Ini sekaligus untuk mengetahui keadaan dan situasi di setiap wilayah Polsek. Kompol Irianto menyatakan sebagai pimpinan Kapolres yang baru perlu melakukan tatap muka ke setiap Polsek untuk mengetahui keadaan dan situasi kamtibmas di wilayah Polsek tersebut.
"Aktifitas masyarakat dilakukan denggan rute mulai dari Gereja Ebenhaezer menuju Tugu salib di Jalan Irian dan melewati Jalan Kogome hingga kembali lagi pada titik awal yaitu Gereja Ebenhaezer untuk langsung melaksanakan ibadah syukur perayaan Paskah," ujar Kapolres Tolikara.
Pj Bupati Tolikara Marthen Kogoya mengatakan, aksi pemalangan tersebut dilakukan oleh masyarakat Distrik Poganeri dan masyarakat Distrik Wunin karena masalah penghilangan atau pengalihan suara yang diperoleh 3 orang calon legislatif (caleg) yakni Musa Erlak (PSI) dari Distrik Wunin, Marthen Kogoya (PSI) dari Distrik Poganeri dan Otis Wenda (PKN) dari Distrik Poganeri.
Dikatakannya, pada tahun 2024 ini masih ada 1 (satu) agenda besar yang harus dikawal bersama yakni pelaksanaan Pilkada Serentak pada tanggal 29 November. Ia mengimbau kepada semua pihak, untuk tetap bekerja sama, berkoordinasi dan bersinergi dalam menyukseskan agenda nasional dan membangun Tolikara ke depan.
Usai memakaikan baju seragam secara simbolis kepada 2 orang anak, Bunda PAUD Maria I. G. Kogoya berpesan kepada anak-anak untuk menjaga kesehatan dan kebersihan serta selalu memakai seragam saat ke sekolah. Ia juga meminta kepada anak-anak untuk selalu berdoa, rajin belajar dan menghormati orangtua dan bapak ibu guru.
Pj Bupati Marthen Kogoya dalam sambutannya mengucapkan syukur kepada Tuhan karena atas kuasa dan kasih-Nya sehingga Pemkab Tolikara bisa melaksanakan penyerahan DPA yang merupakan akhir dari seluruh proses perencanaan APBD TA 2024. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berperan dalam penyusunan DPA.
Sekretaris Dinas Remain Gurik,S.Pd membuka Pelaksanaan UNBK itu ditandai dengan menyerahkan soal – soal Ujian yang di terima Kepala SMA Negeri Karubaga Tiep Jigibalom,S.Pd mewakili 6 SMA dan 1 SMK Tolikara usai upacara pagi di halaman SMA Negeri Karubaga, Senin (18/3) kemarin.
Kasat Lantas Ipda Agus Hadiyanto saat dikonfimasi menyampaikan bahwa selain melakukan pengaturan arus lalu lintas dalam Rangkaian Operasi Keselamatan Cartenz 2024 pihaknya turut menyambangi Komunita sOjek di seputaran Kabupaten Tolikara guna memberikan himbauan, sosialisasi serta penyuluhan akan aturan berlalu lintas demi keselamatan di jalan raya.
Dimana massa mencegah agar mereka tak meninggalkan Wamena, bahkan massa sempat ingin menerobos ke Apron bandara Cargo Wamena yang dihalau aparat keamanan , sementara paginya massa kembali berulah paginya dengan melakukan sweeping dan penyerangan terhadap Caleg dari Tolikara di Bandara Wamena.
Ipda Agus Hadiyanto, selaku Kasat Lantas Polres Tolikara menyatakan bahwa dalam rangka Operasi Keselamatan Cartenz 2024 pihaknya secara rutin memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan strong point pagi serta turut memberikan teguran terhadap pelanggar lalu lintas yang terjaring dalam pelaksanaan tersebut.
etua KPU Kabupaten Tolikara, Netius Wonda, mengatakan pelaksanaan pemilu di Kabupaten Tolikara berjalan lancar. Dimana semua proses, baik pemilu dengan sistem Noken, tapi juga pemilu langsung tidak ada kendala yang ditemukan dilapangan.
Ketua KPU Provinsi Papua Pegunungan Daniel Jingga menyatakan, untuk Pemilu Tahun 2024 khususnya untuk Provinsi 8 Kabupaten untuk 6 Kabupaten seperti Jayawijaya, Lanny Jaya, Tolikara, Nduga, Mambramo Tengah dan Yahukimo ini hampir semua distriknya menggunakan sistem noken sementara yang menggunakan sistem one man one vote hanya di wilayah perkotaan saja.
PKS mengingatkan bahwa penting untuk mencari pemimpin yang betul – betul paham isu akar rumput dan memiliki komitmen teguh untuk mendorong perubahan. Itu seperti yang dicita – citakan PKS selama ini dimana pemimpin hadir dan mendengarkan kemudian mewujudkan apa yang menjadi mimpi masyarakatnya.
"Pengawasan keamanan dan keselamatan masyarakat dilakukan dengan memberikan himbauan dan edukasi, sehingga aktifitas masyarakat baik saat berkampanye maupun kegiatan harian lainnya dapat terjaga, tertib, dan lancar," ungkapnya.
Penjabat (Pj) Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, SH.,M.AP usai penandatangan perjanjian kerja sama tersebut mengatakan, peningkatan layanan transportasi udara dilakukan untuk mempermudah konektivitas antar wilayah, khususnya untuk distrik-distrik yang sulit dijangkau dengan sarana transportasi darat.
“Untuk saat ini kita sudah terima surat suara untuk pileg DPR RI, DPRP Provinsi dan juga DPRD Kabupaten, sementara untuk 6 Kabupaten lainnya akan dikirim secara bertahap untuk 5 kabupaten yang melalui bandara Wamena.”ungkapnya Minggu (14/1) sore di Kantor KPUD Jayawijaya
Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kabupaten Tolikara Sekwan Amos Wandik,S.Sos dalam laporannya sesuai surat masuk Penjabat Bupati Tolikara Nomor 900/204.1/BUP/2023 tanggal 14 september 2023 perihal penyampaian materi KUA Tahun Anggaran 2024.
Kapolres Tolikara AKBP Achmad Fauzan., S.Ag melalui Kabag Ops AKP La Ambo.,S.H.,M.H. menyatakan bahwa pihaknya bersama dengan TNI dan BKO Brimob bersinergi melaksanakan Patroli gabungan dalam rangka pemeliharaan kamtibmas di wilayah Kab. Tolikara.
”Ini merupakan kebanggaan bagi saya dan anggota karena telah memenuhi persyaratan untuk naik pangkat untuk kenaikan pangkat TMT 1 Januari 2024 ini yang naik pangkat berjumlah 24 orang,”ungkap Kapolres.
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Komarul Huda, SH menyatakan untuk sementara ini situasi Kota Wamena dan sekitarnya masih dalam keadaan Kondusif, namun pihaknya juga terus menggunakan fungsi intel untuk terus melakukan mencari berbagai informasi apabila ada pergerakan dari masyarakat.
“Tujuan utama kami adalah memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua pengguna jalan, mengurangi kemacetan, dan meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.
Para peserta berasal dari berbagai kalangan bahkan masyarakat umum diantaranya Bupati Tolikara Marthen Kogoya,SH,M.AP, Bupati Mamberamo Raya DR. (HC) John Tabo,M.BA, pimpinan OPD Pemkab Tolikara, para Kader GIDI, para Hambah Tuhan dan Dandim Tolikara, Polres Tolikara dan tokoh masyarakat.
“Permasalahan muncul ketika seorang warga dengan inisial LY mempertanyakan SK kepada Kepala DPMK, Noak Tabo yang dijawab bahwa hal tersebut akan diurus. Namun, beberapa jam kemudian, LY kembali dengan ancaman akan melakukan pemalangan jika tidak ada respons terkait hal yang ia tanyakan sebelumnya,” ucap Kapolres.
Pendeta Lipiyus Biniluk dalam pesan Natalnya mengajak jemaat Tuhan di muka bumi terutama jemaat GIDI harus kembali kepada kasih mula-mula. Supaya kasih mula-mula itu menerangi muka bumi ini,itulah sebabnya Injil masuk di Tolikara menerangi seluruh pelosok Tolikara.
Peresmian itu ditandai dengan pengguntingan pita untuk Gedung Gereja GIDI Jemaat Kondapaga yang dipimpin ketua Departemen Penginjilan Badan Pekerja Pusat BPP Pendeta Niton kobak,STh,M.Th,
Kapolsek Bokondini Iptu Remi Kogoya menyatakan kehadiran aparat TNI-Polri baik dari Polsek (Bhabinkamtibmas) maupun Koramil (Babinsa) adalah memberikan pelayanan pengamanan dalam hal proses pembagian bantuan beras, agar tertib, sehingga tidak terjadi desak - desakan antar warga yang berantusias sebagai penerima bantuan. ujarnya
Acara deklarasi diawali dengan ibadah di bawah tema: “Mari kita bersama sukseskan Pemilu 2024 dan berkomitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menghormati keberagaman serta mewujudkan suasana aman, tertib, dan damai selama penyelenggaraan Pemilu”.
PJ. Bupati Tolikara Marthen Kogoya, SH. M.Ap dalam kesan dan pesan natal mengajak kita semua untuk saling bahu membahu dan melakukan kerja sama yang baik. “Kita semua percaya bahwa dengan saling mendukung kita bisa melakukan kerja sama yang baik." Ujar Pj. Bupati Tolikara Marthen Kogoya., S.H.,M.A.P
Panitia Natal kali ini mengusung tema “ Kemuliaan bagi Allah dan damai sejahtera di bumi” dan Subtema”melalui perayaan Natal keluarga besar SMA Negeri karubaga,biarlah Allah semakin dimuliakan dan setiap orang memperoleh sukacita damai sejahtera atas kelahiran Yesus Kristus sang pembawa damai.
Selaku Pembina Upacara, Kepala Sekolah SMA Negeri Kanggime, Catur Sabdo Wahono, S.Pd saat membacakan pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) RI mengatakan, Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang ditunggu-tunggu para guru.
“Kami Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tolikara siap mendukung program kerja Pj Gubernur Papua, bapak Velix Wanggai. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada bapak Nikolaus Kondomo, SH.,M.H yang namanya telah tercatat dalam sejarah DOB Provinsi Papua Pegunungan yakni menjadi Pj Gubernur pertama,” ujarnya.
Pj Bupati Marthen Kogoya dalam arahannya mengatakan, penyerahan bantuan kendaraan operasional tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan Pemerintah Daerah kepada seluruh Kepala Distrik dan Lurah di Kabupaten Tolikara dalam menjalankan tugasnya masing-masing.
Wakapolres AKP D. Togatorop menjelaskan bahwa permasalahan tersebut terkait dengan adanya protes dari masyarakat terkait perebutan kursi Kepala Kampung dari kedua distrik yaitu Kampung Bawi Distrik Timori Kampung Ripa dan Kampung Mawi Distrik Danime.
Selaku inspektur upacara, Penjabat (Pj) Bupati Tolikara, Marthen Kogoya saat membacakan Pidato Menteri Sosial mengatakan, Hari Pahlawan ke-78 tahun ini, diperingati dengan mengusung tema: "Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan".
Kegiatan jalan sehat dan senam pada Kamis (9/11) kemarin, dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, SH.,M.AP dan diikuti Kepala Dinas Kesehatan dan seluruh staf, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karubaga berserta jajaran, pimpinan bersama staf OPD, dan seluruh tenaga kesehatan serta anggota TNI-Polri.
Menurut Yohanis Pappa, pada 2-3 November 2023, ia mendampingi Tim Konsultan Penyusunan Dokumen Masterplan Jalan Kewenangan Wilayah Provinsi Papua Pegunungan dan Dokumen Potensi Sumber Daya Alam Mineral melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tolikara.
Kapolres Tolikara AKBP Achmad Fauzan., S.Ag melalui Kasat Samapta Ipda Abu Bakar, S.Sos saat memimpin langsung regu patroli menyatakan bahwa pihaknya secara rutin memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa Patroli rutin dan dialogis untuk memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.
Penjabat Bupati Tolikara Marthen Kogoya, SH; M.AP diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johanis Mantong Palumpung, SE mengatakan Rancangan Peraturan Bupati tentang penguatan UMKM ini program sangat bagus yang di angkat oleh Kepala Dinas Perindakop Tery Yikwa, SE dalam PKN II ini sangat membantu pelaku usaha khusus Orang Asli Papua.“Kedepan Proyek perubahan Pak Tery Yikwa dijadikan Peraturan Bupati (Perbup)”. Ujarnya.
“Mahasiswa seharusnya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tolikara, bukan sebaliknya melakukan aksi demonstrasi terkait sistem pelayanan bantuan pendidikan. Mahasiswa telah menutupi hal baik yang sedang dilakukan oleh Pemerintah Daerah terkait keberpihakan kepada mahasiswa,” ujarnya.
"Tidak ada. Mereka (masyarakat) tidak ada kelaparan di sana. Mereka hanya kekurangan karena sibuk dengan Kelapa Hutan. Jadi lambat tanam. Dan kalau sakit juga warga hanya menderita ISPA karena mereka sibuk dengan kelapa dan suhu cuaca seperti itu," papar Angganita.
Negara seakan kena prank atau tertipu sehingga seolah ada kejadian luar biasa yang perlu segera perhatian besar tanpa mengecek atau berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.
Hal ini terbukti setelah tim pertama Forkopimda Yahukimo bersama sejumlah wartawan saat melihat langsung kondisi di Distrik Amuma, Rabu (01/11/2023)
Pj Bupati Marthen Kogoya kepada media mengatakan, Rakor tersebut digelar dalam rangka pemantapan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik serta mengoptimalkan implementasi program strategis nasional.
Dalam aksi tersebut terungkap jika ada parpol besar yang menitipkan kader-kadernya dalam seleksi tersebut sehingga dari 261 peserta yang daftar dari kabupaten Yahukimo 157 dan Tolikara 104 yang dinyatakan lolos totalnya 93 orang Yang terdiri dari Yahukimo 40 dan Tolikara 53 orang secara ofline.
Pj Bupati Marthen Kogoya dalam arahannya menyampaikan syukur kepada Tuhan dan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan kerja sama selama satu tahun masa kepemimpinannya, sehingga ia kembali dipercayakan untuk memimpin Kabupaten Tolikara masa jabatan tahun 2023-2024.
“Kita (ASN) harus menjaga netralitas kita sebagai aparatur negara. Kita tidak boleh berpihak mendukung si A atau si B. Kita dilarang untuk bermain politik. Mari kita jaga netralitas kita,” pesan Pj Bupati Marthen Kogoya saat memimpin apel gabungan di Lapangan Merah Putih Karubaga, Rabu (25/10).
Turut Hadir Dandim 1716/Tolikara Letkol Inf. Marolop E. B. Hutapea yang diwakili Pasiter Kodim 1716/Tolikara Kapten Inf. V. L. Chendra beserta ibu dan anggota, Wakapolres AKP D. Togatorop beserta ibu, Para PJU Polres dan anggota, Danpos Maleo Lettu Inf. Suherman dan anggota, Para Pengurus Bhayangkari dan Anggota, ibu - ibu Persit Kodim 1716/Tolikara, ibu - ibu PKK, ibu - ibu darma wanita dan tokoh agama.
Kepala Bappeda Imanuel Gurik mengucapkan terima kasih kepada pihak Unipa dan IMC selaku instruktur kegiatan training/pelatihan pemetaan mengunakan Drone. Ia berharap seluruh peserta dapat memahami semua materi pelatihan dan dapat menerapkannya dengan baik dalam mendukung kemajuan pembangunan di Kabupaten Tolikara, sesuai bidang pekerjaanya masing-masing.
Acara syukuran berlangsung meriah, ditandai dengan ibadah bersama dan acara bakar batu serta serangkaian kegiatan lainnya. Hadir dalam acara syukuran Pj Bupati Marthen Kogoya, anggota Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, TNI-Polri, dan anggota masyarakat.
Sonny pun mengatakan perpanjangnya masa jabatan Marthen Kogoya untuk memimpin Kabupaten Tolikara, merupakan bentuk kemenangan masyarakat Kabupaten Tolikara, tentu dalam hal ini untuk pembangunan Kabupaten Tolikara."Karena selama setahun menjabat Pj Bupati Tolikara telah banyak terjadi perubahan," tuturnya.
Pj Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo , SH, MH mengatakan ada beberapa hal yang perlu disampaikan kepada Pj Bupati Tolikara dan harus menjadi perhatian, pertama wajib berkoordinasi dengan Pemprov Papua Pegunungan atau dengan Pj Gubernur, apabila ada masalah yang tak bisa diselesaikan, sehingga berkoordinasi dengan pemerintahan tertinggi di daerah.
Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Cartenz digelar untuk memastikan personil, peralatan, sarana dan prasana dalam menjaga keamanan selama penyelanggaran Pemilu Serentak 2024. Hadir dalam apel tersebut, Kapolres Tolikara AKBP Achmad Fauzan, S.Ag, Kasdim 1716/Tolikara Mayor Inf. Edy Ponco Wibowo, serta para pejabat dan anggota TNI-Polri.
Kapolres Tolikara AKBP Achmad Fauzan., S.Ag melalui Kasat Lantas Ipda Agus Hadiyanto.,S.Kom.,M.H saat dihubungi menjelaskan penyuluhan yang dilakukan oleh petugas di lapangan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya keselamatan dalam berkendara sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan pada undang - undang No. 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan.
Lokasi pekerjaan yang ditinjau antara lain, pembangunan Kantor Klasis Konda, Kantor GIDI Wilayah Toli, Gedung Aula GIDI, pembangunan pagar kota, pembangunan tugu, pembangunan Pasar Sentral Karubaga, pengaspalan jalan dalam kota, Kantor Distrik Igari , pembangunan Stadion Karubaga dan beberapa proyek pembangunan lainnya.
Ketua Bhayangkari Cabang Tolikara Ny. Faizah Achmad Fauzan saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya bersama Bhayangkari pengurus cabang Tolikara melakukan Bakti Sosial dengan mengunjungi TK Paud Kibagi dengan memberikan bantuan tas sekolah serta membagikan bekal makan siang kepasa seluruh murid-murid dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) yang ke 71 Tahun.
Ketua Timsel KPU Kabupaten Tolikara dan Yahukimo Mura Wenda mengatakan jika pembukaan pendaftaran ini berdasarkan keputusan KPUnomor 1036 tentang jadwal tahapan pelaksanaan seleksi calon anggota KPU provinsi satu Provinsi dan KPU Kabupaten /Kota pada 27 Kabupaten Kota di 7 Provinsi Perode 2024-2029.
Kapolres Tolikara AKBP Achmad Fauzan.,S.Ag melalui Kasat Binmas Ipda Agustinus Kubia.,S.E menyampaikan sejak adanya laporan pengancaman yang ditimbulkan oleh minuman keras yang telah dimediasi pada hari Selasa kemarin.
Ribuan Masyarakat itu memulai aksi long march sejak pagi jam 09.00 WIT dari Lapangan Merah Putih Karubaga dan perempatan jalan Kogome dan jalan giling batu menuju Kantor Dewan Perwakilan Daerah DPRD Tolikara di Gurikme dengan membawa spanduk pernyataan sikap.
Kapolres Tolikara AKBP Achmad Fauzan., S.Ag melalui Kasat Lantas Ipda Agus Hadiyanto saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa adapun tujuan dilaksanakannya strong point ini yakni untuk mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kecelakaan pada pengendara baik itu pengendara mobil ataupun motor dan memberi rasa aman terhadap pejalan kaki yang hendak menyebrangi jalan.
Ribuan masyarakat dari sejumlah distrik ini sejak Pkl. 10.00 WIT melakuikan aksi long march dengan membawa spanduk pernyataan sikap dari arah Gilingbatu, Kolengger, dan Kotabaru menuju Lapangan Merah Putih Karubaga.
“Ini merupakan kunjungan kerja perdana saya di Distrik Longgoboma sejak dilantik menjadi Penjabat Bupati Kabupaten Tolikara. Kepala Distrik Longgoboma, bapak Okto Walengga telah pensiun sehingga kami memberikan Nota Dinas kepada bapak Gutier Walengga,” ujar Pj Bupati Marthen Kogoya dalam sambutannya.
"Kita bersama mendengar inti dari permasalahan serta membantu masyarakat dalam mencari jalan keluar terbaik dalam setiap permasalahan yang turut dibantu oleh Tokoh Masyarakat yang hadir bersama-sama, semoga masyarakat dapat memahami dan menerima apa yang menjadi hasil musyawarah bersama tersebut dan terhindar dari masalah kedepannya." ujar Kasat Binmas.
Pj Bupati Marthen Kogoya bersama rombongan terbang menggunakan dua (2) pesawat AMA (Associated Mission Aviation) dari Bandara Karubaga, Rabu (6/9) dan perjalanan ditempuh selama kurang lebih 30 menit. Ketika tiba di Distrik Wari, rombongan Pj Bupati disambut antusias seluruh masyarakat Distrik Wari, Distrik Dow dan Distrik Egiam.
“Aparat distrik belum mensosialisasikan sampai ke tingkat kepala desa sehingga masyarakat dengan mudah terpengaruh berita yang tidak benar dan lakukan pemalangan ini,” Pj Bupati Marthen Kogoya.
Kegiatan pelatihan itu dibuka langsung Penjabat Bupati Tolikara Marthen kogoya,SH,M.AP yang ditandai dengan pengalungan kartu tanda peserta bagi anak SD di aula Sekolah Menengah Pertama SMP YPPGI Karubaga Selasa (31/8).
Untuk memastikan bahwa anak-anak mendapatkan nutrisi yang cukup dan bergizi tim Kominfo Tolikara menyambangi salah satu sekolah Dasar SD Yimu Igari yang masuk dalam program SARASEHANS .
Dalam suasana keakraban, Kodim 1716/Tolikara selaku satuan kewilayahan di bawah jajaran Korem 172/PWY, terus berperan aktif melaksanakan kegiatan anjangsana ke wilayah binaan.
Kapolres Tolikara AKBP Achmad Fauzan.,S.Ag saat diwawancarai menyampaikan kegiatan atau program minggu kasih yang diselenggarakannya tersebut dalam rangka menggali informasi dari warga terkait kamtibmas serta menampung masukan maupun kritikan warga akan pelayanan kepolisian diwilayahnya.
Satuan Kodim 1716/Tolikara adalah satuan kewilayahan, di Bawah Jajaran Korem 172/PWY, yang baru diresmikan pada 15 Juli 2023 oleh Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Izak Pangemanan di Gedung Herman Asaribab, Kodam XVII/Cenderawasih di Jayapura.
Lebih dari 400 orang pendeta dan evangelis dari 28 klasis dan para undangan dari wilayah Toli dan Presiden Gereja GIDI hadir mengikuti seminar selama 3 hari di Aula Klasis Kuari, dari Rabu 23 sampai Jumat 25 Agustus.
Aparat Keamanan dari Polsek Bokondini,dan aparat TNI dari Koramil Bokondini serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan turut hadir dalam upacara peringatan HUT ke-78 RI itu di lapangan Bokondini Kamis, (17/08/2023).
Upacara bendera dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, SH.,M.AP di Lapangan Merah Putih Karubaga, Kamis 17 Agustus 2023. Ini merupakan yang pertama bagi Pj Bupati Marthen Kogoya menjadi Inspektur Upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, sejak ia dilantik pada 17 Oktober 2022 lalu.
"Patroli tim gabungan ini dilaksanakan dengan tujuan mengangatisipasi gangguan Kamtibmas dan memonitor perkembangan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Tolikara jelang HUT ke-78 RI,” kata AKP La Ambo, SH., MH.
Kunjungan Pj Bupati Marthen Kogoya dimulai dari SD Lentera Harapan Karubaga dilanjutkan ke SD YPPGI, SDN KARUBAGA, TK Pembina, TK TK/PAUD Orysasativa, SD Igari, dan berakhir di SD Banggeri Distrik Wenam.
Hal ini terungkap ketika Penjabat Bupati Tolikara membuka Pelatihan Model Pengolahan Pangan Pokok Lokal (MP3L) 2023 di Gedung Gereja GIDI Kolengger Distrik Karubaga Selasa, (8/8) kemarin.
Kegiatan dihadiri Wakapolres Tolikara AKP Dallon Togatorop dan Kabag SDM AKP Budiharjo Kadir serta diikuti oleh seluruh Ibu Hamil dan Balita, serta Personil Polres Tolikara.
Dalam sambutannya, Pj Bupati Marthen Kogoya mengajak seluruh masyarakat mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas lindungan-Nya, acara peletakan batu pertama berlangsung di bawah cuaca yang cerah.
Komitmen itu diwujudkan oleh Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, SH, M.AP dengan meletakkan batu pertama pembagunan 3 gedung sekaligus yaitu pembangunan Aula GIDI, Kantor Wilayah Toli dan Aula Klasis Konda.
Pencanangan 1000 Bendera Merah Putih itu ditandai dengan penyerahan bendera merah putih kepada perwakilan Tokoh Masyarakat yaitu John Bogum dan Kepala Distrik Kanggime Yuten Gurik yang disaksikan peserta apel gabungan.
Acara pelepasan disaksikan para orang tua bersama pimpinan dan staf OPD terkait usai kegiatan pembekalan peserta beasiswa ADik di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tolikara, Kamis 3 Agustus 2023.
Penandatanganan Memorandum of Understading (MoU) antara Penjabat (Pj) Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, SH.,M.AP dengan pemilik Surya Institute, Prof. Yohanes Surya, Ph.D, dilakukan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jl. M.H. Thamrin No.8, Jakarta Pusat, Senin (31/7) lalu.
Kapolres Tolikara AKBP Achmad Fauzan, S.Ag melalui Kasat Lantas Ipda Agus Hadianto., S.Kom, M.H saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa strong poin pagi ini rutin dilaksanakan guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang melaksanakan aktifitas pada pagi hari.
“Saya serahkan secara simbolis kepada penerima bantuan beras di Distrik Karubaga, distrik-disrik lain nanti menyesuaikan. Jadi 46 distrik semuanya mendapat bantuan beras ini,” ujar Pj Bupati Marthen Kogoya didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Desman Penggu
FGD dan KP tersebut dibuka secara langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, SH.,M.AP didampingi Sekda, Yosua Noak Douw, S.Sos.,M.Si.,MA dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Asrin Rantetasak, bertempat di Aula Bappeda, Karubaga, Selasa 25 Juli 2023.
Kapolres Tolikara AKBP Achmad Fauzan., S.Ag melalui Kasat Lantas Ipda Agus Hadiyanto., S.Kom, M.H saat di konfirmasi menyatakan pelaksanaan Strong Point pagi bertujuan untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas di seputaran jalan raya, serta turut memberikan teguran dan imbauan kepada pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dilakukan oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Papua, Dr Martuama Saragi, ST., M.M, CSFA kepada Penjabat (Pj) Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, SH.,M.AP dan ditandai penandatanganan berita acara serah terima di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Papua, Entrop-Jayapura, Jumat (21/7).
Kapolres AKBP Achmad Fauzan, S.Ag., menyampaikan pelaksanaan patroli merupakan wujud pemeliharaan kamtibmas, meliputi pencegahan terjadinya gangguan, pemberian rasa aman, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat serta diperolehnya informasi tentang kemungkinan timbulnya gangguan di tengah masyarakat.
Pj Bupati Marthen Kogoya saat acara penyerahan mobil ambulance dan mobil jenazah mengatakan, kedua mobil tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Kesehatan.
Hal itu dikatakan Penjabat (Pj) Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, SH.,M.AP usai memimpin rapat pembentukan Panitia Perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-78 tingkat Kabupaten Tolikara di Aula Bappeda, Karubaga, Senin (10/7/2023).
Kapolres Tolikara AKBP Achmad Fauzan, S.Ag melalui Kasat Lantas Polres Tolikara Ipda Moch Saiful Amin, SH., pelayanan pengurusan SIM ini merupakan salah satu upaya untuk meningkat kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. “Kami turut mengimbau agar warga patuh dan tidak melanggar apa yang menjadi aturan berlalu lintas di jalan raya,” jelasnya.
Lokarya yang dipimpin Kepala Puskesmas Karubaga dr. Hernika Pareang, turut dihadiri Pabung Kodim Kab. Tolikara 1702/JWY Mayor Inf. Eddy Ponco Wibowo, Dewan Adat Kabupaten Tolikara, Jhon Bogum, Kepala Kampung Ebenhaezer Yuben Kogoya, Kepala Desa Kimibur Jimi Yikwa dan sejumlah kepala sekolah SD dan SMA.
Pj Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, dalam sambutannya saat menyerahkan bantuan hewan kurban mengatakan, pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan sangat menjunjung tinggi nilai toleransi dan kerukunan hidup umat beragama.
Kapolres Tolikara Kompol Ahmad Fauzan, Sag. Menyatakan saat ini pihaknya telah mengerahkan anggotanya untuk bergabung dengan anggota Polres Jayawijaya untuk melakukan lidik karena kasus ini belum mengarah pada laka tunggal atau unsur penganiayaan atau bagaimana pihaknya belum dapat pastikan.
Setiba di Bandara Karubaga PJ. Gubernur bersama rombongan disambut PJ. Bupati Tolikara Marthen Kogoya,SH,M.AP dengan seluruh Pimpinan OPD, para Kepala Distrik dan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan,dan tokoh pemuda dan tim tari sanggar seni pemuda Karubaga menampilkan tarian adat suku Dani mewarnai penyambutan dengan pengalugan noken dan topi mahkota kepada PJ. Gebernur Nikolaus Kondomo.
Menurut Nerius Auparai, pemberian makanan bergizi dan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak melalui 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Tolikara sejak tahun 2014 hingga saat ini, sangat penting dalam mengatasi masalah stunting.
Semua stakeholder dari kader Posyandu, PKK, dinas kesehatan, dan juga para tenaga kader yang tersebar di kampung-kampung berkolaborasi menurunkan stunting di kabupaten Tolikara.
Dalam acara penjelasan putusan PTUN terkait gugatan pelantikan kepala kampung itu dihadiri Penjabat Bupati Tolikara Marthen Kogoya, SH, M.AP didampingi Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung serta beberapa pimpinan OPD lainnya.
“Dalam Penas KTNA XVI, seluruh petani di Indonesia berkumpul dan membawa hasil pertanian dari daerah masing-masing. Harapan saya, semoga petani yang kita utus mengikuti Penas KTNA di Padang, bisa melihat langsung dan belajar dari petani lain di seluruh Indonesia yang membawa hasil pertanian mereka, baik hasil yang sudah diolah maupun belum diolah,”ucap Pj Bupati Marthen Kogoya.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Papua Pengunungan Sem Kepno, S.Sos,M.Si menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara karena mewakili 8 Kabupaten Provinsi Papua Pengunungan, Kabupaten Tolikara merupakan salah satu kabupaten yang tampil pada iven PENAS ke XVI di Kota Padang.
Hal tersebut dikatakan kakak kandung korban Arson Wunungga saat penyelesaian penahanan mobil Dinas Satpol PP Tolikara di tempat pemalangan jalan Karubaga menuju Kembu di Distrik Biuk Kamis, (8/6).