Ketua LMA Provinsi Papua, Lennis Kogoya menyatakan, pelaksanaan kegiatan pada hari lahirnya Pancasila, tidak hanya tugas negara, tapi juga tugas dari LMA, di mana setiap tahunnya, lembaga ini melakukan musyawarah besar dan musyawarah khusus, musyawarah itu membicarakan hal -hal yang tidak bisa diselesaikan sendiri.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Muh Safei. A.B,SE menyatakan kemungkinan aksi pengibaran yang dilakukan sejak pagi tadi menjadi bagian dari protes dari kelompok yang bertentangan dengan acara yang dilakukan oleh LMA.
Menanggapi permasalahan tersebut, Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, MSi menyatakan, kunjungan yang dilakukannya untuk melihat mahasiswa yang ada di luar Papua, tidak ada unsur politiknya, apa lagi pencitraan.
Dalam peringatan Hari lahirnya pancasila tetap akan dilakukan musyawarah LMA, dan usai melakukan upacara maka hasil dari itu akan dibacakan oleh karena itu bagi warga yang tak menerima jangan mengganggu sebab ini bagian dari Aspirasi LMA yang dilindungi undang -undang.
Kapolres Jayawijaya, AKBP. Muh Safei, AB, SE mengatakan, pihaknya masih terus melakukan patroli dalam kota Wamena, dan ini menjadi agenda rutin guna mencegah dan mengantisipasi tindakan- tindakan kriminal yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
Dalam kunjungan kerjanya tersebut, bupati berdiskusi langsung dengan para mahasiswa tentang kondisi asrama dan berbagai permasalahan lainnya yang dihadapi para mahasiswa/I selama berada di kota studi Yogyakarta.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayawijaya, Thony M Mayor, SPd, MM menyatakan, pelaksanaan FBLB belum bisa digelar tahun ini, apabila pandemi Covid-19 sudah meredah, maka tahun depan baru bisa diselenggarakan.
"Persoalan pemerintahan semua mengalami. Puncak Jaya pasti semua kenal sebagai zona merah. Namun dalam kepemimpinan saya tahun 2017 insiden kekerasan dan kriminal bersenjata menurun drastis termasuk pencapaian dalam bidang lain. Kuncinya adalah mendengarkan aspirasi, keluhan dan keinginan masyarakat dan dituangkan dalam rumusan kebijakan nyata serta terbuka dengan tetap berkoordinasi dengan berbagai pihak," tuturnya.
Sekretaris Jendral PMKRI Cabang Jayawijaya, Fransiskus Sorabut menyatakan, pihaknya melakukan aksi untuk menunjukkan bahwa seluruh masyarakat Lapago sudah menolak DOB, namun dari Tokoh LMA Provinsi Papua dalam hal ini Lenis Kogoya ingin mendeklarasikan DOB, oleh karena itu, pihaknya dari PMKRI bersama 9 kampus yang ada di Jayawijaya menyatakan menolak deklarasi tersebut .
“Kemarin di Jakarta, Pemkab Nduga sudah menyampaikan usulan final batas wilayah dengan Jayawijaya dan menyangkut Distrik Trikora, kami dari Jayawijaya juga sudah sampaikan batas wilayah kami, sehingga kami tidak lepas Trikora ke Nduga,”tegasnya Rabu, (25/5) kemarin.
Sekda Kabupaten Jayawijaya, Thony M Mayor SPd, MM menyatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijya mengharapkan FLS2N tingkat Kabupen Jayawijaya ini bisa berjalan baik, tak hanya sampai di sini saja, tetapi harus berkelanjutan.
Mantan Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom, SE, MSi berpesan jika segala sesuatu ada masanya, dan pada akhirnya ia dapat menuntaskan tugasnya sebagai Bupati Lanny Jaya selama 10 tahun. Ada banyak hal yang sudah dilakukan, namun ada juga yang belum dilakukan hingga akhir masa jabatannya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jayawijaya, Nickolas Itlay menyebutkan, tahun ini ada satu program yang terkait dengan kebakaran rumah, honai, banjir, usaha kecil, ekonomi kerakyatan yang akan dijawab berdasarkan proposal yang masuk. Proposal ini memang sudah dari Tahun 2016, namun belum pernah diselesaikan.
Salah seorang guru Indonesia Cerdas yang ditempatkan pemerintah di Kabupaten Jayawijaya, Adrian menyatakan, rata-rata pemukiman warga berada di lereng gunung yang cukup jauh sehingga sulit dilalui kendaraan, ini berdampak terhadap anak -anak mereka ke sekolah untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
Kapolres Jayawijaya, AKBP. Muh Safei AB, SE., yang dikonfirmasi membenarkan adanya bentrok dua kelompok warga yang mengakibatkan 14 orang luka akibat terkena panah dan lemparan batu.
Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi, SH, M.Hum menyatakan, upaya pemerintah daerah untuk membangun distrik dan kampung tidak akan berjalan dengan baik jika situasi di wilayah itu tidak aman, oleh karena itu, dukungan dari masyarakat untuk bersama menciptakan suasana yang aman akan mempercepat proses pembangunan.
Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah Papua (Lapago) meminta kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian PUPR agar segera menyelesaikan jalan Trans Papua Jayapura- Wamena yang sampai saat ini belum tuntas.
Setelah terpilih memimpin Asosiasi Bupati se-Pegunungan Tengah Papua, RHP berencana membuka dialog besar melibatkan semua unsur di dalamnya untuk membicarakan tentang daerah otonom baru (DOB), sehingga jika dipaksakan dari pemerintah pusat maka jangan sampai masyarakat Lapago yang menjadi korban.
“Tadi saya buka dan melihat ratusan ribu masyarakat bukan yang seribu atau dua ribu yang sering demo. Saya yakin masyarakat yang besar ini, mereka tidak tahu sebab akibat dan siap menerima Provinsi Pegunungan tengah Papua karena mereka orang yang mengerti,” ungkapnya di Wamena, Kamis (19/5) kemarin.
Polisi menduga, korban mengalami kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia saat korban sedang dipengaruhi minuman beralkohol, sebab ditemukan juga barang bukti Miras yang dibawa korban dalam tas miliknya di sekitar Tempat Kejadian Perkara(TKP).
Kegiatan extra kurikuler ini digelar selain menambah nilai semester genap TA 2022, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan kecintaan pada budaya serta menggali bakat siswa di bidang seni budaya daerah.
“Pemerintah mengajak warga Maluku di Jayawijaya dan Pegunungan Tengah Papua (Lapago) untuk melanjutkan nilai-nilai perjuangan tersebut dalam aktivitas dan tugas dan tanggung jawab di tengah-tengah masyarakat,”ungkapnya Sabtu (14/5) kemarin.
‘’Tadi saya sudah melakukan koordinasi dengan Kasat Reskrim sehubungan dengan rekan-rekan menanyakan masalah BBM Pertalite yang telah dijual eceran ke masyarakat umum di jalan-jalan,’’ kata Kasie Humas Iptu Bambang Soetrisno.
Sekda Jayawijaya, Thony M Mayor, SPd, MM menyatakan, kalau ada toko atau supermaket yang sudah memberlakukan pembatasan pembelian minyak goreng, mungkin Disnakerindag bisa mengatur, sehingga jangan ada oknum yang memborong dan menimbun minyak goreng.
Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, MSi menyatakan, ada masalah kecil yang terjadi sehingga pihaknya ingin agar Direktur RSUD Wamena bisa menyelesaikan masalah ini. Contoh seperti di ruang IGD, banyak keluarga pasien, di mana 1 pasien bisa dijaga 5 orang keluargnya.
“Kuota untuk masuk dalam selaksi Praja IPDN memang sangat terbatas diberikan untuk Provinsi Papua, dari provinsi harus dibagi lagi ke masing -masing kabupaten/kota, sehingga ini menjadi kendala bagi kita,” ungkapnya, Kamis (12/5), kemarin.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya, Natalis Mumpu Amd, S.Sos menyatakan, ujian akhir sekolah yang dilakukan oleh masing -masing satuan pendidikan tingkat SD, telah berakhir, jumlah murid yang mengikuti ujian tersebut 2.615 murid dari 116 sekolah.
Warga di sekitar Pasar Jibama Wamena dihebohkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki tanpa identitas di Kali Hetuma, Distrik Hubikiak, Minggu (8/5). Sampai saat ini, mayat tersebut masih berada di kamar mayat RSUD Wamena.
“Sekarang kementerian pendidikan mengambil terobosan baru untuk program sekolah merdeka, pembelajaran di sekolah, sekolah menentukan, mengatur, melaksanakan semua kegiatan, termasuk ujian juga dilakukan oleh sekolah,”ungkapnya, Senin (9/5) kemarin.
Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, M.Si menyatakan, Pemkab Jayawijaya telah menerima petunjuk dari Kementerian Perhubungan untuk perguruan tinggi bagi siswa SMA/ SMK yang baru lulus untuk ikut seleksi, apabila lulus dari perguruan tinggi tersebut maka langsung diangkat menjadi ASN Kementrian Perhubungan.
Pihaknya memprediksi, arus balik ke Jayawijaya akan berlangsung dari 5 Mei sampai 7 Mei ke atas atau seminggu setelah Lebaran, sebab aktivitas perkantoran kembali normal seperti bisa, sehingga harus antisipasi itu.
Kapolres Jayawijaya, AKBP. Muh. Safei. AB, SE mengatakan, secara umum, pelaksanaan Salat Id di Jayawijaya di 20 titik, baik dalam kota mupun luar Kota Wamena berjalan aman dn lancar.
Kepala Disnakerindag melalui Kepala Seksi Ekspor Impor, Sammy Rumbino menyatakan, stok minyak goreng di pasaran Wamena masih bisa untuk memebuhi kebutuhan masyarakat, hanya saja, harganya tidak stabil di pasaran contoh Bimoli 5 liter harganya Rp 180 ribu, kini naik Rp 190 ribu.
Dalam Sidak tersebut, ada empat tim yang ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan setiap kios dan toko yang ada di seluruh Kota Wamena dari Pasar Wouma, Sinakma, Pasar Baru dan Pikhe.
Manager Trigana Air Service Wamena, Michael Biduri menyatakan, sejak pengoperasian pesawat boeing dua minggu lalu, kini mulai terlihat arus mudik dari Wamena, namun hal ini dapat diantisipasi oleh Trigana sebab kapasitas pesawat yang dimiliki bisa mengangkut banyak penumpang yang ada di Wamena.
“Kita tempatkan pos di Bandara Wamena dan di Tengah Kota Wamena tepatnya di Jalan Irian, maksudnya agar warga yang melakukan mudik, baik dari Jayawijaya ke Jayapura dan seterusnya tetap dalam pengamanan kita,” ungkapnya, Jumat, (22/4) kemarin.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijya, Bambang Budiandoyo menyatakan, sesuai kalender nasional besok baru akan dilakukan ujian sekolah, ujian akhir sekolah ini dilakukan karena sekarang tidak ada ujian nasional sehingga untuk SMP se-Kabupaten Jayawijaya dijadwalkan hari ini dimulai ujian tersebut.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan dan Aggota DPRD Lanny Jaya karena selama ini dapat bekerjasama dengan baik dan dukungan juga dari seluruh ASN, Kepala Distrik dan Kepala Kampung seluruh Lanny Jaya.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Tolikara, Imanuel Gurik, SE, M.Ec.Dev diwakili Kepala Bidang Kawasan Permukiman, Depenus Wanimbo ketika ditemui saat pelatihan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi "Tolikara Terang".
Sekda Jayawijaya, Thony M Mayor, SPd, MM mengakui, saat ini pengawasan dilaksanakan berbasis resiko, merupakan metodologi pemeriksaan yang digunakan untuk memberikan jaminan jika resiko telah dikelola dalam batasan yang telah ditetapkan managemen pada satu instansi pemerintah.
“Perekaman E-KTP mobile ini akan dilakukan mulai 25 April, tim dari Disdukcapil akan mendatatangi 15 distrik itu untuk melayani perekaman E-KTP bagi masyarakat yang selama ini belum melakukan perekaman,” ungkapnya, Selasa (19/4), kemarin.
Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Jayawijaya, Edward Dimo menyatakan, surat dari Kementrian Agraria sudah diterima, karena itu, pihaknya telah memberlakukan syarat memiliki Kartu BPJS Kesehatan dalam pengurusan tanah di Kantor Badan Pertanahan Wamena.
“Pencairan dana Otsus formatnya berubah, sehingga kita harus melakukan penyesuaian, kita membutuhkan laporan realisasi capaian output dari masing -masing OPD penerima dana Otsus dan itu didorong oleh Bappeda, kalau sudah clear maka akan didorong kami dan kami akan lanjutkan ke Kementrian Keuangan sebagai syarat penyaluran,”ungkapnya Sabtu, (16/4) kemarin.
Menurutnya, program stunting ini harus dimasukkan karena ini merupakan program dari pemerintah pusat yang turun ke daerah, sehingga selain pemerintah daerah yang menjalankan lewat program dan kegiatan di OPD, kepala kampung juga harus ambil bagian melalui dana desa yang dikelola sehingga apa yang dilakukan itu sinkron.
Kepala Bappeda Provinsi Papua, Yohanes Walilo, S.Sos, M.Si menyatakan, proses pembangunan Jalan Lingkar Lukmen secara multi years atau pengerjaannya dua tahun, tahun 2021 dan 2022.
“ Saat ini kita punya kawasan pengembangan Bawang Merah di daerah Pyramid dan itu sudah panen, namun kami akan kembangkan lagi 10 hektar yang dibiayai oleh APBN Tahun 2022 ini,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (14/4).
Kegiatan Musrenbang ini juga sangat penting, kami sudah melihat dari hasil pra Musrenbang selama tiga hari, selanjutnya akan kembali duduk dengan anggaran untuk melihat kembali kegiatan prioritas dari OPD, apakah semua sudah masuk atau belum”ungkapnya, Rabu (13/4) kemarin .
Dandim 1702/ Jayawijaya, Letkol Inf. Asrif Budi Situmeang, SIP menyatakan, dalam penyaluran BTPKLWN ini, pihaknya bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, KPPN dan Bank BRI.
“Untuk perlindungan konsumen ini adalah tugas rutin kami untuk memastikan bahan makanan yang dijual di kios dan toko itu masih layak dikonsumsi oleh masyarakat,”ungkapnya, Selasa (12/4) kemarin.
"Kalau urusan dan persiapan semua beres, semoga 13 atau 14 April ini sudah bisa beroperasi melayani angkutan penumpang rute Jayapura-Wamena-Jayapura,"ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (9/4) via selulernya.
“ Memang di bulan puasa ini, jajanan takjil sangat diminati masyarakat, namun kita dari dinas kesehatan belum melakukan kajian untuk pengawasan jajanan olahan rumah, yang diperjual belikan kepada masyarakat di Wamena,”ungkapnya Sabtu (9/4) kemarin.
Warga juga beramai -ramai memposting cara pembelian BBM yang berlebihan ini ke grup -gup whatsapp di Jayawijaya dan meminta kepada anggota DPRD dan pemerintah daerah segera mengambil langkah -langkah untuk menertibkan pembelian BBM secara berlebihan ini.
“Untuk mengisi lahan seluas ini, kita membutuhkan 100.000 bibit kopi, sementara persediaan bibit yang ada di petani lokal di Kampung Yagara, Distrik Welesi baru 20.000 bibit kopi, kita masih butuh 80.000 bibit lagi,”ungkapnya Jumat, (8/4), kemarin.
“Selain Distrik Pisugi, ada beberapa distrik lagi yang belum memiliki Puskesmas dan persyaratannya semua sama, harus melakukan pelepasan tanah adat untuk pembangunan Puskesmas di sana,"ujarnya.
“Mungkin bupati sudah melihat sendiri kondisi jalan dan jembatan yang ada di Distrik Siepkosy ini, kami sulit lalui jalan tersebut, setiap membawa hasil kebun harus dipikul dan berjalan kaki sampai di jalan besar Distrik Pisugi ,”ungkapnya, Kamis (7/4), kemarin.
Warga tak mau membawa anaknya untuk mendapatkan imunisasi karena yang ditakutkan adalah vaksinasi Covid -19 sehingga petugas memilih untuk melakukan pelayanan kesehatan di Pustu yang di wilayah itu.
Robert Hubi selaku koordinator aksi menyatakan, warga setempat bertujuan agar pembangunan jalan yang ada di lingungan mereka dihentikan oleh pemerintah, sebab pembangunan jalan ini tidak dikoordinasi dengan pemilik hak ulayat yang ada.
Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, MSi menyatakan, apabila petani kopi ini kesulitan mencari pasaran, maka lebih baik dijual di Papua saja, sebab ada pengusaha kopi di Jayapura yang sering membeli kopi di sini, dan mereka beli dengan harga Rp 120 ribu per Kg.
“Untuk stok Bapok, pedagang pemasok di Wamena memberikan jaminan tetap terpenuhi sampai perayaan Idul Fitri nanti, mungkin kendalanya hanya minyak goreng,” ungkapnya, Selasa (5/4), kemarin.
Kepala Kemenag Jayawijaya melalui Kabid Binmas Islam, Eko Haryanto menyatakan, patut disyukuri karena dengan rahmat dan nikmatnya, semua umat muslim di Jayawijaya dapat dipertemukan dengan bulan suci Ramadan, melalui Nabi Muhamad SAW dapat mengenal ajaran Islam dengan sempurna dan sebenarnya.
Kasatgas Pangan Polres Jayawijaya AKP. Mattinetta, S.Sos, MM menyatakan, terkait dengan pengawasan pangan di pasaran Wamena, ada bagian -bagian khusus yang diawasi, seperti minyak goreng, ini memang dalam pengawasan, baik pendistribusiannya, ketersediaannya, dan kestabilan harganya kepada masyarakat.
Direktur RSUD Wamena, dr. Felly Sahureka M.Kes menyatakan, masalah pelayanan kesehatan masyarakat di luar masyarakat Jayawijaya yang menggunakan fasilitas pelayanan RSUD Wamena, tentu ini menjadi beban RSUD Wamena karena harus mengakomodir masyarakat yang dari luar KTP Jayawijaya dalam hal ini wilayah Lapago.
Koordinator PRP Lapago, Namene Elopre menjelaskan, PRP Lapago mendukung aksi demo nasional karena demo tersebut merupakan kesadaran dari seluruh masyarakat Papua, bukan paksaan dari PRP, di mana masyarakat se-Lapago sudah menolak DOB dan Otsus Jilid II.
Kapolres Jayawijaya melalui Wakapolres, Kompol Ferdinand B Masaawet, SIK menyatakan, pihaknya dari Polres Jayawijaya menyikapi beredarnya aksi penyampaian pendapat dari masyarakat tersebut.
Koordinator aksi damai, Musa Uropmabin S.HI melaluai whatsappnya mengatakan, aksi damai itu bertujuan untuk meminta agar Bupati Pegubin memperjelas nasib Pencaker Orang Asli Pegunungan Bintang yang terus bertambah setiap tahunnya.
“Benar hari ini, ada sesosok jenazah laki-laki yang ditemukan dalam kamar kostnya di Olala Hom -hom tadi pagi, kami masih mengambil keterangan dari para saksi yang pertama menemukannya,”ungkapnya kemarin.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayawijaya, Thony M Mayor, SPd, MM mengakui, menegaskan, kepala distrik dan kepala kampung yang ditunjuk oleh pemerintah harus bekerja melayani masyarakat dengan baik.
Kepala Dinas Perhubungan Darat, Kabupaten Jayawijaya, Pardomuan Harahap mengakui adanya kerusakan lampu traffic ligth, diduga sengaja dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, ada yang dilempar sehingga panelnya rusak dan konslet.
“Setelah jenazah dibawa ke RSUD Wamena, hanya dilakukan pemeriksaan visum luar, yang ditemukan dari jenazah tersebut, hanya sebuah HP, anggota kemudian menghubungi salah satu nomor dalam HP itu, dan yang angkat ternyata anak korban, tapi posisinya di Jayapura,”ungkapnya, Senin (28/3) kemarin.
Kapolres Jayawijaya, AKBP. Muh Safei AB, SE ketika dikonfirmasi membenarkan adanya pememuan mayat seorang pria bernama Salmon Alua (50), yang merupakan ASN Kabupaten Yalimo dan beralamat di Kampung Wenabubaga, Distrik Kurulu.
“Ini merupakan langkah konkrit dalam mewujudkan umat Islam yang lebih religius serta menunjang Qori dan Qoriah agar menjadi duta Kabupaten Jayawijaya dalam rangka mengikuti MTQ ke-29 tingkat Provinsi Papua,”ungkapnya, Sabtu (26/3) kemarin.
Tim Medis Satgas Damai Cartenz dipimpin Ipda dr. Yoga Arismunandar, beranggotakan Bripda Aziz Hakim, S.Kep., Bripda Bobby Rizky R, S.Kep., Bripda Herdi Ardiansyah, A.Md.Kep dan dibantu personel Sat Binmas Polres Pegunungan Bintang Aipda Elias Sokaro.
“Ada beberapa kampung yang sudah kita survei, tapi kita masih dalam tahap penilaian tentang potensi yang ada di kampung tersebut, ada satu kampung sudah layak program ini yakni Kampung Walakma, Distrik Bpiri,”ungkapnya kepada media ini, Jumat (25/3), kemarin.
Kepala Dinas Kesehatan dr. Willy E Mambieuw, SpB menyatakan, pihaknya telah melakukan pra rembuk penanganan Stunting di Jayawijaya, di mana setiap OPD memaparkan hasil pengamatannya di lapangan, sehingga berdasarkan hasil ini nantinya ditindaklanjuti dalam program dan kegiatan akan dilakukan.
“Tentang siapa pengajarnya nanti, kita akan bertemu guru-guru yang kompeten, terutama teman-teman guru asli Jayawijaya,”ungkapnya, Kamis (24/3) kemarin
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayawijaya, Thony M Mayor SPd, MM menyatakan, jaringan Telkomsel yang tidak memadai ini sudah hampir sebulan dan ini sangat mengganggu komunikasi masyarakat dan pemerintah.
Sekda Kabupaten Jayawijaya, Thony M Mayor, SP.d, MM menyatakan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan SK Bupati sebagai salah satu syarat yang harus dilengkapi dalam proses pencairan ADD nanti.
Usai kejadian itu, saksi Larice Jikwa (28) langsung melaporkan hal tersebut kepada kepolisian dan tim Pos SAR Jayawijaya untuk melakukan pencarian terhdap korban, namun belum membuahkan hasil. Pencarian kemudian dilanjutkan Selasa, (22/3), kemarin. Sekitar pukul 10.40 WIT, korban akhirnya ditemukan, namun dalam keadaan meninggal dunia, korban ditemukan 5 meter dari tempat ia tenggelam.
Kapolres Jayawijaya, melalui Kabag Ops AKP FD. Tamaila mengatakan, kegiatan kepolisian ini dilakukan untuk melakukan antisipasi terkait banyaknya isu -isu atau suara yang beredar di masyarakat tentang aksi demo.
Pelaksanaan Ujian Nasional bagi siswa/I Sekolah Menegah Atas (SMA) tingkat Kabupaten Tolikara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Michael Uri, S.IP yang diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan, Remain Gurik, S.Pd, Senin, (21/3). Kegiatan pembukaan itu digelar dalam apel pagi bersama di halaman SMA Negeri Karubaga, Senin (21/3), kemarin.
Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, Msi menyatakan, pemerintah melalui dinas perhubungan sudah memiliki dua bis yang dioperasikan untuk anak sekolah, ini merupakan bantuan dari anggota DPR partai Nasdem dan saat ini sudah beroperasi di Wamena.
Komisioner Komnas HAM RI, Beka Ulung Hapsara menyatakan, kehadirannya di Kabupaten Jayawijaya dan melakukan pertemuan dengan Bupati Jayawijaya guna menjaring informasi dari Forkopimda Jayawijaya terkait dengan situasi terkini di Jayawijaya.
“Berangkat ke daerah pegunungan dalam rangka penegakan hukum dan penyuluhan hukum di beberapa kabupaten di Pegunungan Tengah Papua, semua memiliki tantangannya,”ungkapnya.
Kepala Suku Assologaima, Mulik Doga menyatakan, awalnya semua pemilik hak ulayat tidak ada yang keberatan, karena berpikir rumah sakit merupakan hal yang positif untuk masyarakat dan anak cucu ke depan. Sedangkan yang negatif, telah dijelaskan oleh pemerintah bahwa sudah ada kajian untuk menghindari hal itu.
Sekda Kabupaten Jayawijaya, Thony M, Mayor SPd, MM menyatakan, Musrenbang tingkat distrik dan kampung sudah selesai, saat ini, Pemkab sedang mempersiapkan Musrenbang tingkat kabupaten.
Ketua DWP Kabupaten Jayawijaya, Meyti Mantiri Mayor saat ditemui mengatakan, tugas pokok dan fungsi Dharma Wanita Persatuan yaitu melakukan pembinaan mental dan spiritual kepada anggota agar menjadi manusia yang bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berkepribadian dan berbudi pekerti yang luhur.
“Pembangunan Puskesmas di Distrik Usilimo ini akan diprioritaskan oleh pemerintah pada 2023 mendatang,”ungkapnya dalam kunjungan kerjanya ke Distrik Usilimo, Senin (14/3) kemarin.
Kapolres Jayawijaya, AKBP.Muf Safei AB, SE, menyatakan operasi keselamatan Cartenz ini dilakukan terhadap kendaran yang tak memiliki surat -surat lengkap dan dicurigai sebagai motor curian, sebab sejak Januari 2022 ini, banyak laporan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curnmor).
Padatnya pemukiman dan kencangnya angin, membuat api semakin membesar dan sulit dikendalikan hingga merembet rumah lainnya. Petugas pemadam kebakaran sempat kesulitan memadamkan api karena keterbatasan mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Jayawijaya.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Muh Safei. AB, SE menyatakan, serah terima jabatan ini merupakan hal yang biasa dilakukan, hal ini dilakukan untuk memberikan penyegaran dan peningkatan karier baik pejabat lama dan pejabat baru di lingkungan Polres Jayawijaya.
Sales Branch Manager I Pertamina Papua, Andi Reza Ramahdan, menyatakan, pihaknya akan menjadikan SPBU Lasminingsih Wamena sebagai percontohan dalam artian di APMS Lasminingsih akan menjual 3 prodak bahan bakar yakni pertamax, dextalitte dan solar.
Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi, SH, M.Hum usai memimpin rapat Forkopimda di Ruang Rapat Bupati menyatakan, dari hasil rapat tersebut, pemerintah berharap agar demo yang akan dilakukan itu harus sesuai aturan yang ada.
“Kami harapkan, kegiatan ini menjadi sarana edukasi, pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika dan HIV-AIDS bagi kalangan remaja, khususnya anak sekolah ,”ungkapnya saat ditemui di Aula Jan Bernard Reba, Polres Jayawijaya, Rabu (10/3), kemarin.
Operasi keselamatan Cartenz ini dipimpin langsung Kasat Lantas AKP Hariyanto, S.Sos dengan melibatkan 20 personel. Operasi berlangsung di 2 titik yakni di jalan Trans Papua Titik Nol Tanah Merah, dan di Jalan Trans Papua arah Mindiptana tepatnya di simpang tiga depan toko New Harapan, Tanah Merah.
“Setelah kita melakukan investigasi, memang dari pihak pengusaha juga telah menyampaikan hal tersebut, sehingga untuk satu bulan ke depan, kami dari pertamina tidak menyalurkan bahan bakar solar ke SPBU ini,”ungkapnya Senin (7/3) kemarin, saat ditemui di Wamena.
Komandan Kodim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf Arif Budi Situmeang, SIP., menjelaskan bahwa informasi kehilangan senjata sebenarnya bukan kehilangan atau pencurian. Tetapi hanya kelalaian dari anggota yang memegang senjata, dimana senjata itu bukan hilang dicuri di rumah melainkan terjatuh dan tercecer di jalan.