Penyaluran beras SPHP sampai 15 Juli 2024, dari target sebesar 20.000 ton telah terealisasi sebanyak 10.507 ton. Pimpinan Wilayah Perbulog Papua dan Papua Barat Ahmad Mustari menjelaskan, penyerapan beras tersebut sampi dengan pertengahan bulan Juli sudaH diangka 52,53 persen.
PJ bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan jika bantuan miskin ekstrim ini tidak hanya di serahkan pada lokus di beberapa distrik yang masuk namun juga ada beberapa panti asuhan yang telah terdata dan juga akan menjadi sasaran penyaluran bantuan dari pemerintah daerah.
Lanjutnya, untuk peras premium seperti 99 Rp 18 ribu/kg, sementara untuk beras karung kuning Rp 15 ribu/kg. "Harga saat ini masih stabil, tapi ada kemungkinan dalam waktu dekat ini ada kenaikan harga beras, baik itu beras premium maupun medium, " katanya lagi.
Melalui Perbadan Nomor 5 tahun 2024 tentang Perubahan atas Perbadan Nomor 7 tahun 2023 tentang HET Beras, har- ga beras medium, dan beras premium diatur berdasarkan wilayah.
Manager Operasional dan Pelayanan Publik (OPP) Bulog Papua dan Papua Barat, Guido XL Pereira menjelaskan, terkait dengan kekosongan beras SPHP di beberapa ritel modern maupun pasar tradisional, hal tersebut bukan dikarenakan stok beras digudang Bulog kosong.
Pada pembagian Bansos beras BCP ini dihadiri Pj Kepala Kampung Jaifuri, Milka Lince, Sekretaris Kampung Jaifuri, Hari Sugiharto serta aparatur Kampung Jaifuri dan 860 Warga Kampung Jaifuri penerima manfaat.
Kepala Perum Bulog KCP Timika, Riyadi Muslim mengatakan, stok beras yang tersedia di gudang saat ini sekitar 850 ton. Di Pelabuhan Poumako Timika masih sekitar 1000 ton yang belum dibongkar untuk Public Services Obligation (PSO). Lalu, untuk beras komersil sekitar 52 ton.
Menurut Rollo, saat ini para petani Kota Jayapura hanya bisa memenuhi sembilan persen dari total kebutuhan masyarakat Kota Jayapura sementara sisanya memanfaatkan beras yang didistribusikan dari luar Papua.
Pasalnya, jika selama ini harga beras murah yang disediakan Pemerintah kerja sama dengan Bulog untuk kemasan 5 kg dengan harga Rp 53.000, maka kali ini hanya dijual dengan harga Rp 25.000 atau hanya Rp 5.000 perkilonya.
Menurut Debora, proses tender proyek di lingkungan Pemprov Papua saat ini seluruhnya melalui layanan pengadaan secara elektronik. Dimana tahap pertama, BPBJ Papua sudah mengirim ke seluruh perangkat daerah di provinsi untuk melakukan penginputan rencana umum pengadaan (RUP).
Stok beras Bulog yang tersedia saat ini, rencananya dipakai untuk SPHP terutama untuk mendukung program bantuan pangan dan penyaluran untuk ASN. Sejauh ini untuk memenuhi stok di wilayah Papua pengiriman beras itu fokus didatangkan dari Provinsi Jawa Timur.
Dikatakan, saat ini Bulog sedang mendatangkan sekitar 7.500 ton beras dari Surabaya. Beras yang didatangkan tersebut selain untuk jatah beras ASN dan TNI-Polri juga lewat pasar murah dengan harga Rp 53.000 setiap 5 kg. ‘’Jadi sangat cukup tersedia,’’ terangnya.
arga beras premium di pasaran nampaknya mulai turun.
Pasalnya beras 99 yang sempat naik hingga Rp 20 ribu/kg, kini sudah kembali dijual dengan harga Rp 18 ribu/kg.
‘’Ini harus disikapi. Dinas Ketahanan Pangan harus sudah harus survey ke lapangan, ke penggilingan. Dia harus buat perjanjian dengan penggilingan untuk berasnya tidak boleh keluar dulu. Yang sudah dipanen pertama untuk hadapi lebaran harus terdata dengan baik,’’ katanya.
Seusai rapat Arief membeberkan jika dia dan Bulog diminta hari itu juga mendistribusikan stok beras milik Bulog ke pasar. Yang dilakukan adalah datang ke Pasar Induk Beras Cipinang. “Untuk memastikan bongkar beras dari port (pelabuhan) langsung ke Cipinang dan langsung didistribusikan,” katanya.
Selain itu dengan kembali disajikan pangan lokal, katanya, hal itu dapat membantu para petani yang berkebun dan menanam tanaman jenis umbi-umbian. Jenis pangan itu, katanya, sebelumnya memang dijadikan masyarakat setempat sebagai pengganti beras.
Kepala Kantor Wilayah Perum Bulog Papua dan Papua Barat, Ahmad Mustari menjelaskan, kerjasama yang dilakukan Bulog, dalam hal menyediakan beras SPHP untuk dijual diritel modern, diantaranya dengan PT. Saga dan PT. Ramayana.
Manager Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Kanwil Papua, Guido XL Pereira mengatakan, sampai 14 Maret stok beras medium tersedia di gudang sebanyak 22.000 ton.
Penjabat (Pj) Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan , kemiskinan ekrem adalah kondisi ketidakmampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, seperti makanan, air bersih, sanitasi layak, kesehatan, tempat tinggal, pendidikan dan akses informasih terhadap pendapatan dan layanan sosial di jayawijaya.
Diungkapkan Harris, menambah kuota beras SPHP dari Bulog, yang mana standar dan kualitas beras SPHP juga bagus, dengan sendirinya mengajak masyarakat untuk dapat mengkonsumsi beras SPHP.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke Martha Bayu Wijaya menjelaskan bahwa ada 12 jenis pangan yang dijual di tempat tersebut. Namun yang paling diminati warga adalah beras, telur, minyak goreng dan produk lainnya seperti ikan dan sejumlah bahan pangan lainnya.
Harga beras secara nasional terus melonjak dalam satu bulan terakhir karena diduga ternadk kelangkaan di daerah yang menjadi swasembada beras. Dampak dari naiknya harga beras ini turut dirasakan pedagang beras di Mimika, Papua Tengah.
“Dari laporan para distributor, dipastikan stok bahan pokok di Papua aman. Meski tidak menutup kemungkinan akibat tingginya permintaan barang berpotensi menyebabkan kenaikan harga dari produsen maupun pemasok,” ucap Susi kepada wartawan.
Kepala Disperindagkop UKM Kota Jayapura Robert Awi, di Jayapura, Selasa, mengatakan para distributor juga telah menjadwalkan pengiriman bahan pangan ke daerah ini sebanyak dua kali dalam sebulan.
Dia mengatakan kenaikan harga beras yang terjadi secara nasional pada minggu ketiga dan ke-4 Februari itu memicu inflasi tinggi di sejumlah daerah termasuk di Kota Jayapura. Kendati demikian besaran inflasi di Kota Jayapura masih tergolong terendah dibanding dengan beberapa daerah lainnya di Indonesia.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri Agus Yudianto, menyebut naiknya harga beras di Papua dipengaruhi naiknya harga barang dari daerah pemasok. Hal tersebut kata Jeri dikarenakan beras di Papua mengandalkan pasokan dari daerah lain.
Dalam rangka meningkatkan ketahanan stok di gudang, Perum Bulog Merauke akan mendatangkan kembaoi 7.500 ton beras dari luar ke Merauke. Kepala Bulog Merauke Firman Mando menjelaskan bahwa 7.500 beras yang didatangkan bulan tersebut berasal dari Makassar dan Surabaya.
Penjabat Bupati Jayawijaya,Dr.Sumule Tumbo,SE.,MM mengatakan untuk kabupaten Jayawijaya sebanyak 38.825 Keluarga Penerima Bantuan (KPM) untuk komoditas beras,dimana setiap keluarga mendapatkan 10 Kg beras tahap 1 Tahun 2024.
Pasalnya, produksi beras dalam 2-3 tahun terakhir ini sangat menurun menyebabkan harga beras terus melonjak naik. Saat ini di Merauke harga beras tembus Rp 20.000 perkilonya untuk beras premium jenis Thailand. Sedangkan harga terendah Rp 16.500 perkilonya.
Meski ada kenaikan harga beras untuk Papua, tetapi tidak begitu berdampak besar pada inflasi. Hal ini diungkapkan Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana Carolin bahwa upaya mengontrol inflasi di Papua khususnya Kota Jayapura sudah baik.
Pertemuan tersebut dilakukan di ruang rapat Gubernur Papua Pegunungan yang dipimpin Asisten I Setda Provinsi Papua Pegunungan,Drs. Wasuok Demianus Siep dan diikuti Kepala Bulog Cabang Wamena bersama dengan 28 Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Mantan Rektor Uncen Jayapura tersebut menjelaskan bahwa saat melakukan pertemuan dengan warga Kampung Imbuti tahun 2023, ada beberapa permintaan dari masyarakat diantaranya 1 unit bus untuk melayani anak-anak yang biasa pulang pergi sekolah.
Karena stok yang ada di gudang Bulog tersebut sisa 2.100 ton atau hanya bertahan 3 bulan untuk jatah ASN dan TNI Polri, maka rencana anak masuk lagi beras dari Surabaya sebanyak 1.500 ton. Saat ini, jelas dia, sedang dilakukan pengisian ke kapal.
Seperti yang terpantau oleh media ini di Jalan Sutan Syahril, yang kini menjadi pusat penjaulan beras di Merauke, harga beras tersebut rata-rata antara Rp 14.000-16.000 perkilonya. Meski masih ada harga Rp 13.000 dan Rp 13.500 namun beras yang dijual dengan harga tersebut sudah setengah menir. Artinya, lebih dari 50 persen merupakan beras patahan.
Kepala Disnakerindag Kabupaten Jayawijaya Dr. Lukas W Kosay, SE, MSi memastikan jika untuk kenaikan harga bahan pokok itu tidak semuanya hanya beberapa saja seperti beras, tepung terigu dan telur itupun kenaikannya tak teralalu signifikan dan hanya betoh rada pada kenaikan yang standar contoh seperti beras kalau naiknya itu berkisar dari Rp.18000 sampai Rp 20.000 per Kg barulah mengkhawatirkan.
Wakil Pimpinan Kantor Wilayah Bulog Papua dan Papua Barat Mara Kamin Siregar di Jayapura, Kamis, mengatakan selain dengan stok terkini 29 ribu, ada juga beras yang sedang perjalanan dari Surabaya ke Papua.
“Sejauh ini dari pihak Bulog menyampaikan bahwa Papua aman, tidak ada indikasi apa pun terkait dengan beras plastik,” ucap Susi kepada wartawan dalam keterangan persnya, Selasa (12/12).
Kapolsek Bokondini Iptu Remi Kogoya menyatakan kehadiran aparat TNI-Polri baik dari Polsek (Bhabinkamtibmas) maupun Koramil (Babinsa) adalah memberikan pelayanan pengamanan dalam hal proses pembagian bantuan beras, agar tertib, sehingga tidak terjadi desak - desakan antar warga yang berantusias sebagai penerima bantuan. ujarnya
Kepala Dinas Kominfo Papua, Jeri Agus Yudianto menyampaikan, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan harus dilaksanakan antar stakeholder pengampu urusan ekonomi dan intansi terkait lainnya.
Kepala BPS Provinsi Papua Adriana Helena Carolina, mengatakan, terjadi inflasi tahun ke tahun/year on year (y-on-y) sebesar 1,43 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,88.
Komandan Kodim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Kriswandito, S.Hub. Int., M.H.I. melalui Danramil 1707-05/Merauke Mayor Inf La Haruni mengatakan, pendampingan yang dilakukan dalam penyaluran bantuan beras kepada para KPM tersebut bertujuan untuk mempercepat proses penyalurannya sekaligus meringankan beban kepala kampung setempat.,
Kepala Disnakerindag Jayawijaya Dr. Lukas Kosay SE, MSi menyatakan saat ini memang ada ketidak percayaan masyarakat dalam pendistribusian beras ini langsung, oleh karena itu perlu melakukan tingkat pengawasan mulai dari Provinsi dan kabupaten hingga sampai ke Distrik –distrik ini yang perlu dilakukan.
Sebab, Merauke tidak memiliki sumber air dari gunung karena tidak ada gunung. Air tanah di Merauke sebagian berasa asin. Itu karena Merauke berada di permukaan lain sehingga hanya beberapa tempat khususnya yang ada pasirnya air tanahnya tidak asin.
Penjabat Bupati Mamberamo Tengah, Manogar Sirait, SIP., mengatakan, pembagian beras kepada masyarakat yang dilakukan secara terbuka seperti ini merupakan suatu terebosan baru.
Menurut Esau, pada awal Oktober 2023. Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pemda Yahukimo telah mengirimkan bantuan beras sebanyak 4 ton dan memfasilitasi pengangkutan bantuan dengan dua penerbangan ke Distrik Amuma.
Baru-baru ini Badan Karantina Papua Selatan menerbitkan Sertifikat Kesehatan (KT-12) terhadap media pembawa 25 ton beras yang akan dilalulintaskan ke Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Hal ini berdasarkan data stok beras bulog per 16 Oktober 2023. Dimana data Kanwil Bulog Papua dan Papua Barat yang diperkirakan mampu bertahan hingga 5,1 bulan ke depan.
Tentunya pemerintah tidak mau rugi, memiliki perusahaan yang setiap tahun hanya bisa “menyusu” dari APBD. Sebab target kemandirian menjadi wajib diwujudkan. Dari semua keraguan tersebut akhirnya terjawab oleh penjelaskan para direktur perusahaan.
Nantinya setelah pemerintahan Belanda meninggalkan Irian Barat (Papua) barulah pemerintah Indonesia masuk dan mengambil alih perusahaan tersebut yang kemudian menggantikan nama menjadi Perusahaan Negara Irian Bhakti.
Kepala Bulog Merauke Firman Mando mengaku pihaknya belum bisa melakukan pengadaan beras dari petani di Merauke hasil panen gadu tahun 2023 tersebut karena terkendala di harga. ‘’Kita belum bisa pengadaan karena terkendala di masalah harga,’’ tandas Firman Mando, di Merauke menjawab pertanyaan media ini, Minggu pekan kemarin.
Informasi ketersediaan beras nasional itu disampaikan Jokowi saat panen raya di Desa Ciasem Girang, Kabupaten Subang, kemarin. Pada kesempatan itu, Jokowi berharap panen semester kedua tahun ini dapat menambah pasokan cadangan beras nasional. "Ini kita senang melihat hasilnya, saya kira ini satu hektare bisa sembilan ton," kata Jokowi.
Disampaikan Yohanis, pihaknya telah menugaskan direktur dan jajaran untuk menyiapkan dan mempresentasikan laporan tersebut. Hanya saja, hingga kini pihaknya belum mendapat laporan rencana bisnis dari direktur dan jajaran PT. Irian Bhakti Papua.
Ada dua modus terkait dengan komoditas beras. Salah satunya, upaya repacking atau mengemas ulang beras medium menjadi beras premium. Modus lain adalah mengoplos beras medium dengan premium. ’’Untuk mendapatkan harga premium, padahal kualitasnya medium,’’ jelasnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri Agus Yudianto menyampaikan, saat dilakukan pertemuan antara Pj Gubernur Papua M Ridwan Rumasukun dan Kabulog. Mendorong masyarakat peningkatan potensi komoditi non beras dan itu sudah menjadi konsennya Pemda.
"Menyikapi adanya kenaikan harga beras premium, warga bisa beralih mengkonsumsi pangan lokal yang ada di Kabupaten Jayapura yakni sagu, betatas dan umbi umbian serta lainnya, yang kandungannya lebih bagus dari beras,"ungkapnya kepada wartawan Cenderawasih Pos, di Sentani, Selasa (3/10)kemarin.
Misalkan harga bawang merah sebelumnya Rp 60 ribu/kg kini menjadi Rp 50 ribu/kg. Bawang putih Rp 50 ribu/kg dimana harga sebelumnya Rp 40 ribu/kg, cabe rawit Rp 80 ribu/kg dari sebelumnya Rp 110 ribu/kg dan cabe keriting Rp 70 ribu per kg dari sebelumnya Rp 90 ribu/kg.
Terkait dengan kondisi ini, pemerintah berharap agar masyarakat tidak terlalu panik yang berlebihan karena wilayah Kota Jayapura dan Papua pada umumnya tidak kekurangan bahan makanan. Untuk itu, dia meminta masyarakat di Kota Jayapura supaya kembali untuk mengkonsumsi pangan pangan lokal yang memang ketersediaannya cukup melimpah.
David selalu pemilik kios sembako di Pasar Pharaa Sentani mengatakan, harga beras medium dan premium mengalami kenaikkan harga per kemasan mulai dari Rp 10 ribu, baik merek 99, Kano, karung kuning dan lainnya.
Kepala Perum Bulog Merauke Firman Mando mengungkapkan, bantuan cadangan beras dari pemerintah ini diberikan dari Badan Pangan Nasional dimana Bulog diberi tugas untuk menyiapkan komoditas beras. Sedangkan penetapan jumlah penerima manfaat ditentukan dari Kementrian Sosial.
Sebelumnya, pengamat Pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Khudori mengatakan bahwa harga beras melonjak karena tambahan stok tidak sebanyak biasanya. Sedangkan permintaan diprediksi bakal tetap stabil bahkan meningkat jelang akhir tahun nanti.
"Kalau harga 12.000-12.500 perkilo itu hanya sebagai penarik pembeli. Kalau ada yang membeli kita batasi. Yang jelas rata-rata sekarang harganya Rp 13.000 perkilo. Ada juga yang harga Rp. 14.000 perkilo tapi itu beras Thailand yang butirannya besar-besar," kata Jamaluddin ditemui media ini, Kamis (28/9).
“Untuk mengantisipasi stok beras di bumi cenderawasih, Perum Bolug fokus menjaga ketahanan stok pangan khususnya beras dan komoditi non beras di Provinsi Papua dan mencegah kenaikan inflasi,” terang Jeri saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (27/9)
Kepala Kantor Bulog Timika, Riyadi Muslim yang ditemui Selasa (26/9/2023) mengatakan stok beras yang ada di gudang sekarang ada 1.900 ton dan yang dalam proses bongkar muat di pelabuhan sebanyak 1.500 ton. Bahkan akan dilakukan penambahan lagi sekitar 3 ribu ton.
’’Kalau mereka inward looking policy dengan melakukan pembatasan ekspor untuk mengamankan suplai bagi negaranya, otomatis harga beras atau pangan dalam negeri melonjak,’’ jelas dia.
Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bulog Nabire menyebutkan stok beras Bulog di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah kini mencapai 5.100 ton yang terbagi menjadi 2.250 ton di gudang, 1.250 ton di pelabuhan dan 1.600 ton siap dikirim dari Surabaya
"Ada sebanyak 50 ton 820 kg beras yang disalurkan kepada 5.582 penerima manfaat atau per KK mendapatkan 10 kg beras. Mereka berada di 139 kampung, 5 kelurahan yang tersebar di 19 distrik,"ungkapnya kepada Ceposonline.com, Jumat (15/9/2023).
Penyaluran beras bantuan pangan pemerintah tersebut dilakukan Wakil Bupati Merauke H. Riduwan, S.Sos, M.Pd ditandai dengan penyerahan secara simbolis kepada penerima manfaat, di Gudang Bulog Merauke, Senin (11/9).
"Selain stok beras untuk 8 bulan ke depan, kami juga fokus menyediakan beras untuk bantuan pangan yang Senin (11/9) kemarin, kami sudah menyalurkan beras bantuan pangan tahap 2," katanya kepada Cenderawasih Pos, Senin (11/9) kemarin.
"Jadi, di beberapa daerah di Indonesia seperti di Sulawesi dan Pulau Jawa sekarang ini sudah memasuki kemarau yang panjang," ungkap Frans Pekey ketika ditemui di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (4/9/2023).
Pimpinan Wilayah Bulog Papua dan Papua Barat, Raden Guna Dharma menjelaskan, sesuai dengan 3 pilar utama Perum Bulog yakni ketersediaan, keterjangkauan dan stabilisasi harga beras menjadi perhatian utama juga bagi Perum Bulog Papua dan Papua Barat.
Kepala Kantor Pos Indonesia Merauke Johanes Kesaulija, yang ditemui media ini mengungkapkan, penyaluran beras bagi ASN ini dilakukan terhitung sejak Januari 2023 yang kontraknya ditanda tangani di Februari 2023.
‘’Kemarin saya ke vendornya dan disampaikan ke saya kalau tidak semua barang yang dibawa oleh kapal yang tenggelam tersebut, beras bantuan pemerintah kepada masyarakat yang ada di Distrik Pantai Kasuari, Distrik Derkomor dan Distrik Kopai.
“Berdasarkan kontrak kami dengan pihak Bulog hingga akhir tahun 2023, kami yakin bisa terealisasi dengan baik, karena sejauh ini tidak ada kendala dalam penyaluran,” jelasnya lagi.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Papua dan Papua Barat, guna Dharma menjelaskan bahwa kesiapan Perum Bulog Kanwil Papua & Papua Barat melakukan pengadaan gabah/beras dalam Negeri dan Menjaga Kestabilan Stok Beras untuk menghadap Fenomena El Nino.
“Saya serahkan secara simbolis kepada penerima bantuan beras di Distrik Karubaga, distrik-disrik lain nanti menyesuaikan. Jadi 46 distrik semuanya mendapat bantuan beras ini,” ujar Pj Bupati Marthen Kogoya didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Desman Penggu
"Kami menyalurkan beras Vortifit ini guna pencegahan stunting dan penyaluran dilakukan di Biak sebanyak 728 kg, sesuai dengan permintaan dari pemerintah setempat, "ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (11/7) kemarin.
Wakil Pimpinan Kanwil Bulog Papua dan Papua Barat Dedy Apriliady menjelaskan, untuk beras dalam negeri saat ini tidak tersedia, khusus stok beras yang masuk di gudang Bulog merupakan beras Luar Negeri (LN).
Wakil Pimpinan Kanwil Bulog Papua dan Papua Barat Dedy Apriliady menjelaskan, bahwa pendistribusian beras ASN ke daerah Intan Jaya, sudah didistribusikan melalui PT. Pos pada Januari - Februari, sementara yang belum terealisasi yakni bulan Maret - Juni.
Harga beras di pasaran masih belum stabil, termasuk juga beras Bulog. Meski pihak Bulog sudah memberikan peringatan kepada para penjual beras untuk tidak menjual melebihi harga yang sudah ditetapkan pemerintah. Tetapi kenyataan di pasaran masih ditemukan di atas harga eceran tertinggi.
Kepala Perum Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat Raden Guna Dharma mengatakan, pihaknya setiap hari selalu memasok beras ke pedagang di Pasar Sentral Hamadi dan Pasar Youtefa.
"Permintaan paling menurun adalah pembelanjaan beras, biasanya masyarakat beli beras dengan karung, sekarang hanya kiloan, selain itu permintaan kebutuhan lainnya seperti gula, minyak goreng juga terasa turun, "ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (19/6) kemarin.
Naiknya harga beras ini dikarenakan sebagian besar petani gagal panen sejak 2022 dan di musim panen rendengan tahun 2023 ini. Gagal panen yang sebagian besar dialami petani tersebut akibat musim hujan ekstrim yang terjadi sejak 2022 sampai Mei 2023.
"Dalam tahun ini sesuai tugas yang diterima PT. Pos Indonesia dalam hal pendistribusian beras ASN, TNI, Polri sebanyak 15.299.640, sudah kembali kami lakukan pengiriman ke daerah-daerah, "ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (7/6).
Kepala Perum Bulog Merauke Firman Mando saat ditemui media ini di Kantornya, Kamis (25/5) mengungkapkan, stok yang ada di gudang saat ini tinggal 89 ton yang terdiri dari Gudang Maro 5 ton, Gudang Tanah Miring 45 ton dan Gudang Candra Jaya Kurik 39 ton.
Petrus Pali Ambaa yang ditemui Rabu (24/5) di Kantor Pusat Pemerintahan Mimika, mengungkapkan, stok beras di Mimika sekarang ini mencapai 1.500 ton. Persediaan ini bisa memenuhi kebutuhan untuk masyarakat selama sebulan ke depan.
Masyarakat dari lima belas kampung ini antusias menerima bantuan beras yang disaksikan aparat keamanan dari Polres Mamberamo Tengah dan Ketua LMA Distrik Kobakma, Bogol Mabel.
"Kalaupun masih belum ada pengiriman beras saat ini karena masih menunggu ketersediaan stok beras yang dalam hal ini ditangani Bulog, " katanya Kepada Cenderawasih Pos, Jumat (19/5) kemarin.
Terkait dengan stok beras dari Perum Bulog yang masih dalam perjalanan masuk ke Jayapura mengakibatkan harga beras dipasaran mulai bergejolak. Tidak heran jika harga beras dipasaran mulai mengalami kenaikan Rp 10 ribu- Rp 15ribu/karungnya.
Kepala Kantor Pos Cabang Jayapura ,Dedi Siahaan mengatakan, adapun alokasi beras ASN Provinsi Papua untuk 4 (Empat) bulan yang harus didistribusikan adalah sebanyak 5.099.880 ton.
Sorotan dari Direktur PT Irian Bhakti Papua, Yarius Balingga terkait keluhan banyak ASN karena belum menerima beras bulanan dimana saat ini PT Pos Indonesia yang ditugaskan untuk mendistribusian pasca menang tender, akhirnya ditanggapi Eksekutif General Manager Kantor Cabang Utama Jayapura, PT Pos Inndonesia, Dedi M Siahaan.
Tak tanggung-tanggung 2 Ton Beras beserta ratusan bahan makanan siap saji, dan makanan organik beserta uang tunai senilai Rp 100 juta diberikan agar bisa membantu masyarakat mengalami musibah itu.
Direktur PT Irian Bhakti Papua, Yarius Balingga tak menampik jika hingga kini persoalan pendistribusian hingga ke kabupaten – kabupaten kerap diperhadapkan dengan kendala. Yang paling sering adalah menyangkut keterlambatan beras sampai ke kabupaten yang dituju. Dengan kondisi geografi daerah termasuk cuaca menjadi problem utama dalam penyaluran. Tak hanya itu terkadang isu keamanan juga mulai ikut mempengaruhi karena berkaitan dengan jadwal penerbangan pesawat.
Hal tersebut diungkapkan Dirrektur Bisnis, Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia Siti khoiriana menjelaskan bahwa tugas Bulog bukan saja menjalankan program penyaluran beras pemerintah bagi masyarakat yang dikenal sebagai bansos, tetapi juga sekarang PT. Pos Indonesia juga menyalurkan beras bagi ASN.
"Yang mana perlu kita lakukan antisipasi adalah pasca Ramadan dan Idul Fitri, biasanya pada momen seperti ini harga tidak terkendali,"Katanya kepada Cenderawasih Pos, belum lama ini.