Direkrut Eksekutif YKKMP Theo Hesegem menyatakan Sebagai lembaga yang bekerja di bidang kemanusiaan dan perlindungan hak asasi manusia di Tanah Papua, tentunya juga merasakan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Kehilangan nyawa
Kapolres menjelaskan, peristiwa tersebut berawal dari proses mediasi antara korban pencurian dan terduga pelaku kasus pencurian di salah satu kios yang berada di lingkungan Puskesmas Kaure. Mediasi berlangsung sekitar pukul 12.25 WIT di Pol
LBH Papua menilai operasi penyisiran aparat keamanan di sejumlah wilayah Kabupaten Dogiyai setelah peristiwa tersebut berdampak serius terhadap masyarakat sipil. Operasi itu disebut memicu terganggunya hak atas rasa aman warga, menimbulkan
Mereka datang bukan untuk konser musik atau pertandingan sepak bola. Mereka datang untuk menonton film dokumenter Pesta Babi, yang di beberapa daerah sempat dilarang pemutaran film ini. Di sejumlah daerah, pemutaran film itu memang sempat
Kejadian berlangsung di Cafe, Resto, Bar and Live Music Panhead, Palembang, sekitar pukul 02.40 WIB. Terduga pelaku diketahui berinisial RN, 23, yang juga merupakan anggota TNI. Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania, memastikan terduga
Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Ia menegaskan bahwa Dinas Pemadam Kebakaran harus berada dalam kondisi siaga penuh
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam mencegah eskalasi konflik antarsuku serta memperkuat pendekatan dialog, rekonsiliasi adat, dan perlindungan terhadap masyarakat si
Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Korban menjadi sasaran penikaman oleh seorang pria pada Minggu 3 Mei 2026. Peristiwa yang dilaporkan terjadi
Peristiwa penembakan terjadi sekitar siang hari saat korban dalam perjalanan di wilayah Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami satu luka tembak di bagian leher kiri serta delapan luka lainnya
Kios tersebut diketahui milik Subahadir Purwanto (31), seorang kontraktor yang berdomisili di Bupul, Distrik Eligobel. Berdasarkan keterangan korban, kebakaran diduga bermula saat dirinya membakar obat nyamuk di dalam rumah sambil mengisi b
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan tertulisnya, Kamis (23/4). Menurut Anum peristiwa yang terjadi pada, 14 April 2026 di Distrik Kembru Ka
Usai kejadian, pelaku melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Kapolsek Semarang Utara, Kompol Heri Sumiarso, menjelaskan bahwa insiden memilukan ini dipicu masalah sepele. Berdasarkan keterangan
Cuaca pagi itu terpantau cerah dan tidak menunjukkan adanya gelombang tinggi, Janto pun memutuskan untuk berangkat dengan membawa barang-barang milik PT MAK dan berharap cepat sampai di tujuan.
Pantauan Cepos di lokasi ketika itu mobil ambulance RS Bhayangkara sudah memasukkan jenazah ke kantong jenazah kemudian dibawa menggunakan mobil ambulance, namun karena pihak keluarga dimana sang istri Sri Wahyuni tidak mempersoalkan akhirnya mobil diarahkan langsung menuju sebuah masjid tak jauh dari rumah almarhum.
Kasat Reskrim Polres Jayawijaya AKP Ibnu Rudihartono. STr.K SIK membenarkan aksi tersebut, ironisnya dalam percobaan bunuh diri itu, CM sengaja membuat cerita fiktif seolah -olah ia diculik dan di suruh meminum cairan Prostex, dan ini dari informasi awal yang berkembang dalam masyarakat.
Pembakaran rumah kos ini, pas penemuan mayat wanita di perempatan Jalan Thamrin dan Pattimura. Massa yang awalnya melakukan ritual bakar darah di lokasi penemuan mayat, langsung membakar sebuah rumah kos yang berada di lokasi tersebut.
Diperkirakan sudah meninggal 2-3 hari saat ditemukan. Jenazah tersebut pertama kalinya ditemukan Bibianus Ossor yang dihubungi oleh Ibu Bernadeta Buyum yang tinggal dalam satu rumah namun beda kamar. Bernade Buyum yang datang dari Bade berobat di Merauke itu mulai curiga karena adanya mau yang mulai tercium sampai ke kamarnya.
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A.Macklarimboen melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura Iptu Sugarda Adytia mengatakan, untuk Identitas korban atas nama Aji Sumaji, Terenggalek , 07-09-1975, Laki-laki, Islam, Belum Kawin, Karyawan Swasta, Jl. Pemuda Kloofkam, Kelurahan Gurabesi Jayapura Utara.
Warga yang tinggal di sekitar Transito, Gudang Arang Kelurahan Maro Merauke tepatnya di depan Kantor Perum Bulog Merauke dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat seorang pria tanpa identitas di semak-semak tanah kosong, Senin (21/8) sekitar pukul 07.00 WIT.
Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kasat Reksri, AKP Haris Baltasar Nasution, STK, SIK didampingi Kaur Bin Ops Reskrim, Ipda Eko Irianto,SE, membenarkan, penemuan mayat bayi laki-laki tersebut.
Taufik dilaporkan terjatuh ke sungai Maro oleh rekannya sendiri bernama Andi Surono ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke satui jam setelah kejadian tersebut sekitar pukul 03.00 WIT dini hari.
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Darmawan mengungkapkan, laporan jatuhnya korban dari perahu ke sungai tersebut diterima pihaknya di Pos Kantor Pencarian dan Pertolongan Boven Digoel, Senin (7/8) dini hari oleh Stenly, seorang personel Polsek Mandobo.
“Kita masih kesulitan untuk menemukan bukti dan saksi –saksi, sama juga dengan penemuan mayat di Pikhe, kita masih lakukan penyelidikan,”ungkapnya, Rabu (2/8), kemarin.
Jenazah korban ditemukan di dalam Lapak Jualan Kompleks PKL Belakang Pasar Youtefa Abepura. Dikatakan Kapolsek bahwa korban pertama kali ditemukan oleh saksi Widy Napitupulu (55) sekitar pukul 12.50 WIT, dimana ketika saksi pulang bekerja ia tidak melihat korban di sekitar kompleks PKL Pasar Youtefa Abepura.
Saat itu Kapolda menjenguk Bripka Laode Imran, personel Polri yang menjadi korban panah saat melakukan pengamanan Kerusuhan Dogiyai. Kabid Dokkes menjelaskan kepada Kapolda Papua bahwa Bripka Laode Imran merupakan anggota Satuan Brimob Polda Papua berusia 47 tahun dan bertugas sebagai Pa Ops Kompi 4.
“Dari Kamis malam hingga tadi pagi laporannya mereka masih lakukan pembakaran. Tentunya hal ini menjadi perhatian kita semua dan saya telah memerintahkan kabid Propam dan Kaops Polda Papua untuk ke Dogiyai,” jelas Irjen Fakhiri.
Situasi Kabupaten Dogiyai dua hari terakhir mencekam. Ini terjadi setelah massa melakukan penyerangan dan membakar rumah - rumah penduduk pasca tertembaknya dua warga sipil di kabupaten tersebut.
"Sepertinya dipengaruhi minuman keras sebab dari pagi sekitar jam 09.00 WIT dia terlihat tidur di jembatan lalu kami bangunkan dan belikan air, " kata salah satu anggota polisi yang ditemui di lokasi
"Awalnya kami mendapat laporan dari masyarakat atas nama Samuel Abarua bahwa ada seorang pelajar terbawa arus banjir, dengan sigap kemudian kami langsung menuju TKP," ungkap Sudirman.
Aparat kepolisian dan tim RAPI yang tiba di lokasi juga tak bisa berbuat banyak. Pria yang disebut peranakan Biak dan Jayawijaya ini tetap memilih untuk nongkrong di atas. Bahkan sesekali ia terlihat berbaring dan mengeluarkan tangannya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Supriyanto Ridwan, SE, saat ditemui media ini di ruang kerjanya, mengungkapkan, laporan adanya kecelakaan speed boat berpenumpang 4 orang ini, diterima pihaknya Minggu (2/7).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke melalui Kepala Subseksi Operasi, Reza Afriyanto, S.Sos menjelaskan, informasi terkait adanya sesosok jenazah ditemukan di tepi pantai Kampung Wambi tersebut, diterima Pos Pencarian dan Pertolongan Merauke di Okaba sekitar pukul 10.55 WIT.
"Dari keterangan saksi lain yakni George Mebri, sekitar pukul 09.00 WIT sempat melihat korban melintas ke arah Jl. Kemiri dengan berjalan kaki dalam keadaan sudah lemas," terangnya.
MD merupakan pelaku pemicu terjadinya penyerangan terhadap pihak Kepolisian saat hendak melakukan penegakkan hukum di Argapura Rastarap. Ia sendiri merupakan pelaku pencurian yang akan ditangkap.
Warga di Kota Jayapura, tampak digegerkan dengan peredaran video yang disebar ke beragai grup Whatsapp (WAG) tentang penemuan mayat di Jalur Lintas luar menuju Waena, Distrik Heram Kota Jayapura, Senin (1/5) malam.
Saat ditemukan, korban sudah mulai membusuk dengan leher terlilit tali warna biru dari atas pohon. Polisi kemudian mendatangi dan mengamankan TKO serta melakukan olah TKP dan membawa mayat korban ke kamar mayat untuk dilakukan visum luar.
“Mayat tersebut ditemukan warga saat melintas di galian pasir dan melihat jenazah korban berada di pinggiran air kali dengan kondisi telanjang dada, masyarakat sekitar langsung membawa jenazah tersebut ke pinggiran kali,” ungkapnya Sabtu (15/4).
Kasat Reskrim Iptu Haris Baltasar Nasution, STK, SIK yang memimpin langsung olah TKP tersebut mengungkapkan dari olah TKP yang dillakukan, terungkap jika mobil tersebut kelebihan memuat penumpang
Kebakaran gedung milik pemerintah di daerah pegunungan kembali terjadi. Kepolisian Resor Dogiyai saat ini tengah mendalami kasus kebakaran yang terjadi di Kantor Bupati Dogiyai sementara pada Sabtu (8/4) siang. Belum diketahui apa penyebab kebakaran apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian.
Lima dari 12 penumpang Avanza Nomor PA 1730 R Warna Hitam dilaporkan tewas akibat terbawa arus Sungai Sunup, Kampung Mandekman, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke,Kamis (6/4) sekitar pukul 23.00 WIT.
Mayat pria tanpa identitas ditemukan di BTN Dononsolo Sentani, Senin (27/3) sore. Belum diketahui penyebab kematian pria yang diperkirakan berusia antara 30-40 tahun itu. Saat di lokasi, polisi masih kesulitan mengidentifikasi korban. Hal ini disebabkan karena minimnya petunjuk, termasuk barang bukti yang ada di lokasi kejadian.
Nasib malang diamani seorang pria berusia 40 tahun bernama Kristian Arwam. Niatnya memancing ikan di belakang café V-Tekya malah membuatnya tenggelam di Pantai Holtekamp. Kejadian Sabtu (25/3) pagi dan korban akhirnya berhaisl ditemukan Minggu (26/3) kemarin.
Curah hujan yang mengguyur Kabupaten Keerom pada Selasa pagi (14/3) mengakibatkan luapan arus air yang cukup deras pada sungai-sungai. Naasnya saat empat orang anak yang sedang asik berenang, salah satunya terbawa arus dan ditemukan meninggal dunia (MD) di Kampung Yatu Raharja, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom. Rabu (15/3).
“Kami sempat mengalami kendala akibat kurangnya saksi yang berada di lokasi kejadian, namun dari beberapa keterangan yang kami peroleh dan sampel yang telah kita ambil dari TKP, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut,” ujarnya.
Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Sumber Rejeki bernama Catur Yuli Permono (43), ditemukan selamat terdampar di pesisir Kampung Onggaya, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke, Jumat (10/3) sekitar pukul 08.00 WIT.
Hingga kini polisi masih terus melakukan penelusuran terkait kasus tewasnya dua warga sipil di Yahukimo yakni Elkius dan Victor Sampa. Belum ada perkembangan berarti dari kasus ini namun keterangan saksi menyebut jika korban sebelumnya mengendarai motor dan ditembak saat berkendara.
Tim penyidik Polres Nabire kini tengah mendalami kasus penemuan mayat di perumahan dokter Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Mayat yang ditemukan adalah seorang dokter spesialis bernama Mawartih Susansy yang merupakan dokter specialis paru.
Kebakaran yang cukup menimbulkan kepanikan terjadi di kawasan padat penduduk, di Polimak II Gunung Kelurahan Ardipura Distrik Jayapura Selatan. Tiga rumah dan satu buah TK/Paud ludes dilahap api. Tak ada korban jiwa dari musibah ini namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juga rupiah.
Seorang pria bernama Yansen Sandarate (40), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (tewas) di sebuah rawa atau kolam bekas galian C yang berada di KM 7, Jalan Poros Mapurujaya tepatnya di depan Kantor Dinas Pertanian Mimika.
Proses pencarian korban tenggelam, Allo Angga Angripa Manusiwa (22) yang tiga hari lalu dilaporkan tenggelam saat mandi-mandi di Pantai Holtekam, akhirnya ditemukan. Hanya saja warga Abepura ini ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa oleh seorang nelayan.
Perairan laut di Holtekamp kembali meminta korban. Seorang mahasiswa bernama Angga Manusiwa dilaporkan terseret arus kemudian tenggelam dan hingga kini belum ditemukan.
Polisi mendata bahwa jumlah terakhir korban yang meninggal dunia pasca kerusuhan yang dipicu adanya isu penculikan anak di Kampung Yomaima Distrik Napua Kabupaten Jayawijaya berjumlah 12 orang. 12 orang ini tewas dan telah dimakamkan dimana 10 dimakamkan di Wamena dan 2 lainnya dipulangkan ke kampung halaman di Medan.
Jaringan Damai Papua (JDP) meminta aparat segera menangkap provokator. Sebab, dia melakukan hal yang boleh jadi juga terlibat dalam kasus kasus terdahulu termasuk kerusuhan tahun 2019.
“Tapi apakah ini pelanggaran HAM berat atau tidak, Komnas HAM dalam kewenangannya akan membentuk tim untuk melakukan investigasi terhadap peristiwa kemanusiaan itu,” kata Kepala Komnas HAM Papua Frits Ramandey kepada Cenderawasih Pos, Minggu (26/2) kemarin.
Dandim 1702/ Jayawijaya Letkol CPN Atenius Murib SH,MH melalui Kasdim Mayor CHB Yusuf Rinding ketika membenarkan adanya 509 warga yang berdomisili di Wilayah Sinakma saat ini ditampung di Makodim 1702/ Jayawijaya.
Pihak kepolisian dalam hal ini Polres Jaywijaya tengah mendalami ke 13 orang yang diperiksa sebagai saksi kericuhan tersebut. Dari 13 orang ini dikatakan ada 4 orang yang terindikasi terlibat dalam kericuhan dan 9 lainnya masih terus didalami.
Kepala BPBD Jayawijaya Amsal Wamo usai mendistribusikan bantuan bencana Soaial di Kodim menyatakan penyaluran bantuan ini usai pihaknya diperintahkan oleh Bupati Jayawijaya sehingga pihaknya dari BPBD dan Dinas Sosial mulai menyalurkan bantuan dari pemerintah.
Dua oknum anggota Brimob yang ditugaskan untuk pengamanan di Kampung Maam, Distrik Ngguti, Kabupaten Merauke diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang warga Maam Distrik Ngguti, Kabupaten Merauke, Papua Selatan bernama Lamek Lauseni Wayoken.
Polres Jayawijaya memastikan jika kerusuhan yang terhadi di Sinakma Wamena dipicu dari kecurigaan warga terkait dengan informasi penculikan anak yang memang sudah direspon dari kepolisian untuk di selesaikan di Polres Jayawijaya namun warga yang sudah termakan isu miring melakukan penyerangan kepada aparat dan mulai melakukan aksi pengerusakan.
Laporan Polsek Mindiptana melalui Humas Polres Boven Digoel mengungkapkan, penemuan mayat yang tergantung di atas pohon karet di Kampung Kamka, Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel ini berawal dari laporan masyarakat Selasa (21/2) sekitar pukul 15.35 WIT.
Data lapangan menyebutkan informasi dari Security Ops Center (SOC), bahwa di SAG 3 MP 74 diperkirakan 13 orang karyawan yang terjebak di area kerja. Namun setelah banjir surut, langsung dilakukan evakuasi.
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI terus melakukan koordinasi dengan pemerintah Selandia Baru dalam upaya menyelamatkan pilot Susi Air yang hilang setelah insiden pembakaran pesawat oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua pada Selasa (7/2).
“Edukasi ini bisa disampaikan agen-agen yang mengikuti Sekolah Lapang Gempa Bumi, baik kepada keluarganya, masyarakat dan siapapun,” kata Ridwan usai membuka secara resmi kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi 2023 yang digelar BBMKG Wilayah V Jayapura di Kota Jayapura, Jumat (10/2).
Apakah hanya untuk sekedar melihat tempat musibah ataupun menitipkan doa bagi para korban. Selain itu ada juga warga yang datang kemudian membuang beberapa tangkai bunga sebagai bentuk bela sungkawa.
“Masyarakat harus diberikan sosialisasi, sehingga mereka tahu pada tahap apa mereka harus bertindak,” kata Ridwan kepada wartawan, usai menghadiri kegiatan Sekolah Lapang Gempabumi 2023 di Jayapura, Jumat (10/2).
Proses pencarian korban dari perahu tenggelam di Muara Nawa Kabupaten Yahukimo hingga Senin (6/1) masih dilakukan. Dari insiden ini tercatat ada 8 penumpang yang dinyatakan hilang dan tenggelam namun enam diantaranya telah berhasil ditemukan.
Kecelakaan sungai ini terjadi pada Rabu (1/2) sekira pukul 06.00 WIT di perairan Distrik Airu Kabupaten Jayapura. Awalnya masyarakat dari Kampung Wofri Distrik Batani Kabupaten Yahukimo berjumlah 14 orang menggunakan perahu Jhonson menuju Kampung Muara Nawa Distrik Airu Kabupaten Jayapura.
Personel Polres Pegunungan Bintang ini dikebumikan di Kabupaten Biak. Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Mohamad Dafi Bastomi bersama wakapolres para PJU serta seluruh personel Polres Pegunungan Bintang melaksanakan kegiatan pengantaran dan penghormatan terakhir kepada almarhum di Bandara Oksibil Sabtu (4/2).
Sebelum dimakamkan, jenazah yang tiba di Kabupaten Mimika, langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Pendidikan. Dan dilakukan upacara pelepasan jenazah yang dipimpin langsung oleh Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra, SH, SIK.
Hari keenam pencarian korban putusnya Jembatan Gantung di Distrik Iwur, Kabupaten Pegunungan Bintang kembali berbuah hasil. Kamis (2/2) sekitar pukul 15.30 WIT aparat gabungan bersama masyarakat menemukan jenazah korban lainnya yakni Bripda Stevan Randongkir.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Kota Jayapura, Veronita M. Kirana mengatakan, setelah ada informasi adanya kejadian kebakaran di Boulevard Bar I, Entrop, petugas Damkar langsung di turunkan untuk membantu memadamkan api dengan menggunakan 3 unit mobil
Tim gabungan TNI-Polri yang dipimpin Kabag Ops Kompol Septen P. Sianturi pada Rabu (1/2) kemarin berhasil mengevakuasi korban Bripda Risman Rahman yang merupakan anggota Polres Pegunungan Bintang.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo menyampaikan bahwa sekitar pukul 15.19 WIT , tim mendapat informasi bahwa telah ditemukan satu jenazah oleh masyarakat di Kampung Arim Distrik Iwur,” ucap Kabid Humas, Selasa (31/1) tadi malam.
Informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos, pelaku merupakan pejabat di BKD Kabupaten Mamberamo. Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon melalui Kasat Reskrim AKP Oscar Fajar Rahadian mengatakan, informasi kejadian penganiayaan yang dialami korban datangnya dari pihak Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Jayapura saat menindaklanjuti laporan dari P2TP2A Kota pada Jumat (27/1).
Upaya pencarian tiga korban dari TNI dan Polri di Kali Digoel Kabupaten Pegunungan Bintang yang jatuh dan terseret arus dI Jembatan Iwur membuahkan hasil. Satu anggota TNI yakni Pratu Ferdian Kusuma berhasil ditemukan. Lokasinya di Kampung Arim atau sekitar 5 Km dari lokasi jembatan yang putus.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Prabowo membenarkan dan kini para korban sedang dalam pencarian. “Iya, ada 3 anggota Polri dan 1 anggota TNI yang hanyut. Saat ini kami tengah melakukan pencarian. Mohon doanya saja, ” kata Benny, Sabtu (28/1).
Sementara 122 penumpang sesuai manifast yang sebelumnya gagal terbang karena insiden tersebut, seluruhnya telah diberangkatkan dengan menggunakan pesawat lain dari Lion Air, Jumat kemarin.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon menegaskan bahwa korban yang ditemukan tewas tenggelam telah diambil oleh pihak keluarga. Keluarga menerima semua kondisi tersebut dan tidak mempersoalkan kejadian yang menimpa orang tua mereka itu.
Nasib malang dialami seorang kakek bernama Yehezkiel Rumanasen (67) yang ditemukan tewas terapung di perairan pesisir Werf Pantai Distrik Jayapura Selatan. Ia awalnya dilaporkan terjatuh dari dermaga KSOP pada Rabu malam sekira pukul 23.30 WIT dan akhirnya ditemukan Kamis (26/1) pagi sekira pukul 05.40 WIT.
Kapolres Jayawijaya, AKBP. Hesman S Napitupulu, SH, SIK, MH membenarkan penemuan mayat seorang pria yang hanyut di Kali Uwe, tepatnya di Kampung Wesakin, Distrik Wouma, Rabu (25/1) kemarin sekitar pukul 08.30 WIT.
Pasca pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 0797 yang mengalami kecelakaan di Bandara Mopah Merauke, Satuan Narkoba Polres Merauke langsung melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kru pesawat Lion Air mulai dari pilot, co pilot dan pramugari.
Musibah kecelakaan dialami Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 0797 di Bandara Mopah Merauke, Kamis (26/1) sekitar pukul 09.10 WIT.
Pesawat yang membawa 126 Penumpang dengan tujuan Jayapura-Makassar-Jakarta tersebut gagal terbang akibat sayap kanan pesawat retak setelah menabrak Garbarata.
Anak Buah Kapal (ABK) KM Merpati bernama Rudi (25), yang ditemukan meninggal dunia, dipastikan terpeleset dan jatuh ke Kali Kumbe. Hal itu dipastikan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik Satuan Polairud Resor Merauke terhadap 6 saksi, termasuk nahkoda.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Mattinetta, S.Sos, MM ketika dikonfirmasi Selasa (24/1) kemarin membenarkan adanya penemuan mayat perempuan tinggal kerangka dalam sebuah rumah. Pihaknya telah melakukan evakuasi mayat tersebut ke RSUD Wamena.
Direktur LP3BH Manokwari Yan Warinussy menyebut, tindakan tersebut merupakan perbuatan melawan hukum (Onrechtmatige daad). Sehingga sesuai amanat Pasal 5 ayat (1) Undang Undang Nomor 18
Seorang anggota TNI Serka Jecky ditemukan tewas di Distrik Sinak Kabupaten Puncak. Korban yang merupakan anggota Koramil 1714-05/Sinak tewas dengan beberapa luka bacok di bagian dada kanan, lengan. Belum ada kronologis lengkap terkait kejadian tersebut namun hal ini tak ditampik oleh pihak Kodam XVII Cenderawasih.
Jenazah seorang tukang ojek yang menjadi korban penyerangan Orang Tak Dikenal (OTK) di Kabupaten Puncak akhirnya dievakuasi aparat gabungan menuju Kabupaten Mimika, Selasa (24/1).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke melalui Kepala Subseksi Operasi, Reza Afriyanto, S.Sos yang berada di lapangan menyampaikan, atas kesepakatan antara pihak perusahaan dan keluarga, maka jenazah korban akan dikirim ke kampung halamannya di Bogor. “Tapi sebelumnya, korban akan dievakuasi dulu ke RSUD menggunakan ambulans rumah sakit,” kata Reza.
Petugas Medis di RS Ilaga Puncak ketika melakukan tindakan medis terdahap korban, Damri yang ditemukan tewas usai ditembak, Senin (23/1). (Humas Polda)
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Darmawan, dalam keterangannya , Minggu (22/1) menjelaskan, peristiwa naas ini dialami korban Sabtu (21/10) sekitar 17.20 WIT. ‘’Kejadian ini secara rinci dilaporkan oleh kapten KM. Merpati pada Pos Polairud Kumbe Merauke sekitar pukul 21.40 WIT.
Hanya karena tak diberi ruang untuk melambung kendaraan, seorang pria berinisial BJ (36) kesal kemudian menghadang sopir berna Jovi Seram (35) yang tidak membiarkannya menyalip. Cek Cok sempat terjadi dan berujung satu pukulan keras di dagu yang membuat korban jatuh kemudian tewas.
Dua pemuda dogiyai diduga ditembak aparat di perbatasan antara Dogiyai dan Nabire Totoke Tagia, Kampung Tugomani, Kabupaten Nabire pada Sabtu (21/1). Hal ini menyebabkan Yulianus Tebai tewas di tempat sementara Vincen Dogomo mengalami luka tembak di bagian paha.
Sebuah perahu semang berukuran kecil, terbalik di pesisir pantai Bina Loka, Lampu Satu, Kelurahan Samkai Merauke, Kamis (19/1) sekitar pukul 05.30 WIT. Dalam kecelakaan ini, salah satu dari 6 awak perahu yang sempat dilaporkan hilang, akhirnya berhasil diselamatkan.
Kepala Dinas Komunukasi dan Informatika Kabupaten Mimika ini dinyatakan meninggal dunia usai mengalami musibah di Pantai Kekwa, Distrik Mimika Tengah, Minggu (15/1). Ia bersama beberapa orang lainnya yang juga ASN Pemkab Mimika sedang melaksanakan agenda bakti sosial di Kekwa sejak Sabtu (14/1).
Mama Ipang, salah satu warga yang ada dilokasi kejadian mengungkapkan api tiba-tiba muncul dan membesar dari salah satu rumah kost yang ada dibagian ujung timur dari deretan kost tersebut.
Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Wilayah Pegunungan Bintang belum usai. Setelah sebelumnya membakar kantor Dinas P dan P dan gedung SMK N 1 Oksibil, kelompok yang disinyalir dilakukan oleh KKB Kodap XXXV Bintang Timur ini kembali membakar bangunan pemerintah. Yang dibuat menyala pada Rabu (11/1) adalah Kantor Dukcapil.
Sebuah Speedboat yang mengangkut 14 orang penumpang mengalami kecelakaan di perairan Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Sabtu (7/1) malam. Speedboat ini berangkat dengan membawa 14 orang dimana 7 diantaranya anggota Koramil Barapasi Kodim 1709-05/YAWA.
Tiga anggota polisi yakni Briptu Fransiskus Ronsumbre, Ipda Jaenuddin dan Brigpol Freying terkena luka tembak. Briptu Ronsumbre mengalami luka tembak di bagian lengan kanan atas, sedangkan Ipda Jaenuddin dan Brigpol Freying mengalami luka akibat terkena serpihan peluru.
Jajaran Polres Jayapura telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait peristiwa kebakaran Pasar Pharaa Sentani, Jumat (6/8). Disamping itu, polisi juga sudah menurunkan tim labfor untuk mengolah tempat kejadian perkara.