‘’Berdasarkan laporan dari pihak SMK Santo Antonius, kerugian material akibat kebakaran itu diperkirakan Rp 1 miliar,’’kata Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Haris Baltasar Nasution, STK, SIK ditemui media ini, Senin (15/5).
Hanya untuk hasilnya dikatakan masih menunggu kurang lebih sepekan. Polisi juga meminta tak ada opini liar yang ditumbuhkan dari kejadian ini sebab tak satupun yang menginginkan terjadi musibah.
 ‘’Diperkirakan dari korsleting listrik. Karena tadi asap tebal pertama dilihat anak-anak dari atap gedung bangunan,’’ kata seorang guru SMK Santo Antonius yang berada di Jalan Misi, Kelurahan Mandala Merauke itu. Â
‘’Penyebab kebakaran belum diketahui. Masih dalam penyelidikan,’’ tandas Kapolres. Namun kerugian material atas kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 500 juta. ‘’Kerugian diperkirakan 500 juta rupiah,’’tandas Kapolres. Dari hasil pendataan yang dilakukan, sedikitnya 15 kios dan 2 lapak tempat mama-mama Papua berjualan ludes terkabar.
‘’Kebetulan saya sedang piket di Asrama dan diinformasikan bahwa terjadi ada kebakaran di Semangga. Kebetulan pemilik rumah saya kenal karena tetangga, sehingga saya langsung datang dan membantu memadamkan api bersama masyarakat,’’ kata Martinus.
Kapolres menjelaskankan, pihaknya meneirma laporan adanya kebakaran ini sekitar pukul 03.00 WIT lewat anggota yang piket pada malam itu. ‘’Setelah anggota piket menerima laporan, selanjutnya anggota langsung menuju TKP untuk membantu memadamkan dan mengamankan tempat kejadian perkara,’’ tandas Kapolres.
Kabid Damkar Kota Jayapura, Feronita S Kirana menyampaikan bahwa jelang perayaan lebaran diyakini banyak orang memilih untuk mudik atau sekedar bertandang ke rumah keluarga maupun kerabat. Saat itu dikatakan akan ada banyak rumah yang mungkin ditinggalkan dalam keadaan kosong maupun dijaga, namun hanya satu atau dua orang.
JAYAPURA-Satu unit rumah di kompleks SMAN 4 Jayapura di Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Sabtu. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Namun menurut keterangan dari keluarga korban, api diduga dari ledakan korek api.
Bangunan dengan atap berbentuk kerucut ini ludes dari bawah hingga ujung atapnya. Untungnya dari kebakaran di lokasi yang biasa ditempati anak jantung kota tersebut tidak ada korban jiwa.
Kapolres Yahukimo AKBP Arief Kristanto, menjelaskan bahwa sebelum kejadian sekitar pukul 21.30 WIT aparat Gabungan TNI-Polri melakukan Patroli di Kota Dekai dan setelahnya kembali ke Mako Polres Yahukimo untuk Konsolidasi.
Warga pun dengan cepat memadamkan api dengan alat seadanya, sembari menunggu mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan api. Tak ada korban jiwa dari kejadian tersebut.
Kebakaran yang terjadi di Jl Perikanan Hamadi Distrik Jayapura Selatan diyakini masih ada kaitannnya akibat gempa pada Kamis (9/2) sore kemarin. Gempa dengan magnitude 5,4 SR membuat guncangan yang cukup kencang dan disinilah diduga ada sebuah kompor yang dalam posisi menyala kemuudian terjatuh.
Pasca kebakaran di Tempat Hiburan Malam (THM) Bolevard I di Entrop Distrik Jayapura Selatan, polisi masih mendalami penyebab kebakaran. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah karena konsleting listrik atau arus pendek.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Kota Jayapura, Veronita M. Kirana mengatakan, setelah ada informasi adanya kejadian kebakaran di Boulevard Bar I, Entrop, petugas Damkar langsung di turunkan untuk membantu memadamkan api dengan menggunakan 3 unit mobil
Kabid Damkar Kota Jayapura, Margaretha V S Kirana mengatakan dirinya menerima informasi kebakaran via telepon dari salah satu anggota RAPI sekira pukul 04.57 WIT. Saat itu juga ia langsung berkoordinasi dengan tim Damkar.
Rumah dinas Kapolda Papua yang berada di Jalan Trikora Nomor 48 RT 01/RW 02 Kelurahan Trikora Distrik Jayapura Utara, Selasa (17/1) terbakar. (Humas for Cepos)
Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus Maclarimboen mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan dan telah memeriksa sekitar 13 saksi . Di samping itu pihaknya juga masih menunggu hasil uji laboratorium forensik terkait pengambilan sampel abu di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Satpol -PP dan PBD Provinsi Papua, Welliam R Manderi menyebut pihaknya sudah menyampaikannya kepada pemerintah dalam hal ini sekda dan gubernur untuk melakukan pengadaan mobil pemadam kebakaran.
Kepala BPBD Kabupaten Jayapura, Jan Wilem Rumere mengatakan, sebanyak 5 kepala keluarga yang terkena dampak dari peristiwa kebakaran Pasar Pharaa Sentani, Jumat (6/1) lalu, saat ini sudah dipindahkan ke tempat tinggal sementara.
Mama Ipang, salah satu warga yang ada dilokasi kejadian mengungkapkan api tiba-tiba muncul dan membesar dari salah satu rumah kost yang ada dibagian ujung timur dari deretan kost tersebut.
Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura mulai membangun kios atau lapak jualan darurat bagi ratusan pedagang, yang menjadi korban yang terkena dampak dalam peristiwa kebakaran di Pasar Pharaa, Sentani, Jumat (6/1).
Pasar youtefa yang terbakar, Sabtu (7/1) pekan kemarin memang bukan tempat tinggal. Namun, tempat usaha bagi para pedagang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lantas saat semua ludes terbakar, hal urgen apa yang harus dilakukan, agar para pedagang ini bisa tetap bertahan memenuhi kebutuhan hidupnya?
Di saat masyarakat merasa cemas dengan penangkapan Gubernur Papua Lukas Enembe, kabar kebakaran di Dok IX menambah kepanikan warga sekitar. Berbagai isu berkembang liar, tentang penyebab kebakaran, namun beruntung kebakaran yang menimpa bekas warung kopi itu dapat dengan cepat diatasi dan tak menjalar ke tempat lain.
Semangat pada pedagang di Pasar Yotefa untuk berdagang memang tak bisa diragukan. Meski api baru saja membakar 173 kios dan lapak dagangan di Pasar Youtefa pada Sabtu (7/1) namun sesaat kemudian sudah ada beberapa pedagang yang langsung mendirikan lapak baru.
Di tengah kepungan asap para pedagang ini mulai memaku dan memasang tiang – tiang baru untuk kembali berjua
Bulan Januari yang biasanya erat dengan meningkatkan curah hujan hingga menyebabkan banjir, tapi kali ini seolah hujan enggan turun. Justru, musibah kebakaran mengagetkan penghuni pasar Youtefa Abepura, Sabtu (7/1) pagi pekan kemarin.
Kejadian musibah kebakaran yang sering terjadi di Kota Jayapura beberapa hari ini, menjadi perhatian Pj Wali Kota Jayapura Frans Pekey. Frans Pekey mengakui, musibah kebakaran yang terjadi beberapa hari, tentu sangat merugikan secara materiil walaupun tidak ada korban jiwa. Namun jika hal ini terus terjadi tentu sangat disayangkan.
Merespon bencana kebakaran di Pasar Youtefa, Kota Jayapura Papua, Sabtu (7/1) pagi pekan kemarin, BBPPKS di Jayapura langsung melakukan tanggap darurat bencana.
Awal tahun 2023 sebanyak 3 lokasi yang menjadi bencana kebakaran hebat di Kota Jayapura. Sebagian besar bencana kebakaran ini diduga karena adanya korsleting (Hubungan arus pendek) listrik.
Sebanyak 540 kios atau lapak jualan milik pedagang di Pasar Phara Sentani dan 15 ruko dikawasan luar pasar ludes terbakar api. Kejadian itu terjadi, Jumat (6/1), sekira pukul 15.40.WIT.
Kabid Damkar Kota Jayapura, Margaretha V S Kirana, mengatakan fenomena peristiwa alam gempa bumi yang beberapa hari ini dirasakan oleh masyarakat di Kota Jayapura, kabupaten Jayapura
Belum tuntas penyidikan kasus kebakaran lapak para pedagang di Koya Barat, kini api berpindah tempat dan melahap 6 unit rumah di Jalan Bandeng RT 001 / RW 002 Tanah Hitam Kelurahan Asano Distrik Abepura, Selasa (3/1) kemarin. Kejadian ini terjadi sore sekitar pukul 16.30 WIT.Â
Kasus kebakaran yang terjadi di Koya Barat masih dalam penyelidikan terkait apa penyebab api. Meski telah diketahui titik awal api dimana berasal dari kios fashion namun apakah dari kompor atau arus pendek atau penyebab lain ini yang belum terungkap. Selain itu ada juga laporan jika pasca kejadian ada sebuah brankas yang hilang.