Dampak Negatif Perundungan bagi Remaja di Dunia Pedidikan

MERAUKE– Kasat Binmas Polres Merauke AKP Makruf Suroto mensosialisasikan dampak perudungan bagi remaja di dunia pendidikan di Hotel Careinn, Merauke, Papua Selatan, Sabtu (25/5/2024).

Sosialisasi dampak perundungan/nullying bagi remaja di dunia pedidikan dan peran dharma wanita persatuan dalam Satgas Pencegahan Penanggulangan Kekerasan (PPK) dan cara mengatasinya. Pesertanya terdiri dari 40 orang darma wanita, 57 Orang siswa siswi SMA/SMK, 20 oang guru pendamping.

Kasat Binmas AKP Makruf Suroto menyampaikan, kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah menjadi kekhawatiran bagi orang tua dan guru.

“Kekerasan yang terjadi seringkali  tanpa disadari karena masih rendahnya pemahaman masyarakat tentang dampak dari perundungan,” katanya.

Baca Juga :  Giliran SD YPPK Sabon Dilaporkan Tidak Operasional 3 Tahun

Ditambahkan, sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang perundungan, jenis, dan dampaknya pada korban, pelaku, guru, dan orang tua. “Perudungan atau bullying dapat berdampak pada kesehatan mental korbannya,” katanya.

Karena itu, sebagai upaya meminimalkan dampak bullying terhadap mental anak, penting bagi orang tua untuk melakukan beberapa cara diantaranya melakukan konseling dengan psikolog, memberikan dukungan penuh pada anak, mengajarkan anak agar mampu membela dirinya sendiri, mendengarkan anak bercerita mengenai perasaannya, mengingatkan anak bahwa balas dendam bukan solusi yang tepat, dan mengajak anak untuk melakukan hal-hal yang disukainya. (ulo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos   

Baca Juga :  Pemkab Alokasikan Anggaran Rp 40 Milliar Tangani Corona

MERAUKE– Kasat Binmas Polres Merauke AKP Makruf Suroto mensosialisasikan dampak perudungan bagi remaja di dunia pendidikan di Hotel Careinn, Merauke, Papua Selatan, Sabtu (25/5/2024).

Sosialisasi dampak perundungan/nullying bagi remaja di dunia pedidikan dan peran dharma wanita persatuan dalam Satgas Pencegahan Penanggulangan Kekerasan (PPK) dan cara mengatasinya. Pesertanya terdiri dari 40 orang darma wanita, 57 Orang siswa siswi SMA/SMK, 20 oang guru pendamping.

Kasat Binmas AKP Makruf Suroto menyampaikan, kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah menjadi kekhawatiran bagi orang tua dan guru.

“Kekerasan yang terjadi seringkali  tanpa disadari karena masih rendahnya pemahaman masyarakat tentang dampak dari perundungan,” katanya.

Baca Juga :  Pelaku Penganiayaan Istri Ditangkap

Ditambahkan, sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang perundungan, jenis, dan dampaknya pada korban, pelaku, guru, dan orang tua. “Perudungan atau bullying dapat berdampak pada kesehatan mental korbannya,” katanya.

Karena itu, sebagai upaya meminimalkan dampak bullying terhadap mental anak, penting bagi orang tua untuk melakukan beberapa cara diantaranya melakukan konseling dengan psikolog, memberikan dukungan penuh pada anak, mengajarkan anak agar mampu membela dirinya sendiri, mendengarkan anak bercerita mengenai perasaannya, mengingatkan anak bahwa balas dendam bukan solusi yang tepat, dan mengajak anak untuk melakukan hal-hal yang disukainya. (ulo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos   

Baca Juga :  Polisi Tak Berikan Izin, Gagal Gelar Mimbar Bebas

Berita Terbaru

Artikel Lainnya