MERAUKE – Seorang warga Merauke bernama Jimmy Balagaize (33) terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih intensif akibat terkena peluru senapa angin saat sedang berusaha melarai 2 kelompok yang bertikai di Jalan Felubun, Merauke, Kamis (4/6) dinihari lalu. Kedua kelompok yang bertikai tersebut akibat pengaruh minuman keras.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan laporan yang diterima Polres Merauke, kata Andre, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 02.30 WIT.
‘’Saat kejadian, korban berada di dalam rumah dan mendengar adanya keributan di luar. Setelah keluar rumah, korban melihat dua kelompok pemuda yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras terlibat pertikaian dan saling menyerang,’’ kata Ipda Andre, Senin (8/6).
Korban kemudian berusaha melerai pertikaian tersebut. Namun secara tiba-tiba, korban ditembak oleh pelaku yang hingga kini masih dalam penyelidikan menggunakan senapan angin jenis PCP hingga mengenai bagian pundak kanan korban. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan langsung dievakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Merauke untuk mendapatkan penanganan medis.
MERAUKE – Seorang warga Merauke bernama Jimmy Balagaize (33) terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih intensif akibat terkena peluru senapa angin saat sedang berusaha melarai 2 kelompok yang bertikai di Jalan Felubun, Merauke, Kamis (4/6) dinihari lalu. Kedua kelompok yang bertikai tersebut akibat pengaruh minuman keras.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan laporan yang diterima Polres Merauke, kata Andre, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 02.30 WIT.
‘’Saat kejadian, korban berada di dalam rumah dan mendengar adanya keributan di luar. Setelah keluar rumah, korban melihat dua kelompok pemuda yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras terlibat pertikaian dan saling menyerang,’’ kata Ipda Andre, Senin (8/6).
Korban kemudian berusaha melerai pertikaian tersebut. Namun secara tiba-tiba, korban ditembak oleh pelaku yang hingga kini masih dalam penyelidikan menggunakan senapan angin jenis PCP hingga mengenai bagian pundak kanan korban. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan langsung dievakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Merauke untuk mendapatkan penanganan medis.