Saturday, April 13, 2024
25.7 C
Jayapura

BERITA UTAMA

Harusnya Pendemo Juga Objektif

Ia menjelaskan bahwa dari kejadian kekerasan terhadap warga sipil pada bulan Februari lalu itu langsung direspon lewat pernyataan dan kebijakan yang diambil mabes TNI termasuk Pangdam XVII Cenderawasih.  TNI menyatakan akan menindak tegas.

Pemprov Minta ASN Tak Mudah Terprovokasi

Plt Asisten Bidang Pemerintahan Provinsi Papua, Yohanes Walilo, menyebut penyampaian aspirasi merupakan hal biasa dan hak setiap warga negara. Sebab, dijamin dalam Undang Undang yaitu menyampaikan pendapat di depan umum.

Jika Tak Dilumpuhkan Maka Ada Personel yang Tewas

Jadi diceritakan bahwa saat itu petugas piket mendapat laporan dari tetangga korban bernama Yuli Pagawak bahwa ia telah ditampar akibat korban menganggap anjingnya dipukul oleh pelapor. Anggota jaga ketika meminta pelapor untuk pulang dan akan dibuatkan undangan. Namun pelapor  menyampaikan tidak akan pulang kalau pak polisi tidak ke lokasi.

Puncak Arus Mudik Terjadi Sabtu, Bandara Sentani Layani 6.379 Penumpang

Stakeholder Relation Manager Bandara Sentani, Surya Eka mengatakan, untuk penerbangan Sabtu (6/4) mengalami penurunan -13% atau 126 penerbangan dibanding tahun lalu 145 penerbangan sedangkan untuk Kargo Bandara Sentani mengalami kenaikan 34% atau melayani 421.053 kg dibanding tahun lalu 313.881 kg.

Walikota Harus Orang Port  Mencuat

Untuk posisi walikota dikatakan perlu diproteksi dan diberikan penghargaan bagi pemilik negeri bahwa sosok yang menjabat nanti harusnya asli Port Numbay. Sedangkan untuk wakilnya lebih fleksibel.

Dua KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Tembagapura

Kaops Damai Cartenz Kombes Pol. Faizal Ramadhani mengakui, saat kontak tembak dua KKB tertembak.  "Tim gabungan juga mengamankan barang bukti berupa senjata api laras pendek jenis sig sauer beserta 1 magasen dan amunisinya," jelas Kombes Pol. Faizal Rahmadani dalam keterangan tertulisnya, Jumat.

Demo FRPHAMP Nabire Dibubarkan Aparat

Penanggung jawab aksi FRPHAMP Nabire, Yohanes Giyai mengakui adanya pembubaran aksi massa oleh aparat kepolisian di beberapa titik. "Kami dihadang oleh pihak kepolisian dan mereka membubarkan massa aksi secara brutal menggunakan tembakan peringatan yang disertai gas air mata," ungkap Yohanes Giyai.

Ada Kelebihan dan Kekurangan jika KPK Digabung dengan Ombudsman

Kepala Perwakilan Ombudsman RI perwakilan Papua Yohanes B.J. Rusmanta, mengatakan wacana itu sebenarnya sudah lama. Sebab di negara negara lain dimana Ombudsman digabungkan dengan KPK, ada juga Ombudsman digabungkan dengan lembaga HAM dan lainnya.

Tangkap Dua Pemuda Terduga Pelaku Penikaman ASN di Yahukimo

Lebih lanjut dikatakan bahwa korban langsung dibawa RSUD Dekai guna mendapat pertolongan medis namun saat dirujuk ke Jayapura menggunakan pesawat Adven (NGI) sekitar pukul 11.20 WIT, nyawanya tak tertolong. Korban dinyatakan  meninggal dunia dalam perjalanan dari bandara ke rumah sakit Yowari Sentani.

Empat Wartawan Diintimidasi dan Dianiaya, Kapolres Minta Maaf

Christian Degei, wartawan Seputar Papua, dilarang memfoto dan merekam video bahkan hpnya sempat disita dan oknum polisi menghapus beberapa foto dan video aksi demo di depan RSUD Nabire,  Elia Douw, jurnalis wagadei.id, dikejar oknum polisi menggunakan rotan dan dicaci maki di titik aksi Pasar Karang, sedangkan Melkianus Dogopia, Pimpinan Redaksi tadahnews.com dilarang meliput di titik aksi Jepara II Nabire.

Terpopuler