Ironisnya dalam melakukan aksi kejahatan para pelaku kerap kali membawa sajam dan tidak segan -segan untuk melukai korbannya apabila tak menuruti keinginan dalam mencari barang berharga seperti uang tunai dan HP yang sering kali menjadi sasaran, sehingga warga juga menjadi takut apabila beraktifitas diluar terlalu lama dan meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong.
Manager Trigana Air Service Wamena Michael Biduri menyatakan untuk arus mudik sudah terlihat dari hari minggu kemarin, dimana kepadatang penumpang yang menggunakan jasa dari penerbangan Trigana sudah full dari Bandara Sentani Jayapura, hal yang sama juga terjadi di Bandara Wamena yang semua seat terisi full.
Kegiatan kepolisian yang ditingkatkan tersebut dilaksanakan guna mencegah adanya aksi kejahatan selama libur hari raya idul Fitri seperti pencurian, premanisme, kejahatan jalanan maupun tindak pidana lainnya.
Acara Lukatok tersebut diawali dengan ibadah yang di pusatkan di gereja Oikumene Eroma Silimo di Kampung Minimo, Ibadah gabungan dari 5 denomenasi gereja tersebut dipimpin oleh Pdt. Robert Wamu, S.Th dari Gereja GBI setempat minggu (7/4), sedangkan petugas liturgi lainnya diambil oleh beberapa denomenasi gereja di Kampung Minimo.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Resnarkoba AKP F. Taborat, SH menyatakan bahwa hari ini pihaknya telah melaksanakan tahap II kasus penyalahgunaan Narkotika dengan tersangka OU dimana berkas perkara yang bersangkutan telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo , SE, MM meminta kepada Dinas Kesehatan dan RSUD Wamena untuk mengatur petugasnya dalam memberikan pelayanan kesehatan, sebab dalam masa libur ini tentunya pelayanan kesehatan tak bisa untuk tidak beroperasi sebab masih ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan baik di setiuap puskesmas maupun RSUD Wamena.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan kemarin pihaknya sudah lakukan koordinasi dengan Menendagri lewat Zoom meating, dan untuk pemda Jayawijaya diarahkan untuk menjalin kerjasama dengan pemerintah Provinsi Papua pegunungan terkait penanganan anak –anak dari Pengungsi Nduga yang ada disini.
Kepala Bappeda Kabupaten Jayawijaya Ludya Eruleke Logo,S.STP,M.Si mengaku jika Sesuai amat Pasal 98 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, Setiap tahunnya distrik melaksanakan musrenbang RKPD di Distrik dan Bappeda ikut membantu mengasistensi usulan dari kampung, kelurahan pada saat pelaksanaan musrenbang Distrik.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Resnarkoba AKP F. Taborat, SH saat dikonfirmasi Jumat (5/4) pagi membenarlan pihaknya telah mengamankan seorang laki-laki berinisial FK (22) karena kedapatan membawa Narkotika golongan 1 jenis ganja sebanyak 17 paket siap edar.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo , SE, MM, menyatakan Pasar Murah II pamda Jayawijaya ini dilakukan selain menghadapi Perayaan Idul Fitri 1445 Hijria dan juga sebagai bagian dari pengendalian inflasi dalam daerah sehingga memberikan penekanan terhadap harga barang dipasaran yang akan berdampak pada daya beli masyarakat itu bisa meningkat.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, SIK menyatakan dalam operasi Ketupat Cartenz 2024 ini pihaknya telah menyediakan Pos Pengamanan (Pos PAM) dan Pos Pelayanan (Posyan), dimana untuk Pos pengamanan dipusatkan di Perempatan jalan irian dan Jalan A.Yani Wamena, sementara untuk Posyan ditempatkan di Bandara Wamena.
masyarakat minta pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial Jayawijaya dan pihak terkait lainnya segerah memperbaiki data penerima bantuan social (Bansos) Kemiskinan Ekstrem Kabupaten Jayawijaya, karena data yang dirilis Dinsos banyak yang tidak sesuai.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MSi menyatakan pertemuan ini dilakukan untuk mensinkronisasi data untuk penerima bantuan dan bagaimana mendorong percepatan penyaluran bantuan tersebut, seperti penyaluran beras sudah dilakukan untuk 17 Distrik dan sudah berjalan banyak, hanya saja ada usulan dari masyarakat untuk menyamakan data.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan dalam rapat itu pihaknya sudah menyepakati untuk mengadakan sembako yang jauh lebih murah dari harga pasaran, yang tentunya disubsidi contoh seperti beras dimana dari Bulog memberikan harga Rp 11.800 per Kg, kemudian pemerintah lakukan subsidi sehingga dijual dengan harga Rp 5000 per Kg.
Diingaktkan bagi kepala OPD, bahwa hal –hal yang belum dimasukan dalam pelayanan dasar masyarakat untuk bisa disesuaikan, amksudnya sehingga pelayanan dasar yang belum terakomodir ini akan disesuaikan nanti akan dilihat secara prioritas contoh masalah drainase yang tersumbat dalam kota sebab daru hujan sedikit jalan sudah tergenang, ini yang diharapkan ada keberpihakan DPA ini kepada layanan dasar.
Korban bernama Yosep Pulung dilaporkan tewas usai ditikam di bagian perut sebelah kanan. Ia sempat dievakuasi ke Sentani namun nyawanya tak tertolong. Yosep sendiri bekerja di Inspektorat Daerah Kabupaten Yahukimo.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo bersama wakapolres Jayawijaya dan pejabat utama serta Bhayangkari. Kapolres Jayawijaya mengatakan kegiatan tali asih ini diberikan kepada umat Islam yang berada di Distrik Walesi, Walesi Atas, Kampung Assoyelipele, dan Desa Holimas, Distrik Napua.
Ketua Asosiasi pasar Jibama Markisa Kogoya mengatakan pasar Jibama mengaku jika pasar ini merupakan sebagai pasar titik sentral dari beberapa Kabupaten dari kawasan Papua Pegunungan yakni dari Kabupaten Yalimo, Kabupaten Mamberamo, Kabupaten Lanny Jaya, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Jayawijaya itu sendiri.
Dalam olah TKP pihak kepolisian tak menemukan adanya tanda –tanda kekerasan fisik pada tubuh korban, namun hanya mendapati dua tulisan diatas dua anak tangga yang diduga ditulis oleh korban sebelum mengakhiri hidupnya, yang bertuliskan “ selamat Tinggal I Love You Mama”
Ketua terminal A1 Obenius Wenda, mengatakan soal pengakalan ojek di wilayah terminal sinakma ini pihaknya sudah pernah umumkan bahkan juga melarang agar para tukang ojek di larang mangkal di wilayah terminal apalagi angkut penumpang di dalam terminal dan sekitarnya.
Plt kepala BPS Kabupaten Jayawijaya Ahmad Fauzi menyatakan Inflasi pada maret 2024 kabupaten Jayawijaya baik secara year to year, manon man, dead, to dead, menunjukan bahwa masih dibawah angka inflasi nasional hal ini sedikit banyak menunjukan jika pengendalian inflasi di kabupaten Jayawijaya sudah dilakukan dengan cukup baik pada bulan maret kemarin.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba AKP F Taborat , SH menyatakan Penyidik Sat Resnarkoba Polres Jayawijaya kembali menyerahkan satu tersangka kasus pembuat minuman keras lokal jenis Cap Tikus (CT) ke Kejaksaan Negeri Jayawijaya, dengan inisial RM, yang bersangkutan diserahkan usai berkas perkanya dinyatakan lengkap dari kejaksaan.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan Ini yang menjadi tantangan bersama OPD–OPD terkait untuk mengalokasikan anggaran, begitu juga didorong untuk intervensi penanganan inflasih dengan melakukan pasar murah yang disubsidikan oleh pemerintah daerah.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Samapta Polres Jayawijaya Iptu Samuel Lasarus Werinussa menyatakan jika dalam razia tersebut melibatkan personel BKO Brimob guna melakukan razia terhadap masyarakat yang masih membawa alat tajam dan miras
Penjabat Bupati Jayawijaya,Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan Pembersihan area tugu salib ini merupakan antusias masyarakat, pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, pemerintah Kabupaten Jayawijaya bersama-sama membersihkan area tugu salib ‘Wio Silimo’
Razia tersebut dilaksanakan di tempat-tempat keramaian seperti di area Pasar Potikelek, Jalan Sulawesi hingga di areal Mall Wamena guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang beraktifitas khususnya di bulan ramadhan banyak masyarakat yang berbelanja pada sore hari.
Dikatakan, tak hanya itu begitu juga untuk kemiskinan ekstrem, harus persis data pastinya, dalam penanganan satu keluarga atau kepala keluarga bisa lepas dari kemiskinan eksrem, itu apa saja yang harus dilakukan oleh pemerintah untuk memberikan layanan, dan berapa kebutuhan anggarannya per setiap kepala keluarga.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan kejaksaan mendampingi dalam perkara –perkara perdata atas nama pemerintah daerah dan yang paling panting melakukan pengawalan dalam program strategis pemerintah Kabupaten Jayawijaya agar berjalan sesuai dengan aturan yang ada.
Pj Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan hari ini pemerintah sudah melaksakan perjanjian kerjasama sengan PLN UP3 Wamena kerjasama ini diharapkan dalam pengoptimalanan layanan penerangan jalan umum.
Penjabat (Pj) Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo menyampaikan apresiasi dan berterima kasih atas masukan atau usulan yang disampaikan langsung oleh mahasiswa jayawijaya di kota studi Jakarta, karena dengan adanya masukan ini diketahui bahwa ternyata ada asrama pemerintah Jayawijaya di Jakarta dan beberapa keluahan yang dialami oleh mahasiswa.
Ketiga tersangka masing-masing berinisial RN (25), M (30) dan Y (36) merupakan tersangka penjual minuman keras lokal jenis CT yang sebelumnya ditangkap di dua lokasi berbeda. Dimana RN dan M ditangkap pada tanggal 09 Januari 2024 di sebuah kontrakan di Jalan Yos Sudarso Wamena, sedangkan Y ditangkap pada tanggal 31 Desember 2024 di Jalan Gatot Subroto Wamena.
Menurutnya, tugas utama sebagai Pj Bupati Jayawijaya adalah menyiapkan persiapan untuk pelaksanaan kesuksesan Pemilu Serentak Tahun 2024 itu tugas utama, kemudian ada program-program dari Presiden jokowi yang harus dilaksanakan pemerintah daerah
Salah Satu masyarakat Kampung Pumo, Eligius Mabel mengatakan sejumlah Honai Warga di Kampung Pumo dipenuhi genangan air usai kali baliem meluap, bahkan sebagaian Warga mengunsi menyebarang kali menggunakan prahu ke tempat dataran yang lebih tinggi namun sebagain warga memilih untuk bertahan di rumah mereka.
Dalam penertiban yang melibatkan Satpol PP , Dinas Perhubungan darat dan Disnakerindag Kabupaten Jayawijaya, Distrik Wamena Kota dan Kelurahan Sinapuk tersebut, puluhan lapak pinang ini dibongkar dan mengarahkan pedagangnya untuk kembali berjualan dalam pasar Potikelek sesuai dengan tempat yang telah disiapkan pemerintah Kabupaten Jayawijaya selama ini.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba AKP F Taborat , SH menyatakan usai berkas perkara dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum maka tersangka kepemilikan ganja dengan inisial SK (27)diserahkan dengan baraing bukti ganja seberat 30,07 gram,1 buah selembaran kertas putih yang bertuliskan universitas cendrawasi yang berisikan narkotika golongan 1 jenis ganja dengan berat 4,93 gram dan 1 hp merek samsung warna biru.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Lantas Iptu Toni Alua saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus Laka tunggal dimana pengendara sepeda motor Yamaha Vixion dengan No Pol DA 3636 IP warna hitam menabrak gundukan pasir di pinggir jalan yang ada di dekat Puskesmas Kampung Milima, Distrik Usilimo.
Untuk mewujudkan program tersebut secara resmi pemerintah Kabupaten Jayawijaya melauncing pembukaan lahan pertanian seluas 1 hektar di wilayah Kampung Honelama II Distrik Wamena Kota yang ditandai dengan pemberian peralatan kerja serta bibit tanaman kepada masyarakat yang akan menggarap lahan tersebut sebab hasilnya nanti akan dikembalikan kepada masyarakat.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE,MM Launcing Penanganan Stunting yang dimulai wilayah Puskesmas Wamena kota menjadi tugas dan tanggungjawab pemerintah sekurang -kurangnya 14 persen harus diturunkan dalam tahun ini, oleh karena itu anak -anak yang terlahir dalam keadaan Stunting perlu di perhatikan oleh pemerintah
PJ Bupati Jayawijaya melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Agus Purwanto menyatakan tentu ini menjadi satu catatan istimewa bagi pemerintah daerah karena sampai di usia 50 Tahun Persatuan perawat Nasional Indonesia (PPNI) masih terus ada dan telah banyak membantu masyarakat dalam pelayanan kesehatan.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jayawijaya Elis Andi Sumule menyatakan Tim Penggerak PKK Kabupaten Jayawijaya memilki sedikit bantuan yang bisa disalurkan kepada panti Asuhan yang ada di wilayah Kota Wamena dan sekitarnya berupa beras serta beberapa makanan tambahan seperti Susu, biscuit dan juga bubur Kacang hijau.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, SIK menyatakan dalam pelaksanaan pembubaran massa tersebut tak ada perlawanan yang dilakukan oleh massa dan dapat membubarkan diri dengan baik tanpa ada tindakan tegas dari aparat keamanan dalam hal ini Polres Jayawijaya dan BKO Brimob Polda Papua dan juga melakukan razia terhadap alat tajam yang di bawah warga.
Sekelompok massa dari Kabupaten Lanny Jaya melakukan aksi penyerangan dan membunuh salah satu warga yang diduga sebagai pelaku pembunuhan yang terjadi di pasar Wouma.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan setelah mendengar adanya penutupan layanan di IGD RSUD Wamena karena kasus pembunuhan dalam ruangan tersebut ia mengharapkan tidak terjadi lagi hal serupa dan memberikan penegasan kepada masyarakat bahwa RSUD Wamena tetap membuka pelayanan.
Komisioner KPU Jayawijaya Devisi Parmas dan SDM Alpius Asso, S.IP menyatakan 6 hal yang perlu diktahui masyarakat di Jayawijaya yang pertama KPU Jayawijaya, belum melakukan pleno pergantian dan penetapan antar waktu anggota PPD pada beberapa distrik sesuai Aspirasi masyarakat (Partai Politik).
Penjabat (Pj) Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan , kemiskinan ekrem adalah kondisi ketidakmampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, seperti makanan, air bersih, sanitasi layak, kesehatan, tempat tinggal, pendidikan dan akses informasih terhadap pendapatan dan layanan sosial di jayawijaya.
Kondisi ini membuat pemerintah daerah meminta dukungan dari DPRD Jayawijaya agar bagaimana pelayanan dengan mengalihkan anggaran yang ada untuk penanganan drainase yang tersumbat dalam kota wamena, tentunya hal ini tak bisa dibiarkan saja namun membutuhkan penanganan dari pemerintah daerah.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan dalam masalah ini adalah soal data, sebab data masyarakat miskin yang bersumber dari badan pangan nasional ada 38.825 kepala keluarga yang telah dialokasikan untuk diberikan bantuan pangan berupa beras 10 Kg setiap bulan kepada setiap kepala keluarga.
Selain itu lokasi Pleno dari KPU Jayawijaya juga telah dipindahkan ke Kantor KPU Jayawijaya, sebab waktu penggunaan kantor DPRD Jayawijaya telah habis masa berlakuknya, sementara kepolisian dari Polres Jayawijaya masih terus melakukan upaya jemput paksa PPD di lapangan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Jayawijaya Kilion Wenda menyatakan, laporan pengalihan suara dari Caleg ini pada perinsipnya sudah diterima oleh Bawaslu dengan bukti C hasil dan D hasil, namun dari Bawaslu menyarankan karena dua distrik ini telah diplenokan sebelumnya, oleh karena itu disarankan caleg mengisi formulir keberatan.
Ketua IKB Jayawijaya Gotlief Sihombing menyatakan saat ini masyarakat batak yang ada di Jayawijaya tak bisa dipisahkan dengan daerah ini, oleh karena itu dilakukan ibadah syukuran lepas sambut Tahun ikatan keluarga Batak Jayawijaya 2023-2024 dengan maksud mensyukuri kebaikan Tuhan.
Simpatisan yang diduga dari salah satu Caleg berjumlah sekitar 200 orang melakukan penyerangan terhadap aparat keamanan yang bertugas mengamankan pleno tingkat Kabupaten di Kantor DPRD Kabupaten Jayawijaya, sehingga ada 14 orang yang langsung diamankan polres Jayawijaya.
Komisioner KPU Provinsi Papua Pegunungan Devisi SDM Theodorus Kosay menyatakkan menegaskan hingga saat ini KPU Jayawijaya belum melakukan Pleno rekapitulasi terhdap 33 Distrik dengan alasan PPDnya tidak siap
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan Program kegiatan yang diusulkan oleh pemerintah Kabupaten Jayawijaya saat ini sebenarnya bukan program baru, ini Program yang sudah dianggarkan dalam tahun ini kususnya untuk pelayanan dasar kepada masyarakat, namunsedikit ditingkatkan volumenya.
Kegiatan yang dilaksanakan di Polres Jayawijaya tersebut diikuti oleh personel dari Subdenpom Wamena, Kodim 1702 JWY, Brimob BKO, Polres Jayawijaya serta dari Damkar Kabupaten Jayawijaya yang selama ini telah disiagakan guna mengamankan stabilitas pelaksanaan Pleno yang dipusatkan di Kabupaten jayawijaya.
Ketua Bawallu Kabupaten Jayawijaya Kilion Wenda mengakui jika KPU Jayawijaya wajib membuat kronologis mpermasalahan lantaran terjadi penundaan pleno rekapitulasi penghitungan suara karena masalah seperti apa, alasannya apa yang ditujukan kepada KPU Provinsi Papua pegunungan agar diteruskan ke KPU RI.
Komisioner KPU Provinsi Papua Pegunungan devisi SDM Theodorus Kossay menyatakan, kabupaten Jayawijaya, Bawaslu provinsi dan kabupaten tadi sudah lakukan pertemuan untuk membahas mencarikan solusi terkait dengan banyak anggota PPD yang menurut informasi dari para caleg dan partai bahwa PPD mengubah suara hasil kesepakatan masyarakat di lapangan.
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Narkoba AKP. F. Taborat, SH menyatakan untuk pelaku FUQ ini bakal dikenakan pasal berlapis sebab yang bersangkutan sebagai pengguna juga sebagai penyedar oleh karena itu diterapkan pasal primer 114 Ayat (1) Subsider 112 ayat (1) subside pasal 127 Ayat (1) huruf a undang –undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Penjabat Bupati Jayawijaya, Sumule Tumbo dalam sambutannya yang bacakan Asisten I Setda Jayawijaya, Drs. Tinggal Wusono, MAP mengatakan publikasi dalam angka merupakan sumber informasi penting bagi berbagai pihak, baik pemerintah, akademisi, pelaku bisnis maupun masyarakat umum.
Dalam aksi demo tersebut coordinator lapangan Simson Asso Meminta untuk KPU Kabupaten Jayawijaya, dan Bawaslu memberikan penjelasan terkait perbedaan hasil perolehan suara tingkat distrik tidak sama dengan hasil suara yang di bacakan oleh PPD.
Jenderal Bintang dua ini menyebut akan menindak siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut tanpa terkecuali. Dari dari 21 anggota yang sudah dilakukan pemeriksaan dikatakan ada 5 orang yang dinyatakan terlibat. Kelima oknum anggota TNI ini nantinya akan melanjutkan proses hukum.
Ketua KPU Kabupaten Jayawijaya Thinus Wuka, ST mengakui jika untuk hari ini KPU Jayawijaya baru menyelesaikan Pleno untuk distrik Welesi, sementara untuk Asotipo diberikan kesempatan untuk melakukan pencocokan data PPD dan KPPSnya, usai Welesi nantinya akan dilanjutkan lagi dengan distrik Papukoba.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, SIK menyatakan Polres Jayawijaya sudah melakukan koordinasi dengan KPU dan Bawaslu terkait adanya hasil rekapitulasi perhitungan suara di tingkat distrik yang belum dibawa oleh PPD ke KPU Jayawijaya sehingga mulai dilakukan penjemputan.
Komandan Batalyon Infanteri (Yonif) 756/Wimane Sili, Mayor Inf Gunawan Wibisono menyatakan yang diperiksa sudah ada sekitar 21 orang, itu kemungkinan ada tindaklanjutnya, sehingga ada pemisahan siapa oknum yang sifatnya benar-benar aktif ataupun kategori-kategori tertentu dan akan dilaksanakan tindakan sesuai ketetapan yang berlaku dalam TNI.
Komisioner KPU Jayawijaya Devisi Teknis Penyelenggaraan Sonimo Lani menegaskan Sesuai dengan PKPU 5/2024 tentang jadwal dan program, sehingga jadwal KPU Jayawijaya sudah edarkan kepada PPS semua kapan plneo di tingkat Kabupaten, artinya jadwal distrik untuk melakukan pleno itu sudah di keluarkan.
Penjabat Bupati Jayawijaya,Dr.Sumule Tumbo,SE.,MM mengatakan untuk kabupaten Jayawijaya sebanyak 38.825 Keluarga Penerima Bantuan (KPM) untuk komoditas beras,dimana setiap keluarga mendapatkan 10 Kg beras tahap 1 Tahun 2024.
Hal ini ditetapkan usai dilakukan rapat koordinasi Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, KPU Provinsi Papua Pegunungan, dan seluruh Forkopimda Jayawijaya dan juga Provinsi Papua Pegunungan guna menindak lanjuti rekomendasi untuk dilakukan PSU di Distrik Wamena Kota yang tadinya 89 TPS menjadi 90 TPS karena ada tambahan 1 TPS lagi yang direkomendasikan untuk PSU, sementara untuk Distrik Hubikiak tetap 4 TPS.
Komisioner KPU Papua Pegunungan Melianus Kambu menegaskan jika Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk distrik Wamena Kota dan Hubikiak tinggal 4 hari lagi dan wajib untuk dilakukan persiapan mulai dari hari ini, karena mulai besok logistic sudah masuk ke Jayawijaya
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK saat dikonfirmasi membenarkan adanya aksi tersebut, dimana kejadian berawal saat pelaku FM yang dalam dipengaruhi minuman keras bersama teman-temannya mendatangi mendatangi sekertariat PPD Wouma dan melakukan pemukulan terhadap anggota PPS Distrik Wouma atas nama Huber Lagoan.
Hal ini bukanlah rahasia bagi warga khususnya untuk Distrik Wamena kota dan Hubikiak sebab apa yang diperlihatkan kepada masyarakat sangat nyata dan tidak dilakukan secara sembunyi –sembuyi, mulai dari keterlambatan pendistribusian logistic seperti yang terjadi di wilayah Distrik atau Kecamatan Wamena kota yang memiliki 3 Kelurahan hingga mengakibatkan molornya waktu pelaksanaan pencoblosan dan perhitungan suara.
Ketua Bawaslu Kabupaten Jayawijaya Kilion Wenda menegaskan setelah diikuti pemungutan dan perhitungan suara, 14 Februari kemarin khususnya di Wilayah Kelurahan Wamena kota Sinapuk dan Sinakma yang menggunakan one man one vote dalam pelaksanaannya agak kacau karena TPS tidak dibangun sesuai titik koordinat yang diberikan ke KPU.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan sejak pagi pihaknya sudah keliling dari TPS ke TPS dalam Kota Wamena dan dijumpai untuk pendistribusian logistik terlambat, seperti yang terjadi di wilayah Wamena kota dan memang sampai dengan pukul 01.00 wit belum semuanya di distribusikan.
Pengadilan menyatakan bahwa Kopi Tua terbukti secara sah melakukan tindakan pidana pembunuhan berencana dan kejahatan di muka umum. Iapun dijatuhi hukuman 13 tahun pidana penjara.
PJ Gubernur Papua pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai,S.IP, M.A.P mengakui jika apa yang Tuhan sudah berikan kepada kita yang hidup di Wilayah Pegunungan oleh karena itu usaha ternak lebah madu merupakan usaha yang mulia karena dari sisi agama baik dalam Alkitab Maupun Alquran madu disebutkan secara khusus yang berarti bahwa madu merupakan pemberihan Tuhan yang bermakna bagi manusia.
Gedung sekretariat yang berlantai dua dan berada di sisi kiri Kantor Kementrian agama tersebut diresmikan oleh PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM dan pemotongan pita dilakukan oleh Ibu Ellis Andi Sumule, dan Yang membuka pintu gedung tersebut Ketua FKUB Kabupaten Jayawijaya Pastor Kornelis Kopong. Pr Sabtu (10/2/2024) di Wamena
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK mengakui jika dimana dari hasil pengembangan terhadap SG diketahui bahwa pemilik tanaman ganja tersebut ditanam oleh pelaku AG dan OG. Oleh karena itu saat ini pihaknya sedang berupapaya untuk melakukan pengejajaran kepada dua pelaku utama yang menanam narkotika Golongan !
8 batang pohon ganja yang berukuran tinggi 1,65 meter itu bertumbuh dengan di sebuah lading. Temuan ini juga merupakan tindak lanjut dari kesepakatan masyarakat menolak miras dan Narkotika ganja yang dideklarasikan pasca perdamaian bentrok antara wasga lanny Jaya dan Suku Walak di Musaima kemarin.
Audiensi berlangsung di ruangan Direktorat Angkutan Udara Kementerian Perhubungan, diikuti Penjabat (pj) Bupati Jayawijaya, Dr.Sumule Tumbo, SE, MM, Kadis Perindag Jayawijaya, Lukas Kossay bersama dengan Pelaku Usaha Pengelola Subsidi Angkutan Udara di Wamena.
Dalam kunker tersebut Kapolres Jayawijaya Heri Wibowo, SIK didampingi Kabag Ops Kompol Komarul Huda, SH, Kasat Reskrim AKP Ibnu Rudihartono, Strk, SIK dan Kasat Intelkam AKP Djibrail Jamitaga, mengunjungi Kantor KPU dan Gudang Logistik KPU Kabupaten Jayawijaya dimana logistik Pemilu disimpan untuk memastikan keamanan dan kesiapan dalam pelaksanaan Pemilu bulan depan.
Komisioner KPU Jayawijaya Alpius Asso mengaku pihaknya sudah melantik 7.238 anggota KPPS yang akan bertugas di 1.034 TPS dari 40 distrik yang ada di wilayah Kabupaten Jayawijaya. Namun sebelum mereka bertugas di lapangan mereka harus mengikuti bimbingan teknis untuk menjelaskan bagaimana tugas dan tanggungjawab mereka.
Ketua Ikswal Nus Karoba mengatakan pertama pihaknya merasa bersyukur kepada Tuhan sebab dalam proses penyelesaian masalah tersebut dapat diselesaikan dengan baik dan aman. Sebab awal Kejadian perestiwa tersebut pihaknya sebagai orang Walak kaget karena yang sebenarnya orang Walak tidak ikut terlibat langsung tapi setelah di selediki ternyata ada anak Walak yang ikut mabuk.
Salah satu Pekerja Yaso Asso Warga Distrik Asotipo mengaku jika mengaku jika ia bersama dengan saudaranya telah bekerja 5 pekerjaan pembangunan tower BTS milik Bakti di 5 tempat dimana dua diantaranya di Distrik Asotopo, Asolokobal, Maima dan Wame hingga semuanya telah dituntaskan, sementara untuk realisasi pembayaran belum dibayarkan.
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops Kompol Komarul Huda , SH menyatakan untuk pengamanan kampaye politik dalam rangka Pemilu ini sebenarnya sudah pihaknya siapkan, hanya saja dari parpol kurang aktif memberikan informasi pada Polres Jayawijaya lewat sat Intelkam, barulah disampaikan kepada bagian Operasional.
Pj Gubernur Papua Pegunungan menilai jika pembangunan Rumah Sakit Pratama ini melalui DAKyang telah dialokasikan pemerintah Kabupaten Jayawijaya, sehingga Pemprov Papua Pegunungan dan Kabupaten Jayawijaya berniat untuk menata dan melakukan langkah-langkah sehingga terjadi pelayanan dasar di RS yang telah dibangun ini.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE,MM menyatakan pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan DPC Partai Demkokrat Kabupaten Jayawijaya dan juga mengundang Ketua DPRD Jayawijaya namun tidak datang, sehingga pihaknya akan tetap melakukan Proses PAW bagi Ketua dan lima anggota DPRD Jayawijaya yang telah berpindah partai.
Kasat Binmas menyatakan bahwa kaum perempuan atau ibu – ibu juga memiliki peran untuk menciptakan situasi daerah yang tetap kondusif. Ibu – ibu juga bisa membantu pihak kepolisian dalam hal ini Polres Jayawijaya untuk sama – sama menjaga Wamena tetap aman terutama mencegah menyebarnya berita bohong atau hoax.
Kungker yang dilakukan sangat penting sebagai ajang silahturahmi bersama antara pemerintah Pemprov dan kabupaten, disisi lain keberadaan Kabupaten Jayawijaya sangat unik karena posisinya berada di ibu kota provinsi Papua Pegunungan.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM mengakui jika hari ini bisa melakukan rapat koordinasi untuk mendengarkan masukan dari kebutuhannya dalam menindak lanjuti pencananganan pemerintah Kabupaten Jayawijaya membuka 1 hektar untuk satu distrik untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal masyarakat.
Kepala Bappeda Kabupaten Jayawijaya Ludya E. Logo, SSTP, MSi menyatakan jika pihaknya sudah terbreakdown di program kegiatan dan sub kegiatan di 28 OPD termasuk distrik. Contoh untuk program kemiskinan ekstrem itu program kegiatan dan sub kegiatan sudah masuk di 21 OPD, untuk program penanganan inflasi ada di 12 OPD, sedangkan penanganan stunting ada di 10 OPD termasuk distrik.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan, pemerintah Kabupaten Jayawijaya mendorong agar bagaimana keberpihakan masyarakat utamanya untuk pengentasan kemiskinan Ekstrime dan penanganan stunting dengan memastikan alokasi anggaran keberpihakan terhadap masalah ini.
Seperti yang dilakukan Satuan Samapta Polres Jayawijaya yang kembali berhasil mengamankan minuman keras lokal jenis Cap Tikus (CT) saat menggelar patroli di Jalan JB. Wenas Wamena, Selasa (16/01) siang kemarin yang dipimpin Kasat Samapta Iptu Samuel Lazarus Werinusa menyasar terhadap tempat-tempat pembuatan maupun penjualan minuman keras yang meresahkan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dr. Willy E Mambieuw , SpB menyatakan awalnya Kabupaten Jayawijaya memiliki kenaikan angka Stungting hingga 29 Persen untuk untuk tahun 2023, namun karena teman –teman puskesmas di Distrik melakukan validasi data ada penurunan 28 Persen, artinya hanya 1 persen.
Pj. Gubernur, Dr. Velix Vernando Wanggai , S.IP, M.P.A mengaku jika Pemilihan Papua Pegunungan sebagai percontohan bersama 2 provinsi lain di Indonesia yaitu Provinsi Bali dan Provinsi Kepulauan Riau sebab memiliki ciri khas sebagai daerah pegunungan di Indonesia
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK didampingi Kabag Ops dan Kasat Intelkam meninjau langsung kegiatan pelipatan dan penyortiran surat suara KPU Jayawijaya, Kegiatan pelipatan surat suara tersebut dilaksanakan di dua tempat yakni di Kantor KPU Kabupaten Jayawijaya, Jalan SD Percobaan Wamena dan Gedung Aithousa, Jalan Trikora Wamena.
Penjabat Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan dalam rapat koordinasi ini, seluruh pimpinan OPD melanjutkan rapat koordinasi untuk memastikan singkronisasi pengalokasian anggaran itu apakah sudah berpihakan kepada masyarakat atau tidak sehingga program pemerintah pusat seperti pengetasan kemiskinan Ekstrim dan Penanggulangan Stunting bisa berjalan.
Kepala Dinas Kesehatan dr. Willy Mambieuw, SpB menyatakan sesuai dengan arahan dari PJ Bupati Jayawijaya terkait dengan pelayanan kebutuhan dasar sehingga penyesuaian diarahkan untuk mengaktifkan rumah sakit Pratama di Kimbim karena sudah selesai di bangun dan juga telah diresmikan di tahun lalu.
Penjabat Bupati Jayawijaya Dr.Sumule Tumbo,SE.,MM memintah seluru ASN Jayawijaya agar tidak boleh ego sectoral dalam menjalankan tugas pemerintahan, dan terus bekerjasama dalam secara tim sehingga apa yang ingin cdicapai pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat bisa terwujud
“Untuk saat ini kita sudah terima surat suara untuk pileg DPR RI, DPRP Provinsi dan juga DPRD Kabupaten, sementara untuk 6 Kabupaten lainnya akan dikirim secara bertahap untuk 5 kabupaten yang melalui bandara Wamena.”ungkapnya Minggu (14/1) sore di Kantor KPUD Jayawijaya
Kapolres Jayawijaya Heri Wibowo, SIK menyatakan bahwa dirinya hadir untuk menjalin tali silaturahmi antara Polri khususnya Polres Jayawijaya dan TNI dalam membangun sinergitas untuk menjaga Kamtibmas di Kabupaten Jayawijaya.
Komisioner KPU Papua pegunungan Naftali Imanuel Pawika mengakatakan bahwa pihaknya sangat berterimakasih kepada Polda Papua dan juga BKO Brimob yang ada di wilayah Papua pegunungan untuk mengamankan logistic surat suara ini sampai di tujuannya.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan dalam pasal 110 peraturan pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah ditegaskan dalam hal penetapan APBD mengalami keterlambatan kepala Daerah mengeluarkan pengeluaran tiap bulan paling tinggi 1/12 dari APBD tahun sebelumnya.