Kapolda mengapresiasi Kapolresta Jayapura Kota beserta jajarannya karena telah meningkatkan fasilitas kantor Polsek Heram, Kantor Polsek Muara Tami, Rumah Rusun Polsek Muara Tami dan Mess Sanika Satyawada Polresta Jayapura Kota.
Kapolsek menjelaskan bahwa kedua pelaku ini saat melakukan aksinya menggunakan sepeda motor hasil curian milik seorang anggota Polri yang baru dicurinya sekitrar Rabu (01/05/2024). Sementara motor yang dicurinya tersebut masih berada di Pospol Semangga.
Kegiatan patroli malam dipimpin Kanit Turjawali Sat Samapta Polres Keerom Bripka Ibnu Khaldun beşerta lima personil Sat Samapta Polres Keerom. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam memberikan rasa aman, nyaman, kepada masyarakat dalam terciptanya sitkamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Keerom.
Ketua Bhayangkari Ny. Messke Irianto John menjelaskan bahwa pelayanan posyandu rutin ini merupakan upaya dalam mewujudkan masyarakat yang sehat di wilayah Papua Pegunungan khususnya Kabupaten Tolikara. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama Bhayangkari Cabang Tolikara dengan Puskesmas Karubaga.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suarnaya, SH, SIK melalui Kasubbag Watpers SDM Polres Merauke Ipda Agus Sunaryo, SH mengatakan, pelaksanaan tradisi penjemputan 5 personel bintara remaja untuk penempatan di Polres Merauke mulai saat tiba di Bandara Mopah Merauke dilanjutkan berlari menuju depan Kampus Unmus memasuki parit kemudian menuju Pantai Lampu Satu dan masuk Mako Polres Merauke dengan mencium aspal pintu gerbang Mapolres Merauke merayap hingga ke penjagaan, laporan di penjagaan Mapolres dan berguling ke barak bujang Mapolres Merauke.
Wakapolres menjelaskan bahwa pemeriksaan dalam rutan tersebut dilakukan secara teliti dan meminta kepada petugas untuk melakukan pemeriksaan untuk mengamankan barang barang yang terlabrang masuk ke dalam Rutan sesuai aturan protap yang berlaku.
Diapun mengungkapkan beberapa wilayah di Abepura masih menjadi atensi pihak Polsek. Salah satunya wilayah Kamkey, Tanah Hitam. Menurutnya tingkat kriminalitas di wilayah tersebut masih cukup tinggi. Yang meskipun belakangan ini sedikit berkurang, tetapi pihaknya terut melakukan berbagai upaya agar masyarakat di sana mendapatkan jaminan keamanan.
Mirisnya pelaku saat melakukan eksekusi terbilang sadis dimana tangan korban bernama Katijo (65) harus putus akibat sabetan senjata tajam. Kejadian tersebut sempat direkam warga dimana korban akhirnya jatuh tergeletak dengan tangan bercucuran darah.
Rudi, pemilik Bar Quality ditemui media ini saat berada di Kamar Jenazah RSUD Merauke untuk visum jenazah korban mengungkapkan bahwa korban berhasil ditemukan dilakukan pencarian. Sebab, pada pagi hari korban tidak kunjung terlihat. Sehingga dicari-cari sampai ke kamar juga tidak ditemukan.
Kapolres Boven Digoel AKBP I Komang Budhiarta, SIK, membenarkan penangkapan pelaku pencurian di Masjid At Taqwa Km 3, Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel. Penangkapan ini berawal dari informasi yang diterima Timsus Reskrim Polres Boven Digoel keberadaan pelaku di Kampung Wet.
Kapolres menjelaskan bahwa setelah ditemukan, kemudian Kapolsek Okaba Iptu Syam Tidore beserta anggotanya bersama Tim Sar, Koramil dan Puskemas Okaba dan warga bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar 60 km dari ibukota Distrik Okaba.
Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Fajar Zadiq mengatakan, adapun kronologis kejadian, saat itu pelapor berinisial AI (26) sedang beristirahat kerja tiba-tiba terlapor menghampiri pelapor dengan membawa sebilah parang lalu mengancam pelapor untuk menyerahkan telepon genggam (HP) merek Oppo milik pelapor.
Iptu Fajar menjelaskan, saat itu pelapor tang merupakan seorang perempuan berinisial YP (43) membuat laporan kehilangan sepeda motor di tempat tinggalnya pada Kamis, 12 April 2024 di Jalan Ahmad Yani.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Resnarkoba AKP F. Taborat, SH menyatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan tahap II terkait tindak pidana menjual, menawarkan, menyerahkan, atau membagi-bagikan, barang yang di ketahuinya membahayakan nyawa atau kesehatan orang berupa minuman lokal jenis Ct (Cap Tikus) sebagaimana di maksud dalam pasal 204 ayat (1) KUHPidana.
Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Fajar Zadiq bilang, di Bali pihaknya memeriksa sebanyak 4 orang saksi yang masing-masing berinisial R, I, D dan A. Sedangkan di Makassar ada 3 orang saksi yang diperiksa dimana masing-masing berinisial A, R dan M.
Wakapolres Jayawijaya Kompol Muh. Nur Bakti, SH, MH menyatakan bahwa dari jumlah animo yang mendaftar sebanyak 366 Orang, sementara yang lolos dalam pemeriksaan administrasi awal ada 208 orang yang memenuhi syarat, sedangkan yang tidak memenuhi syarat ada sebanyak 158 orang.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang kemasyarakatan, SDM dan Pengembangan Otsus, Ukkas, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan anak, Nenu Tabuni, dan Kepala Dinas Kebakaran dan penyelamatan, Penanggulangan bencana dan satpol PP, Victor Fun, Pemerintah Kabupaten Nabire yang diwakili oleh Kasatpol PP, Kapolres Nabire, AKBP Wahyudi Satriyo Bintoro, Pimpinan dan Anggota Majelis Rakyat Papua Tengah (MRPT), Kepala suku Mee dan Moni serta beberapa perwakilan tokoh pemuda dan Masyarakat.
Program Berbagi Kasih merupakan program unggulan Kapolsek Sota kepada masyarakat yang tidak mampu dengan memberi bantuan berupa Bantuan Sosial pemasangan meteran Listrik PLN Daya 900 kepada seorang warga dan ini menjadi wujud kepedulian Polri kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaan kegiatan patroli dialogis ini dipimpin Kabag Ops Polres Puncak Jaya Kompol R. Ahmad Hari Junianto, bersama Pasi Ops Kodim 1714/PJ Kapten Inf. Daniel Sine melintasi jalur-jalur yang dianggap rawan gangguan kamtibmas. Personel gabungan TNI-POLRI juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap bersama-sama menjaga kondusifitas keamanan yang ada.
Kasat Binmas Iptu Benyamin Tandipayung menyatakan bahwa dalam rangka membangun kemitraan antara Polri dan Masyarakat, Bhabinkamtibmas rutin menyambangi warga binaannya di kampung-kampung guna memberikan himbauan Kamtibmas.
Dengan hidung yang masih tertutup dengan perban rumah sakit, korban mengungkapkan bahwa antara pelaku dan korban selama ini sudah tinggal serumah sebagai suami istri dengan 1 anak. Namun belum diikat bagi secara agama maupun pemerintah.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK melalui Kasi Humas AKP Ahmad Nurung, SH membenarkan laporan kasus pemerkosaan yang dilakukan terlapor YK terhadap korban tersebut. Kasus pemerkosaan ini berawal pelapor yang merupakan orang tua dari korban sekitar pukul 03.00 WIT meminta izin kepada korban bahwa dirinya sudah mengantuk dan ingin tidur.
"Benar, tadi pagi (Minggu) sekira Pukul 08.00 WIT, dia (VJ) datang menyerahkan diri. Pengakuannya ia tertekan dan kian terbatas pergerakannya lantaran menjadi buronan akibat aksi bejadnya terhadap korban Mawar (16) yang masih berstatus pelajar," ucap Pombos.
Kegiatan yang dikomandoi Kapolsek Sentani Kota, Kompol Zakarias Siriyey bersama Kanit Binmas Ipda Odaa Marian dan Bhabinkamtibmas dengan menyambangi peserta didik Gabus yang berjumlah 36 peserta.
Menurutnya, kegiatan halal bihalal ini tidak hanya sebagai momen bersyukur atas suksesnya pengamanan, tetapi juga sebagai wujud apresiasi terhadap kerja keras semua pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Idul Fitri.
Dari hasil razia yang dilakukan tersebut, sedikitnya 40 pelanggar terjaring yang terdiri dari sanksi teguran lisan kepada 30 pengendara sementara sanksi tilang 10 pelanggar dengan rincian untuk kendaraan roda dua nihil, roda empat 8 pelanggar dan kendaraan roda enam sebanyak 2 pelanggar.
Kronologi kejadiannya, ungkap KBO Iptu Purwantoro, kejadian bermula saat sepeda motor Yamaha M3 tanpa TNKB yang dikendarai oleh korban yang dalam pengaruh minuman beralkohol melaju dari arah Selatan ke Utara atau dari arah Blorep menuju Kelapa Lima Kondap Merauke.
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag SDM Kompol Poltak Sihombing mengakui jika usai pendaftaran online ditutup maka 368 calon anggota Polri ini mulai mengikuti seleksi administrasi awal yang dilakukan oleh panitia penerimaan dari Polres Jayawijaya, bagi yang lolos seleksi tersebut selanjutnya akan menuju ke Polda Papua untuk melakukan test selanjutnya.
Kasus persetubuhan ini terjadi 12 Februari 2024 sekitar jam pukul 06.00 WIT. Setelah melalui proses pemberkasan, tersangka bersama barang bukti diserahkan ke Kejaksaan Negeri Merauke untuk menjalani penuntutan.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK melalui Kasi Propam Polres Merauke AKP Irwanto Syawal, SH, razia kendaraan milik anggota Polres Merauke dilaksanakan secara rutin sebagai wujud penertiban dan pembinaan terhadap anggota Polri, untuk memberi kesadaran menggunakan kendaraan dan memberikan efek jera kepada para anggota yang pelanggar.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suarnaya, SH, SIK melalui Kasat Lantas Polres Merauke AKP Novindrani Gutom, SIK,MH mengungkapkan, operasi ini dimulai dari pukul 08.10-08.50 WIT sebagai wujud kepedulian Polri dalam menekan pelanggaran, mencegah terjadinya Laka Lantas dan memberi kesadaran dan efek jera kepada para pelanggar lalu lintas.
Ini untuk mendukung program ketahanan pangan yang gencar dilaksanakan oleh pemerintah yang mendorong pemanfaatan lahan tidur guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ini lantaran selama ini pihak imigrasi mencurigai ada pihak yang memang dengan sengaja membuat dokumen palsu untuk kepentingan warga yang keluar masuk ke PNG. Saat itu juga keberadaan ML langsung dikonfirmasi kepada lima warga PNG yang telah lebih dulu diamankan dan ada pengakuan mendapatkan kartu dari ML.
Aksi jambret itu dilakukan YRIR pada Jumat 12 April 2024 lalu dengan TKP pertama di Jalan Ternate sekitar pukul 18.10 WIT, TKP kedua di Jalan Gor sekitar pukul 18.25 WIT. Kemudian TKP ketiga di jalan Missi sekitar pukul 18.30 WIT, selanjutnya TKP keempat di jalan Gak sekitar pukul 19.00 WIT. TKP kelima kembali di jalan GOR sekitar pukul 19.30 WIT dan TKP keenam kembali di Jalan Ternate sekitar pukul 20.00 WIT.
Hal ini dikatakan Hasi Humas terkait dengan jumlah pengguna media sosial aktif di Indonesia di tahun 2024 mencapai 139 juta orang atau sekitar 50 persen dari total populasi penduduk Indonesia.
Jasad Michael ditemukan oleh anak yang merupakan penduduk setempat. Tim SAR gabungan yang menerima informasi itu pun langsung merespon ke TKP dan mengevakuasi jasad Michael dari tepi sungai.
Korban mengaku insiden dialaminya sekitar pukul 12.45 WIT. Saat diserang menggunakan pisau, ia sempat melawan sehingga lengannya terluka. Usai melakukan aksinya, pelaku langsung turun dari angkot, kata Kombes Benny.
Tim Itwasda dipimpin langsung pengawas tim, Kombes Pol. Andi Yoseph Enoch didampingi Ketua Tim Kompol Yunus Lewi dan lima anggota tim. Kedatangan tim disambut Wakapolres Lanny Jaya Kompol Hendrik Seru beserta para kabag, para kasat, para kapolsek dan personel Polres Lanny Jaya.
Kabag SDM Polres Merauke, Kompol Nuryanty mengungkapkan bahwa antusias peserta cukup tinggi dan dari jumlah ini panitia mengingatkan untuk semua peserta bisa menjaga kesehatan, berlatih kesamaptaan dan terus berdoa.
Berkas Perkara P21 ke tiga pengedar sekaligus pemilik 60 bungkus/paket seberat 64,8 gram Narkotika Golongan I jenis sabu berinisial FW (26), MP (45) dan AR (31) dilimpahkan penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Jayapura yang diterima langsung Jaksa Penuntut Umum Rakhmat, SH., MH.
"Personil curiga kemudian melakukan pemeriksaan di Pelabuhan Somel Sabir dan didapati miras jenis wiro sebanyak 168 botol yang di kemas kedalam 7 karton," ungkap Kapolres Mappi AKBP Yustinus S. Kadang melalui Kapolsek Nambai, Iptu Alim Abdulah.
Kapolres Wamena Kota AKP Najamuddin, S.Sos, SH mengaku jika telah mengamankan pelaku pembuat minuman keras lokal jenis Cap tikus (CT) di kompleks perumahan Pikhe Wamena, sabtu (20/4) bersama dengan barang bukti berupa 1 buah Drum 200 liter warna biru, 1 buah Dandang dengan pipa penyulingan, 3 batang pipa besi, 1 set unit kompor, 1 buah galon 19 liter yang berisikan miras jenis CT,
Sesampainya di Perumahan Angkatan Laut menabrak bagian belakang sebelah kanan dari mobil truck Mitsubhisi Canter Pol PA 9898 GC yang pada saat itu sedang parkir diatas badan jalan. Akibat dari kecelakaan lalu lintas itu, pengendara sepeda motor terjatuh di atas badan jalan serta mengalami luka-luka dan meninggal dunia di TKP.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suarnaya, SH,SIK melalui Kasi Humas Polres Merauke AKP Ahmad Nurung, SH didampingi KBO Satreskrim Ipda Sewang ketika memberikan keterangan pers kepada wartawan, terungkapnya kasus pencurian BBM Solar milik PLN Sota tersebut teruangkap saat saksi Antonius sekitar pukul 01.30 WIT hendak mengecek mesin dan melihat ada 2 orang lari dari kantor PLN Kampung Sota. Karena curiga, saksi Antonius pergi membangunkan saksi Sumarlin dan berusaha mengejar kedua orang tersebut.
Bahkan bisa dibilang setiap hari sosok ini kerap muncul di media sosial untuk mengabarkan ke publik tentang kerja – kerja polisi di bidang lalu lintas. Menariknya meski sedang sweeping, ia juga menyampaikan ke public, sehingga untuk yang satu ini terkadang ada yang memanfaatkan dengan tidak melintas di lokasi yang sedang dirazia.
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag SDM Kompol Poltak Sihombing, S.Sos menyatakan bahwa untuk tahun anggaran 2024 ini Polri telah membuka jalur penerimaan meliputi Akpol, Bintara PTU, Bakomsus Nakes, Bakomsus Kehumasan, Bakomsus Hukum, Bakomsus Pariwisata, Barekpro Affirmative, Barekpro Talent Scouting, Barekpro Penghargaan, Barekpro Disabilitas dan Tantama.
Kapolres Yahukimo, AKBP Heru Hidayanto secara singkat menyampaikan bahwa pihaknya masih terus mendalami keterangan saksi-saksi untuk mendapatkan informasi lebih jauh terkait para pelaku. Pihaknya meyakini jika pelaku lebih dari satu orang.
Dalam pembongkaran tempat produksi minuman keras lokal jenis CT di kompleks perumahan Pikhe Wamena, yang notabane banyak warga yang tinggal disana, namun pemilik dari usaha tersebut masih berani untuk melakukan produksi miras tersebut.
Mereka diketahui merupakan bagian dari komplotan residivis yang tergabung dalam jaringan perampok lintas provinsi dengan lingkup operasi mulai dari Mimika (Papua Tengah), Makassar (Sulawesi Selatan), Samarinda (Kalimantan Timur) dan Surabaya (Jawa Timur).
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK melalui Kasi Humas AKP Ahmad Nurung, SH didampingi KBO Reskrim Ipda Sewang kepada wartawan mengungkapkan bahwa setelah melalui penyelidikan yang dipimpin langsung Kasat Reskrim, tempat persembunyian pelaku tersebut dapat diendus dan berhasil ditangkap tanpa adanya perlawanan.
Mereka yang datang ini merupakan warga ingin mengurus SKCK untuk keperluan penerimaan Bintara Polri, Panitia Penyelenggara Distrik (PPD), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), calon Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten dan Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi.
Yang terbaru adalah diamankannya tiga pemuda yakni KG (18), HJ (22) dan ME (22). Ketiganya diamankan personel Patmor Heram Sat Samapta Polresta Jayapura Kota usai menerima laporan dari korban bernama Dekon Apriliano Samban. Korban menyampaikan bahwa ia melihat motornya yang hilang di Jembatan Kampwolker.
Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota AKP Irene Aronggear menjelaskan bahwa untuk penjualan miras secara illegal telah menjadi atensi pihaknya selama ini sehingga ketika ada informasi penjualan di luar batas waktu maka akan ditelusuri.e
Tak tanggung – tanggung, efek miras membuat keduanya juga bisa memikul sejumlah perabotan rumah seperti kulkas 2 pintu, AC hingga mesin cuci. Aksi kejahatan WS dan RW tidak berlanjut, sebab keduanya dua hari kemudian langsung diringkus.
Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Fajar Zadiq mengatakan, saat ini kasus yang sangat menonjol di Kabupaten Mimika adalah pencurian kendaraan bermotor dimana para pelakunya terindikasi merupakan pemain lepas atau bukan merupakan pelaku pencurian tetap.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasi Humas Polres Jayawijaya Ipda M. Suryanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan jenazah dan saat ini jenazah sudah dievakuasi ke RSUD Wamena. jenazah saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia, dimana di tubuh korban ditemukan adanya luka pada bagian dada yang diduga akibat senjata tajam.
Iptu Fajar mengatakan, dari hasil pengembangan tidak ada indikasi pelaku-pelaku lain yang terlibat. Lanjutnya, pelaku melakukan penganiayaan seorang diri terhadap Nelson Pakage hingga tewas.
Kronologi kejadiannya, ungkap Kapolres I Komang Budhiarta berawal saat korban dalam perjalanan dengan menggunakan sepeda motor di Jalan Trans Papua antara Kampung Autriop dan Tinggam, Distrik Mindiptana kemudian ada orang yang tak dikenalnya yang merupakan pelaku yang dalam keadaan mabuk menyalib dan memberhentikan korban.
Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Fajar Zadiq mengatakan, ini merupakan upaya untuk mengejar para pelaku yang ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) yang diketahui berada di luar Mimika.
Polisi langsung menelusuri kejadian tersebut dan berhasil mengamankan 3 orang, namun ketiganya kini masih diperiksa sebagai saksi. Kasus ini masih ditangani penyidik dimana sebelumnya para pelaku disebut sebagai Orang Tak Dikenal (OTK).
Ironisnya dalam melakukan aksi kejahatan para pelaku kerap kali membawa sajam dan tidak segan -segan untuk melukai korbannya apabila tak menuruti keinginan dalam mencari barang berharga seperti uang tunai dan HP yang sering kali menjadi sasaran, sehingga warga juga menjadi takut apabila beraktifitas diluar terlalu lama dan meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong.
Mantan Kapolres Nabire ini menilai bahwa haruiis ada langkah-langkah strategis yang musti dilakukan agar tidak terulang lagi. Karena bagi kepolian, hal penengakan hukum terhadap setiap adanya laporan, pasti akan dilakukan.
‘’Dengan cara bertindaknya dengan mengadakan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan. Memang secara garis besar selama berlangsungnya operasi ketupat sebelum lebaran maupun saat pelaksanaan dan lebaran sampai hari ini secara umum kondusif,’’ kata Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK kepada Cenderawasih Pos, di Merauke, Senin (15/04/2024).
Iapun kembali mengingatkan Polres Nabire untuk segera mengungkap para pelakunya dan memproses hukum. Ini disampaikan Kapolda saat ditanya terkait rencana aksi demo yang kembali akan dilakukan di Nabire.
Kapolres menyebut personel gabungan TNI-Polri terus melakukan upaya dan strategi pengamanan untuk mengantisipasi munculnya gangguan-gangguan terhadap aktivitas masyarakat di wilayah itu.
Kegiatan kepolisian yang ditingkatkan tersebut dilaksanakan guna mencegah adanya aksi kejahatan selama libur hari raya idul Fitri seperti pencurian, premanisme, kejahatan jalanan maupun tindak pidana lainnya.
Wakapolres mengungkapkan bahwa kasus pencurian ini terjadi di Jalan poros Trans Jagebob Kampung Tambar, Tanah Miring Merauke pada tangga 2 Februari 2024 sekitar pukul 08.00 WIT.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Resnarkoba AKP F. Taborat, SH menyatakan bahwa hari ini pihaknya telah melaksanakan tahap II kasus penyalahgunaan Narkotika dengan tersangka OU dimana berkas perkara yang bersangkutan telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum.
Kata Kompol Hermanto, pemilik diler mobil tersebut melapor kepada polisi bahwa MJF menawari mobil kepada pemilik diler. Terlihat, MJF menyertakan berkas yang disita yang juga tercantum dirinya sebagai debtcollector freelance (lepas).
Adapun perbuatan tersangka berinisial OR ini, bermula pada Kamis 08 Februari 2024 lalu, di Kompleks perumahan BTN atas Kanker Distrik Abepura, tepatnya di Asrama Imeko, tersangka mengonsumsi minuman keras (Miras) bersama korban Nikolaus Adolof.
Jelang hari raya Idul Fitri 1445H di Merauke, Polres Merauke melaksanakan patroli dalam rangka cipta kondisi (Cipkon) keamanan, dan ketertiban masyarakat yang Kondusif di wilayah hukum Polres Merauke
Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Fajar Zadiq mengatakan, dari keterangan pelaku, sempat terjadi selisih paham antara pelaku dengan Nelson. Keduanya pun sempat adu mulut hingga berujung penganiayaan oleh pelaku terhadap Nelson hingga tewas.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Irene Aronggear dan timnya. AKP Irene menjelaskan bahwa penertiban miras illegal ini sesuai atensi dari Kapolresta Jayapura Kota terkait peredaran miras ilegal di Kota Jayapura.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Resnarkoba AKP F. Taborat, SH saat dikonfirmasi Jumat (5/4) pagi membenarlan pihaknya telah mengamankan seorang laki-laki berinisial FK (22) karena kedapatan membawa Narkotika golongan 1 jenis ganja sebanyak 17 paket siap edar.
Kata AKP Limbong, kedua pelaku yang masing-masing berinisial YL dan PI ditangkap akibat melakukan pencurian disertai kekerasan yang di Jalan Hasanuddin pada 22 Maret 2024 lalu yang mengakibatkan korban berinisial DK meninggal dunia.
Lebih lanjut dikatakan bahwa korban langsung dibawa RSUD Dekai guna mendapat pertolongan medis namun saat dirujuk ke Jayapura menggunakan pesawat Adven (NGI) sekitar pukul 11.20 WIT, nyawanya tak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan dari bandara ke rumah sakit Yowari Sentani.
Christian Degei, wartawan Seputar Papua, dilarang memfoto dan merekam video bahkan hpnya sempat disita dan oknum polisi menghapus beberapa foto dan video aksi demo di depan RSUD Nabire, Elia Douw, jurnalis wagadei.id, dikejar oknum polisi menggunakan rotan dan dicaci maki di titik aksi Pasar Karang, sedangkan Melkianus Dogopia, Pimpinan Redaksi tadahnews.com dilarang meliput di titik aksi Jepara II Nabire.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, SIK menyatakan dalam operasi Ketupat Cartenz 2024 ini pihaknya telah menyediakan Pos Pengamanan (Pos PAM) dan Pos Pelayanan (Posyan), dimana untuk Pos pengamanan dipusatkan di Perempatan jalan irian dan Jalan A.Yani Wamena, sementara untuk Posyan ditempatkan di Bandara Wamena.
Keempatnya biasa melakukan aksi curas sambil menggunakan topeng. Untuk kronologis penangkapannya bermula pada 30 Maret sekira pukul 19.30 WIT dimana saat itu ada sepasang kekasih sedang pacaran di sekitar lokasi Km 12 dan pelaku BT bersama rekan – rekannya mendekat.
Kasus gugurnya Briptu Sandi Defrit Sayuri yang merupakan anggota Polres Paniai beberapa waktu mendapat perhatian dari Kapolresta KBP Victor Mackbon. Iapun bersama rombongan mendatangi rumah keluarga Briptu Defrit seraya menyerahkan tali asih dari Kapolri, Jenderal Listyo Sigit.
Meski demikian Kapolres menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang dilakukan aksi selama semua sesuai prosedur dan tidak dipaksakan. Namun jika tetap dipaksakan maka diyakini kondisinya masih akan sama seperti sebelumnya dimana ada bentrok dan ada yang terluka.
Kronologi kejadiannya, ungkap Kapolres berawal saat korban berangkat menggunakan sepeda motor dari rumahnya dengan tujuan kampus tempat korban kuliah. Pada saat Korban melintas di area Kuburan Umum Yobar, tiba-tiba dihadang oleh terlapor yang pada saat itu membawa sebilah parang.
Aksi perampokan dalam beberapa bulan terakhir semakin marak terjadi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Mulai dari kasus perampok lintas Provinsi hingga kasus yang menyeret sejumlah pelaku sindikat perampok dan pencurian di Kabupaten Mimika.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suarnaya, SH, SIK, mengungkapkan bahwa selama operasi ketupat berlangsung total personel yang diturunkan untuk pelaksana utama sebanyak 80 personel, sementara pelaksana cadangan 268 personel yang merupakan gabungan stakeholder TNI-Polri dan stakeholder lainnya, diantaranya Basarnas, Perhubungan, Organisasi Sadar Kamtibmas.
Apel gelar pasukan tersebut dihadiri oleh Danlanud Wamena Letkol Pnb Fathir, Waka Polres Jayawijaya Kompol Muh Nur Bakti SH, MH, Kasdim 1702/Jwy Mayor Inf. Romadlon serta melibatkan personel dari Subdenpom Wamena, Kodim 1702 JWY, Brimob Kompi 4 Yon D, Polres Jayawijaya, Paskhas TNI AU, Damkar Kab. Jayawijaya dan UPBU Wamena
Pihaknya turut menjelaskan point-point penting kelengkapan yang harus dipersiapkan dengan baik serta aspek-aspek yang tidak kalah pentingnya untuk menunjang dalam menentukan kelulusan dalam seleksi tersebut.
Itu dilakukan di depan Mako Polsek Jayapura Utara dan dipimpin langsung Kapolsek AKP Jan Victor Makanuay. Didampingi para kanit dan personel Polsek, turut serta para istri yang tergabung dalam organisasi Bhayangkari Ranting Jayapura Utara dengan membagikan sebanyak 100 paket takjil kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo bersama wakapolres Jayawijaya dan pejabat utama serta Bhayangkari. Kapolres Jayawijaya mengatakan kegiatan tali asih ini diberikan kepada umat Islam yang berada di Distrik Walesi, Walesi Atas, Kampung Assoyelipele, dan Desa Holimas, Distrik Napua.
Tiga anggota Polres Supiori masing – masing Neles Koibur (36), Marconi Samber (37) dan Keiyopas Anggaraisu (36) akhirnya meregang nyawa usai motor yang digunakan menabrak trotoar. Kecelakaan tunggal merenggut tiga nyawa ini terjadi sekira pukul 01.00 WIT di Kampung Sorendiweri, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori pada Selasa 2 April 2024.
Dikatakan polisi datang ke ke rumah korban karena adanya laporan warga terkait penganiayaan. Disaat itulah ada reaksi dari AT sebagai pelaku yang justru menyerang aparat lebih dulu. Bahkan ketika polisi jatuh ternyata AT masih terlihat mengayunkan parangnya sehingga dikeluarkan tembakan.
Dalam pelaksanaannya Kasat Reskrim Polresta Kompol Agus Pombos didampingi Kanit Tipidter Ipda Andri Rihulay dan bersinergi dengan Kepala Badan Meterologi Kota Jayapura, Reynold A. Korwa dan Sales Branch Manager Rayon I Pertamina Papua, Irsan Firdaus Gasani.
Motif pembunuhan itu, terungkap dari mulut K yang telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan tersebut yakni akibat pelaku sakit hati kepada korban yang telah meminjamkan uang kepada orang lain namun belum dikembalikan.
Video berdurasi 1 menit 30 detik itu, seorang warga menyebut pendulang emas di wilayah tersebut telah mendapatkan peringatan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Dalam aksi tersebut, sebanyak 64 massa telah diamankan oleh aparat kepolisian untuk dilakukan klarifikasi terkait tujuan dan tuntutan mereka. Setelah dilakukan klarifikasi dan pemahaman yang lebih baik antara pihak kepolisian dan para demonstran, akhirnya massa dipulangkan dengan tertib.
Aiptu Frans Risamasu menyatakan bahwa kegiatan Gaktibplin ini dilakukan untuk menertibkan kendaraan yang dipergunakan personel baik itu surat-surat maupun kelengkapan pribadi dan kendaraan seperti SIM, STNK, helm, kaca spion, knalpot serta TNKB.
Mereka menyampaikan hasil tes calon perwira yang ternyata belum sesuai harapan. Dikatakan Aipda Charles Ansaka bahwa dari tes ini ada kuota OAP berjumlah 186 orang yang disiapkan namun dari hasil ternyata kuota 100 orang diisi OAP dan 86 adalah non OAP.
Setibanya di TKP pelaku AT justru mengamuk membabi buta sambil mengayunkan dua bilah parangnya. Anggota SPKT sempat memberi tembakan peringatan namun tidak ditanggapi. Lalu AT justru melakukan penyerangan dan langsung menyabetkan parangnya ke anggota Aiptu Imam Basori hingga anggota tersebut jatuh terkena sabetan parang.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Haris Baltasar Nasution, STK, SIK, didampingi Kaur Bin Ops Ipda Sewang, dikonfirmasi membenarkan penangkapan kedua pelaku yang merupakan ayah dan anak tersebut.