Kapolres Wamena Kota AKP Najamuddin, S.Sos, SH mengaku jika telah mengamankan pelaku pembuat minuman keras lokal jenis Cap tikus (CT) di kompleks perumahan Pikhe Wamena, sabtu (20/4) bersama dengan barang bukti berupa 1 buah Drum 200 liter warna biru, 1 buah Dandang dengan pipa penyulingan, 3 batang pipa besi, 1 set unit kompor, 1 buah galon 19 liter yang berisikan miras jenis CT,
Sesampainya di Perumahan Angkatan Laut menabrak bagian belakang sebelah kanan dari mobil truck Mitsubhisi Canter Pol PA 9898 GC yang pada saat itu sedang parkir diatas badan jalan. Akibat dari kecelakaan lalu lintas itu, pengendara sepeda motor terjatuh di atas badan jalan serta mengalami luka-luka dan meninggal dunia di TKP.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suarnaya, SH,SIK melalui Kasi Humas Polres Merauke AKP Ahmad Nurung, SH didampingi KBO Satreskrim Ipda Sewang ketika memberikan keterangan pers kepada wartawan, terungkapnya kasus pencurian BBM Solar milik PLN Sota tersebut teruangkap saat saksi Antonius sekitar pukul 01.30 WIT hendak mengecek mesin dan melihat ada 2 orang lari dari kantor PLN Kampung Sota. Karena curiga, saksi Antonius pergi membangunkan saksi Sumarlin dan berusaha mengejar kedua orang tersebut.
Bahkan bisa dibilang setiap hari sosok ini kerap muncul di media sosial untuk mengabarkan ke publik tentang kerja – kerja polisi di bidang lalu lintas. Menariknya meski sedang sweeping, ia juga menyampaikan ke public, sehingga untuk yang satu ini terkadang ada yang memanfaatkan dengan tidak melintas di lokasi yang sedang dirazia.
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag SDM Kompol Poltak Sihombing, S.Sos menyatakan bahwa untuk tahun anggaran 2024 ini Polri telah membuka jalur penerimaan meliputi Akpol, Bintara PTU, Bakomsus Nakes, Bakomsus Kehumasan, Bakomsus Hukum, Bakomsus Pariwisata, Barekpro Affirmative, Barekpro Talent Scouting, Barekpro Penghargaan, Barekpro Disabilitas dan Tantama.
Kapolres Yahukimo, AKBP Heru Hidayanto secara singkat menyampaikan bahwa pihaknya masih terus mendalami keterangan saksi-saksi untuk mendapatkan informasi lebih jauh terkait para pelaku. Pihaknya meyakini jika pelaku lebih dari satu orang.
Dalam pembongkaran tempat produksi minuman keras lokal jenis CT di kompleks perumahan Pikhe Wamena, yang notabane banyak warga yang tinggal disana, namun pemilik dari usaha tersebut masih berani untuk melakukan produksi miras tersebut.
Mereka diketahui merupakan bagian dari komplotan residivis yang tergabung dalam jaringan perampok lintas provinsi dengan lingkup operasi mulai dari Mimika (Papua Tengah), Makassar (Sulawesi Selatan), Samarinda (Kalimantan Timur) dan Surabaya (Jawa Timur).
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK melalui Kasi Humas AKP Ahmad Nurung, SH didampingi KBO Reskrim Ipda Sewang kepada wartawan mengungkapkan bahwa setelah melalui penyelidikan yang dipimpin langsung Kasat Reskrim, tempat persembunyian pelaku tersebut dapat diendus dan berhasil ditangkap tanpa adanya perlawanan.
Mereka yang datang ini merupakan warga ingin mengurus SKCK untuk keperluan penerimaan Bintara Polri, Panitia Penyelenggara Distrik (PPD), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), calon Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten dan Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi.
Yang terbaru adalah diamankannya tiga pemuda yakni KG (18), HJ (22) dan ME (22). Ketiganya diamankan personel Patmor Heram Sat Samapta Polresta Jayapura Kota usai menerima laporan dari korban bernama Dekon Apriliano Samban. Korban menyampaikan bahwa ia melihat motornya yang hilang di Jembatan Kampwolker.
Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota AKP Irene Aronggear menjelaskan bahwa untuk penjualan miras secara illegal telah menjadi atensi pihaknya selama ini sehingga ketika ada informasi penjualan di luar batas waktu maka akan ditelusuri.e
Tak tanggung – tanggung, efek miras membuat keduanya juga bisa memikul sejumlah perabotan rumah seperti kulkas 2 pintu, AC hingga mesin cuci. Aksi kejahatan WS dan RW tidak berlanjut, sebab keduanya dua hari kemudian langsung diringkus.
Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Fajar Zadiq mengatakan, saat ini kasus yang sangat menonjol di Kabupaten Mimika adalah pencurian kendaraan bermotor dimana para pelakunya terindikasi merupakan pemain lepas atau bukan merupakan pelaku pencurian tetap.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasi Humas Polres Jayawijaya Ipda M. Suryanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan jenazah dan saat ini jenazah sudah dievakuasi ke RSUD Wamena. jenazah saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia, dimana di tubuh korban ditemukan adanya luka pada bagian dada yang diduga akibat senjata tajam.
Iptu Fajar mengatakan, dari hasil pengembangan tidak ada indikasi pelaku-pelaku lain yang terlibat. Lanjutnya, pelaku melakukan penganiayaan seorang diri terhadap Nelson Pakage hingga tewas.
Kronologi kejadiannya, ungkap Kapolres I Komang Budhiarta berawal saat korban dalam perjalanan dengan menggunakan sepeda motor di Jalan Trans Papua antara Kampung Autriop dan Tinggam, Distrik Mindiptana kemudian ada orang yang tak dikenalnya yang merupakan pelaku yang dalam keadaan mabuk menyalib dan memberhentikan korban.
Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Fajar Zadiq mengatakan, ini merupakan upaya untuk mengejar para pelaku yang ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) yang diketahui berada di luar Mimika.
Polisi langsung menelusuri kejadian tersebut dan berhasil mengamankan 3 orang, namun ketiganya kini masih diperiksa sebagai saksi. Kasus ini masih ditangani penyidik dimana sebelumnya para pelaku disebut sebagai Orang Tak Dikenal (OTK).
Ironisnya dalam melakukan aksi kejahatan para pelaku kerap kali membawa sajam dan tidak segan -segan untuk melukai korbannya apabila tak menuruti keinginan dalam mencari barang berharga seperti uang tunai dan HP yang sering kali menjadi sasaran, sehingga warga juga menjadi takut apabila beraktifitas diluar terlalu lama dan meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong.
Mantan Kapolres Nabire ini menilai bahwa haruiis ada langkah-langkah strategis yang musti dilakukan agar tidak terulang lagi. Karena bagi kepolian, hal penengakan hukum terhadap setiap adanya laporan, pasti akan dilakukan.
‘’Dengan cara bertindaknya dengan mengadakan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan. Memang secara garis besar selama berlangsungnya operasi ketupat sebelum lebaran maupun saat pelaksanaan dan lebaran sampai hari ini secara umum kondusif,’’ kata Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK kepada Cenderawasih Pos, di Merauke, Senin (15/04/2024).
Iapun kembali mengingatkan Polres Nabire untuk segera mengungkap para pelakunya dan memproses hukum. Ini disampaikan Kapolda saat ditanya terkait rencana aksi demo yang kembali akan dilakukan di Nabire.
Kapolres menyebut personel gabungan TNI-Polri terus melakukan upaya dan strategi pengamanan untuk mengantisipasi munculnya gangguan-gangguan terhadap aktivitas masyarakat di wilayah itu.
Kegiatan kepolisian yang ditingkatkan tersebut dilaksanakan guna mencegah adanya aksi kejahatan selama libur hari raya idul Fitri seperti pencurian, premanisme, kejahatan jalanan maupun tindak pidana lainnya.
Wakapolres mengungkapkan bahwa kasus pencurian ini terjadi di Jalan poros Trans Jagebob Kampung Tambar, Tanah Miring Merauke pada tangga 2 Februari 2024 sekitar pukul 08.00 WIT.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Resnarkoba AKP F. Taborat, SH menyatakan bahwa hari ini pihaknya telah melaksanakan tahap II kasus penyalahgunaan Narkotika dengan tersangka OU dimana berkas perkara yang bersangkutan telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum.
Kata Kompol Hermanto, pemilik diler mobil tersebut melapor kepada polisi bahwa MJF menawari mobil kepada pemilik diler. Terlihat, MJF menyertakan berkas yang disita yang juga tercantum dirinya sebagai debtcollector freelance (lepas).
Adapun perbuatan tersangka berinisial OR ini, bermula pada Kamis 08 Februari 2024 lalu, di Kompleks perumahan BTN atas Kanker Distrik Abepura, tepatnya di Asrama Imeko, tersangka mengonsumsi minuman keras (Miras) bersama korban Nikolaus Adolof.
Jelang hari raya Idul Fitri 1445H di Merauke, Polres Merauke melaksanakan patroli dalam rangka cipta kondisi (Cipkon) keamanan, dan ketertiban masyarakat yang Kondusif di wilayah hukum Polres Merauke
Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Fajar Zadiq mengatakan, dari keterangan pelaku, sempat terjadi selisih paham antara pelaku dengan Nelson. Keduanya pun sempat adu mulut hingga berujung penganiayaan oleh pelaku terhadap Nelson hingga tewas.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Irene Aronggear dan timnya. AKP Irene menjelaskan bahwa penertiban miras illegal ini sesuai atensi dari Kapolresta Jayapura Kota terkait peredaran miras ilegal di Kota Jayapura.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Resnarkoba AKP F. Taborat, SH saat dikonfirmasi Jumat (5/4) pagi membenarlan pihaknya telah mengamankan seorang laki-laki berinisial FK (22) karena kedapatan membawa Narkotika golongan 1 jenis ganja sebanyak 17 paket siap edar.
Kata AKP Limbong, kedua pelaku yang masing-masing berinisial YL dan PI ditangkap akibat melakukan pencurian disertai kekerasan yang di Jalan Hasanuddin pada 22 Maret 2024 lalu yang mengakibatkan korban berinisial DK meninggal dunia.
Lebih lanjut dikatakan bahwa korban langsung dibawa RSUD Dekai guna mendapat pertolongan medis namun saat dirujuk ke Jayapura menggunakan pesawat Adven (NGI) sekitar pukul 11.20 WIT, nyawanya tak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan dari bandara ke rumah sakit Yowari Sentani.
Christian Degei, wartawan Seputar Papua, dilarang memfoto dan merekam video bahkan hpnya sempat disita dan oknum polisi menghapus beberapa foto dan video aksi demo di depan RSUD Nabire, Elia Douw, jurnalis wagadei.id, dikejar oknum polisi menggunakan rotan dan dicaci maki di titik aksi Pasar Karang, sedangkan Melkianus Dogopia, Pimpinan Redaksi tadahnews.com dilarang meliput di titik aksi Jepara II Nabire.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, SIK menyatakan dalam operasi Ketupat Cartenz 2024 ini pihaknya telah menyediakan Pos Pengamanan (Pos PAM) dan Pos Pelayanan (Posyan), dimana untuk Pos pengamanan dipusatkan di Perempatan jalan irian dan Jalan A.Yani Wamena, sementara untuk Posyan ditempatkan di Bandara Wamena.
Keempatnya biasa melakukan aksi curas sambil menggunakan topeng. Untuk kronologis penangkapannya bermula pada 30 Maret sekira pukul 19.30 WIT dimana saat itu ada sepasang kekasih sedang pacaran di sekitar lokasi Km 12 dan pelaku BT bersama rekan – rekannya mendekat.
Kasus gugurnya Briptu Sandi Defrit Sayuri yang merupakan anggota Polres Paniai beberapa waktu mendapat perhatian dari Kapolresta KBP Victor Mackbon. Iapun bersama rombongan mendatangi rumah keluarga Briptu Defrit seraya menyerahkan tali asih dari Kapolri, Jenderal Listyo Sigit.
Meski demikian Kapolres menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang dilakukan aksi selama semua sesuai prosedur dan tidak dipaksakan. Namun jika tetap dipaksakan maka diyakini kondisinya masih akan sama seperti sebelumnya dimana ada bentrok dan ada yang terluka.
Kronologi kejadiannya, ungkap Kapolres berawal saat korban berangkat menggunakan sepeda motor dari rumahnya dengan tujuan kampus tempat korban kuliah. Pada saat Korban melintas di area Kuburan Umum Yobar, tiba-tiba dihadang oleh terlapor yang pada saat itu membawa sebilah parang.
Aksi perampokan dalam beberapa bulan terakhir semakin marak terjadi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Mulai dari kasus perampok lintas Provinsi hingga kasus yang menyeret sejumlah pelaku sindikat perampok dan pencurian di Kabupaten Mimika.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suarnaya, SH, SIK, mengungkapkan bahwa selama operasi ketupat berlangsung total personel yang diturunkan untuk pelaksana utama sebanyak 80 personel, sementara pelaksana cadangan 268 personel yang merupakan gabungan stakeholder TNI-Polri dan stakeholder lainnya, diantaranya Basarnas, Perhubungan, Organisasi Sadar Kamtibmas.
Apel gelar pasukan tersebut dihadiri oleh Danlanud Wamena Letkol Pnb Fathir, Waka Polres Jayawijaya Kompol Muh Nur Bakti SH, MH, Kasdim 1702/Jwy Mayor Inf. Romadlon serta melibatkan personel dari Subdenpom Wamena, Kodim 1702 JWY, Brimob Kompi 4 Yon D, Polres Jayawijaya, Paskhas TNI AU, Damkar Kab. Jayawijaya dan UPBU Wamena
Pihaknya turut menjelaskan point-point penting kelengkapan yang harus dipersiapkan dengan baik serta aspek-aspek yang tidak kalah pentingnya untuk menunjang dalam menentukan kelulusan dalam seleksi tersebut.
Itu dilakukan di depan Mako Polsek Jayapura Utara dan dipimpin langsung Kapolsek AKP Jan Victor Makanuay. Didampingi para kanit dan personel Polsek, turut serta para istri yang tergabung dalam organisasi Bhayangkari Ranting Jayapura Utara dengan membagikan sebanyak 100 paket takjil kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo bersama wakapolres Jayawijaya dan pejabat utama serta Bhayangkari. Kapolres Jayawijaya mengatakan kegiatan tali asih ini diberikan kepada umat Islam yang berada di Distrik Walesi, Walesi Atas, Kampung Assoyelipele, dan Desa Holimas, Distrik Napua.
Tiga anggota Polres Supiori masing – masing Neles Koibur (36), Marconi Samber (37) dan Keiyopas Anggaraisu (36) akhirnya meregang nyawa usai motor yang digunakan menabrak trotoar. Kecelakaan tunggal merenggut tiga nyawa ini terjadi sekira pukul 01.00 WIT di Kampung Sorendiweri, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori pada Selasa 2 April 2024.
Dikatakan polisi datang ke ke rumah korban karena adanya laporan warga terkait penganiayaan. Disaat itulah ada reaksi dari AT sebagai pelaku yang justru menyerang aparat lebih dulu. Bahkan ketika polisi jatuh ternyata AT masih terlihat mengayunkan parangnya sehingga dikeluarkan tembakan.
Dalam pelaksanaannya Kasat Reskrim Polresta Kompol Agus Pombos didampingi Kanit Tipidter Ipda Andri Rihulay dan bersinergi dengan Kepala Badan Meterologi Kota Jayapura, Reynold A. Korwa dan Sales Branch Manager Rayon I Pertamina Papua, Irsan Firdaus Gasani.
Motif pembunuhan itu, terungkap dari mulut K yang telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan tersebut yakni akibat pelaku sakit hati kepada korban yang telah meminjamkan uang kepada orang lain namun belum dikembalikan.
Video berdurasi 1 menit 30 detik itu, seorang warga menyebut pendulang emas di wilayah tersebut telah mendapatkan peringatan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Dalam aksi tersebut, sebanyak 64 massa telah diamankan oleh aparat kepolisian untuk dilakukan klarifikasi terkait tujuan dan tuntutan mereka. Setelah dilakukan klarifikasi dan pemahaman yang lebih baik antara pihak kepolisian dan para demonstran, akhirnya massa dipulangkan dengan tertib.
Aiptu Frans Risamasu menyatakan bahwa kegiatan Gaktibplin ini dilakukan untuk menertibkan kendaraan yang dipergunakan personel baik itu surat-surat maupun kelengkapan pribadi dan kendaraan seperti SIM, STNK, helm, kaca spion, knalpot serta TNKB.
Mereka menyampaikan hasil tes calon perwira yang ternyata belum sesuai harapan. Dikatakan Aipda Charles Ansaka bahwa dari tes ini ada kuota OAP berjumlah 186 orang yang disiapkan namun dari hasil ternyata kuota 100 orang diisi OAP dan 86 adalah non OAP.
Setibanya di TKP pelaku AT justru mengamuk membabi buta sambil mengayunkan dua bilah parangnya. Anggota SPKT sempat memberi tembakan peringatan namun tidak ditanggapi. Lalu AT justru melakukan penyerangan dan langsung menyabetkan parangnya ke anggota Aiptu Imam Basori hingga anggota tersebut jatuh terkena sabetan parang.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Haris Baltasar Nasution, STK, SIK, didampingi Kaur Bin Ops Ipda Sewang, dikonfirmasi membenarkan penangkapan kedua pelaku yang merupakan ayah dan anak tersebut.
Dalam olah TKP pihak kepolisian tak menemukan adanya tanda –tanda kekerasan fisik pada tubuh korban, namun hanya mendapati dua tulisan diatas dua anak tangga yang diduga ditulis oleh korban sebelum mengakhiri hidupnya, yang bertuliskan “ selamat Tinggal I Love You Mama”
Kapolsek menerangkan, berawal dari pengaduan masyarakat bernama Bambang yang melaporkan bahwa pihaknya perwakilan dari SMP Pembangunan V Yapis Waena telah hilang dicuri barang inventaris milik sekolah dan baru diketahui pagi harinya.
Dimana sekitar pukul 12.50 WIT, Joni bersama temannya Geissler ICK (25) memancing ikan di talud tepi danau Kampung Yoka. Saat memancing Joni melihat dari kejauhan sesosok mayat yang dalam keadaan terapung.
Perempuan asli Papua asal Kabupaten Mappi ini mengungkapkan, kolaborasi dalam menyelidiki kasus tersebut karena sampai saat ini belum terungkap siapa pelaku pembunuhan terhadap korban. Selama ini, sebanyak 5 orang telah dimintai keterangan sebagai saksi yang semuanya dari keluarga korban.
Kata Yusran, sebelumnya polisi telah mendalami kasus tersebut. Usai diamankan, terduga pelaku selanjutnya dibawa ke Polsek Miru untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.“Saat proses penangkapan sempat terjadi perlawanan namun hal tersebut berhasil diantisipasi oleh Tim,” tutur Yusran.
"Murid-murid SMA/SMK kebanyakan sudah diizinkan orang tua untuk mengendarai sepeda motor dengan alasan jarak sekolah yang jauh. Sehingga murid-murid menjadi wajib untuk memiliki SIM. Oleh karena itu, kami lakukan sosialisasi dan edukasi ke sekolah dan masyarakat supaya anak- anak SMA/SMK yang usianya minimal 17 tahun jika mau berkendara harus memiliki SIM,"ungkapnya baru baru ini
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba AKP F Taborat , SH menyatakan Penyidik Sat Resnarkoba Polres Jayawijaya kembali menyerahkan satu tersangka kasus pembuat minuman keras lokal jenis Cap Tikus (CT) ke Kejaksaan Negeri Jayawijaya, dengan inisial RM, yang bersangkutan diserahkan usai berkas perkanya dinyatakan lengkap dari kejaksaan.
Korban yang bekerja sebagai pengantar gallon ini dibacok dan diserang di Jalan Bandara, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo hingga ditemukan terkapar dalam keadaan tak bernyawa di pinggir jalan.
RM dibekuk di kos kosannya di seputaran Pasar Hamadi Distrik Jayapura Selatan. Kapolresta Jayapura Kombes Pol Victor D Mackbon mengatakan, penangkapan ini berawal saat Polsek Jayapura Selatan mendapat laporan pada 24 Februari 2024 bahwa ada seorang warga PNG berinisial RM memiliki senjata api rakitan beserta amunisi.
Kapolres Asmat, AKBP Agus Hariadi menyatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara personel TNI dan Polri serta meningkatkan solidaritas di wilayah tersebut.
Dua personel yang turun yakni KA Sub Sektor Yapen Utara, Bripka F.O Rumaropen bersama Briptu Robert Msen menyambangi para pemuda pemudi di Jemaat GKI Imanuel Yobi Distrik Yapen Utara yang sedang melakukan camping paskah Tahun 2024.
Ini berdasar hasil evaluasi dimana kejahatan kerap muncul atau terjadi saat malam hari. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo menyampaikan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan wilayahnya dengan meningkatkan kegiatan patroli malam.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Samapta Polres Jayawijaya Iptu Samuel Lasarus Werinussa menyatakan jika dalam razia tersebut melibatkan personel BKO Brimob guna melakukan razia terhadap masyarakat yang masih membawa alat tajam dan miras
Terduga pelanggar didampingi AKP Roedy Rubianto. Sidang disiplin ini menghadirkan kelimanya yang disebut melakukan pelanggaran tidak melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan menghindarkan tanggung jawab dinas sebagaimana dimaksud dalam peraturan pemerintah nomor 2 tahun 2003 tentang peraturan disiplin.
"Memang benar dari laporan yang diterima saat itu ada tiga orang yang diduga KKB (kelompok kriminal bersenjata) diserahkan ke Polres Puncak, yakni WM, DK dan AM," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua Komisaris Besar Polisi Ignatius Benny Adi Prabowo di Jayapura, Rabu.
Razia tersebut dilaksanakan di tempat-tempat keramaian seperti di area Pasar Potikelek, Jalan Sulawesi hingga di areal Mall Wamena guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang beraktifitas khususnya di bulan ramadhan banyak masyarakat yang berbelanja pada sore hari.
Kapolresta Kota Jayapura Kombes Pol Victor D. Mackbon mengatakan, pergantian jabatan Kapolsek Jayapura Selatan tersebut merupakan suatu momen yang cukup penting dalam proses pembinaan karier yang bertujuan agar dinamika organisasi dalam manajerial bisa terus berlanjut demi kepentingan organiasi.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK, melalui Kasat Lantas AKP Novi Gultom, SIK membenarkan kecelakaan antara Truk Fuso dan Sepeda Motor yang menyebabkan pengendara motor meninggal dunia.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Haris Baltasar Nasution, STK, SIK didampingi KBO Ipda Sewang membenarkan penangkapan MM saat sedang melakukan aksinya di rumah seorang warga Jalan Noari Merauke itu.
Ketiga tersangka masing-masing berinisial RN (25), M (30) dan Y (36) merupakan tersangka penjual minuman keras lokal jenis CT yang sebelumnya ditangkap di dua lokasi berbeda. Dimana RN dan M ditangkap pada tanggal 09 Januari 2024 di sebuah kontrakan di Jalan Yos Sudarso Wamena, sedangkan Y ditangkap pada tanggal 31 Desember 2024 di Jalan Gatot Subroto Wamena.
"Jadi, awalnya saksi bernama Sunarman mendengar suara korban berteriak, lalu ia keluar rumahnya dan melihat api dari depan rumah kos korban. Saksi juga sempat memanggil korban namun tidak direspon,” kata Sunarman di lokasi kejadian.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo menjelaskan pertikaian antara kedua kelompok tersebut berawal dari kedua kelompok masyarakat yang diketahui melibatkan Ketua DPRD Kabupaten Nduga, Ikabus Gwijangge dengan Kepala Distrik Geselema, Lenanus Wandikbo yang sebelumnya terjadi pada Kamis (15/2) dan Jumat (16/2) serta pada Senin (4/3).
Kapolres Merauke AKBP I Komang Budhiarta, SIK, saat dihubungi media ini mengungkapkan bahwa 4 unit rumah yang saling berdempetan yang terbakar tersebut adalah rumah usaha mebel milik Piyong, bengkel dan warung milik Edi, rumah yang ditempati Anakorende dan rumah yang digunakan sebagai kamar kost sebanyak 12 kamar milik Anakorende.
Kasus pembunuhan yang dilakukan tersangka MK terhadap korban Stepanus Braen Yeuw terjadi Elikobel, Kabupaten Merauke 31 Januari 2024 sekitar pukul 13.30 WIT. Dimana tersangka memiliki dendam terhadap korban sehingga saat bertemu di jalan, tersangka menganiayaan dengan menggunakan samurai.
Operasi Keselamatan Cartenz 2024 kali ini dilaksanakan dalam bentuk Operasi Kepolisian Terpusat sebagai bagian dari program aksi keselamatan jalan yang melibatkan lembaga terkait. Dan operasi ini diharapkan dapat mendorong tercapainya sasaran yang melibatkan segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata di jalan raya.
Namun sayang kesadaran masyarakat dalam menggunakan helm saat berkendara di jalan raya masih belum optimal. Dibutuhkan kesadaran yang betul- betul terbentuk dari diri sendiri, tanpa harus dipaksakan. Hal ini dikatakan Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimboen.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suarnaya, SH, SIK melalui Kasi Humas Polres Merauke AKP Ahmad Nurung, SH yang didampingi KBO Satresnarkoba Ipda Benyamin Noriwari mengungkapkan, pengungkapan kasus Narkoba jenis Ganja ini dilakukan pada Selasa 19 Maret 2023 dari pukul 15.00-16.30 WIT. Pengungkapan ini melibatkan puluhan personil Opsnal Satresnarkoba bersama anggota Patmor.
‘’Dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Haris Baltasar Nasution, Tim Opsnal Rajawali Satuan Reskrim Polres Merauke yang bergerak cepat berhasil menangkap JT yang menjadi pelaku tindak pidana pencurian 16 Laptop Merek Acer milik SMK Negeri. Pelaku berhasil diringkus di salah satu rumah warga Mopah Lama Kelurahan Rimba Jaya pada Kamis 14 Maret 2024 lalu sekitar jam 21.30 WIT,’’ tandas Kasi Humas AKP Ahmad Nurung.
Terungkapnya penyeludupan yang dilakukan kedua WN PNG itu terungkap setelah adanya informasi terkait masuknya narkotika jenis ganja di sekitar Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.
asus persetubuhan terhadap anak kembali terjadi lagi. Kali iin di Kabupaten Boven Digoel. Seorang pria menyetubuhi anak tirinya yang masih dibawah umur. Kasus persetubuhan ini dilakukan SH (33) terhadap korban yang baru berumur 10 tahun.
Aksi penyerangan yang terjadi pada Kamis (21/3) kemarin sekitar Pukul 12.15 Wit ini memicu adanya serangan balik dari siswa SMA Negeri 1 Wamena hingga aksi saling lempar tak terhindarkan, bahkan aparat keamanan yang mencoba untuk melarai kedua kelompok ini juga diserang dengan batu dan juga panah wayar, akibatnya Polres Jayawijaya bertindak tegas dengan mengeluarkan gas air mata untuk membubarkan para siswa SMP dan SMA yang saling serang tersebut.
Kasie Humas Polres Mimika, Ipda Hempi Ona membenarkan, giat pengamanan tersebut dilakukan pada Selasa, 19 Maret 2024 lalu yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomako Ipda Wiklif S. Rumere saat kedatangan kapal penumpang KM. Sirimau yang baru tiba di Mimika sekitar pukul 00.05 WIT.
Hasil penyelidikan dan pengembangan kasus berhasil mengungkap kasus curanmor. Hasilnya, dalam jangka waktu 2 hari Polsek Muara Tami berhasil mengamankan 15 kendaraan hasil curanmor.
Kasus persetubuhan ini terungkap saat orang tua korban melihat sejumlah titik merah dibagian leher korban. Korban ditanya orang tua korban soal merah merah yang ada di leher korban, namun korban tidak mau berterus terang sehingga orang tua korban membawanya ke Polres Merauke.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba AKP F Taborat , SH menyatakan usai berkas perkara dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum maka tersangka kepemilikan ganja dengan inisial SK (27)diserahkan dengan baraing bukti ganja seberat 30,07 gram,1 buah selembaran kertas putih yang bertuliskan universitas cendrawasi yang berisikan narkotika golongan 1 jenis ganja dengan berat 4,93 gram dan 1 hp merek samsung warna biru.
Aipda T. Sinukaban menyampaikan bahwa kehadiran mereka di sekolah tersebut bertujuan untuk memberikan keceriaan kepada anak-anak sambil mengajarkan hal-hal penting melalui bermain.
Sebanyak 100 Personel Polres Keerom diturunkan untuk pengamanan penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh Calon Legeslatif salah satu Partai di Kantor KPUD Keerom. Pengamanan dipimpin langsung Kabag Ops Polres Keerom Kompol Agus Tianto.
Pasalnya, hingga saat ini di Papua belum memiliki tempat untuk rehabilitasi bagi para pemakai/pecandu narkotika. Mereka yang ingin direhabilitasi harus dibawa ke Makasar, yang tentunya butuh biaya yang cukup besar.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Lantas Iptu Toni Alua saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus Laka tunggal dimana pengendara sepeda motor Yamaha Vixion dengan No Pol DA 3636 IP warna hitam menabrak gundukan pasir di pinggir jalan yang ada di dekat Puskesmas Kampung Milima, Distrik Usilimo.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady menyampaikan bahwa hingga Selasa (19/3) belum ada petunjuk atau instruksi untuk dilakukan penambahan personel. Pihaknya memastikan bahwa dengan anggota yang ada saat ini dikatakan mampu menangani perkembangan situasi.
Kesal dengan dengan tindakan tersebut, pelaku melempar batu mengenai dahi korban yang menyebabkan korban meninggal dunia. Pelaku kini dalam pemeriksaan secara intensip di Polres Mimika.
LP3BH Manokwari sebagai organisasi masyarakat sipil (OMS) yang berfokus ada upaya perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) dan penegakan hukum mendesak Kapolda Papua memberi supervisi maksimal kepada Kapolres Puncak Jaya dan jajarannya untuk melakukan penyelidikan (investigasi) kriminal atas peristiwa tragis tersebut.
Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, Kompol Dian Novita Pietersz mengungkapkan bahwa Operasi Keselamatan Cartenz 2024 dipastikan akan lebih intens dilakukan dengan lokasi random.