Pemerintah Galakkan Pasar Murah, Bulog Jaga Ketersediaan Beras

Salah Satu Cara “Hadang” Kenaikan Harga Beras

JAYAPURA – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri Agus Yudianto, menyebut naiknya harga beras di Papua dipengaruhi naiknya harga barang dari daerah pemasok. Hal tersebut kata Jeri dikarenakan beras di Papua mengandalkan pasokan dari daerah lain.

“Terkait dengan kenaikan harga beras upaya Pemda menggalakan gerakan pangan murah, pasar murah dan operasi pasar bersama kabupaten/kota, BUMN pangan dan stakeholder terkait,” ucap Jeri, saat dikonfimasi Cenderawasih Pos, Senin (4/3).

Bahkan lanjut Jeri, ada kabupaten/jayapura di Papua yang sangat konsen menyelenggarakan pasar murah secara periodik dan terjadwal dalam rangka membantu masyarakat mendapatkan harga yang baik.

Baca Juga :  Telkomsel Hadirkan Akses Jaringan Broadband 5G Komersil Pertama di Papua

“Juga tak kalah pentingnya mendorong penggunaan pangan lokal seperti sagu, umbi umbian yang cukup banyak di Papua sebagai sumber pangan selain beras,” ujarnya.

Jeri berharap masyarakat  bijak dalam berbelanja, tidak panic buying dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Sehingga harga bahan pokok dapat terkendali.

Salah Satu Cara “Hadang” Kenaikan Harga Beras

JAYAPURA – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri Agus Yudianto, menyebut naiknya harga beras di Papua dipengaruhi naiknya harga barang dari daerah pemasok. Hal tersebut kata Jeri dikarenakan beras di Papua mengandalkan pasokan dari daerah lain.

“Terkait dengan kenaikan harga beras upaya Pemda menggalakan gerakan pangan murah, pasar murah dan operasi pasar bersama kabupaten/kota, BUMN pangan dan stakeholder terkait,” ucap Jeri, saat dikonfimasi Cenderawasih Pos, Senin (4/3).

Bahkan lanjut Jeri, ada kabupaten/jayapura di Papua yang sangat konsen menyelenggarakan pasar murah secara periodik dan terjadwal dalam rangka membantu masyarakat mendapatkan harga yang baik.

Baca Juga :  KPK Umumkan Bupati Mamteng dan Tiga Swasta Tersangka Suap

“Juga tak kalah pentingnya mendorong penggunaan pangan lokal seperti sagu, umbi umbian yang cukup banyak di Papua sebagai sumber pangan selain beras,” ujarnya.

Jeri berharap masyarakat  bijak dalam berbelanja, tidak panic buying dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Sehingga harga bahan pokok dapat terkendali.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya