Sering Minum Manis Saat Cuaca Panas? Hati-hati Loh

JOGJA – Cuaca lagi panas-panasnya, es teh manis, soda, atau minuman kekinian dingin memang terasa seperti penyelamat.  Sekali teguk, haus hilang dan badan terasa lebih segar. Tapi hati-hati, terlalu sering mengandalkan minuman manis saat cuaca panas justru bisa membawa masalah bagi tubuh. Apalagi kalau dikonsumsi hampir setiap hari.

Kenapa Minuman Manis Kurang Tepat Saat Haus? Saat cuaca panas, tubuh kehilangan banyak cairan melalui keringat. Karena itu, air putih tetap menjadi pilihan utama untuk menggantikan cairan yang hilang. Minuman tinggi gula memang terasa menyegarkan, tetapi kandungan gulanya bisa membuat kadar gula darah meningkat dan tidak menjadi pilihan terbaik untuk menjaga hidrasi.

Baca Juga :  Komisi II DPR Bakal Dalami PKPU yang Disesuaikan dengan Putusan MK

Risiko kebanyakan gula bagi tubuh yaitu pertama berat badan mudah naik.  Minuman manis mengandung kalori yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi terlalu sering, kalori berlebih bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Kedua, meningkatkan risiko diabetes. Asupan gula berlebih dalam jangka panjang dapat mengganggu pengaturan gula darah dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Ketiga, bisa mengganggu kesehatan jantung.  Konsumsi gula tambahan yang terlalu banyak dikaitkan dengan berbagai faktor risiko penyakit jantung, termasuk tekanan darah dan kadar lemak darah.

Keempat, pengaruhi kesehatan hati. Asupan gula berlebih, terutama fruktosa dari makanan dan minuman olahan, dapat berkontribusi pada penumpukan lemak di hati. Kelima, mood bisa ikut naik-turun. Lonjakan dan penurunan gula darah yang cepat pada sebagian orang dapat membuat tubuh terasa lebih mudah lelah dan suasana hati berubah.Kementerian Kesehatan RI menganjurkan konsumsi gula maksimal 50 gram atau sekitar empat sendok makan per hari.

Baca Juga :  Awas Kanker! Bahaya Formalin dalam Makanan dan Cara Mengenalinya

JOGJA – Cuaca lagi panas-panasnya, es teh manis, soda, atau minuman kekinian dingin memang terasa seperti penyelamat.  Sekali teguk, haus hilang dan badan terasa lebih segar. Tapi hati-hati, terlalu sering mengandalkan minuman manis saat cuaca panas justru bisa membawa masalah bagi tubuh. Apalagi kalau dikonsumsi hampir setiap hari.

Kenapa Minuman Manis Kurang Tepat Saat Haus? Saat cuaca panas, tubuh kehilangan banyak cairan melalui keringat. Karena itu, air putih tetap menjadi pilihan utama untuk menggantikan cairan yang hilang. Minuman tinggi gula memang terasa menyegarkan, tetapi kandungan gulanya bisa membuat kadar gula darah meningkat dan tidak menjadi pilihan terbaik untuk menjaga hidrasi.

Baca Juga :  Netralitas Pemilu hingga HAM Masuk Catatan PBB

Risiko kebanyakan gula bagi tubuh yaitu pertama berat badan mudah naik.  Minuman manis mengandung kalori yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi terlalu sering, kalori berlebih bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Kedua, meningkatkan risiko diabetes. Asupan gula berlebih dalam jangka panjang dapat mengganggu pengaturan gula darah dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Ketiga, bisa mengganggu kesehatan jantung.  Konsumsi gula tambahan yang terlalu banyak dikaitkan dengan berbagai faktor risiko penyakit jantung, termasuk tekanan darah dan kadar lemak darah.

Keempat, pengaruhi kesehatan hati. Asupan gula berlebih, terutama fruktosa dari makanan dan minuman olahan, dapat berkontribusi pada penumpukan lemak di hati. Kelima, mood bisa ikut naik-turun. Lonjakan dan penurunan gula darah yang cepat pada sebagian orang dapat membuat tubuh terasa lebih mudah lelah dan suasana hati berubah.Kementerian Kesehatan RI menganjurkan konsumsi gula maksimal 50 gram atau sekitar empat sendok makan per hari.

Baca Juga :  El Nino Menguat, Indonesia Perlu Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya