membantu masyarakat di Kompleks Anggruk, dan dengan bantuan pembuatan Sumur Bor ini semoga dapat bermanfaat untuk masyarakat di Kompleks Anggruk" Ucap Kapolres.
Iapun menyinggung terkait beberapa waktu lalu di Kabupaten Yahukimo terjadi pembantaian warga pendulang emas oleh KKB. Korban yang telah ditemukan meninggal dunia sebanyak 13 orang sedangkan korban yang berhasil selamat mencapai 95 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Pegunungan, dr Ronny J.A.Situmorang, M.Kes menyampaikan, peristiwa penyerangan terhadap Nakes tidak memudarkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang ada di daerah tersebut. Sebab, masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Kalau untuk ke sana nanti lihat,” singkatnya sambil tersenyum dengan ekspresi yang masih terlihat trauma. Apa yang dirasa Adrianus tentu sangat manusiawi sebab tak ada pekerjaan seharga nyawa. Meski ia dan rekan – rekannya melakukan tugas kemanusiaan namun jaminan keamanan harus melekat. Bukan pulang justru tinggal nama.
Dalam keterangan persnya saat kunjungan kerja di Cibitung, Bekasi, pada Rabu (1/11) kemarin, Wapres Ma’ruf mengatakan bahwa kasus kematian di Yahukimo tersebut bukan disebabkan oleh kelaparan, melainkan karena kekurangan pangan.
Aparat keamanan juga telah menyatakan untuk warga tidak melakukan aktifitas di lokasi yang tidak terjangkau oleh aparat. Namun terkait aksi kekerasan bersenjata yang menewaskan 13 masyarakat sipil akhirnya ditanggapi oleh DPR Papua. DPR belakangan ini memang tak banyak berkomentar terkait kasus HAM.
“Saya prihatin terjadinya krisis kemanusiaan di Kabupaten Yahukimo. Padahal, tak seorang pun memiliki hak mencabut nyawa manusia. Kita harus hidup saling mengasihi satu sama yang lain tanpa menghilangkan nyawa orang yang merupakan sebagai karya ciptaan Tuhan yang sangat mulia,” ucap Theo kepada Cenderawasih Pos, Minggu (28/10).
Hasilnya tak jauh berbeda dengan yang disampaikan bupati bahwa memang tak ada korban jiwa di Amuma dan ini berbeda dengan informasi di media yang menyebut ada sejumlah warga yang meninggal akibat kelaparan.
Tambang tersebut berada di Kali Satu, Distrik Seredela, Kabupaten Yahukimo. Mereka ditemukan pada Jumat (27/10) dan dibawa ke RSUD Dekai, Yahukimo. "Para korban berhasil diidentifikasi Sabtu (28/10)," ucapnya kemarin.
"Kami memperoleh informasi bahwa ada warga yang mencari keluarganya yang belum diketahui keberadaannya hingga saat ini dan setelah dilakukan penyisiran ternyata ditemukan namun sudah tak bernyawa," kata Heru Jumat siang.
Diberitakan sebelumnya bahwa personel gabungan TNI Polri yang terdiri dari Satgas Damai Cartenz, Polres Yahukimo dan Kodim 1715/Yahukimo telah menemukan lagi 6 jenazah korban pembantaian KKB. Para korban ditemukan pada Jumat dini hari (27/10).
Kapolres Yahukimo AKBP Heru Hidayanto menyatakan saat ini diperkirakan ada 14 orang pendulang yang terjebak di sekitar penambangan emas di Kali I, Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Bupati Yahukimo Didimus Yahuli bahkan menyatakan tak benar ada kematian di Distrik Amuma seperti yang diberitakan. Ini telah terverifikasi secara data oleh tim yang turun mengecek langsung. Kendati ada yang meninggal namun dipertegas bahwa kematian tersebut bukan karena musibah atau wabah atau bencana melainkan meninggal secara umum.
Upaya penyisiran yang dilakukan aparat keamanan TNI Polri pasca pembantaian 7 pekerja tambang di Distrik Seradala Kabupaten Yahukimo mendapatkan hasil yang mengejutkan.
“Syalom selamat hari minggu, terimakasih Pastor dan umat semuanya atas waktu yang diberikan kepada kami, tujuan kami sebagai pejabat baru Kapolres Yahukimo, kiranya Bapak Ibu mau menerima kami dan mohon doa dari Bapak ibu semua kepada Kami sebagai Pejabat Baru Kapolres Yahukimo.” ucap Kapolres.
Proses evakuasi ini dipimpin oleh Aiptu Mujiono dengan melibatkan delapan personel Yon A Pelopor yang datang dengan persenjataan lengkap. “Jadi pada pukul 13.30 WIT evakuasi dilakukan angota kami dari Yon A Pelopor yang dipimpin Aiptu Mujiono da nada 4 penambang yang akhirnya kami bawa ke ibukota Dekai,” kata Danyon A Pelopor, Kompol Clif Gerald Duwith dalam pesan singkatnya Jumat malam.
Para penambang yang kabur ini sempat bersembunyi hingga akhirnya diketahui oleh Satgas Operasi Damai Cartenz. Tanpa menunggu lama tim langsung bergerak menuju lokasi dan berhasil melakukan penyelamatan dan mengevakuasi 9 penambang tersebut.
Tercatat ada tujuh pendulang yang tewas dengan luka mengenaskan. Sedangkan 11 lainnya berhasil diselamatkan. Tujuh korban tewas yaitu Udin, Maun, Ardi, Hendra, Anju, Appe dan Siger. Sedangkan 11 korban yang selamat yakni Amiman, Abdul Azis, Erwin, Rahmansyah alias Rahsya, Renaldi, Hermudin, Bebeng, Markus Tumpia, Ahmad Saleh, Ohe dan Holden.
Menurut Esau, pada awal Oktober 2023. Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pemda Yahukimo telah mengirimkan bantuan beras sebanyak 4 ton dan memfasilitasi pengangkutan bantuan dengan dua penerbangan ke Distrik Amuma.
Saat ini kasus tersebut ditangani oleh Kepolisian Resor Yahukimo. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo menjelaskan bahwa kejadian pertama terjadi sekitar pukul 11.00 WIT dimana seorang perempuan bernama Ima mengalami luka berat pada tubuhnya.
Ketua Timsel KPU Kabupaten Tolikara dan Yahukimo Mura Wenda mengatakan jika pembukaan pendaftaran ini berdasarkan keputusan KPUnomor 1036 tentang jadwal tahapan pelaksanaan seleksi calon anggota KPU provinsi satu Provinsi dan KPU Kabupaten /Kota pada 27 Kabupaten Kota di 7 Provinsi Perode 2024-2029.
Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, SH mengatakan bahwa, Yahukimo merupakan salah satu wilayah yang sangat luas dari 8 Kabupaten Pemekaran yang ada di Wilayah Papua Pegunungan ini, dan saat ini memiliki 517 kampung dan 51 Distrik, sementara terkait dengan konflik yang terjadi situasi sudah dalam keadaan kondusif.
Kelimanya juga telah dimakamkan pada Sabtu (16/9). Pihak TNI menyatakan kelima pelaku tersebut adalah anggota dari kelompok Yotam Bugiangge, disertir TNI yang membelot menjadi KST di wilayah Nduga.
"Mereka mengungsi karena takut akan dampak kontak tembak antara aparat keamanan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Warga yang mengungsi itu sebelumnya bermukim di pinggiran Kota Dekai, " katanya saat dihubungi ANTARA dari Jayapura, Sabtu.
“Jadi kemarin kami diminta oleh teman – teman TNI untuk ke TKP yang ada korban. Sebab saat di TKP ada barang – barang yang berkaitan dengan KKB,” jelas Kapolda Mathius Fakhiri di kantornya, Jumat (15/9/2023).
Kejadian ini benar adanya dimana pada hari yang sama, Kamis (15/9/2023) aparat gabungan TNI-Polri melakukan olah TKP dan mengevakuasi 5 jenazah tersebut. Kelimanya ditemukan tewas tergeletak di Kali Brasa Distrik Dekai.
“Informasinya sudah menyebar di grup –grup dan ada 5 orang yang tewas,” kata Ketua Fraksi PAN DPR Papua, Sinut Busup yang berasal dari Yahukimo, Jumat (15/9/2023)..
Dua pejabat di polres jajaran dilakukan pergantian. Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri memimpin langsung upacara serah terima di Aula Rastra Samara Jumat (8/9) lalu. Jabatan kapolres yang diganti adalah Kapolres Yahukimo dan Kapolres Mamberamo Tengah.
Kepala BKD Kabupaten Yahukimo, Yohanes Pahabol dalam laporannya mengungkapkan bahwa SK CPNS Formasi 2018 ini berjumlah sebanyak 421 orang. Pada saat tahap awal telah diserahkan sebanyak 418 orang, oleh Bupati pada Selasa (5/9).
Mulai yang terjadi di Dogiyai, Nduga, Puncak termasuk di Yahukimo. Diakui terkadang pelaku melakukan bentuk protesnya dengan melakukan tindakan criminal baik terhadap orang tetapi juga bangunan
Bupati Yahukimo Didimus Yahuli dalam apel pagi ini menyampaikan Kabupaten Yahukimo resmi sudah masuk di Provinsi Papua Pengunungan, sehingga 200 anggota Marinir yang masuk di Kabupaten Yahukimo seperti isu yang beredar di kalangan masyarakat, itu bukan didatangkan dari Didimus Yahuli dan Esau Miram tetapi itu dari utusan pusat.
Informasi yang beredar adalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengklaim tengah melakukan operasi Kali Merah di Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang yang berbatasan dengan Kabupaten Yahukimo.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, di Jayapura, Jumat mengatakan dengan dilakukannya olah TKP hari ini, diharapkan dapat diketahui penyebab terjadinya kebakaran yang menghanguskan bangunan tempat tiga dinas berada.
Bahkan Kamis (24/8) malam gangguan ini masih terjadi dimana terdengar kontak tembak di Distrik Dekai yang notabene ibukota Kabupaten Yahukimo Provinsi Papua Pegunungan. Polisi juga belum berhasil mengungkap siapa aktor di balik gangguan Kamtibmas tersebut.
“Apakah ada aktor intelektual atau ada kelompok yang memang sengaja menciptakan situasi daerah yang tidak kondusif. Kami juga meminta masyarakat tetap tenang dengan situasi terkini dan memberikan kesempatan kepada aparat keamanan untuk mengungkap semuanya,” kata Esau usai mendatangi TKP.
Tiga kantor yang berada di JL Kurima Distrik Dekai tersebut yakni Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (BPMK) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) habis terbakar.
Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius Fakhiri kepada ANTARA di Jayapura, menjelaskan dari laporan yang diterima dari Kapolres Yahukimo terungkap KKB, Senin sekitar pukul 11.25 WIT melakukan penyerangan terhadap pos Marinir di KM 06.
Hal ini menyusul pada awal Agustus tahun 2023, Personel gabungan menggerebek markas kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Dekai, Kabupaten Yahukimo. Sebagaimana informasi yang beredar bahwa markas tersebut berada di belakang Kantor Bupati.
Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli SH bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), di mana moment ini merupakan upacara kali ketiga bagi Bupati dan Wakil Bupati yang mereka memimpin
Jika selama ini hanya dilakukan penyelidikan awal namun kali ini Polda menurunkan tim lengkap. Tim penyidik yang diturunkan Polda untuk menyelidiki kasus ini selain Bid Labfor ada juga Unit Identifikasi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua dan Unit Identifikasi Satuan Reserse Kriminal Polres Yahukimo.
Kasi Intel Kejari Jayawijaya, Alfisius Adrianus Sombo mengatakan, penyerahan tersangka YL beserta barang bukti oleh penyidik Kepolisian itu dilakukan beberapa waktu lalu. Selanjutnya pihak kejaksaan akan merampungkan surat dakwaan dulu barulah mereka akan dilimpahkan ke Pengadian Negeri Jayawijaya
AS (25) selaku bendahara kampung dan KG (27) seorang mahasiswa bersama barang bukti pada Kamis (10/8) diberangkatkan dari Yahukimo dan tiba di Jayapura dalam rangka akan dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Wamena di Kabupaten Jayawijaya.
Wakapolda Papua dan Kapolres Yahukimo serta sejumlah Pejabat Utama lainnya yang tiba di lokasi langsung melakukan pengecekan dan peninjauan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh kebakaran ini.
“Saya sangat prihatin dan kecewa kantor KPU dibakar. Entah dibakar atau terbakar, hanya alam Dekai, Tuhan dan pelakunya yang tahu. Namun ini murni kriminal dan ini dalam wilayah otoritas Polisi untuk mengejar, menangkap, menghukum dan mengadili pelaku,” tegas Bupati Didimus Yahuli kepada wartawan, Minggu (6/8) malam.
Belum diketahui apa penyebab kebakaran namun yang jelas ada banyak dokumen penting yang juga ludes terbakar. Polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan sedang dilakukan untuk mengungkap penyebab dari terbakarnya gedung tersebut.
Jenasah Almarhum Matius Ropa akhirnya pada Jumat (4/8) diterbangkan menuju Kampung Halamannya di Toraja, Sulawesi Selatan menggunakan Pesawat Trigana Air IL222. Kematian Ropa menambah panjang daftar warga sipil khususnya pedagang yang tewas di Yahukimo.
Korban bernama Matius Ropa yang keseharian menjaga kios sembako dan pakaian bekas. Ia meninggal dengan tujuh luka bacok di tubuhnya. Dan meski sempat dilarikan ke rumah sakit namun dengan banyaknya luka akhirnya nyawanya tak tertolong. Korban mengalami luka parah di bagian perut dan dahi kiri.
-Setelah cukup lama kondusif, aksi dari Kelompok Kriminal Bersenjata kembali dilakukan. Kali ini KKB berulah dengan melakukan penyerangan terhadap Pos Brimob Polda Papua BKO Polres Yahukimo. Pos ini berada di Jalan Paradiso Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Tim gabungan ini berhasil menemukan satu lokasi lama yang memang disinyalir sebagai lokasi markas para pelaku. Tim gabungan langsung melakukan penindakan Hukum dengan mengrebek markas KKB Kodap XVI Yahukimo, Pimpinan Kopi Tua Heluka di Yahukimo, Belakang Kantor Bupati Yahukimo, Selasa (1/8).
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Yahukimo, Suhayatno menyampaikan, dalam pencapaian MCP KPK di Kabupaten Yahukimo per semester II tahun 2023. Secara keseluruhan belum memenuhi standar penilaian yang ada.
Mereka menawarkan untuk lokasi pembangunan dipindah. Jika sebelumnya di Jayawjaya kini ditawarkan untuk dibangun di Dekai, Yahukimo. Penyampaian ini bukan tanpa pertimbangan dimana Yahukimo memiliki wilayah yang sangat luas dibanding kabupaten lain di Provinsi Papua.
Bupati Yahukimo Didimus Yahuli mengucap syukur kepada Tuhan sebab Tuhan itu bahasanya untuk selama-lamanya dan kasih setianya untuk selama-lamanya. Sehingga hari ini dapat melaksanakan ibadah KKR dengan baik.
Sebanyak 10 anak-anak yang tidak sekolah mendapat pelajaran dasar huruf serta angka dari personel Ops Rasaka Cartenz yang dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Yahukimo Iptu Maryanto Widodo agar mereka bisa menjadi pintar dalam membaca maupun berhitung.
Ka Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2023, Kombes Pol. Donny Charles Go, S.I.K., dalam keteranganya mengatakan, dari pengrebekan yang dilakukan oleh Polri melalui Ops Damai Cartenz, Satgas Aman Nusa dan Polres Yahukimo, pada tanggal 16 mei lalu, diamankan 22 orang.
Dikatakan sang anak kini sudah lebih baik meski masih suka menangis. Ini tak lepas dari nyeri di perutnya akibat lama tidak mengkonsumsi makanan. Sang ayah yang bekerja sebagai guru di Batani, Pegunungan Bintang menyampaikan bahwa ia tak mengetahui jika sang anak kondisinya seperti saat ini.
Apalagi kedua orang tua pasien nampaknya sudah pasrah dengan keadaan bayinya sehingga lebih memilih membawa sang anak pulang ke kampung. Dari situasi ytak mengenakkan itu ia memilih membawa pulang sang anak yang selama ini tinggal di Kabupaten Jayapura menuju keluarganya di Distrik Nalca, Yahukimo.
“Saya sudah konfirmasi kepala Dinas Kesehatan Yahukimo, dengan menyampaikan bahwa kita akan turunkan tim ke Yahukimo sebagai tindakan awal jika memang tidak bisa ditangani. Namun, Kepala Dinas Kesehatan setempat menyatakan mereka bisa menangani kasus tersebut,” terang dr. Ronny saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (10/5).
"Setelah kami telusuri yang pertama anak ini lahir di Sentani dan mereka tinggal selama ini di Sentani dan berdomisili disana, dan dalam waktu 4 hari ini orang tua bawa ke Nalca di Yahukimo, maka di indetifikasi langsung oleh tenaga dokter,
Dalam beberapa hari ini tersiar kabar, ada anak balita berusia 1,5 tahun bernama Demesto Salla mengalami gizi buruk. Foto anak tersebut beredar di berbagai platform media sosial. bocah tersebut kini tengah ditangani di Klinik Siloam, Dekai, Kabupaten Yahukimo.
Selain itu kata Esau, pihaknya akan melakukan pembangunan pos-pos pengamanan TNI-Polri di titik titik yang dianggap rawan. Hal ini untuk mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari. “Dengan didirikannya pos TNI-Polri, zona merah yang ada di Yahukimo bisa diminimalisir,” kata Esau.
“Ada fenomenal baru kekerasan yang masif di beberapa wilayah di Papua. Problem utama kita membutuhkan adanya ruang dialog, karena fenomena kekerasan bukan hanya soal di yahukimo melainkan siklus kekerasan yang masif juga terjadi di beberapa wailayh potensial seperti Lanny Jaya, Puncak Jaya dan Intan Jaya,” terangnya.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo menyatakan, rata rata pelaku pembacokan atau penyerangan di Kabupaten Yahukimo dengan korban warga sipil maupun aparat pelakunya diduga KKB Wilayah Yahukimo.
Sekelompok pemuda yang diamankan dari persembunyiannya dimana 3 diantaranya ditetapkan sebagai tersangka. Hasil penyidikan terungkap bahwa kelompok ini ingin membentuk kodap baru
Terkait dengan Kepolisian Resor Yahukimo bersama Satgas Damai Cartenz berhasil mengamankan pelaku pembunuhan terhadap dua warga masyarakat di Kabupaten Yahukimo.
“Tindak tegas secara hukum seluruh pelaku kriminalitas yang telah mengganggu ketertiban di Tanah Papua terlebih hingga menghilangkan nyawa seseorang,” tegas Kapolda, Kamis (4/5).
“Untuk kasus yang pertama salah satu korbannya akhirnya meninggal. Tapi istrinya yang masih dirawat di rumah sakit,” kata Kapolres Yahukimo, AKBP Arief Kris Kristanto melalui ponselnya, Selasa (2/5). Korban Sukadi meninggal akibat luka serius di di wajahnya. Ia dibacok yang mengakibatkan luka robek dari mulut hingga pinggirann telinga.
“Penyidik di Polres Yahukimo masih terus melakukana penyelidikan dari kasus tersebut. Yang dilakukan cukup sadis karena melukai tanpa pandang bulu,” beber Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2023, Kombespol Donny Charles Go, melalui ponselnya, Kamis (27/4).
Yafet pun dengan tegas meminta untuk semua semua pihak yang tidak senang dengan pemerintah maupun pembangunan bisa memilah mana yang berkaitan dan mana yang tidak ada kaitannnya. Gedung sekolah, rumah ibadah atau gereja dan rumah sakit sama sekali tidak ada kaitan karena murni berbicara soal kemanusiaan.
Kapolres Yahukimo AKBP Arief Kristanto, menjelaskan bahwa sebelum kejadian sekitar pukul 21.30 WIT aparat Gabungan TNI-Polri melakukan Patroli di Kota Dekai dan setelahnya kembali ke Mako Polres Yahukimo untuk Konsolidasi.
Manager Trigana Air Service Wamena Michael Biduri menyatakan keputusan managemen Trigana Air Service yakni tidak akan melakukan penerbangan ke wilayah Kabupaten Yahukimo baik dengan menggunakan pesawat Boing maupun menggunakan pesawat ATR, sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.
Sebanyak 7 orang diamankan dari kasus penembakan pesawat Trigana Air di Dekai, Yahukimo, Sabtu (11/3). Ketujuh orang ini diamankan disekitar Bandara Nop Goliath dan dari tangan mereka ditemukan 1 (satu) Buah Panah, 1 (satu) Buah Pisau, 1 (satu) Buah Sabit, 1 (satu) Buah Busur, 1 (satu) Buah Sangkur.
Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring menegaskan bahwa aparat keamanan TNI-Polri yang berada di Kabupaten Yahukimo tidak melakukan penyisiran seperti yang dituduhkan oleh pihak Kelompok Separatis Teroris (KST) pimpinan Elkius Kobak dalam video yang tersebar luas diberbagai media.
Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kian brutal. Belum tuntas pengejaran terhadap pelaku penembakan di Yahukimo yang menewaskan seorang anggota TNI, kini seorang prajurit TNI di Kabupaten Puncak yakni Praka Jumardi. Tak hanya itu, kejadian Jumat (2/3) pagi tersebut juga menewaskan seorang warga sipil bernama Terina Murib.
Sebanyak 15 personel Kodim 1715/Yahukimo memberikan sosialisasi dan perkenalan tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) kepada siswa Paud TK YPK Metanoia Dekai, Distrik Dekai, Kab. Yahukimo, pada Rabu (15/2).
Penandatanganan prasasti peresmian gedung ibadah gereja GJRP Jemaat Maranatha Dekai oleh Bupati Yahukimo Didimus Yahuli dan Ketua Moderamen Sinode Am GJRP Papua Pdt.Tera Kepno, MTh, di Dekai, Jumat (9/12).
Kebakaran tersebut menghanguskan 1 unit kos – kosan, 1 unit rumah dan 1 unit gudang. Dan meski tak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Kebakaran ini terjadi sekira pukul 20.10 WIT.
Pada dengan penanaman kali ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kabupaten Yahukimo, Didimus Yahuli bersama Wakil Ketua I dan II DPRD Yahukimo, Ketua GOW, Perwakilan Kapolres dan Kodim 1715/Yahukimo serta sejumlah unsur OPD.
Tak hanya itu prestasi lainnya juga ditorehkan kabupaten terluas di Papua ini dimana dalam laporan keuangan daerah mengantongi predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Perwakilan Papua. Itu disampaikan pada Jumat (29/7).
Awali sambutannya, Bupati Didimus Yahuli menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta Diklat yang telah berhasil mengikuti pendidikan dan latihan dasar yang wajib diikuti sebanyak 407 peserta CPNS di lingkungan pemerintah kabupaten Yahukimo.
Menurutnya, kurangnya obat malaria ini bukan hanya terjadi di Papua, termasuk di Kabupaten Yahukimo ataupun daerah yang menjadi endemi malaria. "Menipisnya stok obat malaria ini bukan hanya terjadi di Papua saja, namun seluruh Indonesia, sebab obat malaria ini tidak diproduksi di Indonesia, pemerintah sekarang tengah berupaya agar permintaan obat ini dapat dipenuhi secepatnya" kata Wabup Esau.
Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, SH meminta agar para pejabat yang baru saja dilantik ini bekerja sungguh-sungguh, hargai atasan, saling menghargai, melayani masyarakat dan menyukseskan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Yahukimo.
Terkait hal ini, tokoh intelektual Yahukimo meminta agar Kabupaten Yahukimo harus tetap di Provinsi Papua. Hal ini disampaikan salah satu tokoh intelektual Yahukimo, Andru A. Pahabol, Amd.Tek kepada Cenderawasih Pos, Senin (27/6) malam.
Ketua KPU Yahukimo, Adreas Silak, S.Ip menyebut dengan peluncuran tahapan ini, maka KPU seluruh Indonesia termasuk KPU Yahukimo wajib memulai semua proses dan tahapan penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 sebagaimana regulasi.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan pengukuhan dan pelantikan Ketua IBI Yahukimo, Ny Dione Esiahan, SKM, M.Kes dan pengurus IBI cabang Yahukimo sebanyak 106 orang sesuai dengan SK No 051/skep/pd/IBI Papua/VI/2022 untuk periode 2018-2023.
Wakil Bupati Esau Miram dalam sambutannya pada sosialisai tersebut mengatakan, ada tiga hal penting yang harus jadi perhatian berkaitan dengan visi- misi kepemimpinan Didimus-Esau yaitu Yahukimo Sehat, Yahukimo Cerdas dan Yahukimo Ceria.
Pada kesempatan tersebut, bupati mengatakan, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), maka harus mempunyai rasa loyalitas terhadap tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miram, SIP mengakui, adanya aksi bentrokan antara warga tersebut. Dikatakan, keluarga Meki Hesegem menduga korban dibunuh oleh rekannya dari kubu Heselo, karena saat itu sama-sama mengkonsumsi Miras, sehingga keluarga Meki Hesegem melakukan penyerangan ke kubu Heselo.