Nasib Ratusan Mahasiswa Penerima Beasiswa SUP Terancam

MoU Pemberian Beasiswa Berakhir pada Desember 2026

JAYAPURA–Komisi V DPR Papua mendorong Pemerintah Provinsi Papua untuk melanjutkan program beasiswa Siswa Unggul Papua (SUP) yang masa nota kesepahamannya (MoU) dijadwalkan berakhir pada Desember 2026. Pasalnya, masih terdapat ratusan mahasiswa penerima beasiswa yang belum menyelesaikan pendidikannya.

  Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi Papua terus memperjuangkan keberlanjutan program tersebut agar para mahasiswa dapat menyelesaikan studi, baik di dalam maupun luar negeri.

  “Kami terus mendorong pemerintah agar tetap memberikan perhatian terhadap Program Siswa Unggul Papua. Masih banyak mahasiswa kita yang sedang menempuh pendidikan, baik di luar negeri, di dalam negeri maupun di Papua sendiri, yang belum menyelesaikan studi. Sementara MoU pemberian beasiswa akan berakhir pada Desember 2026,” ujar Dina, di ruangan kerjanya, Kamis (23/7)

Baca Juga :  Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif!

  Menurutnya, penghentian beasiswa di tengah masa studi akan berdampak besar terhadap masa depan para penerima manfaat. Sebab, pemerintah selama ini telah mengalokasikan anggaran yang besar untuk membiayai pendidikan mereka, sementara para mahasiswa dan orang tua juga telah berjuang serta berkorban demi keberhasilan studi tersebut.

MoU Pemberian Beasiswa Berakhir pada Desember 2026

JAYAPURA–Komisi V DPR Papua mendorong Pemerintah Provinsi Papua untuk melanjutkan program beasiswa Siswa Unggul Papua (SUP) yang masa nota kesepahamannya (MoU) dijadwalkan berakhir pada Desember 2026. Pasalnya, masih terdapat ratusan mahasiswa penerima beasiswa yang belum menyelesaikan pendidikannya.

  Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi Papua terus memperjuangkan keberlanjutan program tersebut agar para mahasiswa dapat menyelesaikan studi, baik di dalam maupun luar negeri.

  “Kami terus mendorong pemerintah agar tetap memberikan perhatian terhadap Program Siswa Unggul Papua. Masih banyak mahasiswa kita yang sedang menempuh pendidikan, baik di luar negeri, di dalam negeri maupun di Papua sendiri, yang belum menyelesaikan studi. Sementara MoU pemberian beasiswa akan berakhir pada Desember 2026,” ujar Dina, di ruangan kerjanya, Kamis (23/7)

Baca Juga :  PJ Gubernur Papua Pimpin Panen Raya Bersama OAP

  Menurutnya, penghentian beasiswa di tengah masa studi akan berdampak besar terhadap masa depan para penerima manfaat. Sebab, pemerintah selama ini telah mengalokasikan anggaran yang besar untuk membiayai pendidikan mereka, sementara para mahasiswa dan orang tua juga telah berjuang serta berkorban demi keberhasilan studi tersebut.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya