Asisten Muda Ombudsman Provinsi Papua, Gina Rossy Ikari, SH menyatakan, yang dinilai oleh Ombudsman dua tahun terakhir ini ada 4 dimensi, pertama dimensi input, dimana pihaknya mewawancarai kompetensi di setiap OPD, sedangkan dimensi proses yang dilihat adalah keterpapanan standar layanan.
Penemuan tempat pembuatan Miras tersebut, setelah personel Sat Resnarkoba Polres Jayawijaya melakukan razia terhadap tempat-tempat yang dicurigai sebagai tempat pembuatan maupun penjualan Miras di Kota Wamena.
Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, MSi menyatakan, pelaksanaan Jumat Bersih ini melibatkan semua ASN, TNI/Polri dan masyarakat, ini dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-78.
“Kita masih berupaya mencari sejumlah saksi dan alat bukti di lapangan guna mengungkap kasus ini, kami juga sedang melakukan penyelidikan terkait CCTV yang terpasang di beberapa Ruko di wilayah itu agar bisa mencari tahu para pelakunya,”ungkapnya Kamis (3/8), kemarin.
“Ada sejumlah Miras yang berhasil disita dari tiga lokasi berbeda di Kota Wamena, baik itu yang sudah berbentuk CT maupun ballo, kita langsung sita dan musnahkan di tempat,”ungkapnya, Kamis (3/8), kemarin.
“Memang untuk Hotel Baliem Pilamo Bookingannya sudah 50 persen, namun itu tidak semua dari Turis mancanegara, ada juga dari Instansi Pemerintah , Instansi Vertikal , Perbankan , penerbangan, kalau untuk turis luar negeri ini sudah tidak seperti yang dulu-dulu lagi,”bebernya
Manager Trigana Air Service Wamena Michael Biduri mengaku jika untuk saat inibelum ada turis yang masuk ke Wamena dengan menggunakan armada Trigana, dimana beberapa hari ini belum terlihat keberadaan mereka,
Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, MSi menyataka, saat ini pihaknya melakukan rapat evaluasi untuk melakukan pengecekan persiapan FBLB sampai dengan kegiatan karnaval.
“Hasilnya sangat positif, karena itu kami akan tindaklanjuti untuk magang di luar Papua,”ungkapnya saat ditemui di Hotel Baliem Pilamo, Rabu (2/8) kemarin .
“Kita masih kesulitan untuk menemukan bukti dan saksi –saksi, sama juga dengan penemuan mayat di Pikhe, kita masih lakukan penyelidikan,”ungkapnya, Rabu (2/8), kemarin.
Komisioner KPU Papua Pegunungan, Devisi Penyelenggaraan, Melkianus Kambu, menyatakan, sesuai Undang–undang No. 5 Tahun 2014 tentang ASN terlibat dalam partai politik harus mengajukan pengunduran diri pada instansinya, apalagi sudah mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif kabupaten maupun provinsi.
“Ada beberapa kasus kekerasan terjadi di Kota Wamena selama 2 minggu terakhir ini, mulai dari tabrak lari akibat Miras yang memakan korban jiwa, kasus penemuan mayat hingga kasus pencurian dengan kekerasan,”ungkapnya Selasa (1/8), kemarin.
Ratusan Warga Kampung Woogi, Distrik Silokarno Doga meminta kepada Pemkab Jayawijaya agar segera membatalkan SK pengangkatan Plh Kepala Kampung Woogi, Urius Paragaye karena dinilai tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.
Kepala Dinas Kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Jayawijaya Engelbert Sorabut menyatakan jika untuk data sementara kedatangan turis mancanegra per 30 Juli lalu yang sudah mengkonfirmasi untuk hadir itu sebanyak 100-an, namun pihaknya belum mengetahui dari negara mana asal dari asalnya warga negara asing yang ingin melihat FBLB di Usilimo.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK saat dikonfirmasi Senin (31/7) menyatakan, korban bernama Andi Silaban (21) mengalami luka sayatan akibat senjata tajam di bagian wajah dan saat ini masih mendapatkan perawatan medis di RSUD Wamena.
Kapolres Jayawijaya, AKBP. Heri Wibowo, SIK saat dikonfirmasi menyatakan, korban diketahui bernama Boas Oagay (30), asal Kampung Kama, Distrik Wesaput, saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, diduga menjadi korban penganiayaan.
Koordinator Wouma Imanuel Ikinea menyatakan pemalangan yang dilakukan saat ini di kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan karena pihaknya mendengar jika saat ini sedang berlangsung pengukuran tanah tersebut, ini yang tidak diterima sebab sampai saat ini masalah Pro Kontra belum diselesaikan
Ketua Tim Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jayawijaya Yustina Yeni Banua, SIP, Msi menyatakan memberikan makanan tambahan berupa bubur sehat kepada anak-anak dan Balita di Distrik Maima merupakan program penanganan stunting yang dilakukan oleh PKK Jayawijaya.
Hal ini terungkap pada saat Peletakan batu pertama pembangunan Gereja Katolik Stasi Santo Paulus Mulia, Paroki Santo Stefanus Kiwo Dekenat Pegunungan Tengah di Distrik Muliama sekaligus melakukan penanaman bibit kopi sebanyak 1000 Pohon di Lahan Seluas 3 Hektar di areal gereja.
Bantuan berupa Sembako dan pakaian layak pakai tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Jayawijaya Ny. Meta Heri Wibowo bersama pengurus serta Kapolsek Wamena Kota AKP Najamudin, SH, S.Sos.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jayawijaya Yustina Yenni Banua, SIP, MSi menyatakan bantuan alat masak yang telah diserahkan ke pada Ibu –ibu di Distrik Muliama ini merupakan salah satu dari Program Pokok PKK sehingga ditargetkan agar bantuan ini bisa disalurkan kepada 40 Distrik yang akan di kunjungi.
Bantuan berupa Sembako dan pakaian layak pakai tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Jayawiaya Meta Heri Wibowo bersama pengurus serta Kapolsek Wamena Kota AKP Najamudin, SH., S.Sos. ke dua tempat berbeda yakni di Pasar Jibama dan Hom –hom.
Kepala Disnakerindag Melalui PLH Kabid penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja Disnakerindag Yubelinba Susana Sayuri, SIP, menyatakan pelaksanaan Pelatihan Kerja dan Produksitfitas tenaga kerja yang dilaksanakan telah berlangsung di Jayapura sejak tanggal 17 juni hingga 4 Agustus mendatang dengan instruktur dari Balai Latihan Kerja Provinsi Papua.
Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi menyatakan pihaknya telah mengintruksikan kepada 328 kepala kampung melalui edaran Bupati jika dalam penggunaan dana desa itu perlu untuk melihat petani –petani yang produktif di kampung maupun juga dengan keagamaan.
Bupati Jayawijaya, Jhon Ricard Banua, SE, MSi secara langsung menyerahkan uang tunai senilai Rp 300 juta kepada panitia pembangunan GKII Jemaat Moria Hom – hom Wamena, untuk membantu penyelesaian pembangunan gedung gereja tersebut, selasa (25/7)
Korban pelanggaran HAM kasus pembobolan gudang senjata Linus Hiluka menyatakan penyelesaian masalah pelanggaran HAM yang terjadi di Wamena khususnya kasus pembobolan gudang senjata kodim 1702/Jayawijaya tahun 2003 harus ada penengah untuk menyelesaikan kasus ini karena pelaku dan pelaku dan korban tidak bisa menyelesaikan hal ini.
Kasus Laka Lantas di Jalan Yos Sudarso Wamena Sabtu (22/7) malam Minggu, mengakibatkan satu korban meninggal dunia ditempat dan dua orang lainnya mengalami luka-luka. Ketiga korban ditabrak pengendara motor yang memacu motornya dengan kecepatan tinggi hingga tak bisa di kendalikan.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan mayat laki –laki tanpa identitas, korban ditemukan di pinggir jalan dan dalam posisi terlentang serta tidak memakai baju dengan kondisi wajah hancur.
Hut ke 63 Tahun Kejaksaan Negeri Jayawijaya Membeberkan sejumlah penanganan kasus dan pencapaian yang di raih selama 1 semester Pada Sabtu pagi (22/7/2023), di halaman kantor Kejari Jayawijaya, mulai dari sosialisasi , Pidana umum, Pidana Khusus , Datun hingga kerugian negara yang berhasil di selamatkan.
Sekda Jayawijaya Thony M Mayor, SPd, MM mengungkapkan sejumlah peristiwa yang menimbulkan keresahan masyarakat di Jayawijaya. Kejahatan ini terjadi lingkungan tempat tinggal maupun jalanan hingga merenggut nyawa.
“Selama ini kami mengikuti terus mana kelompok tani yang aktif dan mana kelompok tani yang tidak aktif, saya berharap pertanian ini tak hanya ada di Distrik Pyramid saja tapi juga di 40 Distrik yang ada,”ungkap Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua Jumat (21/7).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sutrisno Richi Prayitno,S.Sos,M.Si, Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan,Penanggulangan Bencana dan Satuan Polisi Pamong Praja Yanius Telenggen,SH,M.AP, Kepala Dinas Tenaga Kerja,Trasmigrasi,Energi dan Sumber Daya Mineral,Abisay Kogoya,S.Pd,M.Si, Kepala Dinas Koperasi,Usaha Kecil Menengah,Perindustrian,dan Perdagangan,Amsal Wamu,S.Sos,
Pemda Jayawijaya memberikan apresiasi kepada petani Kopi di wilayah Distrik Pyramid yang telah mendapatkan piagam penghargaan pada hari kartini 21 april lalu lalu oleh Negara lantaran petani Kopi di wilayah tersebut menunjukan konsisten dalam mengembangkan produksi Kopi arabika dari wilayah Wamena.
Kepala Disnakerindag Jayawijaya Dr. Lukas Kosay, SE, MSi menyatakan untuk perusahaan air minum yang saat ini ada di Wamena dan memiliki ijin serta melalui tahapan uji klinis hanya Pikeyro dan Akuen, sementara yang lainnya itu tidak memiliki ijin resmi untuk mememperdagangkan air yang di konsumsi kepada masyarakat.
Api menyebar dengan cepat lantaran di sisi –kiri dan kanan dari 12 Banguna kos –kosan itu menyimpan BBM Industri yang biasdanya di perjual belikan (Enceran) kepada masyarakat, namun dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa dan hanya menimbulkan kerugian material yang diperkirakan sebesar RP 1 Milyar.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua, Pdt. Klemens Taran, S.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan penguatan moderasi beragama ini merupakan salah satu program prioritas Kementerian Agama untuk memperkuat kerukunan intern umat beragama.
Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK dan Dandim 1702/Jayawijaya Lotkol CPN Athenius Murib, SH, MH tersebut melibatkan personel gabungan TNI dan Polri sebanyak 300 personel.
Aksi saling serang antara pedagang dan preman pasar Jibama ini pukul 13.04 WIT Selasa (18/7) yang dilatarbelakangi kasus mengkonsumsi Miras dan aksi pemalakan pada kios-kios yang berada di dalam pasar.
“Barang-barang kios serta dokumen penting seperti Ijazah, SD,SMP,SMA dan Ijazah sarjana dan akte nikah semuanya ikut ludes terbakar selain itu termasuk sejumlah uang dan 4 handone, satu buah laptop ikut terbakar tidak ada yang selamat,” beber pria asal Jombang Jawa timur itu.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden kebakaran tersebut. Dimana kebakaran terjadi di los kedua deretan kios dan awal api diduga berasal dari pintu kios nomor tiga, namun tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Tidak ada itu, siapa bilang kalau ada orang dimasukan tanpa mekanisme bekerja sebagai tenaga Kontrak di Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan?,”ungkapnya jumat (14/7).
Ribuan masa yang berkumpul dari 4 wilayah yakni Sinakma, Wouma, Potikelek dan Pike dengan atribut Spanduk, dan mewarnai badan serta menggunakan kaos bercorak bintang Kejora, bahkan menggunakan pakian adat Wilayah adat Lapago untuk menghadiri aksi demo tersebut dengan cara melakukan longmars ke kantor Dewan perwakilan Rakyat Daerah.
“Harus ada saling koordinasi untuk memberantas organisasi yang menyimpang, dan memberantas kejahatan di wilayah Papua Pegunungan karena itu bertentangan dengan ajaran agama dan juga hukum dan kedaulatan dari NKRI,”ungkapnya Kamis (13/7) kemarin.
Kasatreskrim Polres Yalimo Iptu Andrian Kbarek, STr,K ketika dikonfirmasi Cenderawasih Pos membenarkan adanya penangkapan terhadap AG oleh Satgas Damai Cartenz Polda Papua di Wilayah Kabupaten Jayawijaya.
“Kami eksekutor agenda pemerintahan sementara ULMWP wilayah Lapago, kita akan gelar aksi demo damai di Kantor DPRD Jayawijaya. Kami sudah ajukan surat pemberitahuan kepada Polres Jayawijaya, namun tidak diberikan izin,”ungkapnya di Wamena, Rabu (12/7) dalam releasenya.
Kejari Jayawijaya, Salman SH, MH menyatakan, 8 Senpi dan sejumlah amunisi yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil perkara sitaan gabungan dari beberapa Polres di Provinsi Papua Pegunungan selama 2022-2023.
Dalam kunjungan tersebut, personel Satuan Binmas berkoordinasi terkait situasi Kamtibmas di Kampung Sapalek serta mengajak kepala kampung untuk bekerja sama dengan pihak kepolisan untuk mewujudkan Kamtibmas yang kondusif.
Kepala Dinas Penanaman Modal, Koperasi dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jayawijaya, Karel Tehupuring mengakui, sebenarnya dinas tersebut tidak pernah mengeluarkan izin untuk melakukan perjudian ataupun prostitusi dalam kota kota maupun luar kota Wamena. Perizinan yang dikeluarkan ini sesuai dengan usaha yang diajukan seperti kios, warung makan, toko kelontongan.
Dalam kunjungan tersebut, personel Satuan Binmas berkoordinasi terkait situasi Kamtibmas di Kampung Sapalek serta mengajak kepala kampung untuk bekerja sama dengan pihak kepolisan untuk mewujudkan Kamtibmas yang kondusif.
Warga yang merasa tidak puas lantaran sampai dengan saat ini lokasi pembangunan kantor Gubernur Papua Pegunungan antara distrik Wouma dan Welesi di lahan seluas 108 hektar hingga saat ini masih terjadi Pro dan Kontra dan belum di selesaikan Pemprov hingga saat ini sehingga melakukan pemalangan dengan menumpahkan material pasir dan batu menutupi jembatan Wouma yang menghubungkan wilayah Wamena dengan Distrik Kurima Kabupaten Yahukimo
Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi, SH M Hum menjelaskan, rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2022 yang secara garis besar, dapat digambarkan pada pendapatan daerah sampai 31 Desember 2022 setelah perubahan, yang terdiri dari pendapatan asli daerah, pendapatan transfer dan lain-lain pendapatan yang sah ditetapkan sebesar Rp 1.598.761.725.376.
Pembukaan operasi tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan yang dipimpin oleh Kabag Ren, Kompol Muhlis mewakili Kapolres Jayawijaya melibatkan personel dari Subdenpom Wamena, Brimob, Polres Jayawijaya serta dari Dinas Perhubungan Kabupaten Jayawijaya.
Ia menekankan, rencana awal pemerintah Papua Pegunungan membawa 2-3 atlet dari beberapa cabang olah raga perseorangan dulu, yang penting bisa mengibarkan bendera.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayawijaya, Amos Asso mengatakan, pihaknya baru miliki 17 armada truk , 11 kontainer bak sampah dan 5 unit kendaraan roda tiga yang selalu digunakan mengambil sampah di wilayah –wilayah yang tak bisa dimasuki truk.
“Kita dituntut untuk menjaga persatuan dan kesatuan, baik dengan 9 paroki yang ada di wilayah Dekenat Pegunungan Tengah maupun dengan gereja lain serta dengan agama lain untuk bersama –sama membangun Lembah Baliem dalam suasana yang damai,”ungkapnya dalam misa syukuran bersama ribuan umat Katolik dari 9 Paroki di Jayawijaya.
“Kami telah membuka pelayanan perbaikan dari 26 Juni dan akan ditutup pada 9 Juli 2023 pada pukul 00.00 WIT, sampai dengan 6 Juli ini belum ada Parpol yang menyerahkan dokumen perbaikan bakal calon, hanya satu bakal calon DPD RI,”ungkapnya, Kamis (6/7) kemarin.
Uskup Yanuarius langsung dijemput Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogibi, SH, MHum, Asisten 1 Sekda Provinsi Papua Pegunungan, Drs, Wasuok Demianus Siep, Pastor Dekenat Pegunungan Tengah, Cornelis Kopong Pr, dan sejumlah pastor Paroki yang ada di wilayah itu.
Mereka meminta kepada Pemkab Jayawijaya untuk menutup seluruh aktivitas perjudian di Kota Wamena dan penjualan Miras, karena sudah menjadi penyakit sosial masyarakat yang akut.
Ketua KPU Provinsi Papua Pegunungan, Daniel Jingga mengakui, KPU RI pada 25 Juni 2023 telah mengeluarkan surat nomor 657/PL.01.4-SD/05 /2023 perihal perbaikan data bakal calon, kemudian KPU Provinsi Papua Pegunungan mengeluarkan perbaikan dokumen Peryaratan bakal calon pada 28 Juni 2023 sampai 9 Juli.
“Kita masih terus melanjutkan imunisasi ini dengan memberikan tanggung jawab kepada Puskesmas apabila jumlah sasaran mereka per distrik itu belum terpenuhi, itu tetap dilanjutkan dan dilaporkan ke Dinas Kesehatan,”ungkapnya, Selasa (4/7), kemarin.
Dari data yang dihimpun Cenderawasih Pos, kejadian itu terjadi Senin, (3/7) sekitar pukul 10.35 WIT di kompleks Telkom, Jalan Thamrin Wamena yang berawal saat HL datang dengan membawa kampak, kemudian marah karena rumah yang sebelumnya ditinggali, kini telah ditempati oleh Jeri Tabuni, clining service Telkom yang baru.
Bakar Batu merupakan salah satu kebiasaan dari masyarakat di wilayah adat Lapago dalam menyajikan makanan kepada para tamunya pada suatu acara. Bakar batu tersebut berisikan seperti hipere (ubi jalar), keladi, jagung, sayur –sayuran dan wam (daging babi).
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, SIK pada kesempatan itu mengajak semua untuk mendoakan para prajurit Polri yang gugur dalam tugas agar diberikan tempat yang mulia di sisi Tuhan yang maha Esa serta seluruh personel Polri dan keluarganya di berikan kesehatan.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Herry Wibowo, SIK menyatakan, razia Miras selama 4 bulan lebih sejak menjabat Kapolres Jayawijaya terus dilakukan, mengingat predaran Miras oplosan sangat tinggi.
“Kebersihan di lingkungan Tugu Salib ini seakan-akan tak pernah diperhatikan pemerintah setempat, oleh karena itu kami memanjatkan doa khusus kepada pemerintah provinsi dan kabupaten, sebab di daerah ini banyak jiwa yang perlu kita tolong bukan hanya secara finansial tapi juga ahlak kehidupan yang ada dalam kota ini,”ungkapnya Sabtu (1/7) kemarin.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayawijaya, Thony M Mayor, SPd, MM menyatakan, program kick off pelaksanaan rekomendasi penyelesaian non yudisial pelanggaran HAM berat, langsung dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dari Aceh secara simbolis kepada para korban dan keluarga korban, bahkan pewaris.
Sekda Kabupaten Jayawijaya, Thony M Mayor menyatakan, kepengurusan KONI memang vakum selama ini, sebab awalnya dari Provinsi Papua ada dualisme kepemimpinan dan pengurus di kabupaten juga sudah berakhir.
Komisioner KPU Provinsi Papua Pegunungan, Melkianus Kambu menyatakan, setelah tahapan verifikasi berkas pencalonan dari 18 partai yang dilakukan sejak 15 Mei sampai 23 Juni, pihaknya mulai mengembalikan berkas tersebut kepada Parpol untuk diperbaiki dan mengupload ke aplikasi Silon.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres yang didampingi Wakapolres Jayawijaya, Kabag Ops serta perwira Polres dan Bhayangkari Cabang Jayawijaya menyerahkan tali asih kepada para purnawirawan dan warakawuri.
Dalam kegiatan tersebut, Polres Jayawijaya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan serta Puskesmas Elekma memberikan imunisasi campak gratis kepada anak-anak di kampung tersebut agar terhindar dari penyakit campak yang menyerang anak-anak usia 9 bulan hingga 12 tahun.
"Untuk cabai merah sendiri sudah 3 hari kami tidak jualan karena kehabisan stok, kiriman dari Jayapura dan Kota Merauke belum masuk ke Wamena, sedangkan untuk cabai lokal belum bisa memenuhi permintaan pasar,”ungkapnya.
Kapolres Jayawijaya, AKBP Heri Wibowo, S.IK menyatakan, untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-77, pihaknya telah menggelar berbagai kegiatan seperti bakti sosial, bakti religi, bantuan sosial, imunisasi campak gratis serta bakti kesehatan donor darah.
“Warga yang demo itu sudah melaporkan kepada saya jika mereka dipaksa melakukan demo itu dari oknum yang selama ini membekingi perjudian tersebut, dan masalah ini telah disampaikan kepada pimpinan daerah,”ungkapnya, Rabu (21/6) kemarin saat di temui di eks Kantor Perhubungan Darat Kabupaten Jayawijaya.
Anggota Komisi VII DPR RI Ina Elisabeth Kobag, ST, MM menyatakan, pada tahun 2024 mendatang, Kementerian ESDM dan BPH Migas akan membuka penggunaan gas subsidi di wilayah Indonesia bagian Timur dan khusus untuk wilayah Papua
“Kita dari pengojek yang ada di Wamena meminta lapangan pekerjaan ini diberikan bagi OAP, memang ada aturan lain, namun kita ada Undang –undang Otsus, sehingga khusus untuk ojek di Kota Wamena, harus putra daerah,”ungkapnya, Rabu (21/6) kemarin.
Kegiatan tersebut merupakan kegiatan Bakti Kesehatan untuk Pencegahan dan penanggulangan KLB CAMPAK di Kabupaten Jayawijaya dalam rangka Hari Bhayangkara ke 77 yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya.
Pemkab Puncak bekerjasama dengan Bank Papua menerapkan aplikasi Payroll Gaji. Dengan aplikasi ini, maka penyaluran gaji hanya akan dilakukan di seluruh cabang Bank Papua yang ada di Kabupaten Puncak dan tidak bisa menarik dana di luar Kabupaten Puncak.
Wakapolres Jayawijaya, Kompol Muh. Nur Bakti, SH, MH menyatakan, bantuan sosial ini merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Polres Jayawijaya dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-77.
Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi saat melakukan pertemuan dengan para honorer tersebut menjelaskan, aksi yang dilakukan kemarin sangat berbahaya, sebab berdampak terhadap pasien, baik di bangsal maupun di IGD.
Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, MSi saat ditemui di RSUD Wamena mengakui, sejak hari pertama penanganan KLB Campak di Jayawijaya sejak Jumat kemarin, jumlah anak yang telah diimunisasi mencapai 1.300 anak di 3 distrik dan 5 gerai imunisasi.
Bantuan berupa paket Sembako tersebut diserahkan langsung oleh Kabag SDM Polres Jayawijaya Kompol Poltak Sihombing, S.Sos kepada masyarakat di beberapa lokasi untuk berbagi kasih dalam perayaan Hari Bhayangkara ke-77 tahun 2023.
Juru bicara warga Wouma, Kaitanus Ikinia menyatakan, tujuan kedatangannya bersama tim ke DPRD Jayawijaya untuk mempertanyakan aspirasi yang telah disampaikan pada saat demo kemarin.
Khusus di Distrik Walesi, imunisasi tersebut dilakukan di halaman Kantor Distrik Walesi yang melibatkan petugas kesehatan dari Puskesmas setempat, yang dibantu petugas kesehatan dari Batalyon Yonif 756/ Wimane Sili serta dipantau langsung oleh Dinas Kesehatan Jayawijaya.
Victor mengaku, jasa BPJS dari Tahun 2022 sampai saat ini belum dibayarkan kepada tenaga honorer, sementara keterlambatan gaji yang belum dibayarkan ini bukan hal baru, sebab setiap tahun seperti itu, mereka tak pernah dibayarkan secara normal.
Seperti yang dilakukan Satuan Samapta Polres Jayawijaya yang berhasil mengamankan Miras lokal jenis ballo saat menggelar patroli di Jalan Yos Sudarso Wamena, dan di lokasi III Hom –Hom, Sabtu (17/6).
Menager PT PLN (Persero) UP3 Wamena, Danny Womsiwor menyatakan, penyebab gangguan listrik beberapa hari lalu yang menyuplay listrik di Wamena dan sekitarnya, titik gangguannya di PLTMH Sinakma, di mana penyebabnya gangguan pada sisi kabel tanah tegangan menengah 20.000 Volt.
Imunisasi massal ini dilaksanakan di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, Jalan Muai Wamena guna pencegahan dan penanggulangan Campak usai pemerintah daerah menetapkan status Kabupaten Jayawijaya KLB campak.
Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, MSi menyatakan, peresmian Kantor Bupati Jayawijaya belum ada perubahan jadwal dari yang telah ditetapkan, dimana semula direncanakan mulai beroperasi 17 Agustus
Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi mengakui jika awal penanganan KLB Campak ini memang ada tiga distrik namun dilakukan sesuai dengan wilayah kerja dari puskesmas, dimana untuk distrik Wesaput dilakukan di Kantor Distrik dan yang bertanggungjawab adalah Petugas dari Puskesmas Wesaput.
Koordinator aksi demo, Kaitanus Ikinia mengatakan, lahan kebun masyarakat di atas lahan itu telah dihancurkan, ada penempatan militer di sana sehingga warga tidak bisa berbuat apa-apa, hanya melihat penyerobotan, ini semua adalah keinginan dari Wamendagri John Wempi Wetipo.
“Kami dari dinas mempersiapkan petugas kami yang ada di setiap Puskesmas yang ada agar bisa bertindak sesuai dengan wilayah kerjanya , dalam menindak lanjuti KLB Campak di Kabupaten Jayawijaya,”ungkapnya rabu (14/6) kemarin.
Forum Komunikasi Muslim Jayawijaya (FKMJ) meminta kepada Panitia Seleksi (Pansel) calon anggota MRP Papua Pegunungan untuk melihat 5 calon perwakilan unsur agama Muslim yang memiliki rekomendasi dari MUI Provinsi Papua.
"Hari ini kita laksanakan bakti sosial religi dengan membersihkan tempat ibadah seperti gereja, masjid dan pura. Ini sebagai bentuk kepedulian Polri dalam rangka menyambut 1 Juli 2023 atau Hari Bhayangkara ke-77," ungkapnya, Rabu, (14/6) kemarin.
“Kita akan memulai dari wilayah –wilayah yang memiliki kasus campak dan hari jumat ini kami akan mulai bergerak ke Distrik dan kampung, di samping itu kepala Distrik dan Kepala Kampung juga harus berperan aktif memobilisasi masyarakatnya dan juga memberikan pemberitahuan kepada mereka,” ungkapnya Selasa (13/6) kemarin.
Area Program Manager WVI Papua Pegunungan, Joko Prasetyo S.Psi menyatakan, WVI mendampingi 44 SD di Kabupaten Jayawijaya dan tersebar di 14 distrik. Program ini sudah diimplementasikan sejak 2021 dan akan berakhir pada Juni 2023 ini.
Ikatan Keluarga Besar Suku Mee Wilayah Lapago minta agar pihak kamanan segera memanggil Kepala Suku Wate untuk menjelaskan tentang penjualan tanah yang mengakibatkan konflik di Tapo, Distrik Uwapa, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
“Kita akan menetapkan KLB di Jayawijaya untuk kasus Campak, sudah ada 9 anak yang positif campak dari hasil pemeriksaan sampel yang di kirim ke Surabaya oleh Dinkes beberapa waktu lalu sehingga yang perlu kita lakukan adalah pencegahan dan pegobatan,”ungkapnya Senin (12/6) saat ditemui di Wamena.
Ketua tim peduli pembangunan wilayah adat Walesi, Ismail Wetapo menyatakan, lima kepala suku besar dan kepala wilayah adat Walesi menegaskan, pembangunanan kantor gubenur telah diterima secara resmi sehingga harus segera dilakukan.
“Proses awal sudah benar, namun dalam berita acara penetapan terjadi penyelewengan, karena yang direkomendasikan itu tidak sesuai dengan rangking perolehan suara yang dua digugurkan yang satunya direkomendasikan” ungkapnya Sabtu (10/6).