alexametrics
24.7 C
Jayapura
Monday, May 23, 2022

Menyeberang Kali Baleim, Seorang Pria Tenggelam

Korban Ditemukan Tim SAR di Hari Kedua

WAMENA—Warga di seputaran Pikhe Wamena digemparkan oleh adanya seorang warga yang tenggelam di Kali Baliem bernama Ento Tabuni (33),  Senin, (21/3) sekitar pukul 12.30 WIT. Saat itu korban ingin menyebrang kali dengan cara berenang ke sebelah untuk mengambil perahu, namun saat hampir sampai di sebelah kali, yang bersangkutan kehabisan tenaga dan akhirnya tenggelam.

Usai kejadian itu, saksi Larice Jikwa (28) langsung melaporkan hal tersebut kepada kepolisian dan tim Pos SAR Jayawijaya untuk melakukan pencarian terhdap korban, namun belum membuahkan hasil. Pencarian kemudian dilanjutkan Selasa, (22/3), kemarin. Sekitar pukul 10.40 WIT, korban akhirnya ditemukan, namun dalam keadaan meninggal dunia, korban ditemukan  5 meter dari tempat ia tenggelam.

Baca Juga :  Dinilai Rawan, Pemda Insiatif Buat Pos Pengamanan

Kapolres Jayawijaya AKBP Muh. Safei AB, SE membenarkan kasus tenggelamnya satu warga di Kali Baliem. Dikatakan, mendapat laporan tersebut, personel Polres Jayawijaya dan Polsek Wamena Kota yang dipimpin oleh Kasat Intelkam AKP Victorianus Renyaan dan KBO Sat Reskrim Ipda Marcelino H. Rumambi menuju TKP, selanjutnya menghubungi Tim SAR untuk membantu mencari korban.

“Benar ada warga tenggerlam di Kali Baliem, ini  berawal saat korban bersama saksi ke pinggir kali guna menyeberang ke kampung sebelah untuk kerja di kebun bersama rekannya.”ungkapnya Selasa, (22/3) kemarin.

Lanjut Kapolres, karena posisi perahu di seberang kali, sehingga rekan korban tidak mau ikut menyeberang, korban mengambil inisiatif untuk berenang mengambil perahu di seberang. Pada saat korban menyeberang, korban terbawa arus deras sungai.

Baca Juga :  Cegah Stunting Dinkes Mulai Distribusikan PMT

Sementara itu, Koordinator Tim Pos SAR Jayawijaya, Supartono menyatakan, upaya pencarian dilakukan pihaknya selama dua hari, hari pertama hasilnya nihil, kemudian pencarian hari kedua membuahkan hasil. “Arus Kali baliem tidak terlalu deras, kami duga korban masih berada di tempat yang sama dan ternyata benar, kita berhasil menemukan korban, 5 meter dari tempatnya tenggelam,” jelasnya.(jo/tho)

Korban Ditemukan Tim SAR di Hari Kedua

WAMENA—Warga di seputaran Pikhe Wamena digemparkan oleh adanya seorang warga yang tenggelam di Kali Baliem bernama Ento Tabuni (33),  Senin, (21/3) sekitar pukul 12.30 WIT. Saat itu korban ingin menyebrang kali dengan cara berenang ke sebelah untuk mengambil perahu, namun saat hampir sampai di sebelah kali, yang bersangkutan kehabisan tenaga dan akhirnya tenggelam.

Usai kejadian itu, saksi Larice Jikwa (28) langsung melaporkan hal tersebut kepada kepolisian dan tim Pos SAR Jayawijaya untuk melakukan pencarian terhdap korban, namun belum membuahkan hasil. Pencarian kemudian dilanjutkan Selasa, (22/3), kemarin. Sekitar pukul 10.40 WIT, korban akhirnya ditemukan, namun dalam keadaan meninggal dunia, korban ditemukan  5 meter dari tempat ia tenggelam.

Baca Juga :  Soal Intan Jaya, Komasi Papua dan IPMI Ambil Sikap

Kapolres Jayawijaya AKBP Muh. Safei AB, SE membenarkan kasus tenggelamnya satu warga di Kali Baliem. Dikatakan, mendapat laporan tersebut, personel Polres Jayawijaya dan Polsek Wamena Kota yang dipimpin oleh Kasat Intelkam AKP Victorianus Renyaan dan KBO Sat Reskrim Ipda Marcelino H. Rumambi menuju TKP, selanjutnya menghubungi Tim SAR untuk membantu mencari korban.

“Benar ada warga tenggerlam di Kali Baliem, ini  berawal saat korban bersama saksi ke pinggir kali guna menyeberang ke kampung sebelah untuk kerja di kebun bersama rekannya.”ungkapnya Selasa, (22/3) kemarin.

Lanjut Kapolres, karena posisi perahu di seberang kali, sehingga rekan korban tidak mau ikut menyeberang, korban mengambil inisiatif untuk berenang mengambil perahu di seberang. Pada saat korban menyeberang, korban terbawa arus deras sungai.

Baca Juga :  Distribusi Logistik Pemilu, KPU Tidak Generalisasi di Nduga Tidak Aman

Sementara itu, Koordinator Tim Pos SAR Jayawijaya, Supartono menyatakan, upaya pencarian dilakukan pihaknya selama dua hari, hari pertama hasilnya nihil, kemudian pencarian hari kedua membuahkan hasil. “Arus Kali baliem tidak terlalu deras, kami duga korban masih berada di tempat yang sama dan ternyata benar, kita berhasil menemukan korban, 5 meter dari tempatnya tenggelam,” jelasnya.(jo/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/