Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Papua, Adyantana Meru Herlambang, mengatakan penyidikan perkara ini telah dimulai sejak 16 April 2025. Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa sebanyak 31 orang saksi. "Berdasarkan hasil peny
Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah Papua dan Papua Barat telah menyerap beras dari petani di Merauke, Papua Selatan, hingga April 2026 mencapai 1.678 ton atau sekitar 6 persen dari target tahunan sebesar 27.000 ton. Kepala Perum B
Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk periode Februari-Maret 2026. Sebanyak 27.209 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di 18 distrik se-Kabupaten Mimika d
Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah Papua dan Papua Barat terus memastikan stok pangan nasional tetap aman dan tidak terganggu distribusi di daerah, meski saat ini kondisi geopolitik global sedang mengalami gejo
Dedy menjelaskan bahwa Kabupaten Mimika merupakan daerah defisit beras karena belum mampu memproduksi kebutuhan pokok tersebut secara mandiri.Alhasil, ketahanan pangan Mimika sangat bergantung pada pasokan dari luar pula
Plt Sekda Kakabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono. M.AP menyatakan Gerakan Pangan Murah (GPM) ini selain membantu warga yang merayakan Idul Fitri, sekaligus melakukan menjadi upaya pemerintah daerah dalam menekan infl
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Papua dan Papua Barat Ahmad Mustari, mengatakan stok tersebut disiapkan guna menjaga stabilitas pasokan sekaligus membantu menekan potensi kenaikan harga minyak goreng di pasaran khususnya me
Dijelaskan Dedy bahwa untuk periode Maret 2026, Bulog telah mulai menyalurkan jatah rutin bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan anggaran serta personel TNI dan Polri. Selain itu, program Stabilisasi Pasokan dan Harga
Ia menegaskan, pemantauan dilakukan agar tidak terjadi kekosongan stok menjelang hari raya yang dapat memicu gejolak harga di pasaran. Dirinya berharap distribusi bahan pokok berjalan lancar dan mampu menjawab kebutuhan
Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat, Ahmad Mustari mengatakan stok beras yang dikelola Bulog saat ini mencukupi dan siap disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat.
Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Papua AKBP I Komang Yuwandi Sastra mengatakan, berdasarkan data Perum Bulog, ketersediaan beras di Papua mencukupi kebutuhan masyarakat untuk dua bulan ke depan.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Merauke Karennu ditemui media ini mengungkapkan, di tahun 2025 lalu, pihaknya telah diberikan target pengadaan sebanyak 15.500 ton. Namun sampai akhir tahun 2025, Perum Bulog Merauke telah ber
Mengingat rata-rata pelayanan penugasan rutin hanya mencapai 250 ton per bulan, stok yang ada saat ini diproyeksikan masih dapat mencukupi kebutuhan masyarakat dalam jangka waktu yang cukup panjang. Namun, jika rencana b
"Kami jelaskan, stok komoditas beras Bulog di seluruh tanah air. Jadi total stok beras Bulog di tanah air adalah 3.351.900 ton," kata Rizal dalam konferensi pers terkait perkembangan terkini penanganan bencana di wilayah
Pimpinan Cabang Perum Bulog Merauke, Karennu menjelaskan, jika sebelumnya, bantuan pangan diberikan dalam bentuk beras 20 kg, maka untuk bantuan pangan bukan Oktober dan November ini diberikan 10 kg beras dan 2 liter min
Pj Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep mengatakan dengan situasi umum yang terjadi di wilayah ini, dalam rangka menekan inflasi dan situasi Natal sehingga ada kebijakan Pemerintah Provinsi Papua Peg
Menurutnya ketersediaan beras di Papua Pegunungan itu ditopang oleh dua Perum Bulog, yakni Bulog Wamena dan Bulog Timika, untuk Bulog Wamena menopang 6 Kabupaten seperti Jayawijaya, Lanny Jaya, Tolikara, Mamteng, Yalimo
“Kami secara rutin akan melakukan sidak pasar. Langkah ini penting untuk memastikan harga tetap terkendali serta mencegah praktik nakal pedagang yang menaikkan harga secara tidak wajar," tegas Gubernur Fakhiri.
Kepala Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari, memastikan, beras yang dimiliki Bulog Papua cukup untuk menghadapi Natal hingga Tahun Baru 2026. Persediaan beras itu saat ini berada di gudang milik Bulog yang tersebar di
Dari total tersebut, Provinsi Papua menerima 95 ton beras, yang akan didistribusikan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) dan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) di masing-masing Polres.
Dikatakan, jika Bulog tidak lagi membeli beras tersebut maka tentunya petani akan kesulitan untuk memasarkan hasil panen mereka. Sebab, selama ini Bulog masioh menjadi andalan dalam menyerap hasil panen petani melalaui u
Karennu menjelaskan, bahwa pihaknya terus menyerap baik beras maupun gabah untuk menambah stok beras di Gudang Bulog Merauke. ‘’Stok kita yang ada di gudang-gudang bulog saat ini sebanyak 4.000 ton. Dan itu untuk ketahan
Bupati Yoseph Bladib Gebze mendatangi langsung Gudang Bulog yang ada di Transito Kelurtahan Maro Merauke untuk memastikan penyerapan kembali beras oleh Bulog tersebut. Ia didampingi Satuan Tugas (Satgas) Pangan yang khus
‘’Tapi setahu saya, bulog itu tetap menyerap baik beras maupun gabah dari petani. Kebetulan Kepala Bulog Merauke kemarin ada di Jayapura dan kalau tidak salah hari ini ke Asmat. Tapi nanti kami akan koordinasi dengan Bul
Kepala Pimpinan Cabang Bulog Merauke Karennu saat dihubungi media ini lewat telpon selulernya mengaku jika saat ini pihaknya tidak lagi melakukan penyerapan beras, kecuali gabah giling kering.
Sebanyak 400 karung beras SPHP dengan kemasan 5 Kg dijual dengan harga Rp65.000 per Kg. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan, sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuh
Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni menyebut, ini pencapaian yang cukup baik. Untuk itu, pihaknya akan terus berupaya menjaga agar inflasi di Papua tetap terkendali.
Ia menjelaskan, salah satu langkah yang telah ditempuh adal
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menerangkan gerakan pangan murah yang dilakukan serentak seluruh indonesia saat ini digagas oleh 4 kementrian, saat ini juga dilakukan oleh pemkab Jayawijaya bersama deng
Agus Fatoni mengatakan, sidak tersebut untuk memastikan stok dan harga beras yang ada di Papua. “Ini sesuai dengan arahan Menteri Dalam Negeri agar kami kepala daerah bisa memantau langsung kondisi harga beras dan juga s
GPM ini merupakan instruksi langsung dari Mabes Polri yang bertujuan menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendukung stabilitas harga pangan di wilayah Merauke. Apal
Ini perkembangan atas dugaan tindak pidana korupsi dalam penjualan cadangan beras pemerintah (CBP) untuk kegiatan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga beras medium (KPSH BM) dan kegiatan stabilisasi pasokan dan har
Adapun bahan kebutuhan pokok yang dijual pada pasar murah tersebut berupa beras premium dengan harga Rp 75.000 untuk ukuran 5 kg dan beras biasa dengan harga Rp 60.000 untuk ukuran 5 kg. Sementara untuk gula dengan harga
Pasca penggeledahan tersebut, ditemukan beberapa dukumen transaksi aliran uang yang dikirim ke beberapa orang yang salah satunya yaitu saksi dengan inisial DW. DW adalah Kepala Bulog Kantor Cabang Pembantu Wamena periode
Meskipun kejadian tersebut berada di luar masa jabatannya, Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat, Ahmad Mustari, menyatakan akan memantau perkembangan kasus tersebut dan menunggu proses hukum selanjutnya.
Penggeladahan tersebut bagian dari penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam penjualan cadangan beras pemerintah (CBP) untuk kegiatan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga beras medium (KPSH BM) dan kegiat
“Di Papua belum ada merek beras itu. Hanya saja, tetap harus diwaspadai dan dilakukan pengecekan lebih mendalam di lapangan. Jangan sampai ada pengiriman beras yang sedang viral diberita sampai ke Papua,” ungkap Kepala P
Kepala Kanwil Perum Bulog Papua, Ahmad Mustari menyampaikan saat ini, pihaknya telah menyerap beras petani dari Kabupaten Merauke mencapai 14.920 ton atau 78 persen dari target 19.000 ton.
Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari menyampaikan penyaluran bantuan pangan dari pusat akan disaluran pada awal Juli mendatang. Hal ini terkonfirmasi setelah dilakukannya zoom meeting membahas terkait rencana
Ketiadaan beras SPHP di pasaran telah membuat pedagang sembako di Jayapura berinisiatif mendatangkan beras dari Sulawesi Selatan. Meskipun harga beras ini lebih tinggi dibandingkan dengan harga beras SPHP, namun masih le
Salah satu penjual sembako di Pasar Youtefa Abepura, Firman mengatakan kenaikan harga beras disebabkan beberapa faktor, di antaranya akibat beras SPHP dari Bulog yang mengalami kekosongan sejak beberapa bulan terakhir.
Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari mengatakan, penyaluran beras SPHP dan bantuan pangan itu masih menunggu regulasi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Ahmad Mustari menyatakan bahwa pihaknya mengapresiasi kehadiran Koperasi Merah Putih di Tanah Papua, yang dapat hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau.
Adapun alasan Bulog Papua mendatangkan ribuan ton beras dari luar lantaran kebutuhan beras Bulog di Papua yang disalurkan ke ASN/TNI/Polri dan masyarakat masih mengandalkan beras dari luar. Saat ini, penyerapan beras di
Karennu menjelaskan, meski telah menyerap 8.300 ton beras dari petani namun pihaknya melihat masih banyak gabah yang dijemur oleh petani maupun gabah yang masih dalam antrian untuk dijemur untuk digiling. Artinya, belu
Mustari menyampaikan, stok beras SPHP di gudang Bulog masih aman. Termasuk untuk beras SPHP yang dijual di pasaran juga terlihat masih ada yang menjualnya dan stoknya tidak kosong.
Mustari menjelaskan, stok beras Bulog di gudang Jayapura saat ini sebanyak 4000 ton. Belum termasuk di gudang Merauke dan lainnya. Sedangkan stok beras Bulog secara nasional untuk di wilayah Papua sekitar 32 ribu ton.
Mustari mengaku tak mengetahui secara pasti alasan Perum Bulog Papua tidak mendapatkan kuota Minyakita. "Apakah karena masalah biaya transportasi yang mahal ke wilayah Timur Indonesia atau karena kuotanya yang terbatas," tanyanya.
Max dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan dari Pimpinan Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari menyampaikan bahwa, saat ini stok beras yang tersedia sekitar 3.500 Ton di gudang. Jumlah tersebut menurutnya akan bertahan dua hingga tiga bulan ke depan, khususnya jelang menghadapi hari raya lebaran 2025.
Dalam sidak tersebut Komisi C langsung disambut kepala Perum Bulog Papua, Ahmad Mustari sebagai bentuk respon terkait dengan adanya informasi yang mengatakan ketiadaan beras Bulog di pasaran khususnya di Kota Jayapura.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Merauke Karennu, SE, menjelaskan bahwa untuk menyikapi penyerapan beras dari petani untuk puncak panen di bulan Maret maka pihaknya mendorong untuk mengirim beras sebanyak 6.000 ton ke beras ke sejumlah daerah di Papua.
Komandan Satuan Tugas Yonif 801/NAY Mayor Inf. I Nyoman Adhisaputra yang menerima bantuan tersebut menyampaikan terima kasih atas perhatian dari Perum Bulog kepada masyarakat yang ada di Wanam terutama anak-anak sekolah mulai dari TK sampai SMP.
"Jadi untuk ketahanan stok beras kita mencukupi masih bisa bertahan empat sampai lima bulan ke depan, sehingga dalam menghadapi puasa dan Hari Raya Idul Fitri stok bahan pokok termasuk beras di Perum Bulog Kanwil Papua tidak ada masalah," ungkap Jusri Pakke saat ditemui awak media di Kantor Perum Bulog Kanwil Papua, di Kota Jayapura
Sekadar diketahui, Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional telah menetapkan HPP untuk gabah kering panen di Petani dengan kadar air maksimal 25 persen dan hampa 10 persen sebesar Rp 6.500 perkilo sementara harga kering giling di gudang Bulog dengan kadar air 14 persen dan hampa 3 persen sebesar Rp 8.200 perkilo. Hanya saja di Merauke, bulog belum melakukan pembelian gabah kering tersebut.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Merauke Karennu kepada media mengungkapkan bahwa harga pembelian bulog yang telah ditetapkan oleh pemerintah di tahun 2025 itu mulai berlaku sejak 15 Januari 2025.
Ia mengatakan stok beras itu nantinya didistribusikan antara lain untuk bantuan pangan dan program stabilisasi pasokan dan harga pangan. Selain mendatangkan dari sentra yang ada di Sulawesi dan Jawa, Bulog juga membeli beras hasil petani di Merauke.
"Silahkan berkoordinasi dengan Bulog di daerah dan kami akan mendukung sepenuhnya," tegas Ahmad Mustari seraya mengaku belum mendapat laporan terkait permintaan beras untuk program tersebut.
Kepala Bulog Wamena Stevanus Kurniawan menyatakan, saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis terkait dengan dukungan bulog dalam program makan bergizi gratis di wilayah Papua Pegunungan, namu pada intinya pihaknya siap mendukung program tersebut dari sisi penyediaan beras yang dibutuhkan pemerintah.
Kepala Kantor Logistik Bulog Wamena Stevanuas Kurniawan mengakui pasca perayaan nataru kemarin permintaan akan beras di pasaran Jayawijaya sangat meningkat tajam, namun tak ada masalah karena untuk ketahanan stok bahan pokok khususnya untuk beras masih tersedia.
Karennu mengungkapkan pada tahun 2024, pihaknya telah menyerap hasil panen petani di Merauke sebanyak 16.000 ton. Meski berhasil menyerap hasil panen petani sebanyak 16.000 ton, namun Perum Bulog Merauke masih mendatangkan beras dari luar Papua untuk memenuhi kebutuhan ASN dan TNI Polri serta bantuan beras pemerintah ke masyarakat kurang mampu. Jumlahnya, 11.000 ton yang didatangkan dari Surabaya dan Makassar. Saat ini, yang masih tersisa dari 27.000 ton tersebut sebanyak 8.000 ton.
Karennu menjelaskan, dari 3.168 siswa di 7 sekolah yang akan menjadi sasaran pemberian makanan bergizi gratis di Kabupaten Merauke, telah melakukan uji coba pemberian MBG tersebut di 4 sekolah yakni SD YPK Ermasu, SMPN Buti, SD YPPK Budi Mulia dan TK Kartika dengan jumlah 1.200 siswa.
Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah Papua dan Papua Barat telah menyerap 15.237 ton beras petani di Kabupaten Merauke, Papua Selatan ini dilakukan sebagai salah satu langkah guna menjaga stabilitas pasokan beras untuk kebutuhan masyarakat
Karennu menjelaskan bahwa bantuan bahan pangan ini bersumber dari tanggung jawab sosial dan lingkungan Program Bulog aksi berbagi di tahun 2024. ‘’Untuk penyalurannya kepada masyarakat, kami tetap bekerja sama dengan Dandim Merauke melalui Danramil Kimaam. Karena mereka punya personel di sana,’’ katanya.
Kepala Perum Bulog KCP Timika, Riyadi Muslim mengatakan, stok yang tersisa di gudang saat ini sebanyak 1800 ton beras medium dan beras premium tersisa sekitar 25 ton. Riyadi mengatakan, dalam bulan ini akan ada sekitar 1600 ton beras medium dan beras premium sebanyak 225 ton yang akan masuk ke Mimika.
Ahmad Mustari mengungkapkan, sampai awal bulan November 2024, Perum Bulog telah menyerap hasil panen petani di Merauke sebanyak 13.000 ton. Jumlah ini akan terus bertambah sepanjang hasil panen dari Petani di Merauke masih ada. Apalagi, kata dia, gudang Bulog masih tersedia cukup untuk menampung hasil panen petani di Merauke. Dimana kapasitas gudang yang dimiliki Bulog saat ini 14.000 ton.
Dandim 1707/Merauke menjelaskan, lahan seluas 150 hektar tersebut telah digarap atau ditanami seluas 110 hektar dimana sebagian besar sudah dilakukan panen. Di lahan ini, lanjut dia, Dandim Johny Nofriady, dirinya ingin membangun agro wisata.
Beras petani Merauke tersebt lanjut Kannu diserap dari 20 mitra penggilingan Bulog Merauke. Iapun optimis, serapan beras dari petani di Merauke akan terus bertambah karena sampai saat ini sebagian petani di Merauke masih panen.
“Ini sebagai upaya pengen- dalian inflasi pangan di Pro- vinsi Papua Tengah, Bank Indonesia bersinergi melalui Bulog Siaga yang telah dilaksanakan pada 25-26 September 2024 di Masjid Raya Babus- salam, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah,” ucap Faturachman dalam rilisnya yang diterima
Mustari menyampaikan, bahwa penyerapan beras Merauke tetap masih berjalan, dan dipastikan dapat terserap sesuai target yang ditentukan. "Target kita ada 9.388 ton, realisasi 52 persen dari target untuk penyerapan beras dari Merauke, " tandasnya.
Penjabat Bupati Jayawijaya Thony Mayor, S.Pd, MM mengatakan peluncuran CBP tahap pertama dan kedua sudah dilakukan sebelumnya di halaman Gedung Otonom beberapa waktu lalu sehingga penyalurannya masih dilakukan, namun kini kembali disalurkan lagi CBP tahap ke tiga.
Kepala Kanwil Perum Bulog Papua dan Papua Barat, Ahmad Mustari menjelaskan, Bulog Siaga Merdeka telah dilaksanakan di 6 titik yaitu di Merauke, Wamena, Nabire, Manokwari, Sorong dan Jayapura ( Kanwil).
Sekaligus memberikan informasi bahwa pada awal September 2024 akan ada penyaluran Bantuan Pangan Beras Cadangan Pemerintah (BCP) kepada masyarakat Kabupaten Jayapura dan dalam penyerahannya nanti akan dilakukan oleh Pj Gubernur Papua Ramses Limbong di Distrik Kemtuk Gresi, sehingga ini menjadi informasi kepada Pj Bupati Jayapura Semuel Siriwa, supaya dari Pemkab Jayapura juga bisa sama- sama mendukung kegiatan yang akan dihadiri Pj Gubernur Papua.
Kepala Kantor Perwakilan BI Papua, Faturachman menjelaskan, upaya yang dilakukan BI dan Bulog ini, merupakan program Bulog Siaga dan Kelompok Tani (Poktan) Kaipoa Nabire, dalam rangka pengendalian inflasi komoditas pangan. Kegiatan berlangsung 22-24 Agustus 2024 di Pantai Maf, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Kepala Kantor Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman menjelaskan, upaya pengendalian inflasi tersebut dengan menyediakan komoditas pangan strategis di Timika, Kab. Mimika, Prov. Papua Tengah yang akan berlangsung dari tanggal 12 sampai dengan 14 Agustus 2024.
Manager Bisnis Bulog Papua, Papua Barat, Aan As Arri Wijaya menjelaskan, masuki tahun 2024, pihaknya tidak lagi menyediakan Minyakita. Hal ini dikarenakan, sampai dengan saat ini, Bulog belum mendapatkan pemasok yang dapat mendistribusikan Minyakita ke Papua.
Penyaluran beras SPHP sampai 15 Juli 2024, dari target sebesar 20.000 ton telah terealisasi sebanyak 10.507 ton. Pimpinan Wilayah Perbulog Papua dan Papua Barat Ahmad Mustari menjelaskan, penyerapan beras tersebut sampi dengan pertengahan bulan Juli sudaH diangka 52,53 persen.
Bulog Papua dan Papua Barat pastikan ketersediaan stok minyak goreng (Migor), tepung terigu dan gula pasir dalam kondisi aman. Seperti yang disampaikan Pinwil Perum Bulog Papua dan Papua Barat, Ahmad Mustari bahwa stok minyak goreng, tepung terigu dan beras premium dalam kondisi aman.
Dia menjelaskan, masih rendahnya pencapaian penyaluran bantuan pangan itu disebabkan berbagai faktor, di antaranya kondisi geografis dan cuaca. Walaupun demikian, pihaknya melalui pihak ketiga, yaitu PT YASA akan berupaya menyalurkan dan menyerahkan bantuan pangan tersebut kepada keluarga penerima manfaat.
Manager Operasional dan Pelayanan Publik (OPP) Bulog Papua dan Papua Barat, Guido XL Pereira menjelaskan, terkait dengan kekosongan beras SPHP di beberapa ritel modern maupun pasar tradisional, hal tersebut bukan dikarenakan stok beras digudang Bulog kosong.
Kepala Perum Bulog KCP Timika, Riyadi Muslim mengatakan, stok beras yang tersedia di gudang saat ini sekitar 850 ton. Di Pelabuhan Poumako Timika masih sekitar 1000 ton yang belum dibongkar untuk Public Services Obligation (PSO). Lalu, untuk beras komersil sekitar 52 ton.
Lanjutnya, mengingat geografis di Wilayah Papua Pegunungan dan kondisi keamanan akhir-akhir ini tidak kondisif serta adanya keterbatan moda transportasi, maka melalui Bapanas RI penyaluran CBP diperpanjang sampai dengan 31 April 2024.
"Keempat daerah tersebut rata-rata berada di wilayah pegunungan, sehingga pengirimannya harus menggunakan transportasi pesawat dengan kapasitas pemuatan per hari hanya 1,5 ton dan rata-rata hanya mendapatkan tiga flight," katanya di Jayapura, Papua, Senin,
‘’Dengan dikeluarkannya flexibilitas harga oleh Badan Pangan Nasional, kami sudah mulai melakukan penyerapan. Karena dengan harga Rp 11.000 perkilo diterima di gudang Bulog, menurut para pengusaha penggilingan sudah cocok harganya dan sudah masuk,’’ kata Firman Mando.
Pasalnya, jika selama ini harga beras murah yang disediakan Pemerintah kerja sama dengan Bulog untuk kemasan 5 kg dengan harga Rp 53.000, maka kali ini hanya dijual dengan harga Rp 25.000 atau hanya Rp 5.000 perkilonya.
Stok beras Bulog yang tersedia saat ini, rencananya dipakai untuk SPHP terutama untuk mendukung program bantuan pangan dan penyaluran untuk ASN. Sejauh ini untuk memenuhi stok di wilayah Papua pengiriman beras itu fokus didatangkan dari Provinsi Jawa Timur.
Dikatakan, saat ini Bulog sedang mendatangkan sekitar 7.500 ton beras dari Surabaya. Beras yang didatangkan tersebut selain untuk jatah beras ASN dan TNI-Polri juga lewat pasar murah dengan harga Rp 53.000 setiap 5 kg. ‘’Jadi sangat cukup tersedia,’’ terangnya.
Kepala Kantor Wilayah Perum Bulog Papua dan Papua Barat, Ahmad Mustari menjelaskan, kerjasama yang dilakukan Bulog, dalam hal menyediakan beras SPHP untuk dijual diritel modern, diantaranya dengan PT. Saga dan PT. Ramayana.
Manager Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Kanwil Papua, Guido XL Pereira mengatakan, sampai 14 Maret stok beras medium tersedia di gudang sebanyak 22.000 ton.
Diungkapkan Harris, menambah kuota beras SPHP dari Bulog, yang mana standar dan kualitas beras SPHP juga bagus, dengan sendirinya mengajak masyarakat untuk dapat mengkonsumsi beras SPHP.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri Agus Yudianto, menyebut naiknya harga beras di Papua dipengaruhi naiknya harga barang dari daerah pemasok. Hal tersebut kata Jeri dikarenakan beras di Papua mengandalkan pasokan dari daerah lain.
Dalam rangka meningkatkan ketahanan stok di gudang, Perum Bulog Merauke akan mendatangkan kembaoi 7.500 ton beras dari luar ke Merauke. Kepala Bulog Merauke Firman Mando menjelaskan bahwa 7.500 beras yang didatangkan bulan tersebut berasal dari Makassar dan Surabaya.
PJ Bupati Papua pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP, M.P.A menyatakan bantua ini yang langsung menyentuh dengan masyarakat, baik yang ada di kawasan perkotaan maupun yang ada di 8 Kabupaten, pusat Distrik da kampung-kampung di ujung kampung di lembah-lembah,
Hal tersebut disampaikan Guna Dharma Nugrahawan bahwa dengan adanya pergantian penjabat ini diharapkan penjabat baru nantinya dapat memperhatikan penyaluran bantuan pangan. Selain itu juga menjaga inflasi dan stabilisasi harga, dimana dalam menjalankan peran Bulog, pastinya tidak bisa terlepas dari dukungan media.
Pertemuan tersebut dilakukan di ruang rapat Gubernur Papua Pegunungan yang dipimpin Asisten I Setda Provinsi Papua Pegunungan,Drs. Wasuok Demianus Siep dan diikuti Kepala Bulog Cabang Wamena bersama dengan 28 Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Karena stok yang ada di gudang Bulog tersebut sisa 2.100 ton atau hanya bertahan 3 bulan untuk jatah ASN dan TNI Polri, maka rencana anak masuk lagi beras dari Surabaya sebanyak 1.500 ton. Saat ini, jelas dia, sedang dilakukan pengisian ke kapal.
Dengan jumlah tersebut, jika dikonversi ke gabah basah dapat menghasilan 145.568 ton dengan rata-rata 4 ton perhektar. Kalau diokoversi ke gabah kering giling akan mendapatkan 121.309 ton. Dan jika dikonversi ke beras maka akan menghasilkan kurang lebkh 77.695 ton.
Wakil Pimpinan Kantor Wilayah Bulog Papua dan Papua Barat Mara Kamin Siregar di Jayapura, Kamis, mengatakan selain dengan stok terkini 29 ribu, ada juga beras yang sedang perjalanan dari Surabaya ke Papua.
Kepala Kantor Cabang Pembantu Bulog Wamena Karenu menyatakan, tahap pertama untuk penyaluran bulan Maret April Mei 1339.510 Kg sudah 100 persen disalurkan dengan transpoter PT Pos indonesia yang menyediakan angkutan.
Hal ini berdasarkan data stok beras bulog per 16 Oktober 2023. Dimana data Kanwil Bulog Papua dan Papua Barat yang diperkirakan mampu bertahan hingga 5,1 bulan ke depan.
“Untuk mengantisipasi stok beras di bumi cenderawasih, Perum Bolug fokus menjaga ketahanan stok pangan khususnya beras dan komoditi non beras di Provinsi Papua dan mencegah kenaikan inflasi,” terang Jeri saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (27/9)