Wednesday, May 29, 2024
24.7 C
Jayapura

Tahun ini, PD Irian Bhakti Kembali  Distribusikan Beras ASN

JAYAPURA – Perusahaan Daerah (PD) Irian Bhakti dipastikan kembali menjalankan distribusi beras aparatur sipil negara (ASN) tahun  2024 ini. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi Papua, Debora Salossa, menyebut hal ini setelah perusahaan plat merah tersebut memenangkan tender yang dijalankan oleh pemerintah.

   “Yang baru kita lelang kemarin sudah berproses dari Kementrian Keuangan, yakni distribusi beras PNS, dimana  pemenangnya adalah PD Irian Bakti,” ucap Debora.

   Lanjut Debora, sementara yang lainnya masih menunggu proses, karena dana kita berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

   Menurut Debora, proses tender proyek di lingkungan Pemprov Papua saat ini seluruhnya melalui layanan pengadaan secara elektronik. Dimana tahap pertama, BPBJ Papua sudah mengirim ke seluruh perangkat daerah di provinsi untuk melakukan penginputan rencana umum pengadaan (RUP).

Baca Juga :  Kapolda Apresiasi Pelaksanaan Pemilu di Tanah Papua Aman

   “Untuk RUP sendiri sudah terkoneksi dengan sistem informasi pembangunan daerah (SIPD) RI,” kata Debora.

   Debora tak memungkiri bahwa masih butuh penyesuaian penyesuaian dalam penginputan untuk proses lelangnya, tapi batas terakhir penginputan RUP pada 31 Maret, dan hasilnya baru bisa diketahui pada 1 April 2024 ini.

   “Terkait proyek penunjukan atau pembinaan pengusaha kecil, ada Perpres yang mangatur dan itu belum berubah. Dimana sampai Rp 1 miliar pengadaan langsung khusus OAP,” pungkasnya. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

JAYAPURA – Perusahaan Daerah (PD) Irian Bhakti dipastikan kembali menjalankan distribusi beras aparatur sipil negara (ASN) tahun  2024 ini. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi Papua, Debora Salossa, menyebut hal ini setelah perusahaan plat merah tersebut memenangkan tender yang dijalankan oleh pemerintah.

   “Yang baru kita lelang kemarin sudah berproses dari Kementrian Keuangan, yakni distribusi beras PNS, dimana  pemenangnya adalah PD Irian Bakti,” ucap Debora.

   Lanjut Debora, sementara yang lainnya masih menunggu proses, karena dana kita berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

   Menurut Debora, proses tender proyek di lingkungan Pemprov Papua saat ini seluruhnya melalui layanan pengadaan secara elektronik. Dimana tahap pertama, BPBJ Papua sudah mengirim ke seluruh perangkat daerah di provinsi untuk melakukan penginputan rencana umum pengadaan (RUP).

Baca Juga :  Penerapan New Normal Life Bisa Dilakukan jika Penyebaran Virus Corona Menurun Drastis

   “Untuk RUP sendiri sudah terkoneksi dengan sistem informasi pembangunan daerah (SIPD) RI,” kata Debora.

   Debora tak memungkiri bahwa masih butuh penyesuaian penyesuaian dalam penginputan untuk proses lelangnya, tapi batas terakhir penginputan RUP pada 31 Maret, dan hasilnya baru bisa diketahui pada 1 April 2024 ini.

   “Terkait proyek penunjukan atau pembinaan pengusaha kecil, ada Perpres yang mangatur dan itu belum berubah. Dimana sampai Rp 1 miliar pengadaan langsung khusus OAP,” pungkasnya. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya