Pedagang dan Preman Pasar Jibama Saling Serang, Tiga Luka-luka

WAMENA – Tidak terima dipalak dengan ancaman senjata tajam oleh sekelompok pemuda yang mabuk, picu pedagang pasar Jibama saling serang dengan para preman pasar di wilayah itu menggunakan batu mengakibatkan 3 orang luka -luka.

Aksi saling serang antara pedagang dan preman pasar Jibama ini pukul 13.04 WIT Selasa (18/7) yang dilatarbelakangi kasus mengkonsumsi miras dan aksi pemalakan pada kios-kios yang berada di dalam pasar.

Dari keterangan salah satu saksi Laode Indaha, keributan tersebut berawal dari adanya sekelompok pemuda yang dalam pengaruh minuman keras melakukan pemalakan atau meminta uang di setiap kios yang berada di dalam Pasar Jibama.

“Setibanya sekelompok pemuda tersebut yang membawa parang meminta uang di Los Bagian jual pinang dan penjual pinang tidak menerima kalau dimintai uang”bebernya saat ditemui di pasar Jibama.

Baca Juga :  Komnas HAM RI Sarankan Gubernur Papua Hormati Proses Hukum

Karena pelaku tidak diberikan uang selanjutnya pelaku melempar batu ke arah penjual pinang, kemudian warga pedagang yang ada di wilayah pasar tersebut yang melihat kejadian itu langsung membalas lemparan batu ke arah sekelompok pemuda yang mabuk, sehingga terjadi keributan.

Dalam aksi saling serang tersebut langsung ditangani Kapospol Jibama yang bersama Brimob Polda Papua Polres Jayawijaya berjumlah sekitar 10 orang yang melaksanakan patroli Pasar mendengar adanya keributan di bagian Los penjual pinang, langsung meminta bantuan ke Penjagaan Polres Jayawijaya dan Polsek Wamena Kota.

Usai aparat berada di lokasi dapat menangkan para pedagang, sedangkan untuk kelompok preman yang dalam keadaan mabuk dan melakukan pemalakan, dan penyerangan kepada para pedagang pinang juga sudah melarikan diri dari wilayah pasar tersebut sehingga situasi mulai kondusif (jo/wen)

Baca Juga :  Relokasi Pasar Lama, Beri Tempat Layak Bagi Pedagang

WAMENA – Tidak terima dipalak dengan ancaman senjata tajam oleh sekelompok pemuda yang mabuk, picu pedagang pasar Jibama saling serang dengan para preman pasar di wilayah itu menggunakan batu mengakibatkan 3 orang luka -luka.

Aksi saling serang antara pedagang dan preman pasar Jibama ini pukul 13.04 WIT Selasa (18/7) yang dilatarbelakangi kasus mengkonsumsi miras dan aksi pemalakan pada kios-kios yang berada di dalam pasar.

Dari keterangan salah satu saksi Laode Indaha, keributan tersebut berawal dari adanya sekelompok pemuda yang dalam pengaruh minuman keras melakukan pemalakan atau meminta uang di setiap kios yang berada di dalam Pasar Jibama.

“Setibanya sekelompok pemuda tersebut yang membawa parang meminta uang di Los Bagian jual pinang dan penjual pinang tidak menerima kalau dimintai uang”bebernya saat ditemui di pasar Jibama.

Baca Juga :  Dengar Keluhan Mahasiswa, Bupati akan Bangun Aula Kampus USWIM

Karena pelaku tidak diberikan uang selanjutnya pelaku melempar batu ke arah penjual pinang, kemudian warga pedagang yang ada di wilayah pasar tersebut yang melihat kejadian itu langsung membalas lemparan batu ke arah sekelompok pemuda yang mabuk, sehingga terjadi keributan.

Dalam aksi saling serang tersebut langsung ditangani Kapospol Jibama yang bersama Brimob Polda Papua Polres Jayawijaya berjumlah sekitar 10 orang yang melaksanakan patroli Pasar mendengar adanya keributan di bagian Los penjual pinang, langsung meminta bantuan ke Penjagaan Polres Jayawijaya dan Polsek Wamena Kota.

Usai aparat berada di lokasi dapat menangkan para pedagang, sedangkan untuk kelompok preman yang dalam keadaan mabuk dan melakukan pemalakan, dan penyerangan kepada para pedagang pinang juga sudah melarikan diri dari wilayah pasar tersebut sehingga situasi mulai kondusif (jo/wen)

Baca Juga :  20 Warga Dilatih Pengolahan Buah Merah Dalam Bentuk Produk yang Berbeda

Berita Terbaru

Artikel Lainnya