emerintah Provinsi (Pemprov) Papua meminta keterlibatan aktif masyarakat dalam proses penyusunan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kampung Maribu, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura.
Bentrokan antar dua kelompok warga terjadi di Jalan SP 2, depan Perumahan Pemda, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Kamis, 11 Juni 2026 malam. Insiden yang dipicu oleh salah paham terkait utang di sebuah kios ini mengakibatkan satu orang
Koordinator Penyaluran Bansoss Pangan dan PKH Kantor Pos Merauke Ahmad Ismail menguyngkapkan, penyaluran bansos pangan dan PKH yang dilakukan ini untuk periode bulan April, Mei dan Juni 2026.
Kopi Tua beberapa kali melakukan aksinya disini mulai dari pembunuhan aparat keamanan, penyerangan, penembakan pesawat sipil dan menyasar warga sipil sehingga menimbulkan ketidaknyamanan warga. Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf
Seorang saksi mata, John mengatakan peristiwa berdarah itu terjadi Selasa (9/6) sekitar pukul 17.31 WIT. Kejadian ini diduga bermula dari pertengkaran antara kedua korban yang tinggal di sebuah rumah kos di lantai dua. Menurut saksi, saat k
Seorang warga Merauke bernama Jimmy Balagaize (33) terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih intensif akibat terkena peluru senapa angin saat sedang berusaha melarai 2 kelompok yang bertikai di Jalan Felubun,
Informasi awal mengenai kejadian tersebut disampaikan oleh salah seorang warga, Oga Kiwo, kepada personel yang berjaga di pos keamanan. Setelah menerima laporan, personel pos segera menuju lokasi untuk melakukan observasi, membantu masyarak
Pertemuan tersebut turut didampingi Plt. Sekda Waropen Bob Woriori, S.STP, M.Si, sejumlah pimpinan OPD, Kadistrik Kirihi, para kepala kampung, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga yang dipimpin Kepala Suku Fayu Dani Distrik Kirihi, Y. L
Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Jayapura, terutama dinas teknis terkait, agar informasi program perlindungan sosial ketenagakerjaan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Hal itu disampaikan
Banyaknya oknum yang memanfaatkan situasi konflik untuk melakukan penjarahan dan pencurian di rumah para korban membuat warga mulai kesal sebab harta benda dan ternak mereka banyak yang raib. Salah satu Intelektual dari Kurima Okto Hesegem