Salah satu pedagang komoditas pertanian sekaligus pemilik kios sembako, Sumarni, mengatakan kenaikan harga mulai terjadi sejak 19 Februari 2026. Ia menyebutkan, harga cabai rawit dari 70 ribu/kg naik menjadi Rp 120 ribu-
Melihat kondisi itu, Yunus Wonda, Bupati Jayapura, menegaskan komitmennya untuk menata kembali wajah pasar di Kabupaten Jayapura. Baginya, pasar bukan sekadar tempat transaksi, tetapi pusat perputaran ekonomi rakyat. Ia
Wali Kota Abisai Rollo menegaskan bahwa sidak tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, sekaligus mencegah adanya lonjakan harga yang tidak wajar menjelang Ramadan.
Ketua Panitia HUT ke-116 Kota Jayapura, Septianus Ireeuw, menjelaskan bahwa pasar terapung tersebut rencananya akan dilaksanakan di perairan Dok II, tepatnya di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali menjelaskan, berdasarkan hasil kesepakatan bersama, pengecekan difokuskan pada dua titik utama, yakni retail modern Toko Saga Kemiri d
Sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi pasar liar di antaranya kawasan Expo Waena, Perumnas III Waena, hingga sepanjang Jalan SPG kompleks Perumahan Bucend III.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Perindustrian
Reza, salah satu pedagang komoditas pertanian dan bumbu dapur di Pasar Otonom Kotaraja, mengatakan harga kebutuhan pokok saat ini cenderung naik-turun. Beberapa komoditas mengalami kenaikan, sementara lainnya justru turu
Menurut, Pengamat Ekonomi sekaligus Dosen Tetap Pasca Sarjana Prodi Magister Manajemen STIE Port Numbay Jayapura John Agustinus mengungkapkan, meroketnya harga emas berkaitan erat dengan memudarnya kepercayaan masyarakat
Raihan, salah satu pedagang ikan mujair di jalan masuk Pasar Otonom Kotaraja mengatakan, harga ikan mujair relatif tidak pernah mengalami lonjakan signifikan. Berbeda dengan ikan laut dan ayam potong lokal yang harganya