Uskup Petrus Canisius Mandagi mengungkapkan, seminari adalah jantung dari keuskupan. ‘Mengapa dikatakan demikian, karena uskup dan para imam membuat keuskupan itu hidup seperti jantung. Karena melalui mereka,dirayakan ekaristi. Melalui uskup dan para imam orang diampuni dosanya dan seterusnya. Jantung keuskupan,’’ katanya.
Direktur Eksekutif Papuan Observatory for Human Rights (POHR), Thomas Ch. Syufi, mengatakan aksi pembakaran gedung sekolah di Pegunungan Bintang oleh TPN/OPM jdi bentuk kegagalan Presiden Joko Widodo membangun Papua. Pasalnya jika dilihat dari jumlah Jokowi ke Papua, 10 tahun masa jabatannya lebih belasan kali datang di tanah Papua.
Pasalnya dari aksi yang dilakukan dengan membakar bangunan sekolah dianggap berpotensi merusak masa depan generasi Papua. Tak hanya itu dari data ODC tercatat ada 12 aksi pembakaran bangunan sekolah terhitung sejak tahun 2023 hingga tahun 2024.
Dikatakan, ada tiga hal besar yang ingin dipastikan, pertama, tidak ada aktivitas calistung di penerimaan PPDB, kemudian masa MPLS, masa transisi PAUD SD yang menyenangkan itu selama 10 hari, ketiga menanamkan enam nilai pondasi dasar kepada peserta didik.
Datang bersama dengan orang tua mereka, anak--anak tersebut diberi pengarahan langsung oleh Asisten I Setda Provinsi Papua Selatan Drs. Agustinus Joko Guritno dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Papua Selatan Alberth Rapami.
Selain itu, juga dialokasikan untuk pembebasan biaya pendidikan bagi pelajar tinggkat PAUD, SD, SMP dan SMA. Kara Marthen, juga melanjutkan program provinsi induk yaitu beasiswa bagi Siswa Unggulan Papua (SUP) yang sedang mengambil studi di dalam maupun di luar negeri.
"Jadi kegiatan ini advokasi pemanfaatan raport pendidikan dalam rangka transformasi satuan pendidikan dan juga dapat dijadikan sebagai dasar Perencanaan Berbasis Data (PBD) yang tepat dan akurat," katanya kepada Cenderawasih Pos.
Purnama menjelaskan untuk materi yang dibawakan Sekolah selama MPLS berlangsung antara lain, wawasan wiyata mandala, Pramuka, kesadaran berbangsa dan bernegara, belajar efektif, pendidikan karakter, tata krama siswa, pengenalan kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka, dan Pembinaan mental agama di sekolah.
Pendidikan melalui pembelajaran dengan berbagai konsep bertujuan untuk mengembangkan serta meningkatkan mutu dan kualitas generasi penerus bangsa. pembelajaran berbasis kearifan lokal adalah salah satu pembelajaran terhadap pengenalan dan pengembangan kekayaan yang dimiliki oleh daerah setempat
Kepala Dinas Pendidikan dan Kesehatan Aron Wanimbo, SE, MSi menyampaikan kepada Peserta untuk lebih fokus dalam belajar dan menuntut ilmi di luar Papua dengan baik, Kalau para siswa terlalu banyak bermain -maing dengan ponsel miliknya kualitasnya akan menurun dan pasti akan dikembalikan kepada orang tua di daerah asal.
Sekolah kekurangan murid bukanlah fenomena baru. Gejala ini terjadi sejak lama. Sebelum pemberlakuan penerimaan peserta didik baru (PPDB) dengan sistem zonasi, kekurangan murid lebih banyak dialami sekolah-sekolah swasta.
Dikatakan, sejak 2023 hingga 2024 pihaknya terus melakukan pemenuhan standar sarana dan prasarana yang ada pada SMA/SMK Negeri Muara Tami dan juga SMP Negeri Muara Tami, Distrik Muara Tami.
Karena itu, pihak yang berkolaborasi dengan beberapa pihak terkait dan juga diharapkan melalui kerjasama itu minat baca dan menulis di kalangan masyarakat dan terutama anak-anak sekolah bisa menjadi budaya di kota Jayapura.
Salahsatu permasalahan yang ditekankan adalah zonasi, dimana sejumlah pendaftar yang tinggal sesuai zonasi justru tak diterima di sekolah negeri tersebut. Mereka juga menduga, anak-anak yang diterima di SMA Negeri 1 Mimika kebanyakan adalah titipan pejabat dan orang-orang berduit yang tidak masuk dalam zonasi.
Kegiatan MPLS ini, tidak hanya berkenalan dengan beragam fasilitas sekolah yang ada, diajarkan mengenai kegiatan rutin sekolah, norma yang berlaku, budaya yang ada, serta tata tertib yang berlaku. Di sisi lain kegiatan MPLS ini kegiatan mengenalkan peserta didik kepada guru, kakak kelas, atau pun tenaga kependidikan lainnya.
Saat ini terjadi penumpukan guru terutama di perkotaan, katanya, menyebabkan banyak sekolah mengalami kekurangan tenaga guru sehingga ke depan pemerintah daerah maupun provinsi harus mengambil tindakan tegas terhadap guru yang enggan bertugas ditempat tugasnya.
Meski belum mencapai target, namun pihaknya optimis, ditahun ajaran 2024/2025 ini, bis amencapai target yang diinginkan. Disebabkan, saat ini SMKS YPK 1 Pariwisata Biak, hanya menunggu konfirmasi lanjutan dari pesrta didik, dan masih ada waktu di minggu kedua bulan Juli ini.
Kegiatan ini bertujuan untuk perserta didik baru untuk mengenali lingkungan sekolah seperti, pengenalan pemrograman sekolah, tata kelola, sarana dan prasarana sekolah, tata cara, penanaman konsep pengenalan diri, termasuk pengenalan kultur sekolah.
"Saya yakin rektor terpilih akan didukung oleh semua senat dan para dekan fakultas, Insya Allah akan menjadikan universitas yang profesional. Dan dalam internal mengkolidasikan sehingga hubungan antara kompotisi bisa harmonis dan membawa Yapis menjadi perguruan tinggi yang bagus di wilayah timur Indonesia," jelasnya.
Kepala Sekolah SMA Satria Jayapura, Salahudin mengaku hingga saat ini perserta didik baru yang mendaftar di sekolah itu baru 8 orang. Jumlah itu berasal dari, dua orang yang melakukan pendaftaran secara online dan enam orang dilakukan pendaftaran secara manual.
SMPN 1 Sentani tidak melakukan PPDB secara online untuk membantu orang tua yang tidak memiliki handphone android atau tidak tahu caranya mendaftar secara online. Pernah dilakukan PPDB online namun banyak keluhan dari orang tua tidak bisa caranya dalam mendaftar secara online.
Dengan progam kerja yang terarah dan terealisasi. "Dengan adanya rekerda ini, kita coba menyusun program kerja sedemikian valid, sehingga semuanya terealisasi tepat guna," ujarnya.
Namun, Dinas Pendidikan Biak Numfor, tidak mau menutup mata, terhadap kejadian kekerasan yang terjadi, terlebih jika itu terjadi di lingkungan sekolah. Tidak dapat dipungkiri, satu saja kasus yang mencuat dan tercium oleh publik, akan sangat berdampak luas, bagi pribadi dan lingkungan, dan juga menjadi perhatian oleh negara.
"Jumlah semuanya itu 134 dan yang terima SK pada hari ini dan ditandatangani itu ada sebanyak 130 orang. 4 orang itu karena ada masalah teknis diusulkan kembali ke BKN untuk dilakukan perbaikan,"katanya.
Pj Walikota Jayapura, Christian Sohilait, mengatakan dalam rapat persiapan HAN yang dihadiri Pj Bupati Jayapura dan pihak Pemprov itu mendiskusikan permasalahan yang ada sebelum hari H. Sebab, Papua merupakan tuan rumah hari anak.
Dia menjelaskan, kegiatan program afirmasi sudah dilaksanakan sejak 2022, 2023. Sehingga untuk program kerjasama dengan sekolah penerbangan Curug masih ada keberlanjutan karena masih ada 6 anak-anak Port Numbay sedang menjalani studi di sekolah penerbangan Curug.
Wakil Kepala sekolah (Wakasek) SLB Negeri Pembina Provinsi Papua, Sunarty, menyampaikan bahwa keterbatasan jumlah dan kualitas guru sangat berpengaruh, sementara anak difabel di sekolah itu ada berbagai macam keterbatasan.
Termasuk dalam lingkup sekolah. Sejumlah sekolah sudah mulai merambah pada pemanfaatan aplikasi guna kelancaran kebutuhan administrasi dan pelaporan. Seperti yang dilakukan oleh SMKS 1 YPK Pariwisata Biak. Sekolah menengah kejuruan yang juga memiliki jurusan teknologi komputer dan jaringan itu, membuka kerjasama dalam bidang digitalisasi sekolah, melalui aplikasi School.id.
Ancaman narkoba menyasar usia muda termasuk para pelajar di Papua, di beberapa kasus pelajar terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis ganja. Terkait dengan hal itu, Dinas Pendidikan Provinsi Papua mengimbau para orang tua untuk menjaga anak anaknya.
Plt., Jonet Rumondor, SE,MPd mengaku bahwa sekolah tersebut memang bisa dibilang kurang peminat. Dari awal pembukaan pendaftaran sekitar, tanggal 20 Mei 2024 hingga penutupan tanggal, 27 Juni 2024 lalu.
Albertus Fiharsono mengungkapkan bahwa dalam draf peraturan gubernur Papua Selatan terkait pengelolaan pendidikan di Papua Selatan, salah satu pasal dimasukan untuk anak-anak yang masuk ke KPGN Khas Papua Merauke tersebut dengan ikatan dinas. Artinya, pembiayaan ditanggung oleh pemerintah daerah asal dan lulusannya nanti seluruhnya kembali ke daerah masing-masing untuk membangun pendidikan di daerahnya.
Pemerintah Kota Jayapura diminta mengevaluasi menyeluruh terkait persoalan pendidikan di Jayapura terlebih momentum pendaftaran siswa baru. Pasalnya hampir setiap tahun ada saja masalah yang timbul. Mulai dari mahalnya biaya pendaftaran hingga zonasi yang hingga kini masih amburadul.
Adapun yang menjadi dasar permasalahan PPDB ini, karena perbandingan sekolah, antara jumlah sekolah SMA negeri dengan SMP di Japsel tidak berimbang. "Bayangkan SMP di Japsel ini banyak, kemudian SMA Negeri cuma satu, pastinya tidak imbang, apalagi masyarakat lebih mendominasi ingin sekolah negeri," kata Anton.
Ketua PPDB SLB N-1 Jayapura, Tirza Fien Gagola, MM, mengatakannya bahwa pendaftaran di sekolah tersebut tidak kalah jauh berbeda dengan sekolah reguler. Tetapi yang berbeda kata Tirza adalah ada beberapa persyaratan yang mungkin di sekolah umum tidak ada.
Namun karena Ignasius Babaga bahwa untuk mengembalikan pengelolaan SMA-SMK ke provinsi tersebut maka yang perlu dilakukan terlebih dahulu adalah merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 106 dan 107 tahun 2022. Karena itu, lanjut Ignasius Babaga, pihaknya menyuarakan agar dilakukan revisi terhadap kedua peraturan pemerintah tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Natalis Mumpu, Amd,Sos menyatakan perang yang terjadi tak hanya melibatkan 2 suku saja tapi ada beberapa suku bahkan dari luar Jayawijaya, sehingga berimbas bagi siswa sekolah yang saat ini masuk pada tahun ajaran baru dari SD ke SMP, SMP Ke SMA/SMK, SMA,/SMK ke Perguruan tinggi .
Ketua Panitia PKL 2024 Siswa SMKN 3 Jayapura, Aris Ramba Kila, S.Pd, mengatakan bahwa pihaknya melepaskan sebanyak 393 siswa dari sembilan (9) jurusan yang ada di sekolah tersebut.
“Sebagai informasi saja kepada Bapak Bupati, bapak, ibu Kepala Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Mimika pada tahun 2023, kita finish dengan alokasi dana kemitraan untuk pendidikan itu Rp350 miliar hanya Pendidikan saja, dari PTFI,” ungkap Claus di hadapan Bupati dan seluruh unsur yang hadir dalam rapat.
Diinisiasi oleh seorang ibu rumah tangga bernama Wanda Renggo, kegiatan TPA AL-Mudzakir dilaksanakan 5 hari dalam seminggu (Senin-Jumat). Dengan semangat yang tidak pernah padam, wanita kelahiran Manokwari tersebut memberikan pelajaran al-quran tanpa memungut biaya sepeserpun.
Selain itu juga digelar di beberapa mitra Uncen, diantaranya di SMAN 1 Kabupaten Mimika, SMAN 1 Kabupaten Nabire, dan beberapa daerah lainnya yang bekerjasama dengan Uncen.
Mereka ingin memastikan kejelasan nasib anak-anak mereka ke depan. Pasalnya puluhan orang tua siswa ini mulai khawatir karena anak-anak mereka terancam tidak bisa melanjutkan sekolah ke jenjang SMA di tahun ini, karena persoalan yang dialami saat ini.
usai keduanya telah melewati sejumlah tahapan seleksi di sekolah hingga tingkat Kabupaten dan lolos sebagai peserta Olimpiade Nasional di bidang sains matematika untuk provinsi Papua Pegunungan. Namun gagal karena konflik.
Ketua PPDB 2024 SMKN 5 Jayapura, Yustun Talitti, SPd mengungkapkan bahwa untuk saat ini SMKN 5 Jayapura masih cukup diminati masyarakat. Buktinya dalam penerimaan peserta didik baru yang dibuka pada 12-19 Juni lalu, antusias masyarakat cukup lumayan walaupun tidak sebanding dengan sekolah yang lain.
Kepala Sekolah SMAN 4 Jayapura Anton Djoko yang dihubungi tadi malam mangatakan pihaknya telah menemui Ondoafi, dan pihak ondoafi berjanji membuka palang, Selasa kemarin, tapi sayangnya hingga malam palang belum juga dibuka.
Disampaikannya di kota Jayapura memiliki tujuh sekolah negeri, sehingga kata Musa jika semua siswa masuk ke sekolah Negeri memang tidak cukup. Tetapi sesuai dengan aturan harus disamaratakan baik itu negeri maupun swasta.
kepala SMP Negeri 3 Megapura di Distrik Asolokobal Ansgar Blasius Biru, S.Pd, M.Pd mengakui jika Pembagian raport hingga penerimaan siswa baru pada sejumlah sekolah yang ada pada 5 distrik tersebut terhambat. Sedikitnya terdapat 20 sekolah terdiri dari TK- PAUD hingga SMA tersebar pada 6 Distrik itu tak bisa melaksanakan beberapa agenda sesuai kalender pendidikan.
Selain itu juga meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, serta memastikan keterlaksanaan Implementasi Kurikulum Merdeka sebagaimana yang diharapkan oleh pemerintah. Hal ini bertujuan menghadirkan generasi muda Papua yang tangguh, mandiri, berkualitas, dan mampu bersaing dalam era industry 4.0.
"Akan dibuat dalam kesepakatan, memberikan afirmasi prioritas kepada semua, berlaku kepada semua di wilayah adat yang lain di kota Jayapura. Sehingga semua berlaku dan prioritas untuk anak-anak pemilik ulayat sehingga ada keadilan,"kata Frans Pekey.
Dia mengatakan, siswa titipan ini kadang tidak lagi melihat sistem zonasi yang sudah ditetapkan oleh sekolah dan pemerintah. Misalnya yang bersangkutan sebenarnya tinggal di wilayah abepura tetapi yang bersangkutan juga diterima di SMA Negeri 4.
Untuk tahun ajaran baru target yang dibutuhkan sekitar 600_siswa. Dari jumlah yang ada akan terbagi kedalam 19 ruangan kelas. Masing masing ruangan kelas mengisi kurang lebih 36 siswa. "Maksimalnya 36 per kelas, jadi target yang dibutuhkan bisa memenuhi ruangan kelas yang ada," ujarnya.
Sebelumnya Dinas Pendidikan kota Jayapura telah mengeluarkan Juknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 untuk SMA dan SMK di kota Jayapura tahun ajaran 2024/2025 yang telah dibuka pada awal pertengahan bulan Juni tahun ini, diharapkan kepada calon peserta didik agar dapat menentukan pilihan sekolah dan jurusan akan dituju dengan seksama, sesuai dengan minat dan bakat peserta didik.
"Anak muda, para siswa ini merupakan harapan bangsa ke depan. Tentunya berbagai hal harus dikuasai mereka, termasuk dalam berkendara. Berkendara yang baik dan benar membantu mereka dalam menjalani aktivitas sehari-hari," ungkap Instruktur Safety Riding Astra Motor Papua, Dulfi Ade Putra.
Banyak orang tua yang ingin anaknya bisa diterima di sekolah tersebut. Buktinya, dalam beberapa jam setelah pendaftaran dibuka, nomor pendaftaran yang disiapkan langsung ludes.
Yang dimaksud dengan jalur Zonasi disini ialah, para alamat para siswa yang tertera sesuai dengan Kartu Keluarga peserta Didik, dianggap cukup terjangkau atau dekat dengan lokasi sekolah.
Kondisi ini mulai dirasakan setelah Daerah Otonomi Baru (DOB) terjadi, bahkan hal ini bukan saja dialami mahasiswa STIPER, tetapi juga beberapa universitas lainnya, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Meski jumlah pendaftar membludak, namun proses penerimaan peserta mengacu pada syarat utama, yaitu persyaratan jalur Zonasi, Jalur Afirmasi, Jalur Prestasi, Jalur mutasi, atau perpindahan tugas.
Dia mengatakan di Kota Jayapura ada sebanyak 4.466 peserta didik jenjang SMP yang dinyatakan lulus pada tahun 2024. Selanjutnya akan mendaftarkan diri pada jenjang SMA SMK di Kota Jayapura maupun di sekolah-sekolah lain yang menjadi daerah tujuannya.
Acara pelepasan siswa/siswi SD Negeri Binaan Bulmu Manoiek Elelim Yalimo diawali bakar batu tradisional khas bagi masyarakat Pegunungan Papua dan dilanjutkan dengan Ibadah yang dipimpin seorang hamba Tuhan dengan sorotan tema, “Karena Aku berikan ilmu yang baik kepadamu, janganlah meninggalkan petunjukKu” dan Sub tema “Persiapkanlah dirimu menuju masa depan yang cerah”.
Kepala SMP Negeri 9 Kota Jayapura, Anggoro Subiakto, sehubungan dengan penerapan kurikulum Merdeka di sekolah itu pihaknya juga melaksanakan pameran Project Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan salah satu bagian tema yang dipelajari oleh siswa-siswi dalam kurikulum merdeka belajar.
Selain memberikan arahan, Penjabat Bupati Alpius Yigibalom, SH, M.Si juga menerima aspirasi yang disampaikan para guru yang hadir dalam pertemuan itu. Bupati juga menerima sumbang saran para guru ini demi kemajuan dan kualitas pendidikan di Kabupaten Lanny Jaya.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan hari ini Pemerintah merealisasikan janji layanan kepada mereka yang sudah lama mengapdikan diri untuk melayani masyarakat, dalam pelayanan ini butuh kepastian staus hukum untuk tenang mengapdikan diri melayani masyarakat secara sungguh -sungguh khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.
Beberapa orang tua mengaku kurang setuju mengingat ada beban biaya yang diberikan kepada mereka. Ini belum lagi biaya yang harus disiapkan untuk masuk ke jenjang berikutnya.
Pengawas PAUD Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Distrik Abepura, Nur Casana mengatakan kegiatan tersebut dipenuhi dengan penampilan antraksi dari anak-anak seperti menyanyi, berzikir, dan lainnya. Artinya kata Nur, kepala sekolah serta para guru telah memberikan ruang kepada murid-murid untuk mereka bisa berekspresi sesuai dengan talenta, bakat dan minat mereka.
Peserta didik dari 14 Sekolah Dasar (SD), di Distrik Heram mengikuti Festival Kurikulum Merdeka di SD YPK Yoka Baru, Selasa (11/6). Kegiatan yang digagas oleh Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kota Jayapura bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Gugus X Distrik Heram ini berlangsung sangat meriah.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peringatan Hari Anak Nasional 2024 yang akan berlangsung di Istora Papua Bangkit, Sentani, akan ditampilkan tarian kolosal asal Papua.
Adapun tujuan dari kegiatan program ini adalah untuk mendengar aspirasi guru-guru untuk kemajuan Pendidikan Madrasah di Daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) ke depan dan memotivasi, mengapresiasi kinerja dan dharmabakti para guru di daerah 3T.
Dia berpesan kepada bapak/ibu guru untuk terus berkolaborasi, tingkatkan perofesional dalam mengimplementasikan profil pelajar Pancasila. Ia meyakinkan dari setiap penampilan dan tarian dari pelajaran untuk memeriahkan acara tersebut merupakan cerminan dari penerapan pelajaran Pancasila.
Kepala Sekolah SD YPPK Gembala Baik Abepura Clara Setiani secara resmi mengumumkan seluruh siswa kelas VI tahun ajaran 2023/2024 ini lulus 100 persen. Pengumuman kelulusan inipun disambut meriah oleh para siswa tapi juga orang tua wali.
Dikatakan, ada 4 kriteria peserta didik yang dinyatakan lulus yaitu, menyelesaikan seluruh program Pembelajaran, Nominasi Memperolah nilai sikap / perilaku Baik, Terdaftar pada Daftar Tetap (DNT) Ujian Sekolah Tahun Ajaran 2023/2024, dan Mendapat nilai minimal 75.
Dia mengatakan aturan ini sebenarnya sudah berlaku dari beberapa tahun sebelumnya. Hanya perlu ditegaskan kembali agar sekolah-sekolah tidak melakukan kekeliruan atau kesalahan. Bahkan kata dia, kebijakan ini tidak berlaku saja di jenjang SMA tetapi juga SD SMP dan SMK.
Majid mengatakan dengan penambahannya satuan pendidikan dijenjang TK tersebut bisa menambah layanan dan jangkauan pendidikan di kota Jayapura. Dia berharap dengan penambahan TK tersebut akan meningkatkan kualitas pendidikan dan pengetahuan dari perserta didik mulai dari dasar.
Kegiatan field trip yang dilakukan 93 orang murid Taman Baca Efata Pos 7 Sentani memberi cerita menarik bagi para peserta. Bagaimana tidak, anak – anak yang masih berusia 5 hingga 15 tahun ini diajak berkeliling Makodam sambil melihat beberapa moment ikonik.
Kegiatan diawali dengan tampilan tari kreasi dan seni yang bernuansa islami dan kemudian satu persatu siswa dipanggil ke panggung untuk penerimaan plakat dan pemindahan toga. Kepala SD Integral Hidayatullah, Rahman Sunarto berharap para lulusan bisa kembali melanjutkan pendidikan dengan lancar dan menjadi sosok yang membanggakan bagi orang tuanya.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan untuk pelayanan Pendidikan ini akan disampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan untuk pelayanan Kesehatan juga akan disampaikan kepada kepala Dinas Kesehatan untuk bagaimana caranya memberikan pelayanan mendasar ini kepada saudara-saudara dari kabupaten Nduga yang mengungsi ke Jayawijaya.
Termasuk peraturan Walikota tentang juknis terkait dengan penyelenggaraan kegiatan Pendidikan di tahun ajaran baru. Dia menjelaskan ada hal yang dilarang dan juga ada hal yang diperbolehkan, namun itu disesuaikan dengan kesepakatan bersama melalui komite sekolah terutama terkait dengan pungutan yang diberlakukan oleh pihak sekolah.
Kepala bagian kesejahteraan Rakyat, sekretariat daerah kota Jayapura, Alberto Itar, mengatakan, sehari sebelumnya pihaknya melakukan kegiatan moderasi beragama bagi tokoh-tokoh agama, paguyuban dan juga tokoh-tokoh pemuda.
Direktur YPPK, Ferdinando Lase, mengatakan tidak dipungkiri lagi bahwa sekolah-sekolah negeri favorit masih menjadi primadona peserta didik baru. Oleh sebab itu, Ferdinando menyampaikan, YPPK selalu berupaya untuk meraih minat peserta didik baru dengan melakukan pembenahan pelayanan pendidikan, wajah, dan prestasi sekolah guna memperoleh simpati dan minat mereka.
Karena itu dia meminta sekolah-sekolah supaya perlu melihat secara baik terkait dengan beban biaya yang dibutuhkan atau yang harus ditanggung oleh orang tua siswa. Jangan sampai sekolah-sekolah dianggap melakukan pungutan liar.
Ratusan siswa siswi di SMPN 1 Kota Jayapura, Selasa (4/6) kemarin kompak mengenakan pakaian adat daerah dari berbagai etnis dan suku yang ada di Indonesia. Ini disesuaikan dengan tema program P5 di sekolah itu, tentang kebhinekaan. Di mana melalui tema 3 itu anak didik diperkenalkan dengan keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia.
Leonard menjelaskan, secara umum penanggulangan hal seperti ini dimulai dari lingkungan keluarga, kemudian lingkungan pergaulan, selanjutnya di lingkungan sekolah dan pemerintah daerah yang juga dianggap memiliki peran aktif.
Dikatakan, kegiatan-kegiatan lomba kesiswaan yang diselenggarakan kali ini dimulai dari jenjang SLB, SD, SMP, SMA dan SMK yang merupakan ajang rutin kegiatan nasional yang dikoordinasikan secara langsung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Dimana Setiap tahun mekanisme pelaksanaan masing-masing lomba selalu mengalami perubahan mengikuti perkembangan teknologi.
Karena itu, penanaman nilai karakter sejak dini menjadi penting agar tidak terjadi krisis moral bagi anak bangsa di masa depan. Agar anak dapat berkembang dan tumbuh secara baik dan benar. Karena segala sesuatu yang diajarkan pada anak di usia dini, akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak tersebut.
Hal itu kembali ditegaskan oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Abdul Majid sebagai upaya untuk mengingatkan kembali sekolah-sekolah di Kota Jayapura untuk mematuhi aturan edaran Wali Kota Jayapura pada 2023 lalu.
Pemberian dana bantuan operasional Sekolah daerah Kota Jayapura sejauh ini sangat membantu untuk meringankan beban biaya pendidikan bagi anak-anak orang asli Papua mulai dari tingkat SD SMP hingga SMA.
Pertama terkait dimana perpustakaan dan arsip sudah tidak lagi digabung di P dan P sehingga pihaknya mencoba memanggil untuk mengecek bagaimana dengan LHP BPK termasuk RKPD.
Namun demikian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura memastikan akan memverifikasi kembali data-data peserta didik baru yang sudah terdaftar nantinya, untuk memastikan bahwa mereka benar-benar mendaftar sesuai dengan zonasi sekolah.
Keluhan ini kemudian dibahas dan dievaluasi dan menurut Jhony seharusnya biaya pendidikan di Jayapura bisa digratiskan. Hal tersebut bukan tanpa dasar, dimana Jhony menyebut APBD Kota Jayapura bisa menutupi semua biaya yang dikeluhkan tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Selatan Ignasius Babaga, S.Pd disela-sela pembahasan draft pengelenggaraan Pendidikan di Provinsi Papua tersebut menjelaskan bahwa pembahasan draft ini dalam rangka pengembalian kewenangan pengelolaan SMA-SMK ke Provinsi Papua Selatan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua yang diwakili oleh Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Islam (Pendis) Drs. H. Hamzah M.Si., dalam sambutannya menjelaskan pengembangan keprofesian berkelanjutan ini merupakan tindaklanjut dari Peraturan Kementerian PANRB Nomor 16 Tahun 2009.
Pada acara pelepasan siswa TK Bulmu Maniek Kampung Bulmu Distrik Elelim Kabupaten Yalimo diawali dengan Ibadah yang dipimpin oleh Pdt, Rany Yawan, dan acara penamatan dan pelepasan siswa/siswi TK Bulmu Maniek mengusung dengan sorotan tema, Kan Ku Gapai Ilmu Sejak Dini agar Sukses di Masa Depan.
Sosialisasi dampak perundungan/nullying bagi remaja di dunia pedidikan dan peran dharma wanita persatuan dalam Satgas Pencegahan Penanggulangan Kekerasan (PPK) dan cara mengatasinya. Pesertanya terdiri dari 40 orang darma wanita, 57 Orang siswa siswi SMA/SMK, 20 oang guru pendamping.
Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Jayapura, Elen Montolalu menerangkan pelaksanaan ujian pada jenjang sekolah dasar yang sudah dilaksanakan itu berjalan aman dan lancar sampai selesai.
Karena itu dia berharap Dinas Pendidikan dan juga satuan-satuan pendidikan, kepala sekolah dan juga semua pengawas dan semua stakeholder terus bekerja sama dan berkolaborasi untuk membangun pendidikan dasar di kota Jayapura
"Beberapa aspek yang harus diperhatikan setelah penandatanganan pakta integritas ini, bahwa kita semua ingin memiliki komitmen yang sama, semua pemangku kepentingan yang telah membubuhkan tanda tangannya dalam pakta integritas ini terutama dalam mengawal bersama terhadap penerimaan peserta didik baru mulai tahun 2024 ini, melalui sistem online secara transparan, objektif, akuntabel dan berbasis online," kata Frans Pekey.
Prosesi pelantikan diawali dengan Ibadah setelah itu dilanjutkan dengan Upacara Nasional, Upacara Organisasi GMKI, Pembacaan Surat Keputusan (SK) dan Pelantikan yang disaksikan oleh Fungsionaris BPC, Perwakilan Rektorat Politeknik Amamapare, Cipayung Timika, OKP, dan BEM.
Kemudian yang tak kalah penting mengenai kesiapan jaringan internetnya. Sehingga sekolah memang harus bekerja ekstra untuk mengatasi persoalan-persoalan seperti itu. Sebelumnya, untuk mengatasi dua persoalan ini pihaknya terpaksa menggunakan lab komputer untuk siswa-siswi peserta ujian.
Untuk itu, jika orang tua mau menyekolahkan anaknya di wilayah dekat tempat tinggal sesuai zonasi tentu lebih baik lagi, karena anak tidak jauh pulang dan pergi ke sekolah serta mudah pengawasannya.
Dia mengatakan, Jose Nerotouw sebelumnya telah menunjukkan kehebatannya di depan Presiden Joko Widodo pada saat kunjungan ke Papua beberapa bulan lalu. Di mana saat itu, Jose Nerotouw dan beberapa rekannya diuji langsung oleh Presiden Joko Widodo untuk berhitung, karena kepintaran ketepatan dan kecerdasan itu, orang nomor satu di Indonesia itu kemudian menjulukinya sebagai manusia kalkulator.
Adapun sistem kelulusan menggunakan kurikulum merdeka belajar ini, setiap peserta didik khususnya kelas XII tidak lagi mengikuti ujian akhir berbasis komputer, dan penilaian lain seperti pada kurikulum K13, namun diganti dengan karya ilmiah.
Kabag Pendidikan Pemilih KPU RI Aris Ma’ruf menjelaskan bahwa pendidikan politik berkelanjutan bagi pemilih pemula tersebut sangat penting dilakukan agar tumbuh kesadaran masyarakat pemilih dalam pengunaaan hak pilihnya secara bertanggungjawab terutama pada pelaksanaan Pemilu kepala daerah serentak yang akan digelar bulan November 2024 mendatang.