Meski tampilannya feminim, kedua motor Classy tersebut memiliki kualitas yang sangat cocok untuk medan Jayapura. Kedua motor ini hadir dengan kekuatan mesin 125cc.“Pecinta motor Classy dapat mengunjungi dealer terdekat kami. Ada banyak pilihan warna sesuai selera anak muda,” kata Robinson.
Lanjutnya, untuk peras premium seperti 99 Rp 18 ribu/kg, sementara untuk beras karung kuning Rp 15 ribu/kg. "Harga saat ini masih stabil, tapi ada kemungkinan dalam waktu dekat ini ada kenaikan harga beras, baik itu beras premium maupun medium, " katanya lagi.
"Kami kesulitan dapat stok bawang merah tidak hanya di Hamadi tetapi juga di Pasar Otonom. Ini yang menyebabkan harga bawang merah Rp 65 ribu/kg naik dari harga Rp 50 ribu/kg. Sedangkan bawang putih Rp 50 ribu/kg naik dari harga Rp 45 ribu/kg, " jelasnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke Martha Bayu Wijaya, ditemui disela-sela gerakan pangan murah itu mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan serta menjelang Idul Adha.
Melalui Perbadan Nomor 5 tahun 2024 tentang Perubahan atas Perbadan Nomor 7 tahun 2023 tentang HET Beras, har- ga beras medium, dan beras premium diatur berdasarkan wilayah.
Munawir, Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke ditemui media ini seusai pembukaan pasar hewan tersebut mengungkapkan, bahwa pasar hewan ini akan berlangsung sampai 15 Mei 2024. Untuk sementara, sekitar 11 ekor sapi qurban di pasarkan di tempat tersebut.
Dalam Perbup ini kata Petrus semua aturan menyangkut HET Mitan sudah tercantum di dalamnya. Termasuk, biaya angkutan yang disesuaikan dengan jarak. Petrus bilang, HET di masing-masing distrik terjauh ini berbeda-beda, ada yang dijual Rp10 ribu per liter dan ada juga yang lebih.
Seperti yang disampaikan Muslimah, salah seorang penjual Komoditi Pertanian di Pasar Sentral Hamadi bahwa sampai dengan saat ini harga komoditi pertanian mengalami kenaikan harga.
Bagaimana tidak, adanya kasus tersebut harga babi sekarang turun signifikan, karena permintaan dari konsumen turun. Bahwa peternak yang mau menjual babinya juga sulit, karena pedagang jarang ada yang mau, bahkan permintaan dari konsumen berkurang.
GM Saga Group Harris Manuputhy mengatakan, Saga Group terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, baik dari sisi ketersediaan stok bapok maupun kebutuhan komoditi pertanian.
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Papua Suzana Wanggai mengatakan cabai merupakan bahan masakan yang sering digunakan dalam memasak sehingga pergerakan harga komoditas tersebut perlu dilakukan pemantauan aga tidak memberikan tekanan pada inflasi.
Harga Bahan pokok (Bapok) di Pasar tradisional Youtefa, Distrik Abepura, Kota Jayapura terpantau naik. Para pedagang mengaku harga beras dan kebutuhan pokok lainnya di pasar tersebut mengalami kenaikan.
Diakuinya, harga emas Galeri 24 memang lebih murah karena merupakan produk sendiri. Sedangkan untuk Antam, UBS dan Lotus Arti merupakan vendor, jadi harganya berbeda-beda. Untuk kenaikan harga emas sendiri sudah terlihat dari bulan Februari lalu.
‘’Dengan dikeluarkannya flexibilitas harga oleh Badan Pangan Nasional, kami sudah mulai melakukan penyerapan. Karena dengan harga Rp 11.000 perkilo diterima di gudang Bulog, menurut para pengusaha penggilingan sudah cocok harganya dan sudah masuk,’’ kata Firman Mando.
Harga bawang merah di Pasar Sentral Timika, Mimika, Papua Tengah kini naik menjadi Rp85 ribu di tangan pedagang dari harga sebelumnya Rp60 ribu hingga Rp65 ribu per kilogram.
Irwan menyebutkan, harga ayam seyogyanya sudah mahal sejak satu bulan yang lalu bahkan sebelum bulan Ramadhan. Namun, ia tidak mengetahui apa penyebab naiknya harga tersebut.
Meski pemerintah daerah berupaya keras untuk menekan lonjakan harga di pasar yang dapat mempengaruhi inflasi, namun kenyataanya mendekati lebaran ini, sejumlah kebutuhan, terutama daging mulai melonjak. Hal ini, tidak terlepas dari tingginya permintaan berbagai kebutuhan untuk hari raya Idul Fitri besok lusa.
Ia kemudian merincikan harga semua barang jualan miliknya seperti Cabai rawit Rp 30.000/Kg, Cabai hijau Rp 25.000/Kg, Bawang merah Rp 28.000/Kg. Khusus Tomat kata La Odu, harganya naik turun tidak stabil, paling mahalnya itu Rp 20.000/Kg, dan standarnya Rp 15 000/Kg, sementara itu untuk Bawang putih harganya mencapai Rp 50.000/Kg dan beras terpantau masih stabil di Pasar Otonom, yakni di kisaran Rp15.000- Rp18.000/kg.
Dari hasil pengawasan yang dilakukan, secara umum memang harga-harga barang kebutuhan pokok terutama Sembako di pasar tradisional Hamadi, jadi salah satu sampel, terlihat masih normal. Namun ada beberapa komoditi dan barang kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan.
“Ini bagian dari upaya yang dilakukan TNI dan dilakukan serentak secara nasional. Harga tidak disubsidi, namun inilah harga ril dari petani dan memang ada juga yang jauh dari harga normal,” jelas Pangdam kepada wartawan.
Dalam bazar murah tersebut ratusan warga berbondong –bondong menganti untuk mendapatkan sembako tersebut sesuai dengan kupon yang telah dibagikan sebelumnya, warga bisa mendapatkan beras 5 KG, Minyak goreng, Gula , Kopi, Teh, mie instan dengan harga yang sangat terjangkau sebab bazar tersebut dibuka untuk umum.
"Kami memang fokus menyiapkan untuk kebutuhan lebaran. Saya sendiri siapkan 700 ekor, yang masih hidup biasanya lebih dari itu, kalau kurang nanti ambil lagi di tempat lain, " jelasnya lagi.
arga beras premium di pasaran nampaknya mulai turun.
Pasalnya beras 99 yang sempat naik hingga Rp 20 ribu/kg, kini sudah kembali dijual dengan harga Rp 18 ribu/kg.
Lanjutnya, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,91 persen, kelompok kesehatan sebesar 1,66 persen, kelompok transportasi sebesar 3,02 persen, kelompok pendidikan sebesar 7,49 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,26 persen, serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 3,54 persen.
Danau Sentani memberikan manfaat besar bagi masyarakat di wilayah Sentani. Selain dari manfaat airnya, juga manfaat dari ikan yang hidup dan dipelihara di Danau Sentani. Seperti ikan mujair Danau Sentani mempunyai cita rasa yang begitu luar biasa, karena dagingnya yang lembut, manis, gurih dan manis.
Bagi sekian banyak orang, inflasi ini seperti kata yang menakutkan karena muncul kekhawatiran besar di kalangan pemerintah akan terjadinya inflasi tinggi di sebuah daerah. Salah satunya di Kota Jayapura yang sampai saat ini masih konsen untuk melakukan upaya-upaya menekan inflasi terutama harga-harga kebutuhan pokok di masyarakat.
Karena itu, pihaknya meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan harga kebutuhan bahan pokok jelang lebaran. Sementara itu, pihaknya juga memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Kota Jayapura masih cukup terpenuhi sampai Ramadan, bahkan hingga 3 bulan ke depan.
Laduani menjelaskan, untuk bawang putih mengalami kerusakan di Surabaya. Sehingga dimungkinkan mengalami kenaikan harga jelang lebaran, namun untuk saat ini harganya relatif stabil.
Bambang seorang penjual ikan di PPI Hamadi mengungkapkan, sudah dari awal Maret, harga ikan di PPI Hamadi stabil. Kalaupun ada kenaikan tidak terlalu signifikan, bahkan sempat terjadi kenaikan pada saat hari puasa pertama.
Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri dan Sarana Perdagangan Dinas Perindag Provinsi Papua, Baji Idrus menjelaskan, untuk harga komoditi pertanian masih stabil, bahkan harga cabai rawit yang sering naik dan turun, kini terpantau normal.
Seusai rapat Arief membeberkan jika dia dan Bulog diminta hari itu juga mendistribusikan stok beras milik Bulog ke pasar. Yang dilakukan adalah datang ke Pasar Induk Beras Cipinang. “Untuk memastikan bongkar beras dari port (pelabuhan) langsung ke Cipinang dan langsung didistribusikan,” katanya.
Selain itu dengan kembali disajikan pangan lokal, katanya, hal itu dapat membantu para petani yang berkebun dan menanam tanaman jenis umbi-umbian. Jenis pangan itu, katanya, sebelumnya memang dijadikan masyarakat setempat sebagai pengganti beras.
Naiknya harga telur ini disebabkan oleh harga pakan yang kini melambung tinggi secara nasional sehingga distribusi pakan juga ikut berkurang.
Kata Sabelina, 50 persen pembuatan pakan bersumber dari jagung, sementara ketersediaan jagung di dalam negeri terbatas sehingga harga pakan ikut naik.
Mengantisipasi lonjakan harga dan peredaran barang kedaluwarsa di pasaran, Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian akan lakukan sidak di pasara tradisional maupun supermarket.
Kepala Kantor Wilayah Perum Bulog Papua dan Papua Barat, Ahmad Mustari menjelaskan, kerjasama yang dilakukan Bulog, dalam hal menyediakan beras SPHP untuk dijual diritel modern, diantaranya dengan PT. Saga dan PT. Ramayana.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Kabupaten Mimika, Petrus Pali Ambaa mengatakan, kehadiran pasar murah untuk membantu masyarakat dan menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, juga untuk menekan inflasi.
Diungkapkan Harris, menambah kuota beras SPHP dari Bulog, yang mana standar dan kualitas beras SPHP juga bagus, dengan sendirinya mengajak masyarakat untuk dapat mengkonsumsi beras SPHP.
Untuk harga komoditi pertanian seperti cabai rawit Rp 50 ribu - Rp 60 ribu/kg, cabai besar dan cabai keriting Rp 60 ribu - Rp 70 ribu/kg, sementara untuk bawang merah dan bawang putih Rp 50 ribu dan Rp 45 ribu/kg.
Menyikapi hal ini, Pemerintah Provinsi Papua segera meminta penjelasan pihak distributor. Terutama distributor minyakita, karena ada temuan penjualan Minyakita di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Dimana HET Minyakita yang ditetapkan pemerintah sebelumnya sebesar Rp 14.000 per liter.
Maces menyampaikan harga Bapok jelang Ramadhan di Kota Jayapura masih bisa dikatakan normal. Khusus untuk harga beras, Maces mengakui saat ini harga beras naik di kisaran Rp 18 ribu per kilo gram.
Dalam mengatasi hal tersebut, Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo meminta kepada pihak distributor barang untuk tidak boleh menahan barang di gudang untuk mengambil untung jika di saat harga mengalami kenaikkan.
Dian mengaku, jika beberapa hari yang lalu pihaknya melakukan pertemuan bersama dengan Penjabat Wali Kota, Bulog, dan Aprindo membahas terkait ketersedian bahan pokok jelang Ramadan.
Harga beras secara nasional terus melonjak dalam satu bulan terakhir karena diduga ternadk kelangkaan di daerah yang menjadi swasembada beras. Dampak dari naiknya harga beras ini turut dirasakan pedagang beras di Mimika, Papua Tengah.
Saat ditemui di Lasar Sentral Timika, seorang pedagang pasar bernama Mama Ece mengungkapkan, harga cabe rawit kini bertengger di angka Rp50 ribu hingga Rp55 ribu per kilogram. Kondisi ini kata Mama Eve sudah berlangsung dalam sepekan terakhir.
Dia mengatakan kenaikan harga beras yang terjadi secara nasional pada minggu ketiga dan ke-4 Februari itu memicu inflasi tinggi di sejumlah daerah termasuk di Kota Jayapura. Kendati demikian besaran inflasi di Kota Jayapura masih tergolong terendah dibanding dengan beberapa daerah lainnya di Indonesia.
Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Dan Sarana Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua, Baji mengatakan selain itu juga dilakukan guna memastikan kestabilan harga bahan pokok maupun komoditi pertanian yang sering menjadi penyumbang inflasi.
Pasalnya, produksi beras dalam 2-3 tahun terakhir ini sangat menurun menyebabkan harga beras terus melonjak naik. Saat ini di Merauke harga beras tembus Rp 20.000 perkilonya untuk beras premium jenis Thailand. Sedangkan harga terendah Rp 16.500 perkilonya.
Meski ada kenaikan harga beras untuk Papua, tetapi tidak begitu berdampak besar pada inflasi. Hal ini diungkapkan Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana Carolin bahwa upaya mengontrol inflasi di Papua khususnya Kota Jayapura sudah baik.
Elsya menuturkan, program harga spesial ini diharapkan ke depan bisa diberlakukan juga untuk masyarakat umum. Terutama saat pergerakan penumpang pesawat yang meningkat dimomen libur lebaran atau natal.
Seperti yang terpantau oleh media ini di Jalan Sutan Syahril, yang kini menjadi pusat penjaulan beras di Merauke, harga beras tersebut rata-rata antara Rp 14.000-16.000 perkilonya. Meski masih ada harga Rp 13.000 dan Rp 13.500 namun beras yang dijual dengan harga tersebut sudah setengah menir. Artinya, lebih dari 50 persen merupakan beras patahan.
Ketua DPD Hiswana Migas Papua Maluku, Ledryk J Lekenila (Ongen) mengatakan, terkait harga jual BBM di daerah pegunungan seperti Kab. Puncak Jaya dan Provinsi Papua Tengah tetap sama dengan harga jual BBM yang ada di Jayapura.
Apalagi kenaikan harga barang kebutuhan pokok sudah terjadi sejak Desember 2023. Itu karena adanya hari raya keagamaan, dilanjutkan dengan seremonial peringatan pergantian tahun baru. Permintaan bahan kebutuhan pokok seperti makanan dan minuman cukup tinggi sehingga mempengaruhi tingkat inflasi secara nasional.
“Yang pertama cabai naiknya cukup tinggi, itu Rp 150.000 sampai Rap 160 ribu per kg, cabai keriting 100 ribu per kilo biasanya naiknya itu 60 sampai 70.000. Jadi melonjaknya sangat tinggi,"
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mimika, Petrus Pali Ambaa yang ditemui Senin (18/12/2023) di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan Mimika, mengatakan dari pantauan harga pasar, hanya cabe yang harganya melambung tinggi. Biasanya Rp 80 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp 150 ribu per kilogram.
Kepala Disnakerindag Kabupaten Jayawijaya Dr. Lukas W Kosay, SE, MSi memastikan jika untuk kenaikan harga bahan pokok itu tidak semuanya hanya beberapa saja seperti beras, tepung terigu dan telur itupun kenaikannya tak teralalu signifikan dan hanya betoh rada pada kenaikan yang standar contoh seperti beras kalau naiknya itu berkisar dari Rp.18000 sampai Rp 20.000 per Kg barulah mengkhawatirkan.
“Dinas Disperandagkop akan melakukan pengawasan kepada distributor ataupun ritel agar mereka tidak melakukan penimbunan atau menaikkan harga barang sesuai dengan kemauan mereka,” ucap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri Agus Yudianto, kepada Cenderawasih Pos, Senin (11/12).
Selain harga barang yang masih stabil, pihaknya juga menemukan stok barang di Pasar Youtefa masih stabil. "Sayur mayur maupun bumbu dapur kami temukan berlimpah, pedagang juga mengaku kalau stok barang sampai saat ini masih stabil," tuturnya.
"Per 1 Desember 2023, Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian untuk penurunan harga BBM Non Subsidi termasuk di wilayah Papua Maluku," katanya dalam rilis kepada Cenderawasih Pos, Minggu (3/12) kemarin.
Kori Firman, penjual telur di Pasar Youtefa Abepura mengatakan, dari berbagai macam telur yang dia jual, telur lokal lebih diminati pembeli. Adapun peminat telur luar, khususnya telur dari Surabaya, hanya pengusaha warung ataupun restauran.
Pemantauan dan pengawasan dari pemerintah ini merupakan rutinitas yang selalu dilakukan oleh Pemerintah Kota Jayapura di setiap waktu menjelang perayaan hari raya keagamaan di Kota Jayapura.
Sedangkan minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) untuk bulan Desember berada USD 76,82, turun 35 sen atau 0,5 persen. Sebelum turun, kedua harga minyak acuan tersebut naik hampir 2 persen pada Jumat pekan lalu ketika Irak menyuarakan dukungannya terhadap pengurangan minyak oleh OPEC+.
Kepala Dinas Kominfo Papua, Jeri Agus Yudianto menyampaikan, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan harus dilaksanakan antar stakeholder pengampu urusan ekonomi dan intansi terkait lainnya.
“Kestabilan nilai rupiah tersebut diukur baik terhadap harga barang/jasa atau kita kenal dengan istilah inflasi maupun dengan mata uang negara lain yang tercermin dari nilai tukar rupiah,” kata Juli.
GATF 2023 merupakan gelaran travel fair dari Garuda Indonesia yang telah diselenggarakan secara berkala sejak tahun 2008, dengan memberikan ragam pilihan promo khusus tiket penerbangan dan paket perjalanan wisata domestik dan internasional dengan penawaran menarik.
Pasar murah yang akan digelar hingga Desember 2023 itu dilaksanakan di lokasi pinggiran kota hingga ke pedalaman. Dua lokasi sudah menjadi tempat pelaksanaan yakni Kampung Limau Asri SP 5 dan pada Jumat (20/10/2023) dilaksanakan di Kampung Utikini Baru SP 12.
“Saya mengiginkan harga kayu palang di sini (Papua-red) tidak terlalu tinggi dan bahkan tidak ada lagi kayu palang. Oleh sebab itu, penatausahaan tanah tanah adat, tanah ulayat masyarakat hukum adat kita tata. Supaya tidak terjadi konflik atau sengketa pertanahan,” ucap mantan Panglima TNI, dalam arahannya di Kantor Gubernur, Selasa (17/10) kemarin.
Kepala Bulog Merauke Firman Mando mengaku pihaknya belum bisa melakukan pengadaan beras dari petani di Merauke hasil panen gadu tahun 2023 tersebut karena terkendala di harga. ‘’Kita belum bisa pengadaan karena terkendala di masalah harga,’’ tandas Firman Mando, di Merauke menjawab pertanyaan media ini, Minggu pekan kemarin.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri Agus Yudianto menyampaikan, saat dilakukan pertemuan antara Pj Gubernur Papua M Ridwan Rumasukun dan Kabulog. Mendorong masyarakat peningkatan potensi komoditi non beras dan itu sudah menjadi konsennya Pemda.
Penjabat walikota Jayapura, Dr. Frans Pekey mengatakan, ada sejumlah langkah dan upaya yang sudah mulai dilakukan oleh pemerintah, mulai dari kegiatan operasi pasar atau sidak dan melaksanakan pasar murah di beberapa lokasi di Kota Jayapura. Ini semata mata untuk menjaga harga pangan tetap terjangkau.
"Menyikapi adanya kenaikan harga beras premium, warga bisa beralih mengkonsumsi pangan lokal yang ada di Kabupaten Jayapura yakni sagu, betatas dan umbi umbian serta lainnya, yang kandungannya lebih bagus dari beras,"ungkapnya kepada wartawan Cenderawasih Pos, di Sentani, Selasa (3/10)kemarin.
Misalkan harga bawang merah sebelumnya Rp 60 ribu/kg kini menjadi Rp 50 ribu/kg. Bawang putih Rp 50 ribu/kg dimana harga sebelumnya Rp 40 ribu/kg, cabe rawit Rp 80 ribu/kg dari sebelumnya Rp 110 ribu/kg dan cabe keriting Rp 70 ribu per kg dari sebelumnya Rp 90 ribu/kg.
Terkait dengan kondisi ini, pemerintah berharap agar masyarakat tidak terlalu panik yang berlebihan karena wilayah Kota Jayapura dan Papua pada umumnya tidak kekurangan bahan makanan. Untuk itu, dia meminta masyarakat di Kota Jayapura supaya kembali untuk mengkonsumsi pangan pangan lokal yang memang ketersediaannya cukup melimpah.
Dia mengatakan rapat koordinasi inflasi digelar setiap minggu oleh Pemerintah Kota Jayapura dan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri. Rapat ini untuk mengecek perkembangan harga dan ketersediaan pangan di setiap daerah. Selain itu, untuk memberikan arahan pemantauan.
David selalu pemilik kios sembako di Pasar Pharaa Sentani mengatakan, harga beras medium dan premium mengalami kenaikkan harga per kemasan mulai dari Rp 10 ribu, baik merek 99, Kano, karung kuning dan lainnya.
Sebelumnya, pengamat Pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Khudori mengatakan bahwa harga beras melonjak karena tambahan stok tidak sebanyak biasanya. Sedangkan permintaan diprediksi bakal tetap stabil bahkan meningkat jelang akhir tahun nanti.
"Kalau harga 12.000-12.500 perkilo itu hanya sebagai penarik pembeli. Kalau ada yang membeli kita batasi. Yang jelas rata-rata sekarang harganya Rp 13.000 perkilo. Ada juga yang harga Rp. 14.000 perkilo tapi itu beras Thailand yang butirannya besar-besar," kata Jamaluddin ditemui media ini, Kamis (28/9).
Seperti yang disampaikan Ani penjual telur Anpu di Pasar Sentral Hamadi bahwa harga telur saat ini masih tergolong murah, yang tadinya Rp 68 ribu - Rp 70 ribu/rak kini menjadi Rp Rp 65 ribu - Rp 68 ribu/rak.
Didampingi Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Mendag blusukan ke Pasar Sentral Timika. Ia bertemu dengan pedagang. Mulai dari pedagang beras, cabe, telur dan pedagang sembako lainnya. Tak terlewatkan, Mendag menemui mama-mama Papua yang menjual umbi-umbian dan sayur.
Diakuinya, komoditi non migas yang memiliki nilai impor terbesar berasal dari golongan barang-barang dari besi dan baja (HS73) yang memiliki nilai US$3,90 juta atau sebesar 27,67 persen dari total nilai impor komoditi non migas utama.
Kepala PLBN Sota Ibu Ni Eluh Puspa Jayaningsih menyampaikan bahwa pasar tersebut sebagai pusat perdagangan di perbatasan dan dengan adanya pasar murah di harapkan dapat membantu masyarakat di perbatasan Sota sehingga perekonomian masyarakat dapat meningkat.
Pj. Sekda Kota Jayapura, Robby Kepas Awi mengatakan, standar harga satuan adalah harga satuan barang dan jasa yang ditetapkan dengan mempertimbangkan tingkat kemahalan regional.
"Kalau ikan mahal, kami jual yang harga Rp 20 ribu jadi Rp 35 ribu, sementara yang Rp 30 dihargai Rp 50 ribu dan yang Rp 50 ribu jadi Rp 80 ribu- Rp 100 ribu, "ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (11/9) kemarin.
"Jadi, di beberapa daerah di Indonesia seperti di Sulawesi dan Pulau Jawa sekarang ini sudah memasuki kemarau yang panjang," ungkap Frans Pekey ketika ditemui di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (4/9/2023).
Seperti yang diungkapkan Bude Mustika penjual komoditi pertanian di Pasar Sentral Hamadi, bahwa sudah hampir seminggu terakhir harga komoditi pertanian baik lokal dan kiriman turun harga.
Pejabat Walikota Jayapura, Dr. Frans Pekey menjelaskan, dari hasil sidak yang dilakukan pihaknya, didapati harga ayam potong dan telur ayam mengalami kenaikan. Untuk harga telur saat ini sudah menyentuh Rp 60 ribu sampai Rp 75 ribu per rak.
"Hampir semua pedagang menjual demikian, karena dari peternak ayam mengakui stok ayam baru masuk, sehingga ukurannya masih sedang-sedang dari ukuran sebelumnya, "ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (22/8) kemarin.
Sri penjual komoditi pertanian di Pasar Sentral Hamadi mengakui bahwa sampai dengan saat ini harga komoditi pertanian turun harga, seperti halnya cabai rawit Rp 100 ribu/kg menjadi Rp 70 ribu/kg.
Namun demikian harga Minyak Kita bervariasi, seperti halnya di pasar tradisional dijual dari harga Rp 16.000 per liter sampai Rp 20.000 per liter. Sementara di Ritel Modern seperti Saga Grup menjual dengan harga Rp 14.000 per liter.
Seperti yang diungkapkan Mama Bobi, penjual komoditi pertanian di Pasar Sentral Hamadi bahwa harga komoditi pertanian relatif stabil, seperti tomat mengalami penurunan tetapi masih dikisaran harga Rp 20 ribu/kg.
Seperti tomat mengalami penurunan tetapi masih dikisaran harga Rp 20 ribu/kg. Cabai rawit masih tetap Rp 100 ribu/kg, cabai keriting dan cabai besar Rp 90 ribu/kg, bawang merah Rp 55 ribu dan bawang putih Rp 50 ribu/kg.
"Penurunan harga baru di hari ini, namun untuk cabai rawit masih tetap Rp 100 ribu/kg, cabai keriting dan cabai besar Rp 90 ribu/kg, bawang merah Rp 55 ribu dan bawang putih Rp 50 ribu/kg, "ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (12/7) kemarin.
Harga beras di pasaran masih belum stabil, termasuk juga beras Bulog. Meski pihak Bulog sudah memberikan peringatan kepada para penjual beras untuk tidak menjual melebihi harga yang sudah ditetapkan pemerintah. Tetapi kenyataan di pasaran masih ditemukan di atas harga eceran tertinggi.
"Hasil pertanian turun, stok terbatas, permintaan meningkat, otomatis harga naik, ini selalu terjadi pasca Hari Raya baik itu Idul Fitri, Nataru, bahkan Idul Adha, "ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (1/7).
Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia Provinsi Papua ini menjelaskan bahwa keberadaan taksi online sendiri berdasar Peraturan Menteri Perhubungan No.118/2018 dan sejak itu sah beroperasi di jalan bersama dengan angkutan umum lainnya termasuk taksi umum.
"Untuk cabai merah sendiri sudah 3 hari kami tidak jualan karena kehabisan stok, kiriman dari Jayapura dan Kota Merauke belum masuk ke Wamena, sedangkan untuk cabai lokal belum bisa memenuhi permintaan pasar,”ungkapnya.
Pada kegiatan inspeksi mendadak yang dilakukan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Jayapura terhadap harga kebutuhan pokok di Kota Jayapura Kamis (22/6) kemarin, tidak menemukan adanya kendala terkait dengan ketersediaan bahan-bahan kebutuhan pokok termasuk harga yang masih relatif dijangkau oleh masyarakat umum di Kota Jayapura.
"Saat ini harga emas Rp 950 ribu/gram, turun Rp 20 ribu dari Rp 970 ribu/gram. Harga emas memang alami penurunan tetapi tidak begitu signifikan, "ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (20/6) kemarin.
"Meski harga tomat naik, tetapi stok tomat tetap ada di pasaran, tetapi tidak dalam jumlah yang besar, pasalnya kami juga berebut stok yang datang dari Keerom,"ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (6/6) kemarin.
"Harga telur dari Rp70 ribu per rak kini menjadi Rp 68 ribu per rak. Stok telur ayam lokal cukup stabil, jadi masyarakat tidak perlu khawatir, "ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (2/6).
"Kami menyediakan semua kebutuhan lengkap, yang tersedia di barang fresh, seperti cabai rawit, tomat, bawang merah, bawang putih hingga sayuran semuanya tersedia, "ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (23/5).