JAYAPURA – Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah Papua dan Papua Barat terus memastikan stok pangan nasional tetap aman dan tidak terganggu distribusi di daerah, meski saat ini kondisi geopolitik global sedang mengalami gejolak namun pihaknya. Wakil Pimpinan Bulog Papua, Simon Mekisedek Lakapu mengaku pihaknya telah menyiapkan sebanyak 4.100 ton beras untuk program bantuan pangan bagi masyarakat di wilayah Papua, khususnya Jayapura dan sebagian daerah Papua pegunungan.
Pihaknya siap menjalankan penugasan pemerintah dalam menyalurkan bantuan pangan secara tepat sasaran. “Kami terus berkomitmen memastikan bantuan-bantuan kepada masyarakat di wilayah kerja Bulog dapat tersalurkan,” katanya di Jayapura, Jumat pekan kemarin.
Menurut Simon, dalam pendistribusian tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi geografis, terutama untuk menjangkau daerah pegunungan yang memiliki akses terbatas.
“Secara data nasional untuk wilayah kerja Bulog Papua di 42 kabupaten dan kota di enam provinsi se Tanah Papua di mana jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) yakni 838.696 Kepala Keluarga, dengan jumlah kuantum beras 16.773.920 kg serta minyak goreng 3.354.784 liter,” ujarnya.
Dia menjelaskan, alokasi Februari hingga Maret 2026 di mana masing PBP mendapatkan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter.
“Untuk itu kami bakal terus memastikan bahwa kualitas beras yang disalurkan tetap terjaga sesuai standar, sehingga layak konsumsi dan aman bagi masyarakat penerima manfaat,” katanya lagi.
JAYAPURA – Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah Papua dan Papua Barat terus memastikan stok pangan nasional tetap aman dan tidak terganggu distribusi di daerah, meski saat ini kondisi geopolitik global sedang mengalami gejolak namun pihaknya. Wakil Pimpinan Bulog Papua, Simon Mekisedek Lakapu mengaku pihaknya telah menyiapkan sebanyak 4.100 ton beras untuk program bantuan pangan bagi masyarakat di wilayah Papua, khususnya Jayapura dan sebagian daerah Papua pegunungan.
Pihaknya siap menjalankan penugasan pemerintah dalam menyalurkan bantuan pangan secara tepat sasaran. “Kami terus berkomitmen memastikan bantuan-bantuan kepada masyarakat di wilayah kerja Bulog dapat tersalurkan,” katanya di Jayapura, Jumat pekan kemarin.
Menurut Simon, dalam pendistribusian tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi geografis, terutama untuk menjangkau daerah pegunungan yang memiliki akses terbatas.
“Secara data nasional untuk wilayah kerja Bulog Papua di 42 kabupaten dan kota di enam provinsi se Tanah Papua di mana jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) yakni 838.696 Kepala Keluarga, dengan jumlah kuantum beras 16.773.920 kg serta minyak goreng 3.354.784 liter,” ujarnya.
Dia menjelaskan, alokasi Februari hingga Maret 2026 di mana masing PBP mendapatkan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter.
“Untuk itu kami bakal terus memastikan bahwa kualitas beras yang disalurkan tetap terjaga sesuai standar, sehingga layak konsumsi dan aman bagi masyarakat penerima manfaat,” katanya lagi.