Thursday, April 18, 2024
25.7 C
Jayapura

Seorang Pemuda Ditemukan Gantung Diri Dalam Rumah

WAMENA – Diduga terbelit dengan hutang piutang seorang  dengan inisial WS (24) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di sebuah rumah yang berada di BTN Muai Distrik Hubikiak Kabupaten Jayawijaya Minggu (31/3) sekitar ;pukul 20.00 Wit.

Dalam olah TKP pihak kepolisian tak menemukan adanya tanda –tanda kekerasan fisik pada tubuh korban, namun hanya mendapati dua tulisan diatas dua anak tangga yang diduga ditulis oleh korban sebelum mengakhiri hidupnya, yang bertuliskan “ selamat Tinggal I Love You Mama”

Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibiowo, SIK ketika di Konfirmas Cenderawasih Pos di ruang kerjanya membenarkan adanya aksi bunuh diri tersebut yang dilakukan oleh seorang pemuda dalam sebuah rumah yang berada di BTN Muai, dimana sampai saat ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi dari keluarga korban.

Baca Juga :  Pj Gubernur buka Pesparani I Provinsi Papua Tengah

“atas kejadian ini kami sudah mengambil keterangan darin 4 Saksi yang merupakan keluarga dan kerabat dari korban, usai kami laporan bahwa telah terjadi bunuh diri di BTN Muai. Sekitar pukul 20.32 wit,”ungkapnya senin (1/40) kemarin

Mendapat lapotan tersebut, personel Polsek Wamena kota dan Pers Polres Jayawijaya  menuju TKP selanjutnya meminta keterangan masyarakat dan saksi disekitar TKP. Ditemukan beberapa Barang Bukti di Sekitar TKP Tali dengan panjang sekitar 1,5 meter yang digunakan alm untuk gantung diri., Tulisan kapur ditangga rumah yang bertuliskan “selamat tinggal, I Love U mama”.

“ sebelumnya saksi agustinus pagiling bertemu dengan almarhum dan menanyakan tentang permasalahan Mobil yang dibawanya, namun almarhum menyampaikan bahwa “tidak lama saya bunuh diri”. Namun saksi tidak menanggapi serius.”jelasnya

Kapolres juga menerangkan jika .sekitar pukul 17.30 wit saksi  Veronika pagiling  melihat Alm beraktifitas membakar sampah didepan rumah. Selanjutnya sekitar pukul 18.00 wit alm masuk kedalam rumah. Sekitar pukul 20.00 wit pada saat saksi hendak mengembalikan perabotan ke rumah (TKP), saksi melihat almarhum tergantung di bagian tangga rumah selanjutnya saksi memanggil warga sekitar untuk melihat almarhum.

Baca Juga :  Miliki 17 Paket Ganja Kering Siap Edar Seorang Mahasiswa Dibekuk Polisi

“keterangan saksi bahwa almarhum terlilit hutang. almarhum terdapat informaai bahwa ada yang mencari Almarhum terkait permasalahan hutang piutang.”kata Kapolres

Ia menambahkan usai  koordinasi dengan keluarga Almarhum untuk  dapat dilakukan visum luar di RSUD Wamena namun yang bersangkutan menolak dan akan membuat pernyataan lantaran menerima kematian dari korban.

“Penyebab korban  gantung diri tersebut diperkirakan karena hutang almarhum yang belum terselesaikan,” tutupnya (jo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

WAMENA – Diduga terbelit dengan hutang piutang seorang  dengan inisial WS (24) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di sebuah rumah yang berada di BTN Muai Distrik Hubikiak Kabupaten Jayawijaya Minggu (31/3) sekitar ;pukul 20.00 Wit.

Dalam olah TKP pihak kepolisian tak menemukan adanya tanda –tanda kekerasan fisik pada tubuh korban, namun hanya mendapati dua tulisan diatas dua anak tangga yang diduga ditulis oleh korban sebelum mengakhiri hidupnya, yang bertuliskan “ selamat Tinggal I Love You Mama”

Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibiowo, SIK ketika di Konfirmas Cenderawasih Pos di ruang kerjanya membenarkan adanya aksi bunuh diri tersebut yang dilakukan oleh seorang pemuda dalam sebuah rumah yang berada di BTN Muai, dimana sampai saat ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi dari keluarga korban.

Baca Juga :  2022, Polres Jayawijaya Tangani 219 Kasus Kriminal

“atas kejadian ini kami sudah mengambil keterangan darin 4 Saksi yang merupakan keluarga dan kerabat dari korban, usai kami laporan bahwa telah terjadi bunuh diri di BTN Muai. Sekitar pukul 20.32 wit,”ungkapnya senin (1/40) kemarin

Mendapat lapotan tersebut, personel Polsek Wamena kota dan Pers Polres Jayawijaya  menuju TKP selanjutnya meminta keterangan masyarakat dan saksi disekitar TKP. Ditemukan beberapa Barang Bukti di Sekitar TKP Tali dengan panjang sekitar 1,5 meter yang digunakan alm untuk gantung diri., Tulisan kapur ditangga rumah yang bertuliskan “selamat tinggal, I Love U mama”.

“ sebelumnya saksi agustinus pagiling bertemu dengan almarhum dan menanyakan tentang permasalahan Mobil yang dibawanya, namun almarhum menyampaikan bahwa “tidak lama saya bunuh diri”. Namun saksi tidak menanggapi serius.”jelasnya

Kapolres juga menerangkan jika .sekitar pukul 17.30 wit saksi  Veronika pagiling  melihat Alm beraktifitas membakar sampah didepan rumah. Selanjutnya sekitar pukul 18.00 wit alm masuk kedalam rumah. Sekitar pukul 20.00 wit pada saat saksi hendak mengembalikan perabotan ke rumah (TKP), saksi melihat almarhum tergantung di bagian tangga rumah selanjutnya saksi memanggil warga sekitar untuk melihat almarhum.

Baca Juga :  Masyarakat Diajak Bersatu Lawan Radikalisme

“keterangan saksi bahwa almarhum terlilit hutang. almarhum terdapat informaai bahwa ada yang mencari Almarhum terkait permasalahan hutang piutang.”kata Kapolres

Ia menambahkan usai  koordinasi dengan keluarga Almarhum untuk  dapat dilakukan visum luar di RSUD Wamena namun yang bersangkutan menolak dan akan membuat pernyataan lantaran menerima kematian dari korban.

“Penyebab korban  gantung diri tersebut diperkirakan karena hutang almarhum yang belum terselesaikan,” tutupnya (jo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya