Polisi Gelar Rekontruksi Kasus Pembakaran Komplek Kantor Bupati Jayapura

SENTANI – Rekontruksi kasus pembakaran Kantor Kemenag, Gedung A dan alat berat berlangsung di Komplek Gunung Merah, Sentani,  Kantor Bupati Kabupaten Jayapura, Sabtu (9/3) siang.

Rekonstruksi kejadian dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Sugarda A.B Trenggoro, S.TK., MH serta dihadiri Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jayapura Yoseph, SH., MH, beberapa awak media yang bertugas di Kabupaten Jayapura dan diadegank dilakukan oleh tersangka berinisial AL (22).

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda A.B Trenggoro, S.TK., MH., saat diwawancarai awak media mengatakan, rekonstruksi dilakukan untuk melengkapi berkas perkara yang bertujuan membuktikan kebenaran terjadinya kasus tersebut,  termasuk menguatkan penetapan tersangka dalam kasus itu.

Baca Juga :  Plh.Sekda Sarmi Belum Ditemukan

“Total ada 3 kasus yang kami rekonstruksikan sesuai dengan 3 laporan polisi. Yang pertama kasus pembakaran gedung Kementerian Agama dengan 17 adegan, kemudian kasus pembakaran gedung A dengan 18 adegan dan kasus pembakaran alat berat yang terjadi di Jalan Kemiri sebanyak 8 adegan. Semuanya berdasarkan keterangan pelaku yang ada didalam BAP (Berita Acara Pemeriksaan),” ungkapnya.

SENTANI – Rekontruksi kasus pembakaran Kantor Kemenag, Gedung A dan alat berat berlangsung di Komplek Gunung Merah, Sentani,  Kantor Bupati Kabupaten Jayapura, Sabtu (9/3) siang.

Rekonstruksi kejadian dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Sugarda A.B Trenggoro, S.TK., MH serta dihadiri Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jayapura Yoseph, SH., MH, beberapa awak media yang bertugas di Kabupaten Jayapura dan diadegank dilakukan oleh tersangka berinisial AL (22).

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda A.B Trenggoro, S.TK., MH., saat diwawancarai awak media mengatakan, rekonstruksi dilakukan untuk melengkapi berkas perkara yang bertujuan membuktikan kebenaran terjadinya kasus tersebut,  termasuk menguatkan penetapan tersangka dalam kasus itu.

Baca Juga :  Ikan Tuna Demta Siap Bersaing di Pasar Domestik dan Luar Negeri

“Total ada 3 kasus yang kami rekonstruksikan sesuai dengan 3 laporan polisi. Yang pertama kasus pembakaran gedung Kementerian Agama dengan 17 adegan, kemudian kasus pembakaran gedung A dengan 18 adegan dan kasus pembakaran alat berat yang terjadi di Jalan Kemiri sebanyak 8 adegan. Semuanya berdasarkan keterangan pelaku yang ada didalam BAP (Berita Acara Pemeriksaan),” ungkapnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya