Warga Tanah Miring Dilaporkan Tersesat Saat Mancing

MERAUKE – Seorang warga Tanah Miring bernama Sumadi (52) dilaporkan hilang tersesat saat sedang mancing di pesisir Serapuh, Kali Maro, pada Minggu (19/4). Warga yang dinyatakan hilang tersebut kemudian dilaporkan ke Satuan Polair Polres Merauke.

Kasi Humas Polres Merauke Ipda Andre menjelaskan, setelah mendapat laporan adanya warga yang tersesat, Satuan Polairud Polres Merauke melalui personel Pos Pintu Air segera merespon cepat. Tim yang terdiri dari Aipda Ahmad Sukron, Bripka Siampa, dan Bripka Syafrudin langsung menuju Pesisir Serapu Kali Maro menggunakan speed boat patroli untuk melakukan pencarian dan pertolongan.

‘’Setelah sekitar satu jam melakukan penyisiran, tim Sat Polairud berhasil menemukan korban di koordinat 08⁰28’074“ LS – 140⁰22’666“ BT. Sumadi ditemukan dalam kondisi hidup namun sudah lemas karena tersesat,’’ kata Andre, Senin (20/4).

Baca Juga :  Pemprov Papua Selatan Buka Selter untuk 5 Pimpinan OPD

Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kembali kepada teman-temannya di titik koordinat 08⁰27’752“ LS – 140⁰21’870“ BT untuk selanjutnya dibawa pulang ke rumahnya di Tanah Miring. Seluruh rangkaian pencarian berlangsung aman dan terkendali.

MERAUKE – Seorang warga Tanah Miring bernama Sumadi (52) dilaporkan hilang tersesat saat sedang mancing di pesisir Serapuh, Kali Maro, pada Minggu (19/4). Warga yang dinyatakan hilang tersebut kemudian dilaporkan ke Satuan Polair Polres Merauke.

Kasi Humas Polres Merauke Ipda Andre menjelaskan, setelah mendapat laporan adanya warga yang tersesat, Satuan Polairud Polres Merauke melalui personel Pos Pintu Air segera merespon cepat. Tim yang terdiri dari Aipda Ahmad Sukron, Bripka Siampa, dan Bripka Syafrudin langsung menuju Pesisir Serapu Kali Maro menggunakan speed boat patroli untuk melakukan pencarian dan pertolongan.

‘’Setelah sekitar satu jam melakukan penyisiran, tim Sat Polairud berhasil menemukan korban di koordinat 08⁰28’074“ LS – 140⁰22’666“ BT. Sumadi ditemukan dalam kondisi hidup namun sudah lemas karena tersesat,’’ kata Andre, Senin (20/4).

Baca Juga :  40 Guru PAUD dan SD Ikuti Bimtek Penguatan Kurikulum Merdeka Belajar 

Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kembali kepada teman-temannya di titik koordinat 08⁰27’752“ LS – 140⁰21’870“ BT untuk selanjutnya dibawa pulang ke rumahnya di Tanah Miring. Seluruh rangkaian pencarian berlangsung aman dan terkendali.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya