Thursday, April 18, 2024
25.7 C
Jayapura

Serang Polisi, Warga Arso III Ditembak

JAYAPURA  Situasi Kabupaten Keerom pada Selasa, (2/4) sore mendadak tegang. Ini setelah terjadi insiden pembacokan terhadap salah satu anggota Polres Keerom yang berbuntut dilakukan upaya penegakan hukum hingga menewaskan pelaku yang merupakan warga sipil.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady yang dihubungi Selasa malam mengaku belum menerima laporan. “Belum ada laporan masuk, saya cek dulu,” katanya dibalik Ponselnya.

  Sumber Cenderawasih Pos menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi sekira pukul 17.00 WIT dimana salah satu saksi melapor terkait adanya bentuk penganiayaan yang dilakukan pelaku berinisial AT di Camp Oksigen JL Kembakar Arso III.

Setelah mendapatkan laporan tersebut anggota piket regu II Polsek Skanto dipimpin Kepala SPKT II Aiptu Imam Basori mencoba mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan laporan ini.

Baca Juga :  Berulah di Mimika, KKB Tembak Dua Bus PT. Freeport

Setibanya di TKP pelaku AT justru mengamuk membabi buta sambil mengayunkan dua bilah parangnya. Anggota SPKT sempat memberi tembakan peringatan namun tidak ditanggapi. Lalu AT justru melakukan penyerangan dan langsung menyabetkan parangnya ke anggota Aiptu Imam Basori hingga anggota tersebut jatuh terkena sabetan parang.

Melihat kondisi tersebut anggota lain mengambil inisiatif menindak tegas dengan melumpuhkan pelaku menggunakan senjata api. Setelah itu melihat kondisi Aiptu Imam Basori yang mengeluarkan banyak Sarah, beberapa rekannya langsung melakukan evakuasi ke  Puskesmas arso III. Tak lama sekira pukul 20.50 WIT pelaku AT juga dievakuasi ke RSUD Kwaingga. Lalu sekira 1 jam kemudian dilaporkan jika AT tewas.

Baca Juga :  Biasanya Hanya Dua Kali, Selama Ramadan  Bisa Salat Lima Waktu di Mesjid

Kapolres Keerom, AKBP Cristian Aer yang dihubungi via telepon pukul 21.51 WIT tidak merberi respon. Informasi lain menyebut jika saat ini Polres Keerom tengah siaga mengantisipasi kedatangan keluarga AT yang tidak menerima kejadian tersebut. (ade/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

JAYAPURA  Situasi Kabupaten Keerom pada Selasa, (2/4) sore mendadak tegang. Ini setelah terjadi insiden pembacokan terhadap salah satu anggota Polres Keerom yang berbuntut dilakukan upaya penegakan hukum hingga menewaskan pelaku yang merupakan warga sipil.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady yang dihubungi Selasa malam mengaku belum menerima laporan. “Belum ada laporan masuk, saya cek dulu,” katanya dibalik Ponselnya.

  Sumber Cenderawasih Pos menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi sekira pukul 17.00 WIT dimana salah satu saksi melapor terkait adanya bentuk penganiayaan yang dilakukan pelaku berinisial AT di Camp Oksigen JL Kembakar Arso III.

Setelah mendapatkan laporan tersebut anggota piket regu II Polsek Skanto dipimpin Kepala SPKT II Aiptu Imam Basori mencoba mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan laporan ini.

Baca Juga :  Berulah di Mimika, KKB Tembak Dua Bus PT. Freeport

Setibanya di TKP pelaku AT justru mengamuk membabi buta sambil mengayunkan dua bilah parangnya. Anggota SPKT sempat memberi tembakan peringatan namun tidak ditanggapi. Lalu AT justru melakukan penyerangan dan langsung menyabetkan parangnya ke anggota Aiptu Imam Basori hingga anggota tersebut jatuh terkena sabetan parang.

Melihat kondisi tersebut anggota lain mengambil inisiatif menindak tegas dengan melumpuhkan pelaku menggunakan senjata api. Setelah itu melihat kondisi Aiptu Imam Basori yang mengeluarkan banyak Sarah, beberapa rekannya langsung melakukan evakuasi ke  Puskesmas arso III. Tak lama sekira pukul 20.50 WIT pelaku AT juga dievakuasi ke RSUD Kwaingga. Lalu sekira 1 jam kemudian dilaporkan jika AT tewas.

Baca Juga :  Lima Orang Oknum Anggota TNI Penyerang Polres Bakal Diproses

Kapolres Keerom, AKBP Cristian Aer yang dihubungi via telepon pukul 21.51 WIT tidak merberi respon. Informasi lain menyebut jika saat ini Polres Keerom tengah siaga mengantisipasi kedatangan keluarga AT yang tidak menerima kejadian tersebut. (ade/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya