Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah Papua dan Papua Barat telah menyerap beras dari petani di Merauke, Papua Selatan, hingga April 2026 mencapai 1.678 ton atau sekitar 6 persen dari target tahunan sebesar 27.000 ton. Kepala Perum B
Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah Papua dan Papua Barat terus memastikan stok pangan nasional tetap aman dan tidak terganggu distribusi di daerah, meski saat ini kondisi geopolitik global sedang mengalami gejo
Dedy menjelaskan bahwa Kabupaten Mimika merupakan daerah defisit beras karena belum mampu memproduksi kebutuhan pokok tersebut secara mandiri.Alhasil, ketahanan pangan Mimika sangat bergantung pada pasokan dari luar pula
Dijelaskan Dedy bahwa untuk periode Maret 2026, Bulog telah mulai menyalurkan jatah rutin bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan anggaran serta personel TNI dan Polri. Selain itu, program Stabilisasi Pasokan dan Harga
Dirkrimsus Polda Papua selaku Kasatgas Pangan Daerah Papua, Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Perum Bulog terkait ketersediaan stok beras SPHP tersebut.
Menurutnya, pengembangan tersebut diharapkan menjadikan Kota Jayapura sebagai salah satu wilayah andalan dalam program cetak sawah di Papua. Selain 100 hektare yang telah disiapkan di Kota Jayapura, Pemprov Papua tahun i
Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat, Ahmad Mustari mengatakan stok beras yang dikelola Bulog saat ini mencukupi dan siap disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat.
 Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Papua AKBP I Komang Yuwandi Sastra mengatakan, berdasarkan data Perum Bulog, ketersediaan beras di Papua mencukupi kebutuhan masyarakat untuk dua bulan ke depan.
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengungkapkan, 27,7 ton beras tersebut disalurkan untuk Distrik Waan dengan 6 kampung sebanyak 12.337 kg, Distrik Kontuar dengan 5 kampung sebanyak 7 7.031,5 kg, dan Distrik Merauke de
Pimpinan Cabang Perum Bulog Merauke Karennu ditemui media ini mengungkapkan, di tahun 2025 lalu, pihaknya telah diberikan target pengadaan sebanyak 15.500 ton. Namun sampai akhir tahun 2025, Perum Bulog Merauke telah ber