- Advertisement -spot_img

TAG

KKB

Dua Anggota TPNPB-OPM di Kaimana Serahkan Diri

Kapendam mengatakan bahwa proses penyerahan diri tersebut bersamaan dengan penyerahan barang, seperti 2 mata panah, 2 peluru senapan angin kaliber 3mm,  dan barang bukti lainnya.

Nduga Siaga Satu

Kelompok ini masih terus melakukan penyerangan ke Pos TNI-Polri yang ada di Nduga pasca penyerangan di Pos Marinir Perikanan Quari Bawah, yang mengakibatkan dua anggota Satgas Mupe Marinir gugur dan delapan orang lainnya luka-luka pada tanggal 26 Maret lalu.

Jenazah Pasutri Anggota Babinsa dan Bidan Diterbangkan ke Sidoarjo

“Kami masih terus dalami kasus ini, dimana saksi yang ada saat ini kebanyakan hanya mendengar suara tembakan kemarin pagi. Untuk itu kami masih terus mengumpulkan bukti dan saksi-saksi untuk bisa mengungkap masalah ini,” tambahnya.

KKB Disebut Bakar Sekolah dan Aniaya Dua Guru

Wajah perjuangan dari TPNPB-OPM di Papua kembali ternoda. Kelompok yang disebut Polisi sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Kelompok Separatis Teroris (KST) versi  TNI ini melakukan aksi tak terpuji dengan membakar  satu gedung  Sekolah Satu Atap YPPGI-SMP Negeri 2 Hitadipa (SD dan SMP) di Distrik Hitadipa Kabupaten Intan Jaya, Rabu (30/3).

Jadi Tersangka, Kapolresta Tegaskan Proses!

Kelimanya bisa dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang bersama-sama dimuka umum melakukan kekerasan terhadap orang dengan ancaman hukuman pidana 5  tahun 6 bulan penjara.

Pimpinan KKB Ndeotadi Tewas

Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz Berhasil melumpuhkan dua anggota KKB di Kabupaten Nabire yakni Toni Tabuni (24) dan Kais Tabuni (25). Keduanya diamankan di Kelurahan Siriwini Kabupaten Nabire, Selasa (29/3).

Tetap Siaga Meski Mulai Kondusif

Warga  dan aparat memang sempat cemas mengingat  dua hari berselang ternyata ada bunyi tembakan di Bandara Kenyam. Pihak keamanan juga belum bisa memastikan dari kelompok mana dan apa tujuan dari tembakan di bandara ini. Namun setelah itu situasi daeah berangsur – angsur pulih.

Keroyok Polisi, Lima Anggota KNPB Ditangkap

Kejadian ini sempat ramai di kalangan Kepolisian mengingat kabar yang tersebar adalah terjadi pengibaran bintang kejora dan penyanderaan terhadap salah satu korban yakni Bripda Jason Ohee.

Panglima TNI Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Melalui Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/274/III/2022 tanggal 27 Maret 2022, Jenderal Andika memberikan penghargaan terakhir kepada dua petarung Korps Marinir itu. Senin (28/3) jenazah keduanya dilepas oleh sejumlah petinggi TNI di Papua.

Pesan Untuk Lebih Serius Tangani KSB

“Kejadian 26 Maret lalu mengirim pesan kepada negara untuk lebih serius menangani  kelompok sipil bersenjata di Papua, harus ada upaya nyata dan cepat,” kata Ketua Komnas HAM Papua Frits Ramandey kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Kantornya, Senin (28/3) kemarin.

Masih Terdengar Suara Tembakan di Bandara Kenyam

Meski demikian  aktivitas KKB di daerah tersebut belum surut. Hal ini dibuktikan dengan terdengarnya tembakan di Bandara Kenyam. Hanya pihak aparat keamanan belum bisa memastikan dari kelompok mana yang   mengeluarkan tembakan ini.

Pos Marinir Diserang, Dua Prajurit Gugur

 Sebelumnya Egianus melepaskan tembakan dari senjata pelontar granat GLM alias Grenade Launcher. Ini termasuk senjata berat yang memang memiliki kekuatan menghancurkan. Diduga setelah menembak dari pelontar granat ini dilanjutkan dengan serangan lainnya hingga terjadi kontak tembak. 

Buchtar Tabuni: Polisi Tidak Hargai Privasi Orang dan Kami Dikeroyok Aparat

Buchtar Tabuni menilai, Kepolisian tidak menghargai privasi dirinya dan keluarganya saat mendatangi rumahnya  ketika melakukan patroli di wilayah tersebut. Polisi menurutnya harus menghargai privasinya dengan meminta izin ketika ingin mengambil dokumentasi di lingkungan merahnya. 

Jenderal TPNPB Wilayah Tabi Kembali ke Pangkuan NKRI

Kembalinya Alex Makabori  ke pangkuan NKRI ditandai dengan pernyataan sikap, penyerahan barang - barang di antaranya dokumen-dokumen TPNPB, peluru hampa 20 butir dan baju loreng berpangkat jenderal bintang 3.

Diperiksa 8 Jam, Buchtar Tabuni dan Bazoka Logo Dibebaskan

Gustav Urbinas menambahkan tindakan tegas pertama yang dilakukan polisi adalah mengamankan anggotanya yang sempat dikeroyok sambil melakukan pembelaan diri. Diakuinya sempat terjadi ketegangan saat didatangi aparat dan terjadi baku pukul. Ada dua anggota Polresta yang terluka.

Aparat Sempat Terdesak Saat Amankan Buchtar Tabuni

Buhctar yang menjabat selaku Ketua Dewan West Papua dari pemerintahan sementara ULMWP ini bersama pimpinan Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Bazoka Logo mengajak puluhan orang untuk hadir dalam pertemuan tersebut.

Buchtar Tabuni Ditangkap Tim Gabungan

Penangkapan ini dilakukan oleh tim gabungan Polresta Jayapura Kota. Selain Buchtar, ada juga nama Bazoka Logo selaku pimpinan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan lima nama lainnya yaitu Jekson Wakerkwa, Yohanis Wandikbo, Gilbert Kogoya, Lawe Wandikbo dan Kibo Telenggen.

Temui Komnas HAM, Kapolda Ceritakan Kasus Yahukimo

Sementara dari Komnas HAM sendiri menghadirkan Komisioner Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, Beka Ulung Hapsara, Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua Frits Ramandey dan Koordinator Bidang Mediasi Komnas HAM Asri Wahono.

Negara Mau Berdialog dengan OPM yang Mana ?

“Hanya melalui dialoglah kekerasan bisa diakhiri di tanah ini, namun membutuhkan kesepakatan antara kedua bela pihak yang bermasalah,” kata Theo kepada Cenderawasih Pos, Senin (21/3).

Giliran Baya Biru Jadi Sasaran Serangan KKB

Tak hanya melakukan penembakan, kelompok ini juga disebut melakukan pembakaran dan penyerangan terhadap warga.   Tercatat ada 11 rumah yang dibakar termasuk bangunan perumahan Puskesmas  dan perumahan guru. Kelompok yang berulah ini menurut laporan Polda Papua dipimpin oleh Undius Kogoya.

Kedatangan Dewan HAM PBB tak Ada Hubungannya Dengan Politik Papua Merdeka

Tokoh TPN OPM Jayawijaya Linus Hiluka yang juga mantan tahanan Politik di Jayawijaya meminta warga tidak tertipu dengan isu kedatangan Dewan HAM PBB yang bisa dimanfaatkan oleh elit politik yang dapat menyebabkan masyarakat Papua saling bentrok, sebab isu ini bisa disusupi untuk kepentingan tertentu mendapatkan posisi dan Pemekaran, sehingga diminta seluruh Organisasi Politik jangan membuat aksi apapun.

Pekerjaan Tower BTS di Wilayah Rawan KKB Dihentikan

Permintaan Kapolda Mathius Fakhiri ini pasca pembantaian yang menewaskan delapan karyawan PT Palapa Timur Telematika (PTT) di Kampung Jenggereng, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak saat melaksanakan perbaikan Tower BTS 3 Telkomsel pada Rabu (2/3) lalu.

Mereka yang Bekerja Untuk Fasilitas Publik di Papua Harus Dilindungi

“Jika OPM menuding Bebi adalah kaki tangannya TNI-Polri, maka OPM harus membuktikan dengan fakta yang kuat. Misalkan dengan foto mungkin saat Bebi menerima uang atau lainnya dari aparat, atau mungkin menerima komunikasi dengan aparat,” jelas Theo.

OPM Harus Buktikan Dengan Fakta yang Kuat

Komnas HAM Papua beranggapan bahwa tudingan tersebut bisa saja menjadi pembenaran atas tindakan yang dilakukan kelompok ini (OPM-red). Namun dari aspek kemanusiaan, tindakan itu tidak dibenarkan apapun alasannya.

TPNPB Sebut Bebi Kepanjangan Tangan Aparat Keamanan

Keduanya menyatakan bertanggungjawab atas pembantaian tersebut termasuk terhadap Bebi Tabuni salah satu  putera asli Puncak yang ikut tewas. Bebi disebut sebagai kepanjangan tangan aparat keamanan di Ilaga sehingga pantas untuk dihabisi.

Bupati Puncak Serahkan Santunan untuk Korban Pembantaian KKB

Penyerahan santunan dilakukan di Bandara Moses Kilangin, Timika Kabupaten Mimika yang diserahkan kepada keluarga korban sesaat sebelum pelepasan jenazah korban yang akan dimakamkan di kampung halaman masing-masing.

Delapan Jenazah Diterbangkan ke Kampung Halaman

Bebi Tabuni merupakan karyawan Palapa Timur Telematika (PTT) yang tewas bersama 7 karyawan lainnya akibat dibantai KKB di Kampung Jenggereng, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak saat sedang melaksanakan perbaikan Tower Base Transceiver Station (BTS) 3 Telkomsel, Rabu (2/3) lalu.

Lekagak dan Aibon Dibalik 11 Peristiwa yang Terjadi di Beoga

Sepanjang tahun 2021 hingga 2022, beberapa kejadian kekerasaan yang dilakukan KKB di Distrik Beoga. Polsek Beoga mencatat ada sebanyak 11 kejadian di wilayah hukum Polsek Beoga.

Delapan Jenazah Berhasil Dievakuasi Gunakan Empat Helikopter

Lagi – lagi cuaca yang tak menentu menjadi kendala untuk pesawat tiba di lokasi kejadian. Apalagi jika melihat dari foto yang dishare aparat keamanan, lokasi camp pekerja yang dibantai ini berada di ketinggian. Lokasinya dikelilingi  jurang dan tebing terjal sehingga butuh perhitungan yang matang untuk mendarat.

Frits:  Aibon Kogeya Dibalik Peristiwa Beoga

dunia dengan cara yang sangat sadis, tindakan ini sangat bertentangan dengan prinsip Kemanusiaan. Ini harus ditentang oleh semua pihak, Komnas HAM menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya 8 orang tersebut,” ungkapnya.

Theo: Tragedi Beoga Adalah Kejahatan Kemanusiaan

“Tregedi Beoga adalah kejahatan kemanusiaan, sebab setiap nyawa orang tidak bisa dicabut oleh siapapun. Mereka punya hak hidup, hak kebebasan, hak untuk bekerja dan punya hak mau tinggal dimana saja. Tidak bisa hak mereka dicabut oleh siapapun kecuali Tuhan,” tegas Theo saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Jumat (4/3).

Delapan Jenasah Belum Terevakuasi

“Ia sampai saat ini korban belum berhasil dievakuasi,” jelas Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal melalui ponselnya, Jumat (4/1). Sebelumnya disebutkan bahwa untuk sampai ke lokasi perlu menggunakan pesawat seperti heli namun ini juga tergantung pada cuaca. Pernah dicoba namun gagal karena cuaca tidak mendukung.

Beoga Berdarah, 8 Warga Sipil Tewas Ditembak

Sebanyak delapan warga sipil termasuk karyawan Palaparing Timur Telematika (PTT) dilaporkan tewas tertembak. Para korban diduga ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua pada Selasa (1/3).    

TNI Lakukan Investigasi Dua Kasus di Sinak, Puncak

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga menuturkan, kegiatan Tim Investigasi dipimpin oleh Kasi-1/Intel Kasrem 173/PVB Letkol Kav Ali Syahputra Siregar yang sebelumnya pada Sabtu (26/2) telah menuju Distrik Sinak, Kabupaten Puncak

Dua Korban Penembakan Dioperasi di RSUD Mimika

"Tadi pagi saya dilaporkan mengenai dua korban luka tembak yang dirujuk dari Ilaga. Saat ini kedua korban segera dilakukan tindakan operasi. Keduanya sudah didorong ke kamar operasi untuk tindakan operasi,” ungkap dr. Antonius Pasulu seperti dikutip Cenderawasih Pos dari kantor berita Antara, Senin (21/2).

Satu Komandan Batalyon TPNPB Tewas Tertembak

Komandan tersebut bernama Kasar Kulua  dan ia tewas saat terjadi kontak tembak di Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak.  Jenazah Kasar sendiri langsung dimakamkan oleh rekan-rekannya.

Empat Unit Rumah Milik Warga di Distrik Ilaga Terbakar

Serangan yang diduga didalangi oleh Lucky Murib dan Kalenak Murib itu berlanjut. Pada pukul 10.35 WIT, terdengar letusan tembakan sebanyak 15 kali. Posisinya, kata Aqsha, 150 meter dari Pasar Tradisional Ilaga. Sekitar satu jam berlalu, petugas di Pos Koramil Gome melihat pergerakan mencurigakan dua orang KST.

Ilaga Menyala Lagi

Konflik bersenjata di Ilaga Kabupaten Puncak nampaknya masih berlanjut. Tercatat pada Sabtu (19/2) tak jauh dari Tugu Kampung Kago Distrik Ilaga Kabupaten Puncak telah terjadi penembakan yang diduga dilakukan oleh Kelompok TPN OPM atau Kriminal Bersenjata (KKB) jika disebut oleh Polisi.

Gunakan Hati, Sudahi Pendekatan Militeristik

Pergantian pimpinan, baru saja terjadi di lingkungan Kodam XVII/Cenderawasih. Pangdam XVII/Cenderawasih yang sebelumnya dijabat Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A kini digantikan pejabat baru, Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa SE, MM. Proses serah terima jabatan tersebut dilakukan di Makodam pada Senin (7/2).

ET pentolan KST Intan Jaya Dibekuk di Timika

Tim Gabungan Polres Mimika bersama Satgas Gakum Operasi Damai Cartenz telah membekuk ET alias Enos, buronan dari kelompok separatis teroris (KST) yang selama ini terlibat serangkaian kekerasan di Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Panglima: Kami Sudah Punya Beberapa Nama Pelaku Penembakan

Empat anggota ini ditembak di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Kamis (27/1) pagi. Tiga anggota gugur Serda Rizal, Pratu Rahman, Pratu Braza meninggal dunia, sementara 1 anggota yang kritis adalah Pratu Saeful.

Gome Siaga Satu

Namun  pihak TNI nampaknya masih merasa belum perlu melakukan penambahan pasukan sehingga saat ini personel yang ada itulah yang disiagakan. Proses evakuasi terhadap tiga jenazah prajurit juga sudah dilakukan dan ketiganya telah diterbangkan ke kampung halaman masing-masing.

“Kita Patah Hati”

Isak tangis keluarga Pratu Rahman Tomilawa di Kampung Tulehu, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah pecah ketika mengetahui Pratu Rahman gugur dalam tugas di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Kamis (27/1).

Diserang KSTP, Tiga Prajurit TNI Gugur

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Aqsha Erlangga, S.H., M.H. dalam keterangannya menyampaikan bahwa akibat kebrutalan penyerangan dari KSTP terhadap prajurit TNI pada Kamis pagi (27/1) di Kampung Tigilobak, Distrik Gome, Kabupaten  Puncak mengakibatkan prajurit TNI Pos Koramil Gome, Satgas Kodim YR 408/Sbh meninggal dunia.

Numbuk Kembali Menanduk, 2 Prajurit TNI Gugur

Akibat penembakan ini dua prajurit TNI Serda Rizal dan Pratu Baraza gugur. “Numbuk Telenggen telah menghubungi manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM pada pukul 05:00 pagi waktu Papua, dan dalam laporannya Numbuk melaporkan bahwa di tanah merah Distrik Gome telah terjadi kontak senjata dan dua anggota TNI tertembak dan tewas,” ujar juru bicara TPNPB, Sebby Sembom, Kamis (27/1).

Ketua ULMWP Siap Menjadi Jaminan 9 Tahanan Polda

Ketua ULMWP, Buchtar Tabuni  ketika  mendatangi Polda Papua untuk melihat 9 tahanan Polda Papua pada Selasa (25/1). Sembilan tahanan tersebut terlibat aksi pengibaran Bintang Kejora pada 1 Desember lalu. Disini Buchtar mengaku siap menjadi jaminan terhadap 9 tahanan tersebut. (FOTO: Gamel Cepos)

Disinyalir Dilakukan Oleh Kelompok DPO

Pasca penyerangan yang dilakukan terhadap rombongan TNI yang mengerjakan pembangunan jembatan, hingga Jumat (21/1)  pihak TNI masih berduka. Bagaimana tidak, salah satu korban yang gugur adalah putera asli Raja Ampat yang menjadi kebanggaan keluarga.

Bangun Jembatan, Anggota TNI Diserang TPNPB-OPM

Dalam penyerangan tersebut, satu anggota Yon Zipur 20/PPA atas nama Serda Miskel, gugur. Selain itu, empat prajurit lainnya mengalami luka tembak.

Kelompok Taplo Disinyalir Miliki Belasan Senpi

Pasca penyerangan  Pos Belukar yang mengakibatkan tertembaknya salah satu anggota Satgas Nemangkawi, Bharatu Bachtiar, Senin (17/1), kondisi Kabupaten Pegunungan Bintang terbilang aman dan kondusif.

 Jeda Kemanusiaan, Ruang Publik Jangan Dijadikan Tempat Kontak Senjata!

“Kita ingin jeda kemanusiaan, TNI-Polri dan TPNPB harus keluar dari ruang ruang sipil yang ada masyarakat sipilnya. Selama ini, ruang ruang masyarakat sipil kerap dijadikan ruang  perang bagi kedua belah pihak yang mengangkat senjata. Akibatnya, banyak masyarakat sipil yang menjadi korban hingga banyaknya pegungsi akibat kontak senjata yang dilakukan TNI-Polri dan TPNPB,” terang Anum kepada Cenderawasih Pos, Kamis (6/1).

23 Kelompok Sipil Bersenjata di Papua

"Kami coba lakukan pemetaan sebenarnya ada berapa markas kelompok sipil bersenjata dan setelah kami petakan itu ada 23 markas kelompok sipil bersenjata. Dari 23 kelompok sipil bersenjata itu ada empat panglima yang diakui masing-masing kelompok sipil bersenjata,” ungkap Frits Ramandey saat menjadi narasumber pada kegiatan Ngopi Bareng Redaksi di lantai II Gedung Graha Pena Papua, Kamis (6/1).

Sulit Untuk TPN-OPM Memenangkan Peperangan

Tandatangan perang dan statemen yang disampaikan Undius Kogeya, salah satu pimpinan kelompok TPN-PB Kodam VIII Intan Jaya bahwa ia telah mengibarkan 3 bintang  kejora di 3 titik sekaligus menjadi pernyataan melanjutkan perang melawan TNI-Polri di awal tahun 2022 ini, ditanggapi oleh salah satu akademisi Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Marinus Yaung.

Daerah Pegunungan Masih Berpeluang Muncul Gerakkan  Unstabilitas

Kelompok – kelompok yang berseberangan diyakini masih akan melakukan gerakan – gerakan yang menimbulkan keresahan, kekacauan bahkan unstabilitas keamanan daerah. Itu bisa dilihat dari komitmen awal tahun dari salah satu kelompok Undius Kogeya yang terang – terangan menyatakan siap melanjutkan peperangan melawan TNI Polri. Itu ditandai dengan mengibarkan tiga bendera Bintang Kejora di Intan Jaya pada akhir pergantian tahun lalu.

Kibarkan Bintang Kejora dan Nyatakan Perang Berlanjut

Komandan Operasi TPNPB Kodap VIII Intan Jaya, Undius Kogeya dan pasukannya mengklaim telah mengibarkan bendera bintang kejora di tiga titik di Kabupaten Intan Jaya pada 1 Januari 2022 kemarin.

Dialog Kemanusiaan Solusi Memutus Mata Rantai Kekerasan di Papua

Sepanjang tahun 2021, dua orang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang paling berpengaruh di Kabupaten Yahukimo tewas usai dilakukan penindakan oleh tim gabungan setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Sebulan Dirawat, Komandan KKB Temianus Meninggal

Komandan Operasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Wilayah Yahukimo, Temianus Magayang meninggal dunia setelah hampir sebulan mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Bhayangkara.

Tahun 2021, 34 Orang Tewas Akibat Aksi KKB

JAYAPURA-Sepanjang tahun 2021, terjadi 92 kasus kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Provinsi Papua. Jumlah ini meningkat drastis bila dibandingkan dengan tahun 2020 yang hanya 49 kasus.

21 Mantan Anggota KKB Kembali ke NKRI

Sebanyak 21 orang warga Kabupaten Kepulauan Yapen yang sebelumnya bergabung dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kampung Ambaidiru, Distrik Kosiwo menyerahkan diri atau kembali ke kampung mereka masing-masing.

Kaki Temianus Diamputasi, Kasusnya Masuk Tahap I

Terbaring di Rumah Sakit Bhayangkara, kasus Temianus Magayang sudah masuk tahap 1. Komandan Operasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Wilayah Yahukimo, Temianus Magayang ini ditangkap gabungan Satgas Nemangkawi dan Polres Yahukimo di seputaran PT Indopapua, Jalan Gunung, Distrik Dekai , Kabupaten Yahukimo, Sabtu (27/11).

Polisi Buru Komandan KKB Yapen

Polisi buru Komandan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Yapen, mereka diantaranya adalah HM, PM dan YR. Ketiganya diburu pasca penangkapan AR di atas Gunung Impura, Kampung Ambaidiru, Distrik Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Pegunungan Bintang Siaga, Polisi Tingkatkan Patroli

Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP. Cahyo Sukarnito menyampaikan, Pegunungan Bintang siaga. Semua unsur terkait termasuk TNI dan satuan tugas yang ada di Pegunungan Bintang, siaga.

Masuk KKB Dijanjikan Jadi Aparat Papua Merdeka

Pasca ditetapkan sebagai tersangka, Polres Kepulauan Yapen mendalami peran AR (27) terkait dugaan keterlibatannya sebagai anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Hugo Manitori wilayah Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Tiga Kali Gagalkan Percobaan Serangan Bersenjata

Satgas Koramil Suru suru berhasil menggagalkan percobaan serangan yang ke-3 kalinya oleh kelompok bersenjata di Distrik Suru-Suru Kabupaten  Yahukimo.

Latest news

- Advertisement -spot_img