Begitu menerima laporan sekitar pukul 01.40 WIT, personel Polsek Kaureh langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta memasang garis polisi. Polisi juga berkoordinasi de
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH membenarkan adanya kebakaran tersebut yang menghanguskan dua ruko dan satu garasi tersebut, dan langsung menindaklanjuti laporan kebakaran itu.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini melibatkan satu unit sepeda motor Honda Blade berwarna hitam tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang dikendarai oleh MT.
Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping Gereja GKI Harapan Abepura, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Abepura, Kota Jayapura, pada Senin, 6 Juli 2026 sekira pukul 21.30
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, menyampaikan bahwa setelah menerima laporan sekitar pukul 17.16 WIT, personel piket Polsek Sentani Kota yang dipimpin Kanit P
Kapolres Jayawijaya, melalui Kasat Reskrim Polres Jayawijaya Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan, peningkatan intensitas penyelidikan ini menyusul adanya beberapa laporan polisi (LP) dari masyarakat terkait kehilangan roda dua dalam
Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.10 WIT ini mengakibatkan seorang pengendara motor berinisial S.R tewas. Sementara penumpangnya, E.R, mengalami luka memar di kepala.
Pelakunya sendiri tak lagi muda, seorang pria berusia 53 tahun dengan inisial YA. Namun perjalanan YA ini tak berlangsung lama. Ia berhasil diringkus oleh personel Satreskrim Polres Jayapurakurang dari 1x12 jam setelah laporan diterima. YA
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes saat ini sudah dalam kondisi sadar dan stabil. Namun, ia masih harus menjalani perawatan intensif akibat sejumlah luka robek
Dalam rilis yang disampaikan Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, bersama tim gabungan Polda Papua dan instansi terkait, disebutkan bahwa tim berhasil mengambil empat sampel DNA postmortem. Dengan tambahan tersebut, selama dua
"Seluruh potongan tubuh yang ditemukan telah dievakuasi dan diserahkan kepada tim identifikasi untuk proses lebih lanjut," ujar Trestiawan. Selain potongan tubuh, petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban, berupa tiga
Korban mengembuskan napas terakhir di ruang ICU RSUD Biak pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 04.06 WIT. Sebelumnya, korban sempat menjalani operasi dan mendapatkan penanganan medis akibat luka berat yang dideritanya saat insiden ledakan t
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim AKP Axel Panggabean, mengatakan korban diketahui bernama MT (30), seorang laki-laki yang berdomisili di Jalan Polomo, Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani, Kabupaten Jayap
Kapolres Boven Digoel melalui Kasat Reskrim AKP Ishak O. Runtulalo menyampaikan, laporan awal diterima pihaknya sekira pukul 10.15 WIT. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket SPKT bersama piket Reskrim langsung menuju Tempat Kejad
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22 WIT di Jalan Jenderal Sudirman, Dekai. Dan yang terbaru aksi kekerasan kembali terjadi pada Kamis (30/4/2026) berupa percobaan pembunu
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua warga sipil masing-masing berinisial AA (26) dan NM (36) menjadi korban. Keduanya mengalami luka tembak di bagian lengan dan
Peristiwa bermula siang hari ketika tim gabungan yang terdiri dari Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo melintas di Jalan Trans Papua. Saat itu, tim gabungan mendapat tembakan dari arah kelompok KKB
Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, menyebutkan bahwa korban berinisial BW berusia sekitar 20 tahun dan masih berstatus sebagai pelajar. Ia ditemukan meninggal dalam kondisi tergantung pada seutas tali tambang yang
Kecelakaan itu terjadi di Jalan Ringroad, Distrik Jayapura Selatan, Jumat (10/4) dini hari dimana sesuai laporan kepolisian kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.30 WIT, tepatnya di sekitar lokasi longsoran dekat tulisan P
Kanit Opsnal Satuan Resnarkoba Polres Merauke Aiptu Ariyanto, yang memimpin langsung penggerebekan tersebut mengatakan, penggerebakan dilakukan setelah menerima laporan dan melakukan identifikasi
Petugas Identifikasi Sat Reskrim Polres Jayapura yang turun langsung ke lokasi segera melakukan serangkaian tindakan kepolisian berupa pengamanan lokasi, pendataan, serta olah TKP secara menyeluruh.
Polisi belum bisa menyimpulkan apa penyebab kematian sekalipun di tubuh korban sempat bersimbah darah dan perahu ketika itu tak bisa lagi terkontrol hingga menabrak batu pemecah ombak. Dari kondisi tersebut diduga korban
Di tengah perjalanan, mereka dipanggil oleh beberapa orang dari luar pagar yang memberitahukan adanya seseorang yang tergeletak di lapangan. Menindaklanjuti informasi tersebut, saksi bersama rekannya segera menuju lokasi
Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Ipda Teguh Krisandi Fardha, mengonfirmasi bahwa saat petugas tiba, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan alat bantu kain. “Tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan di lokasi,
Berdasarkan keterangan medis, luka tembak masuk dari bawah telinga kanan dan keluar di bagian bawah telinga kiri. Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil ol
Terkini, Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi khusus terkait kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Isir memastikan, Kapolri mem
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya membantu memadamkan api sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil water supply dikerahk
Menanggapi situasi tersebut, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Thevi A. Zebua menegaskan bahwa Pangdam telah memerintahkan Danrem selaku Dankolakops untuk segera berkoordinasi dengan Kapolda guna melakukan penebalan p
Iptu Hempy Ona menyebutkan bahwa saat itu Tim Opsnal Polres Mimika tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan serta mengendalikan situasi. Namun, saat melakukan pengamanan, personel yang berada di lokasi mendapat perlawan
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H., menegaskan Penemuan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh personel piket Res
Untuk kasus pertama, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan inisial M (48), karyawan swasta, lahir di Trenggalek dan berdomisili di Blok C Nomor 6 BTN Doyo.
Korban diketahui bernama Dese Mohi. Korban sehari-harinya diketahui berada di sekitar wilayah Perumnas III dan Uncen Atas. Saat ditemukan, korban dalam posisi meringkuk ke samping kanan dengan mengenakan sweater putih de
Akibat insiden itu, dua orang dilaporkan meninggal dunia dan ditemukan dalam kondisi hangus terbakar. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, membenarkan adanya penyerangan dan pemb
Menurut keterangan saksi, Luter Matuan (40), Kepala Desa Kurima, kedua pelaku sempat menyiramkan solar di sekitar ban belakang dua unit ambulans yang masing-masing berjenis Triton warna putih dan Arena APV putih bernomor
Beruntung, kobaran api tidak sempat meluas dan hanya menghanguskan sebagian dinding kamar. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIT. Pemilik rumah kos, Hj Saida, mengatakan saat kejadian pelaku berada seorang d
Korban diketahui berinisial NR, berusia sekitar 40 tahun, yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam kamar tidurnya. "Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi kejadian bahwa korban ditemukan dalam posisi tergant
Surat yang ditulis dalam bahasa Ngada itu berisi pesan agar sang ibu merelakan kepergian korban, tanpa perlu menangis atau mencarinya. Pada bagian akhir surat, terdapat gambar menyerupai emoji wajah menangis. Polisi tela
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIT di Jalan Seradala Km 03, Distrik Dekai, tepatnya di lingkungan SMP YPK Yakpesmi Dekai. Korban yang saat kejadian sedang bekerja membuat perlengkapan meja dan kurs
Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona membenarkan bahwa saat ditemukan, korban berada dalam posisi tubuh terbaring ke posisi kiri. Dijelaskan, penemuan ini berawal dari saksi berinisial SDT (43) yang berada di lokasi m
Terduga pelaku sendiri saat kejadian tersebut diduga dalam pengaruh minuman keras.
Kapolsek Merauke Kota melalui Perwira Pengawas Polsek Merauke Kota Iptu Edi Susanto, mengatakan, sekira pukul 08.05 WIT mendapat laporan
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 09.15 WIT dan langsung melakukan pemeriksaan serta olah TKP. Kronologisnya bermula saat seorang saksi mendatangi ruko korban karena beberapa hari tidak melihat korban beraktivitas. Sa
Kapolres Tolikara melalui kasat Binmas Ipda Kasrim, SE menyatakan lakalantas di Distrik Karubaga Kabupaten Tolikara antara pengendara Yamaha V-Ixion merah-hitam bernomor polisi L 4549 RD yang dikemudian OW (15) dengan me
Peristiwa tersebut sempat terekam dalam video yang beredar luas di media sosial, memperlihatkan puluhan warga, terlibat keributan di jalan utama. Ini membuat para pengguna jalan memilih memutar balik kendaraan. Situasi d
Berdasarkan informasi yang diterima Cenderawasih Pos, korban meninggal dunia dengan kondisi kepala belakang bocor, keluar darah dari hidung, keluar darah dari telinga kiri dan luka lecet pada lutut kaki kanan, hingga men
Penggerebekan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Merauke Kota AKP Susanto Bakri, S.H., setelah menerima laporan masyarakat terkait adanya sekelompok remaja yang diduga mengonsumsi minuman keras di lokasi tersebut.
"Korban bernama Ramli S (51) ditemukan meninggal dunia di tempat kejadian perkara dengan luka bacok pada bagian leher. Korban diduga dianiaya oleh lima orang pelaku tidak dikenal yang menggunakan senjata tajam," ujar Bri
Hingga kini Polisi belum menarik kesimpulan terkait dugaan siapa pelaku yang tak berkeprikemanusiaan itu. Meski begitu Polisi memastikan bahwa pelaku tidak mengincar harta para korban mengingat semua barang termasuk moto
Kompol Dewa mengatakan, penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh dua masyarakat yang biasa beraktifitas di seputaran TKP sekitar pukul 07.40 WIT. Saat itu keduanya sedang melakukan kegiatan rutinnya di area pembuan
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun seluruh fasilitas pendukung yang ada di dalam asrama tersebut terbakar. Termasuk uang tunai sekitar Rp 40 juta dilaporkan juga ikut terbakar.
AKP Rian menerangkan bahwa awalnya saksi bernama Ratu keluar dari dalam kos dan berniat membuka pintu rumah kos tersebut. Saat membuka pintu rumah kos, Ratu terkejut melihat Manggaratus yang sedang dalam posisi terbaring
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK melalui Ps Kasi Humas Ipda Adre MS, mengungkapkan, korban diduga meninggal dunia yang diduga ditabrak oleh roda empat. Hanya saja, pihak Satuan Lalu Lintas masih melakukan penyeli
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Alamsyah Ali mengatakan, kegiatan olah TKP tersebut. Ia menyebutkan bahwa langkah identifikasi ini merupakan tahap awal untuk mengu
Kasus pembunuhan secara sadis terhadap korban yang jenazahnya ditemukan tidak jauh dari rumahnya itu, mendapatkan perhatian secara luas dari masyarakat Merauke. Pasalnya, selain pembunuhan terhadap remaja yang baru berum
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK mengungkapkan, pihaknya terus melakukan penyelidikan,menggali, mendalami, dan mengumpulkan bukti-bukti terhadap pembunuhan terhadap remaja 11 tahun yang juga penyandang disabilita
Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.20 WIT, ketika dua karyawan konter HP, yakni Firman (30) dan Fikri (20), tengah bekerja di dalam Basta Cell. Tiba-tiba terdengar suara benturan keras seperti lemparan batu mengenai pint
Kapolsek Kwamki Narama, Ipda Yusak Sawaki mengatakan sampai saat ini belum ada kesepakatan untuk berdamai yang dilakukan oleh kedua belah pihak yang terlibat bentrok. Namun, ia menyebutkan bahwa situasi di lokasi kejadia
Motor tersebut akhirnya terjatuh dan menyeret ketiganya di badan jalan. Akibat kejadian tersebut, Fanny mengalami luka serius di bagian wajah, lutut, dan paha kiri hingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan dua
"Dapat saya sampaikan bahwa pada hari ini, Senin 13 Oktober 2025 sekitar pukul 07.20 WIT, di kompleks Pasar Lama, Distrik DKI, ibu kota Kabupaten Yahukimo, telah terjadi kebakaran hebat yang menghanguskan beberapa bangun
Setelah menjalani proses evakuasi dan pemeriksaan medis di RS Bhayangkara Jayapura, jenazah almarhumah Melani Wamea (31), guru yang menjadi korban penyerangan oleh orang tak dikenal di Kampung Holuwon, Distrik Holuwon, K
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H membenarkan bahwa tim identifikasi bersama personel piket Reskrim telah diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan masyar
"Tak lama kemudian antara korban dan pelaku terjadi adu mulut. Cekcok itu dipicu karena pelaku meminta uang kepada korban, namun tidak diberikan sehingga terjadi perdebatan," ungkap AKP Lalang. Dari pertengkaran itu, kor
Sejumlah langkah investigasi dilakukan, mulai dari pengamatan lokasi kebakaran, pemeriksaan saksi, hingga penelusuran titik awal api. Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen menjelaskan, dari k
Menurut Cahyo, peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 05.10 WIT. Seorang saksi yang hendak mandi di belakang barak menemukan korban dalam kondisi tertelungkup dan sudah tidak bernyawa.
Kedua korban telah dievakuasi dengan aman ke RSUD Dekai, Kabupaten Yahukimo, untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak medis. Saat ini tersisa tiga jenasah lagi yang masih di lokasi atau TKP. Untuk kondisinya diperkirakan
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda Aditya Buwana Trenggono, S.Tr.R, MH menyatakan terkait dengan aksi pencurian dengan kekerasan terhadap korban JP yang menyebabkan korban terluka, mulai dilakukan olah
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Alamsyah Ali membenarkan adanya penemuan mayat laki-laki bernama Seprianto Lapu (36) di tepi Jalan Raya Sentani–Waena.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, menjelaskan, sejak pagi personel gabungan telah melaksanakan apel persiapan evakuasi. Tim terdiri dari Satbrimob Polda Papua, personel Polres Yahukimo, Satgas Operasi
Dijelaskan, YH alias OG membawa sebilah pisau dapur dengan tujuan untuk mencari korban dan saksi inisial M yang merupakan mantan pacar YH di salah satu indekos yang dihuni korban. Saat itu pelaku YH merasa mantan pacarny
Kata Kapolres, pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat itu, ditemukan adanya puntung rokok berada di atas tumpukan kertas yang terbakar. Selain puntung rokok, besi teralis yang terpasang
Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan membenarkan peristiwa tragis ini. Ia menjelaskan bahwa dua jenazah korban telah dipulangkan ke kampung halaman mereka di Jawa, sementara satu korban lainnya dimakamkan di M
Kapolresta Jayapura Kota Kombes. Pol. Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Heram AKP Bernadus Yunus Ick, S.H dalam keterangan tertulisnya,
mengatakan, korban diketahui bernama Oni Wenda (31),
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H., membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, Tim Inafis Polres Jayapura segera bergerak cepat setelah menerima laporan masyar
”Untuk kedua kasus penembakan ini, Komnas HAM Papua sudah menurunkan tim ke lapangan,” kata Kepala Sekretariat Komnas HAM RI di Papua, Frits Ramandey, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos
Informasi mengenai penemuan korban yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri ini kemudian sampai ke telinga kepolisian. Pihak Kepolisian Sektor Mimika Baru (Polsek Miru) dipimpin Kanit Patroli, Iptu Ignatius Bari
Ia dilaporkan tewas di lokasi kejadian setelah ditembak oleh seorang perwira berpangkat kapten dari Satgas Ketapang Swasembada. Dari informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos, kejadian berawal dari cekcok antara pelaku d
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, melalui Kasat Reskrim Kompol I Dewa Gede Ditya, menjelaskan kasus penganiayaan ini bermula Pelaku dan Korban yang tinggal dalam satu rumah di Kompleks Per
Kapolsek Depapre IPDA Akhsani Tqwim bersama tim identifikasi dan piket Reskrim Polres Jayapura segera menuju lokasi dengan menggunakan speed boat dari dermaga Polair. Setibanya di tempat kejadian, tim melakukan pemeriksa
Hasil olah TKP menetapkan sejumlah titik penting, di antaranya, posisi korban saat tergeletak, sepeda motor, helm, serta jerigen berisi minyak tanah milik korban, posisi pelaku Kindiku Tabuni alias Gumbanak saat menembak
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Orpa Wenda (55) saat hendak berjualan pinang di lokasi sekira pukul 11.25 WIT. Menurut keterangan saksi, korban ditemukan dalam posisi tidur menyamping, me
Tembakan tersebut langsung melumpuhkan Bripda Nelson yang jatuh di lokasi, sementara Brigpol Arif juga menjadi sasaran. Saksi sempat melihat dua orang tak dikenal tersebut bersenjata laras panjang, berambut gimbal, dan m
Namun pada Kamis 7 Agustus 2025 sekira pukul 11.30 WIT, saksi mengecek rumah kost korban karena dalam 2-3 hari tidak pernah lagi melihat korban. Namun saat mendekati rumah kost korban, saksi mencium aroma busuk dari dala
Kepala Operasi Damai Cartenz 2025 Brigjen Pol Faizal Ramadhani menyampaikan bahwa Polri melalui satgas yang dia pimpin bersama Polres Yahukimo akan mengusut tuntas kasus tersebut. Dia menegaskan, tidak mentolerir tindaka
Mayat laki-laki berinisial PE itu ditemukan di belakang rumah milik salah satu warga. Tim piket bersama Unit Inafis Polres Keerom yang dipimpin IPDA Leo Andreas Purba Polres Keerom yang dipimpin IPDA Leo Andreas Purba sa
Sekitar pukul 17.40 WIT, tim Sat Narkoba menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan adanya aktivitas produksi minuman lokal jenis Sopi di dua rumah di kawasan Jalan Cemara, Gang Kornelis, Kabupaten Merauke. Meres
Tidak ada korban dalam kecelakaan lalu lintas ini. Namun 8 orang baik pengemudi maupun penumpang dari kedua kendaraan tersebut mengalami luka berat. Sedangkan 3 orang lainnya mengalami luka ringan.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah Satgas menerima laporan melalui radio komunikasi Handy Talky (HT) mengenai adanya aksi kekerasan di Kompleks Perumahan DPR Lama. Tim gabungan langsung bergerak menuju Tem
Tragisnya, pelaku dari kejahatan keji ini adalah ayah tiri korban sendiri, berinisial MN (40). Ia tega menghabisi nyawa anak tirinya dengan cara mencekik hingga mengeluarkan darah dari hidung, lalu membuang jasadnya ke l
Yang bersangkutan ditangkap oleh tim Opsnal Polsek Mimika Baru bekerja sama dengan tim Buser Polres Mimika pada Sabtu (12/7/2025) sekira pukul 02.00 WIT dini hari di Jalan C Heatubun seputaran Kantor Kelurahan Kwamki Bar
Korban ditemukan tewas dengan luka tembak di pelipis mata kiri yang menembus hingga ke bagian belakang kepala. Berdasarkan informasi awal, sekitar pukul 19.05 WIT, korban tengah menikmati kopi di dalam rumahnya ketika du
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengungkapkan bahwa saat ini Tim Laboratorium Forensik (Labfor) masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di dua lokasi tersebut.
Korban tergeletak dengan kondisi masih menggunakan helm lalu dibagian pinggang terdapat beberapa luka tusuk termasuk di pergelangan tangan dan juga leher. Ini langsung disikapi Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (ODC) ya
“Pengemudi truk diduga mengantuk dan kehilangan kendali kemudian naik ke trotoar sebelah kiri. Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Scoopy PA 4348 RU yang dikendarai korban hendak berbelok masuk ke Kantor Dinas Keseha
Dari pantauan media, Tim Inafis ddari Polres Merauke dipimpin Plt Kasat Reskrim Ipda Sewang langsung melakukan olah TKP serta mengevakuasi jenazah korban setelah menerima laporan dari masyarakat adanya warga yang tewas t
Adapun saksi dalam penemuan mayat tersebut sebanyak tiga orang yakni masing-masing berinisial MI (32), HI (42) dan BM (27). Kepada Cenderawasih Pos saksi MI (32) mengatakan bahwa penemuan mayat tanpa identitas tersebut b
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 07.05 WIT. Warga setempat yang mengetahui hal tersebut pun kemudian berkumpul. Dalam kecelakaan tersebut, tiga orang meninggal duni
“Pelaku keluar dengan menutup pintu dari luar, lalu berjalan, beberapa meter dari kamar lokasi diduga korban dianiaya, lalu kembali ke kamar lagi untuk memastikan lampu sudah dimatikan, dia matikan lampu, lalu dia keluar
Kejadian bermula saat Bripka Marsidon tengah mengantar korban kecelakaan lalu lintas ke IGD. Saat hendak kembali ke Mapolres menggunakan mobil dinas, terdengar tembakan dari arah luar pagar rumah sakit. Salah satu peluru
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menjelaskan bahwa insiden terjadi tak lama setelah Bripka Marsidon bersama rekannya, Aipda Bakri Sidikun, mengantar korban kecelakaan lalu lintas dari Jalan JB
Petugas Inafis Reskrim Polres Merauke yang melakukan olah TKP memperkirakan korban memilih gantung diri itu antara pukul 06.00-07.00 WIT. Ini karena jenazah korban saat ditemukan masih sekira pukul 11.30 WIT tersebut b
Pihak Kepolisian Papua telah melakukan berbagai upaya untuk mengungkap pelaku, mulai dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga penyidikan lanjutan. Dan hasil penyelidikan mengarah kepada keterlibatan oknum anggota T