Organisasi Anpropakos di Wamena Harus Jadi Wadah Persatuan dan Kesatuan Masyarakat

WAMENA- Rukun keluarga dari wilayah Distrik Anggruk, Pronggoli, Panggema dan Kosarek (RK Anpropakos) Kabupaten Yahukimo cabang Wamena kembali melakukan Musyawarah II pembentukan organisasi tersebut.

Wakil Bupati Yahukimo Esau Miram, S.IP, menyatakan musyawarah II Anpropakos cabang Wamena akan menjadi wadah persatuan masyarakat.

“Di sini tempat dimana anak -anak kita mencari pendidikan, baik itu SD, SMP, SMA/SMH hingga sampai ke perguruan tinggi, dan juga ada mayoritas masyarakat yang berdomisili di Wamena,”ungkapnya dalam pembukaan Musyawarah II Antropakos di Gedung Sekolah Minggu GKI Betlehem Wamena Kamis (9/4).

Esau Miram juga meminta warga Anpropakos untuk menjadi contoh di Ibukota Papua Pegunungan, karena organisasi ini berdiri di atas Pos Injil GKI di Tanah Papua yaitu di wilayah Klasis Yalimo Anggruk yang didalamnya ada 9 distrik serta dua suku yaitu Yali dan Mek.

Baca Juga :  Ribuan Warga Mimika Berburu Bapok di Gerakan Pangan Murah

“Wadah Anpropakos ini merupakan satu kesatuan yang utuh dan tak dapat dipisahkan dengan situasi apapun, kami berharap dengan terpilihnya pengurus baru kedepan bisa terus mempertahankan persatuan dan kesatuan ini untuk terus di pupuk, dipelihara , dijaga agar bisa menjadi teladan bagi masyarakat lainnya,”kata Wakil Bupati Yahukimo.

WAMENA- Rukun keluarga dari wilayah Distrik Anggruk, Pronggoli, Panggema dan Kosarek (RK Anpropakos) Kabupaten Yahukimo cabang Wamena kembali melakukan Musyawarah II pembentukan organisasi tersebut.

Wakil Bupati Yahukimo Esau Miram, S.IP, menyatakan musyawarah II Anpropakos cabang Wamena akan menjadi wadah persatuan masyarakat.

“Di sini tempat dimana anak -anak kita mencari pendidikan, baik itu SD, SMP, SMA/SMH hingga sampai ke perguruan tinggi, dan juga ada mayoritas masyarakat yang berdomisili di Wamena,”ungkapnya dalam pembukaan Musyawarah II Antropakos di Gedung Sekolah Minggu GKI Betlehem Wamena Kamis (9/4).

Esau Miram juga meminta warga Anpropakos untuk menjadi contoh di Ibukota Papua Pegunungan, karena organisasi ini berdiri di atas Pos Injil GKI di Tanah Papua yaitu di wilayah Klasis Yalimo Anggruk yang didalamnya ada 9 distrik serta dua suku yaitu Yali dan Mek.

Baca Juga :  Pembangunan di Papua Lambat, Presiden Akan Panggil Seluruh Kepala Daerah

“Wadah Anpropakos ini merupakan satu kesatuan yang utuh dan tak dapat dipisahkan dengan situasi apapun, kami berharap dengan terpilihnya pengurus baru kedepan bisa terus mempertahankan persatuan dan kesatuan ini untuk terus di pupuk, dipelihara , dijaga agar bisa menjadi teladan bagi masyarakat lainnya,”kata Wakil Bupati Yahukimo.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya