Bupati Jayayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi menyatakan, pihaknya melalui Dinas Pertanian sudah membuka lahan sawah di beberapa distrik, dan saat ini kembali dibuka lahan sawah yang dibuka oleh Paroki Santo Stevanus Kimbim Woogi bersama dengan tim pastoran Dekenat Pengunungan Tengah dan Pemkab Jayawijaya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Jayawijaya, Dr. Lukas Kossay SE, MSi mengatakan, beberapa komoditas seperti tomat, bawang merah dan cabai yang bisanya mengalami kenaikan harga, namun saat ini harganya masih normal, artinya untuk komoditas kebutuhan sehari —hari belum ada kenaikan harga.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jayawijaya Thony Mayor SPd, MM di ruang kerjanya mengatakan, dalam pertemuan itu disampaikan kepada tenaga kontrak agar bekerja sesuai perjanjian kerja yang dibuat OPD masing-masing, artinya setelah kontrak berakhir akan disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah.
“Kita akan coba undang Forkopimda dengan dinas kesehatan, satgas Covid, langkah-langkah apa yang harus kita ambil, apakah kita kembali berlakukan PPKM level III sesuai instruksi pusat,”ungkapnya, Jumat, (11/2).
Ketua KPA Kabupaten Jayawijaya, Pdt. Jhon Naap menyatakan, penularan HIV-AIDS di Papua lebih banyak atau 90 persen dari berhubungan seks yang tidak aman. "Beberapa tahun lalu, Pemkab pernah memulangkan mereka yang bekerja sebagai PSK, tapi ini bukan sesuatu yang mudah, kegiatan ini sudah sejak lama terjadi,"ungkapnya.
Sekda Jayawijaya, Thony M Mayor, SPd, MM menyatakan, PPKM tergantung dari data yang ada, sebab jika dilihat beberapa hari ini, sudah terjadi kenaikan, data kemarin 3-11 kasus, sekarang sudah 16 kasus.
“Program ini diawali dengan pelatihan kepala sekolah, selanjutnya proses seleksi yang difasilitasi Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi, bagi yang dinyatakan berhasil akan diumumkan Juni, durasi dari Februari sampai Juni,”ungkapnya Rabu, (9/2) kemarin.
Guna menyukseskan program Komunikasi Tokoh Elite Kamtibmas (Koteka), personel Binmas Noken Polres Nduga yang dipimpin Iptu Murtono selaku Kasat Binmas mengunjungi masyarakat Suku Mek di Kampung Srala, Selasa (8/2).
Mantan Ketua Pengadilan Negeri Wamena, Yejid, SH, MH dalam pengantar alih tugas menyatakan, dirinya mohon maaf jika ada yang kurang dalam penegakan hukum selama ini. Dirinya berharap, ke depan Pengadilan Negeri Wamena lebih baik dalam melayani masyarakat pencari keadilan.
“ Saya harapkan OPD bisa menjelaskan posisi anggaran kita kepada masyarakat, jangan sampai masyarakat berpikir Rp 1 miliar masuk di kantong bupati dan wakil bupati, kalau itu dilakukan, maka saya sudah masuk penjara dari kemarin-kemarin,”tegasnya.
Sekda Thony Mayor juga mengharapkan keputusan terbaru pemerintah pusat itu segera dilaporkan untuk dibahas tindaklanjutnya, serta bagaimana membangun pemahaman masyarakat agar bisa mengerti dan tidak muncul opini publik.
Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, Msi mengakui, meminta agar pimpinan OPD segera menyiapkan pejabat yang berkompeten terkait dengan pelaksanaan program dan kegiatan yang bersifat kontraktual, terkait dengan pengadaan barang dan jasa agar bisa memanfaatkan waktu yang ada secara optimal.
Lantaran belum memasukkan perencanaan kas dan penunjukan bendahara, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya belum mendapatkan Dokumen Pengguna Anggaran (DPA).
Sekda Jayawijaya, Thony M Mayor, SPd, MM menyatakan, pihaknya mengelar apel gabungan dan dapat dipastikan sebagian besar ASN sudah masuk ke kantor kembali. Bagi yang belum masuk kantor, dirinya sudah menugaskan kepala OPD masing-masing untuk mengecek keberadaan mereka.
Kepala Bulog Wamena, Sudarsono mengakui, target pengadaan itu hanya untuk komersial , pihaknya tidak bisa melakukan pengadaan Bali Sri Organik (BSO) karena harganya sesuai dengan Inpres sehingga tidak bisa masuk dan harganya juga tinggi.
Kepala Distrik Wesaput, Laurens Lagoan menyatakan, pemalangan Kantor Lurah Ilokama, Distrik Wesaput ini dilakukan sekelompok warga lantaran masalah pelantikan pejabat kelurahan oleh Pemkab Jayawijaya.
“Dalam nama Bapa Putra dan Roh Kudus, seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Pegubin pada hari ini kami nyatakan dibuka secara resmi,” kata Sekda Aloysius disusul dengan pemukulan tifa dan tepuk tangan para peserta seleksi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Dr. Willy, E Mambieuw, SpB menyatakan, saat ini vaksinasi terharap anak usia 6-11 tahun belum bisa dilakukan karena capaian vaksinasi awal belum mencapai 70 persen di Jayawijaya.
Bupati menyatakan, penyerahan DPA OPD tahun ini mengalami keterlambatan, namun ia berharap OPD tetap berkomitmen dan terus melakukan percepatan pelaksanaan program dan kegiatan Tahun 2022 agar penyerapan anggaran tahun ini dapat dimaksimalkan.
Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak, SH., M.Si., yang juga Wakil Ketua Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah (ABPT), mengunjungi dua kelompok masyarakat yang bertikai hingga menimbulkan korban jiwa dan luka-luka di Wamena,Kabupaten Jayawijaya, Jumat (14/1).
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia kabarnya telah melayangkan surat kepada para kepala daerah atau bupati di wilayah adat Lapago terkait dukungan pembentukan Provinsi Papua Pegunungan Tengah.
Konflik antara dua kelompok massa yang terjadi di Wouma, minggu lalu akhirnya diselesaikan secara damai oleh pemerintah dengan melibatkan warga Kabupaten Nduga dan Lanny Jaya di halaman Kodim 1702/ Jayawijaya, Sabtu (15/1).
Proses perdamaian antara dua kelompok warga yang terlibat bentrok di kampung Wesakma, Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, yang rencananya digelar Jumat (14/1) kemarin, ditunda sehari.
Bupati Nduga, Wentius Nimiangge mengajak seluruh bupati di Wilayah Pegunungan Tengah Papua untuk menjemput wacana pembentukan Provinsi Papua Pegunungan.
“Nanti petugas keamanan dari TNI-Polri yang sudah disiapkan bersama akan mengatur posisi kedua belah pihak. Sehingga usai pembacaan berita acara perdamaian selesai maka diharapkan kedua belah pihak melakukan perdamaian dengan cara berpelukan,” jelas Kapolres, kemarin (13/1).
“Warga yang terdampak dari konflik ini hanya jadi korban , mereka tidak ikut bergabung dalam konflik antara dua kubu yang bertikai kemarin, sehingga ini menjadi tanggung jawab bersama dan akan dilihat secara bersama,”ungkapnya Rabu (12/1) kemarin.
Ketua Asosiasi Bupati Se Pegunungan Tengah Papua, Befa Yigibalom menyatakan, banyaknya warga Nduga yang mengungsi ke Jayawijaya mengakibatkan terjadinya konflik sosial antara masyarakat, seperti konflik yang baru saja diselesaikan saat ini.
Hingga Selasa (11/1) kemarin belum ada titik temu perdamaian antara dua kelompok warga Nduga Lanny dan Lanny Jaya yang berdomisili di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya.
Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Infanteri Arif Budi Situmeang menyampaikan bahwa sampai kemarin (10/1) pihaknya bersama Polres Jayawijaya masih siaga. ”Dan berupaya untuk menghimbau kedua belah pihak untuk menahan diri,” ungkap dia. Dengan begitu diharapkan tidak akan ada lagi korban berjatuhan. Baik korban luka maupun meninggal dunia.
Kapolres Jayawijaya, AKBP Muh. Safei A.B., SE., menyebutkan bentrok antar dua kelompok warga ini yang mulai terjadi Minggu (9/1) sekira pukul 14.55 WIT., dimana keluarga korban Sibelu Gwijangge bergerak dari arah Ilekma menuju Wouma melalui pinggir Kali Uwe dan Walesi. Aksi saling serang menggunakan alat perang tradisional berupa panah, parang dan batu mengakibatkan bertambahnya korban jiwa dan luka-luka.
TNI dan Polri menyatakan jika langkah yang pertama diambil dalam menghentikan bentrokan dua kelompok masyarakat ini adalah menghentikan aksi saling serang dan akar permasalahannya akan dibicarakan guna diselesaikan.
Tiga kepala daerah di wilayah Lapago yaitu Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom dan Bupati Nduga Wentius Nimiangge, turun tangan melakukan pertemuan dengan dua kelompok warga asal Lanny Jaya dan Nduga yang terlibat bentrok di Kampung Wesakma, Distrik Wouma, Senin (10/1).
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Matinetta, S.Sos, MM menyatakan, dua kasus penyalagunaan dana desa ini sudah diterbitkan surat pemberitahuan dimulainya penyelidikan (SPDP) sehingga pihaknya telah menetapkan dua kepala kampung sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Dinas Tenaga Kerja, Peindustrian dan Perdagangan (Disnakerindag) meminta kepada seluruh pedagang di Jayawijaya agar di Tahun 2022 ini lebih meningkatkan pengawasan terhadp barang yang beredar di pasaan, apabila ada barang yang sudah tidak layak edar (kedaluwarsa) , harus dengan kesadaran sendiri menariknya dan tidak menjulny lagi.
Sebanyak 37 anggota Polres Jayawijaya mendapat penghargaan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya dalam korps raport yang dipimpin Kapolres Jayawijaya di Lapangan Upacara Mapolres Jayawijaya, Senin,(3/1).
Peringatan HUT Kota Wamena ke-65 tahun tidak dirayakan Pemkab Jayawijaya secara besar-besaran. Peringatan tersebut hanya dilakukan ibadah pengucapan Syukur yang digelar di gedung Ukumiarek Asso Wamena, Jumat (10/12).