Karena itu, dia juga berharap capaian persentase baik ini, bisa terjadi juga di lembaga pendidikan SD dan SMP se-Kota Jayapura. Menurutnya hal ini setidaknya telah menunjukkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di Kota Jayapura selalu berada pada ranah barometer pendidikan di Papua. Tetapi juga di sisi lain, pendidikan yang tetap mengedepankan kualitas dan juga harus memiliki daya saing baik di tingkat regional, nasional dan juga global.
Sementara itu, terkait dengan pelaksanaan kegiatan pengumuman kelulusan yang dilakukan di salah satu hotel di Kota Jayapura itu, pihaknya juga mengakui bahwa sudah ada larangan dari PJ Walikota Jayapura melalui surat edaran yang dikeluarkan oleh PJ Walikota Jayapura tahun 2023 lalu.
Kepala Sekolah SMA YPPK TB Cornelia Ragainaga, mengatakan penamatan ini bukanlah akhir dari perjuangan para siswa, namun ini adalah awal bagi mereka untuk melanjutkan perjuangannya ke jenjang perguruan tinggi. Untuk itu diharapkan penamatan ini disambut dengan suka cita, tanpa bereuforia secara berlebihan.
"Sehingga kepada 43 sekolah tersebut kami masih menyusun soal secara bersama. Soal itu sudah dalam bentuk master soal, yang akan kami bagikan besok pada masing-masing sekolah untuk kemudian digandakan di sekolah," bebernya.
Kepala Dinas Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan Provinsi Papua pegunungan, Aron Wanimbo, SE, MSi menyatakan mereka saat ini seperti kertas kosong yang perlu diisi dengan Pendidikan, sebab kalua kertas kosong itu diisi dengan hal -hal yang tidak benar dan bukan Pendidikan yang layak, maka hasilnya sudah sejalan akan memperngaruhi keamanan.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Ted J Mokay meminta Kepala Pemerintahan Kampung di 139 Kampung Kabupaten Jayapura ada rasa tanggung jawab membantu memberikan pelayanan di sekolah- sekolah yang ada di kampong, karena kampung memiliki sumber anggaran yang sangat besar, seperti dari Alokasi Dana Kampung yang mencapai miliaran rupiah.
Itulah yang disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas. Dia menerangkan, saat ini sekolah-sekolah kedinasan tersebut masih berkoordinasi terkait teknis pendaftaran dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Ujian ini telah dilaksanakan sejak Rabu, 2 Mei 2024 dan dijadwalkan berakhir pada Sabtu, 4 Mei 2024. Pemantau pelaksana UTBK 2024, Universitas Cenderawasih (Uncen), Prof, Dr. Happy Lumban Tobing menjelaskan, selama pelaksanaannya mulai hari pertama sampai dengan hari ini berjalan lancar tanpa kendala.
Parahnya, sekolah yang letaknya berada di Kampung Limau Asri, Distrik Iwaka, Mimika, Papua Tengah ini tidak memiliki pagar sehingga warga dengan leluasa masuk ke area sekolah, bahkan ruangan kelas SMP Negeri 3 kerap dijadikan tempat buang air besar (BAB).
“Yang perlu kita tingkatkan adalah angka partisipasi diharapkan bisa hingga 100 persen. Jadi partisipasi ini tidak hanya dari dinas atau tenaga pengajar tetapi juga orang tua maupun lingkungan yang mendukung,” bebernya.
Menurutnya, pendidikan di Papua masih terlalu fokus untuk meningkatkan jumlah entah itu sarana dan jumlah guru. Namun masih minim untuk melihat kualitas dari sarana dan juga tenaga kependidikan, padahal hal ini harus menjadi perhatian serius.
Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Papua, Launrens Wantik mengungkapkan bahwa pendidikan luar biasa di Papua membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah di kabupaten/kota. Khususnya untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus.
Penerapan kurikulum merdeka belajar yang digagas Mendikbud juga sudah diterapkan di dunia pendidikan di Kabupaten Jayapura. hanya saja belum menyeluruh hingga ke kampung- kampung.
"Kita tahu Dinas Pendidikan miliki banyak bidang, saya harap dari masing- masing bidang inilah kita bisa membuat program dan inovasi yang dapat meningkatkan pelayanan mutu pendidikan di Kabupaten Jayapura lebih baik bahkan yang terbaik,"ucapnya.
PJ Gubernur Papua pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP, M.P.A menyatakan pemerintah Papua pegunungan akan memberikan perhatian khusus untuk memajukan pendidikan di wilayah ini, dimana pemerintah menyadari bahwa pendidikan merupakan kunci dari semua hal baik itu pelayanan pemerintahan, birokrasi, dan kemasyarakatan ini semua kuncinya pendidikan.
Ignasius Babaga menjelaskan, sumber daya manusia yang ada di 4 kabupaten cakupan Provinsi Papua Selatan harus disiapkan. Bagaimana sumber daya manusianya ditingkatkan. Dimana siswa dari PAUD, TK, SD, SMP dan SMA-SMK harus dipersiapkan untuk masuk ke perguruan tinggi.
Peringatan Hardiknas 2024 di SMP Negeri 2 Mimika ini diawali dengan upacara bendera, dilanjutkan dengan pencanangan kurikulum merdeka belajar yang ditandai dengan pelepasan puluhan balon oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Mimika, Oktovina S. Titahena, S.Pd dan perwakilan Dinas Pendidikan yang diwakili oleh Kasie Kesiswaan Bidang SMP Dinas Pendidikan, Ignasius Valuk didampingi sejumlah guru dan staf.
Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Mimika, Oktovina S. Titahena S.Pd mengatakan, siswa-siswi kelas IX sebelumnya sudah mengikuti ujian praktek dengan 3 mata pelajaran. Diantaranya mata pelajaran (mapel) Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK), Seni dan Prakarya. Saat ini tinggal menunggu ujian sekolah digelar.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Remain Gurik, S.Pd saat membacakan pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia mengatakan, dalam lima tahun terakhir ini adalah waktu yang sangat mengesankan bagi perjalanan Kemendikbudristek.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Wamena Yosep Wibisono menyatakan senam bahagia yang ditampilkan ratusan siswa tersebut merupakan merupakan implementasi dari proyek penguatan Profil P5 dengan thema yang diambil bangunlah jiwa dan raganya dengan sub thema senam bahagia.
Sekda Kabupaten Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd, MM menyatakan pemerintah Kabupaten Jayawijaya memberikan apresiasi kepada satuan pendidikan yang ada karena ternyata dalam penerapan kurikulum merdeka belajar ini anak –anak di Jayawijaya sangat luar biasa dan tidak kalah dengan daerah lainnya
Ribuan Pelajar, guru dan para wali murid serta penjabat ASN se-Kota Jayapura sejak pagi mulai memadati lapangan Karang PTC Entrop. Selain menjadi tempat pelaksanaan upacara peringatan Hardiknas, di lokasi ini juga digelar pameran hasil kreatifitas anak-anak sekolah.
Menurutnya, yang perlu diperhatikan saat ini adalah pihak keluarga juga harus turut berperan meningkatkan kualitas Pendidikan. Sebab, semuanya dimulai dari keluarga dan kita pemerintah sifatnya memfasilitasi.
"Tentu kita semua bangga tentang pengembangan dunia pendidikan di Kota Jayapura. Bahwa sampai hari ini, pendidikan di Kota Jayapura memiliki grade yang terbaik, menurut saya di seluruh tanah Papua. Karena sejak lama kita sudah berkomitmen untuk menjadikan sebagai barometer pendidikan di tanah Papua. Tetapi kemudian barometer yang berkualitas unggul dan juga mampu untuk bersaing" ujarnya.
Ia menjelaskan apa yang dilakukan oleh Pemkot Jayapura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura semata-mata untuk memproteksi keberadaan bahasa daerah yang semakin jarang digunakan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan Ignasius Bagaga, S.Pd, mengungkapkan, bahwa pelajar yang ada di 4 kabupaten cakupan Provinsi Papua Selatan sangat antusias mengikuti festival yang digelar ini.
Dimana pihaknya berkolaborasi dengan UPT di Papua, yaitu Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Papua, Balai Guru Penggerak, Balai Bahasa dan Balai Pelestarian Kebudayaan. Berbagai pihak tersebut melakukan pameran merdeka belajar, sekaligus membuka Festival Kurikulum Merdeka.
Adapun jumlah peserts UTBK-SNBT Universitas Cenderawasih tahun 2024 sebanyak 1.585 peserta. Jumlah ini menurutnya mengalami penurunan sekitar 254 peserta dari tahun 2023 yang berjumlah 1.839 peserta.
Di tahun 2024, peringatan Hardiknas mengusung tema inspiratif “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”. Tema ini mengajak seluruh elemen bangsa, dari pendidik, peserta didik, hingga masyarakat luas, untuk bahu membahu dalam mewujudkan transformasi pendidikan di Indonesia.
Menag menegaskan dukungannya terhadap program ini karena ia meyakini bahwa tugas mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan amanah dari Undang-Undang Dasar 1945, sehingga semangat merdeka belajar sangatlah penting dan relevan.
Asisten I Bidang Pemerintahan Umum dan Otsus Provinsi Papua Selatan Agustinus Joko Guritno saat membuka kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa dengan terbentuknya DOB Papua Selatan dibawah kepemimpinan Pj Apolo Safanpo berusaha merangkul semua pihak dan golongan untuk secara bersama-sama membangun DOB ini sesuai dengan talenta yang ada.
Mewakili Pj Bupati Lanny Jaya dia menyampaikan terima kasih dan juga meminta kepada pihak sekolah mempersiapkan diri karena akan memasuki masa penerimaan siswa baru sehingga ia berharap semua anak-anak masa sekolah wajib mendaftarkan diri dan yang selesai SD, SMP dan SMA juga harus melanjutkan pendidikannya kejenjang berikutnya.
“Kita bersyukur ada orang-orang lain yang punya hati untuk pendidikan di Papua, dan mereka itu bukan orang Indonesia melainkan orang yang di luar Indonesia yang peduli terhadap pendidikan di Papua,” ucap Christian kepada wartawan.
Kepala Dinas Pendidikan , Pengajaran dan Kebudayaan Aron Wanimbo, SE, MSi menyatakan banyak guru yang ditempatkan di kampung –kampung terpencil namun mereka tak pernah mengajar dengan baik, tiba saatnya ujian mereka meloloskan siswa dengan nilai yang bagus saat masih duduk di bangku SD,
Kepala Dinas Pendidikan Dan pengajaran Provinsi Papua Pegunugan Aron Wanimbo, SE, MSi menyatakan Provinsi Papua Pegunugan melalui dinas teknis melihat masih ada masalah kekurangan guru, oleh karena itu dilakukan perekutan guru honorer untuk sekolah SD yang berlatar belakang sarjana Pendidikan dan guru agama Kristen.
Kegiatan dibuka oleh Kepala BNN Kabupaten Jayapura Arianto didampingi nara sumber Kabid Pengendalian Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dan nara sumber dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Jayapura.
Kepala Sekolah SMP Negeri Karubaga Derio Kure, S.Pd, dalam sambutannya mewakili SMP se-Kabupaten Tolikara, mengucap syukur atas terlaksananya ujian ini,dan memberikan apresiasi tinggi kepada Pemkab melalui Dinas Pendidikan telah mempercayakan sekolah SMP Negeri untuk menyelenggarakan USBK mewakili seluruh sekolah di Tolikara.
Mereka menandatangani dokumen pernyataan sikap bersama yang mendesak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk segera mencabut peraturan menteri tersebut.
Dekan FISIP Uncen, Marlina Flassy mengungkapkan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan atau pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat tidak dapat diwujudkan dengan bekerja sendiri, tetapi harus kerjasama dan kolaborasi bersama.
Bupati Merauke mengatakan, SK yang akan dikeluarkan memutuskan bahwa pelaksanaan jam belajar dan mengajar di sekolah hanya berjalan dari Senin sampai Jumat, sedangkan hari Sabtu ditiadakan.
Selain Bupati Yalimo Dr, Nahor Nekwek,SPD.MM, acara penandatangan ini juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Yalimo Anton Nekwek, SKM bersama Staf Dinas Kesehatan Kabupaten Yalimo. Dari pihak Universitas Magarezky dihadiri oleh Rektor Universitas Megarezky Makasar Profesor Dr Anwar Ramli, SE, MSi bersama jajarannya.
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan telah membuka kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kota Jayapura yang diikuti peserta dari SMA dan SMK dari sejumlah sekolah di Kota Jayapura.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Abdul Majid memberikan apresiasi kepada Pokja bunda PAUD Kota Jayapura yang begitu peduli dengan upaya memajukan dan memperbaiki kualitas pendidikan di kota Jayapura dimulai dari jenjang TK/PAUD.
Karena itu, SMA Negeri 7 ini secara resmi mulai beroperasi dengan statusnya yang baru mulai tahun ajaran baru 2024 ini. Karena itu dia berharap dengan hadirnya SMA Negeri 7 Kota Jayapura ini, menambah jumlah SMA Negeri di Kota Jayapura, khususnya di wilayah Distrik Heram.
“Ya saya melihat pada umumnya hampir semua sekolah melaksanakan ujian dengan lancar dan itu merupakan karena adanya kerjasama dan kekompakan para dewan guru, oleh karena itu saya sebagai Kepala Dinas Pendidikan atas nama Pj Bupati Lani Jaya saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh dewan guru dan Kepala Sekolah," ujarnya.
Kepala SMP Negeri 2 Kota Jayapura Dorthea Caroline Enok mengatakan sebelum mengikuti tahapan ujian sekolah sebagai penentu kelulusan siswa-siswi tersebut, pihak sekolah sudah menyelenggarakan persiapan-persiapan kepada siswa-siswi yang akan mengikuti ujian sekolah tersebut.
Dia menjelaskan anak-anak tersebut akan mengikuti kegiatan festival itu mulai 1-5 Mei dan mereka akan ditampung di salah satu hotel di Jakarta. Dua siswa tersebut masing-masing bernama Teddy dan Clara. Untuk Teddy, akan mewakili Papua untuk lomba mendongeng bahasa daerah tobati. Sementara Clara akan mewakili Papua untuk lomba kategori menyanyi bahasa daerah.
Kata Frans Pekey, pengembangan Kota Jayapura saat ini terus bergeser ke wilayah Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Sehingga kehadiran SMP YPPK Kristus Juru Selamat Jayapura di Koya Timur, Distrik Muara Tami tersebut sebuah hal positif dalam memajukan pendidikan di Kota Jayapura.
Direktur UT Jayapura, Mujadi, mengatakan kegiatan pameran dan lomba menyanyi solo itu perdana dilakukan oleh mahasiswa UT, dengan tujuan menunjukkan eksistensi diri serta semangat mahasiwa UT kepada masyarakat yang ada di Papua.
Dia menjelaskan, mulai dari tahun 2023 anggaran yang dikeluarkan sebesar Rp 15 miliar, kemudian di tahun 2024 sebesar Rp 25,5 miliar, tahun 2025 sebesar Rp 21,67 miliar dan tahun 2026 senila Rp 18,423 miliar. Jumlah ini akan terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun mengingat ada mahasiswa dan mahasiswi yang menyelesaikan masa studinya setiap tahun.
Plt Kadis Pendidikan Kota Jayapura, Abdul Majid mengatakan, Festival Bahasa Ibu, Bahasa Tobati merupakan ajang bergengsi, yang terstruktur dari daerah sampai di tingkat nasional. Ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman, dan apresiasi terhadap bahasa daerah dalam hal ini Bahasa Daerah Tobati.
Dia mengatakan, mengenai aturan seragam sekolah dari jenjang pendidikan dasar sampai menengah ini sebenarnya sudah diatur dalam Permendikbud nomor 50 tahun 2022 tentang petunjuk teknis seragam bagi jenjang pendidikan dasar dan menengah. Di situ semua sudah diatur secara jelas dan terperinci.
Hal ini pun sudah ditegaskan oleh pejabat Wali Kota Jayapura melalui edaran yang dikeluarkan untuk sekolah-sekolah di kota Jayapura beberapa waktu lalu. Penegasan ini disampaikan kembali mengingat saat ini sekolah-sekolah sudah melaksanakan ujian terutama jenjang SMA sementara SD dan SMP sebentar lagi akan mengadakan ujian akhir sekolah.
Karena itu pelaksanaan kegiatan pembangunan sejumlah fasilitas pendukung di sekolah itu akan dilaksanakan di 2024 ini seperti membangun fasilitas jamban, rehabilitasi ruang kelas dan sejumlah kebutuhan lainnya sudah diprogramkan.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan kemarin pihaknya sudah lakukan koordinasi dengan Menendagri lewat Zoom meating, dan untuk pemda Jayawijaya diarahkan untuk menjalin kerjasama dengan pemerintah Provinsi Papua pegunungan terkait penanganan anak –anak dari Pengungsi Nduga yang ada disini.
Ia mengatakan, mulai tahun akademik 2024 biaya pendidikan mahasiswa program Papua Unggul dibebankan kepada pemerintah kabupaten/kota. Menurut dia, sampai 2026 program Papua unggul, lanjut dia, yang telah membiayai kurang lebih 1.000 mahasiswa asli Papua kuliah di berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan di luar negeri.
Ratusan guru ini mulai kumpul satu persatu di halaman kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke sekitar pukul 08.00 WIT, sambil membentangkan 4 spanduk yang isinya sama yang menyatakan dengan tegas menolak keputusan bupati Merauke Nomor 100.3.2.2/75/tahun 2024 tentang penetapan TPP ASN di lingkungan Pemkab Merauke. Para guru ini kompak menggunakan pakaian seragam PGRI, batik putih bunga-bunga.
”Rata-rata selisih quick count Poltracking hanya 0,10 persen dari hasil rekapitulasi resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU),” kata Direktur Utama Intra Publik Mauli Fikr dalam keterangan tertulisnya.
Dari ratusan wisudawan/wati tersebut, ada 3 lulusan yang memperoleh predikat Cumlaude dengan Indek Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi. Ketiganya antara lain, Tumiran, Program Doktor (S3) Pada Program Doktor Ilmu Sosial dengan IPK 3,71, Yakobus Marrung Program Strata Dua (S2) Pada Program Studi Pendidikan IPA FKIP, dengan IPK 3,94 dan Delima Putri Utami dari Program Strata Satu (S1) Pada Program Studi Akuntansi FEB, dengan IPK 3,81.
Mungkin tak banyak yang tahu, Dr Benhur Tomi Mano, MM, mantan Wali Kota Jayapura dua periode ini, pernah mengenyam pendidikan di SMP Muhammadiyah dan lulus pada tahun 1982. Pria yang baru saja berulang tahun ke-59 pada Sabtu (30/3), pernah menempuh pendidikan bernuansa islami, meski dia adalah seorang pengikut Kristus yang taat.
Di mana, di pasal 34 Bab V disebutkan bahwa sejak Peraturan Menteri ini mulai berlaku maka Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Menurut Cristian, tak jadi masalah ketika eskul Pramuka tidak lagi menjadi suatu kewajiban. Hanya saja, jumlah yang ikut Pramuka nantinya berkurang mulai dari tingkatan SD hingga SMA.
Menurut Abdul, ujian sekolah yang telah dilaksanakan di sejumlah SMA dan SMK, sebagaimana diatur dalam Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) bahwa pendidikan itu mempunyai beberapa kriteria.
Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim menyampaikan, dalam Pasal 24 Permendikbud Nomor 12 Tahun 2024 menyatakan bahwa keikutsertaan peserta didik dalam ekstrakurikuler bersifat sukarela. Ia pun memberikan sejumlah catatan terkait lahirnya Permendikbud 12/2024 tersebut.
Dalam memajukan pendidikan, agama Islam juga memiliki peranan pentingnya
tersendiri. Islam selalu mengajarkan nilai-nilai yang mendorong seseorang untuk belajar dan menuntut ilmu. Bahkan, sangat banyak lembaga Islam yang memberikan kontribusi beasiswa yang didapat melalui zakat.
Uji Kompetensi Keahlian (UKK) merupakan penilaian yang diselenggarakan khusus bagi siswa SMK untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik. Selain sebagai alat penentu kelulusan, UKK juga berperan sebagai alat pengukur kemampuan dan kompetensi siswa selama menempuh pendidikan.
Sementara dari aspek pendidikan, ungkap Bupati Romanus Mbaraka bahwa ketersediaan prasarana hampir memadai di semua kampung yang terdiri dari 179 kampung. Aspek sarana prasarannya hampir memadai. Guru hampir terisi semua baik sekolah yang memiliki 3 ruang kelas maupun sampai 6 kelas kelas.
Sebelum mengawali arahannya, Imelda memberikan apresiasi serta ucapan selamat kepada Bupati Mimika Eltinus Omaleng atas capaian Kabupaten Mimika atas pelaksanaan LPPD dengan status lebih baik meskipun rendah namun menempati urutan kedua diantara kabupaten kota se-Tanah Papua.
“Dalam serah terima jabatan yang dilakukan di Kantor Dinas Pendidikan, dilakukan penandatanganan berita acara. Kemudian semua yang berkaitan dengan pengurusan dana UP, bantuan bantuan dari pusat dan bantuan lainnya yang diperuntukkan untuk Perpustakaan langsung kita eksekusi dan beralih ke beliau,” jelasnya.
Bupati Yalimo Dr. Nahor Nekwwek,SPd, MM mengatakan bahwa , melalui Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Yalimo melakukan kegiatan pelatihan kepemimpinan Pemuda di tingkat Kabupaten Yalimo.
Aipda T. Sinukaban menyampaikan bahwa kehadiran mereka di sekolah tersebut bertujuan untuk memberikan keceriaan kepada anak-anak sambil mengajarkan hal-hal penting melalui bermain.
Semangatnya untuk belajar tampaknya tidak hanya sampai di situ, namun dia kembali melanjutkan pendidikannya ke Jenjang S2, dan pada tahun 2007 dia berhasil meraih S2 Manajemen Pembangunan Daerah di IPB Bogor Jawa Barat.
Dia menerangkan, saat ini ada sekitar 1.484 siswa SMK di kota Jayapura yang sedang melaksanakan ujian kompetensi berbasis komputer. "Jadi ujian sekolah berbasis nasional telah dihapus, sesuai dengan episode merdeka belajar. Peserta didik jenjang SMK yang mengikuti ujian kompetensi dari 15 sekolah SMK, di Kota Jayapura, 1483 siswa," ungkap Majid.
Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P&P) Kabupaten Lanny Jaya, Tan Wanimbo, S.Sos.,M.Si, mengungkapkan, setelah pasca melaksanakan perta Demokrasi Pemilu tahun 2024 maka sembilan Sekolah Menengah Atas ( SMA ) se Kabupaten Lanny Jaya telah melaksanakan Ujian Nasional dengan jumlah peserta 521 siswa.
Sekretaris Dinas Remain Gurik,S.Pd membuka Pelaksanaan UNBK itu ditandai dengan menyerahkan soal – soal Ujian yang di terima Kepala SMA Negeri Karubaga Tiep Jigibalom,S.Pd mewakili 6 SMA dan 1 SMK Tolikara usai upacara pagi di halaman SMA Negeri Karubaga, Senin (18/3) kemarin.
Dalam apel bersama ditandai dengan penyerahan soal ujian kepada panitia penyelenggara dan penyematan tanda peserta kepada perwakilan siswa/siswi. Bupati Nahor Nekwek menyampaikan ucapan trima kasih kepada para guru yang telah mendidik anak-anak Yalimo ini bisa cerdas dan bisa mengikuti ujian akhir nasonal serentak.
Untuk itu, Tim kesehatan dari Puskesmas Hamadi berjumlah sembilan orang petugas, mulai dari dokter umum, dokter gigi, perawat gigi, perawat umum, dan ahli gizi turun ke sekolah-sekolah. Petugas melakukan skrining awal terhadap kesehatan anak-anak sekolah.
Untuk SMP Negeri 1 Kota Jayapura sudah mengimplementasikan kurikulum merdeka sejak tahun 2022 dan juga sebagai sekolah penggerak sekolah penggerak angkatan kedua. Pengalaman yang didapat selama mengimplementasikan kurikulum merdeka, ini merupakan penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya dan juga dalam rangka mempercepat lost learning selama masa Covid 19.
Perpustakaan memiliki peran menumbuhkan minat baca siswa, dan perpustakaan yang baik. Juga harus mempunyai program dan tujuan yang terencana secara jelas. Hal tersebut perlu dilakukan untuk menarik minat siswa berkunjung ke perpustakaan untuk membaca buku.
Adapun SMAN 7 Jayapura itu, transformasi dari SMA PGRI dan Korpri kedua sekolah tersebut sebelumnya dikelola swasta, namun mulai tahun 2023 lalu Pemerintah Kota Jayapura mengambil alih sekolah tersebut menjadi sekolah negeri.
Penghargaan diberikan kepada Bupati Keerom atas dedikasi dan peran serta dalam mendukung pengembangan yayasan pendidikan Kristen di Tanah Papua. Kepala Dinas Pendidikan Keerom, Stenly Moningka mengatakan, Bupati Keerom (Piter Gusbager) memang sangat layak mendapatkan penghargaan tersebut.
Ditemui media ini disela-sela mengikuti pembekalan terkait dengan Dapodik, Ringland Simanjuntak mengaku bahwa program makan siang gratis bagi siswa siswi tersebut sebenarnya bagus. Namun yang menjadi pertanyaan sekarang terkait dengan masalah sumber pembiayaan.
Stephanus Kapasiang menjelaskan bahwa sejak 2022 lalu saat dirinya dipercaya sebagai kepala dinas, dirinya mulai menggalakan perbaikan-perbaikan Dapodik dan perbaikan-perbaikan semua administrasi sekolah.
Kemudian dalam rapat terbaru itu juga disepakati mengenai pembayaran biaya kuliah untuk tahun 2024 sampai 2026. Terkait itu, juga sudah disepakati angka-angkanya di setiap daerah, mulai dari tingkat provinsi, kota dan beberapa kabupaten di tanah Papua yang mana intinya tetap ditanggung bersama.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan tujuan pembinaan minat bakat dan kreativitas dengan metode GASING guna meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kemampuan berhitung matematika.
Karena itu, ungkap Moses Wandenggei, mulai tahun ini meminta seluruh guru tersebut untuk kembali ke tempat tugasnya masimng-masing mendidik anak-anak bangsa yang ada di pedalaman yang jauh dari pusat kota itu.
Dalam arahan yang diberikan Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo menyampaikan point penting yakni dalam pertemuan tatap muka ini akan dilakukan penandatanganan antara pemerintah daerah dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura.
Tehnical Service Manager Hary Pranata menjelaskan, melalui kerjasama di dunia pendidikan yang sudah dibangun sejak tahun 2012, PT Astra Honda Motor ( AHM) Jayapura mencatat SMK Negeri 3 Jayapura yang berhasil meraih grade tertinggi.
Kepala Bidang SMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Yopi Hanuebi mengungkapkan, penerapan IKM ini harus melalui mekanisme yang berlaku. Di mana, 13 sekolah penggerak lebih dulu mengimplementasikan kurikulum tersebut selama 3 tahun, baru setelahnya sekolah lainnya menyesuaikan.
Kepala Bidang SD, Elen Montolalu dan Kepala Bidang SMA SMK Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Nurjaya, keduanya sepakat menyebutkan bahwa tahapan yang dilakukan saat ini adalah sedang melakukan verifikasi kembali data-data peserta didik di masing-masing sekolah terutama mereka yang akan mengikuti ujian akhir nanti.
Menurutnya, pendidikan vokasi bertujuan menyiapkan peserta didik menjadi tenaga ahli atau profesional yang menerapkan atau mengembangkan, dan menyebarluaskan teknologi maupun seni budaya sebagai upaya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat.
Ketua Umum Yapis Pusat di Tanah Papua, Muhammad Musa’ad, menyampaikan dengan dilaunchingnya tiga program studi magister program studi pascasarjana merupakan suatu pencapaian yang luar biasa.
"Dibanding APS Jayapura anak usia 7-15 tahun pada 2023 sebesar 95,95 persen dan Kota Jayapura 98,03 persen," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor Kamaruddin di Biak, Minggu.
Ketiga adalah mengajarkan kebersamaan dan kekeluargaan. "Yang hadir bukan hanya anak-anak yang Kristen atau guru-guru yang Kristen, tetapi juga dari seluruh warga sekolah. Di sini kita mengajarkan kepada anak-anak kita bagaimana menjaga, kebhinekaan yang ada di dalam suatu institusi dalam hal ini adalah sekolah," ujarnya.
Dalam mengatasi kenakalan remaja usia sekolah, Laorens menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan melakukan kerjasama sesuai dengan kewenangan yang ada dengan SD, SMP SMA/SMK di kabupaten/kota.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Abdullah Azwar Anas mengungkapkan, pendaftaran sekolah kedinasan rencananya akan dibuka pada Maret 2024. Namun, waktu tersebut dapat berubah sesuai kesiapan dan dinamika yang terjadi.
Christian berkeyakinan bahwa dengan dibentuknya tim gabungan ini, maka masalah tersebut akan selesai. Pasalnya, selama ini masalah tersebut tidak selesai lantaran belum melibatkan berbagai pihak
Wilayah Distrik Heram, selama ini memang belum ada SMA Negeri yang representatif yang bisa menarik meniat pelajar bersekolah di tempat itu. Praktis banyak anak-anak di Distrik Heram yang sekolah SMA di SMA Negeri I Abepura maupun SMA Negeri 4 Entrop, Jayapura.
Mengawali kerja di tahun anggaran 2024, Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) menggelar syukuran yang dihadiri sejumlah pengawai di lingkungan DPPAD, juga juga para kepala OPD di lingkungan pemerintah provinsi. Dalam kesempatan tersebut, para pegawai yang sudah memasuki masa pensiun juga diberikan penghargaan.