Komandan Pos Wambes (Danpos) Wambes Letda Inf Eka Yudha Siregar, menyatakan, kejadian ini bermula saat dua anak warga Kampung Wambes berusia sepuluh tahun sedang menjaring ikan di pinggiran sungai Tami, kemudian keduanya tidak sadar masuk ke daerah sungai yang dalam dan mereka jatuh lalu terbawa arus aliran sungai Tami.
Ketua Koperasi Maju Berkarya Keerom, Marojohan Siahaiaan menjelaskan Kabupaten Keerom merupakan kabupaten yang rata-rata masyarakatnya bertani. Khusus di Kampung Yowong, pertanian yang digalakan adalah berkebun jagung, karena sesuai dengan suhu, kondisi cuaca hanya tanaman jagung yang cocok.
Dari laporan inilah polisi bergerak dan mencaritahu keberadaan pelaku. Dan Senin (26/9), barulah pelaku dibekuk saat melintas di Arso VII. Iapun digelandang ke Polres Keerom untuk diperiksa. “Penangkapan tersebut berdasarkan laporan polisi Nomor : LP / B / 318 / IX / 2022 / SPKT /Polres Keerom/Polda Papua tanggal 25 September 2022 tentang dugaan tindak pidana pelecehan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur.
Kepala BPK Perwakilan Provinsi Papua, Martuama Saragi, mengatakan pelaksanaan kegiatan Entry Meeting ini dilakukan dalam rangka untuk mendapatkan informasi terkait Pelaksanaan Pemeriksaan PDTT Pengelolaan Program Perlindungan Sosial Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tahun Anggaran 2022 di Kabupaten Sarmi dan Keerom.
Penghargaan API yang diberikan IGI kepada Bupati Keerom dan beberapa tokoh pendidikan lain, karena menghargai dan mengapresiasi atas jasa-jasa dan kepedulian yang tinggi dalam upaya peningkatan kompetensi guru dan mutu pendidikan di Indonesia.
Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer,SH, SIK melalui Kapolsek Waris Iptu Yatin, S.Sos, menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat korban ribut-ribut di kediaman saksi (PS). Kemudian tiba - tiba datang pelaku (SL) dengan membawa parang dan langsung menganiaya korban.
Bupati Keerom mendapatkan apresiasi sebagai Kepala Daerah (Bupati) Kaya Inovasi kategori Best Leadership In People Empowerment. Tentu capaian tersebut sebuah prestise bagi Kabupaten Keerom.
Kedatangannya kali ini untuk melihat progres cetak lahan jagung atau pembukaan (land clearing) dalam rangka mendukung program Keerom sebagai Lumbung Jagung Nasional.
Panen perdana yang dilakukan Kelompok Mawar pada Jumat, (19/8) ini pun terasa istimewa karena dihadiri langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Keerom, Ny. Angela TH Frank Gusbager, ST. Hadir juga pada kegiatan ini Kadis Sosial, LH dan Perikanan, juga anggota DPRD Keerom, Dominika Tafor.
Pangdam melihat dari dekat beberapa bangunan yang sementara dalam proses pengerjaan seperti renovasi gereja, pembangunan rumah pastori, pembangunan rumah adat dan beberapa pembangunan lainnya. Beberapa pekerjaan diantaranya telah rampung dan beberapa juga masih dalam proses pengerjaan.
Dihadiri oleh Bupati Keerom, Komandan Korem (Danrem) 172/PWY, serta General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, penyalaan secara simbolis dilaksanakan langsung di Lapangan Arso, Kabupaten Keerom. Tentunya ini menjadi hadiah kemerdekaan untuk masyarakat yang belum merasakan kelistrikan yang layak selama ini.
Dalam upacara pengibaran bendera merah putih yang dilaksanakan di lapangan Sepak bola Swakarsa, Arso, Rabu (17/8) kemarin. Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP bertindak sebagai inspektur upacara. Kemudian Lettu Inf David Koynja bertindak sebagai Komandan Upacara.
Khusus untuk pameran UMKM, Pemkab Keerom menyiapkan sebanyak 48 stan bagi seluruh masyarakat Keerom yang memiliki usaha ekonomi kreatif, serta kuliner khas Kabupaten Keerom.
36 Paskibra tersebut merupakan hasil seleksi dari berbagai SMA/SMK yang ada di Negeri Tapal Batas, Keerom. Nantinya mereka akan disiapkan untuk mengibarkan dan menurunkan bendera pada upacara Peringatan Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia di Kabupaten Keerom pada 17 Agustus besok.
Sebelum pembukaan lahan dilakukan, diawali dengan prosesi adat, serta ibadah singkat. Bupati Piter Gusbager juga memberikan tali kasih kepada masyarakat adat serta 250 calon petani.
Dalam pertemuan tersebut, ada beberapa hal yang menjadi perhatian dari BTM, seperti dukungan Kemensos terhadap hajatan Pesparawi 2024 yang akan digelar di Kabupaten Keerom. Kemudian terkait rehabilitasi sosial, narkoba, anak jalanan, disabilitas serta beberapa hal lainnya.
Kata Kristhina Mano, gerakan pramuka adalah sebuah wadah untuk menempa generasi emas di Kabupaten Keerom. Sebab itu, dukungan pemerintah dinilai sangat dibutuhkan dalam menjalankan program kerja organisasi. Dirinya juga meminta agar organisasi pramuka ini tidak bisa digunakan sebagai ajang kepentingan politik.
Hadir sebagai narasumber Kapolres Keerom AKBP Christian Aer, SH, SIK dan Wakil Bupati Keerom Drs. Wahfir Kosasih, SH, MH, M.Si. Kapolres Keerom menyampaikan, di Kabupaten Keerom, masalah yang kerap terjadi yakni kasus pencurian. Dimana sumber masalah ini dari Miras. "Jangan sampai Miras ini menjadi budaya, ini harus ditinggalkan," tegas Kapolres Keerom.
Apa yang sudah diletakan oleh Bupati Keerom ini merupakan sebuah catatan sejarah baru di Negeri Tapal Batas. Mengingat pembangunan kantor Bupati ini baru bisa terjadi setelah penantian panjang selama 20 tahun.
Untuk Kabupaten Keerom sendiri akan kembali memeriahkan hari Kemerdekaan RI seperti biasanya. Bahkan panitia penyelenggara telah dibentuk. Di mana Sekretaris Daerah (Sekda) Keerom, Trsisiwanda Indra N, SPT, ditunjuk sebagai ketua penyelenggara.
Kabupaten Keerom memperoleh penghargaan untuk dua kategori yaitu penghargaan kategori penilaian kompetensi (Pemerintah Kabupaten Wilayah Timur Tipe Besar) dan penghargaan implementasi penerapan manajemen kinerja.
Turut hadir dalam pelantikan jajaran pengurus DPP HKTI, serta jajaran pengurus DPP HKTI provinsi Papua. Pelantikan DPD HKTI Papua mengusung tema "HKTI Papua Turut Mewujudkan Kedaulatan Pangan Nasional."
Bupati Keerom, Piter Gusbager tidak sendirian. Dirinya didapuk dengan penghargaan yang sama dengan Bupati Biak Numfor beserta 15 bupati/wali kota lainnya. Sebanyak 17 bupati/wali kota mendapatkan penghargaan sebagai Penggerak Koperasi Terbaik.
"Kita (Pemda Keerom) baru saja melakukan MoU dengan chatat.id. Saya perintahkan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Keerom melakukan MoU, dan sudah ditandatangani," ungkap Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., kepada Cenderawasih Pos via telepon selulernya, Sabtu (9/7).
Dalam pencanangan ini, selain dihadiri Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., Wakil Bupati, Wahfir Kosasih, SH., MH., Sekretaris Daerah Keerom, Trisiswanda Indra N, SPT, dihadir juga Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Dr. Ir. Bima Haria Wibisana, Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN RI, Suharmen, S.Kom., M.Si., Kepala BKN Kanreg IX Papua, Sabar P. Sormin, serta Kepala BKD se-Provinsi Papua.
Pada momentum perayaan Idul Adha tahun ini, Bupati Keerom memberikan ucapan selamat Idul Adha kepada para umat yang merayakannya, khususnya bagi umat Muslim di Kabupaten Keerom.
"Hari ini (Rabu-red) saya tuntaskan pembayaran gaji ke-13 bagi ASN di Kabupaten Keerom. Pembayaran gaji ke-13 ini sebesar Rp 11 miliar. Gaji ke-13 ini diperuntukan bagi ASN, anggota DPRD, dan CPNS 2018 yang baru saja Latsar. Namun CPNS 2018 kita bayar 80 persen dari gaji pokok," ungkap Bupati Piter Gusbager dalam conference perss, Rabu (6/7).
Khusus Mapolres Keerom, dalam puncak HUT Bhayangkara Kapolda Papua melalui Kapolres Keerom memberikan penghargaan dan ucapan terimakasih kepada 15 anggota Polres Keerom di Hari Bhayangkara ini karena prestasi untuk pengungkapan kasus Senpi rakitan dan amunisi ilegal.
Diketahui, sebanyak 91 personel Satpol PP Keerom telah mengikuti Diksar semi militer selama 13 hari atau dua pekan. Mereka dilatih langsung oleh para pelatih Rindam XVII/Cenderawasih.
Turut hadir mendampingi Bupati Keerom, pada acara ini, Sekda Keerom, Trisiswanda Indra serta Kepala Dins Pendidikan Keerom, Stenly Moningka, serta beberapa perwakilan orang tua siswa.
Harganas kali ini mengambil tema “Ayo Cegah Stunting” dimeriahkan berbagai kegiatan, diantaranya pemberian penghargaan baik kepada daerah maupun kepada perorangan atas dedikasi terhadap pencegahan stunting dan keluarga berencana.
Pesawat AMA jenis Pilatus Porter dengan nomor registrasi PK-RCQ memiliki rute Sentani – Oksibil, mendarat darurat di Kampung Molof Kabupaten Keerom, Selasa (28/6).
Kepala Suku Waris, Daniel Amo sempat memberikan pernyataan terkait rencana aksi pengibaran bendera Bintang Kejora di wilayah Distrik Waris, Kabupaten Keerom pada 1 Juli nanti. Pernyataan tersebut disampaikan melalui salah satu akun youtube dan sempat membuat resah masyarakat di Kabupaten Keerom.
Apa yang sudah dicanangkan oleh Bupati Keerom juga mendapatkan dukungan dari masyarakat Keerom, khususnya bagi masyarakat yang ada di Distrik Waris itu sendiri. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Kampung Bompai, Distrik Waris, Lukas Maunda menegaskan bahwa program pembangunan kantor bupati disambut baik oleh seluruh masyarakat Bompai.
“Kita juga berbicara bagaimana Kabupaten Keerom dapat memposisikan diri sebagai halaman negara, tidak hanya untuk kepentingan Keerom, tapi juga untuk kepentingan Indonesia dan kepentingan secara umum,” kata Piter saat memaparkan program di acara Indonesia Visionary Leader (IVL) XI di Gedung Sindo, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (23/6).
"Koordinasi Lintas Kementerian Lembaga terus saya lakukan dalam rangka pengembangan budidaya jagung di Kabupaten Keerom," ungkap Bupati kepada Cenderawasih Pos, Jumat (24/6).
Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Keerom, Trisiswanda Indra N. SPt., menyampaikan selamat hari Krida kepada seluruh petani Indonesia, khususnya petani Keerom.
Apel tersebut diikuti oleh para asisten, kepala OPD, para pejabat administrator, pejabat pengawas dan pejabat fungsional serta staf dan tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Keerom.
Kronologis kejadian tersebut dijelaskan Jetny terjadi setelah regu piket yang sedang melaksanakan patroli mendapatkan informasi dari masyarakat setempat terkait pergerakan dua orang yang mencurigakan di sekitar Jalan Poros Kampung Samggaria.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Keerom, kepada 4 orang pemilik lahan dari masyarakat adat Suskun. Diserahkan di Mapolsek Arso Timur, Kampun Pitewi, Distrik Arso Timur, Senin (13/6).
Selain aparat keamanan (TNI/Polri) lanjut Cakob Mekawa, masyarakat Keerom juga harus mengambil peran untuk saling menjaga agar kondisi Kamtibmas negeri tapal batas ini tetap kondusif.
Kemudian dari Pemkab Keerom, hadir Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut, MUP., Wakil Bupati , Drs. H. Wahfr Kosasih, SH, MH., Sekda Trisiswanda Indra. Juga hadir Kepala Balai Wilayah Sungai Provinsi Papua, Nimrot Rumaropen.
Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., mengatakan, halal bihalal merupakan wadah yang digagas oleh pemerintah dan telah menjadi tradisi bagi umat Muslim serta Pemkab Keerom.
Piter Gusbager dipercaya menakhodai HKTI Papua setelah mendapat mandat langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HKTI yang tercantum dalam surat Nomor: 204/DPP/HKTI/SM/III/2022 yang ditandatangani langsung okeh Ketua Umum DPP HKTI, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko.
Ujian sekolah juga dilakukan secara serentak, karena ujian sekolah dilaksanakan secara nasional. Khusus SD YPPK Wembi diikuti 23 murid yang berlangsung selama dua hari 17 dan 18 Mei.
Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., menuturkan bahwa untuk pembayaran THR bagi 2.982 pegawai Pemkab Keerom, Pemda Keerom mengeluarkan anggaran sebesar Rp 11.589.597.900. Kemudian pembayaran TPP sebesar Rp 15.152.515.000 dan pembayaran insentif petugas vaksinator Covid-19 berjumlah Rp 1.212.000.000.
Sejatinya, pencanangan pembangunan kantor Bupati telah dicanangkan oleh Bupati Keerom bersamaan dengan puncak perayaan HUT Keerom ke-19 di Kampung Semografi, Distrik Web pada 12 April lalu.
Pemerintah Keerom memilih Kampung Semografi Distrik Web. Salah satu kampung tertua yang ada di Kabupaten Keerom. Tentu ini menjadi keistimewaan bagi masyarakat Semografi.
Khusus HUT ke-19 Kabupaten Keerom, Bupati Piter Gusbager mengatakan bahwa tema kali ini adalah “Berkarya Tanpa Batas di Negeri Tapal Batas” dengan motto Kwembo Kentkei, Girgura Kensuwri, Tuhan Menciptakan, Kita yang Membangun.
“Kami dari LMA Keerom, menganggap demo hari ini (kemarin, red) yang dilaksanakan sesuai edaran DAK, adalah demo yang tak urgen dan nyasar atau salah sasaran. Karena dari 8 poin yang mereka sampaikan adalah bukan ranahnya adat. Di antaranya masalah ASN, jabatan eselon II atau SKPD dan pengusaha itu bukan lewat adat,” ujarnya.
Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., mengatakan, Presiden Jokowi dalam forum secara resmi tidak lupa mengecek progres penanaman jagung di Keerom yang nantinya akan menjadi lumbung pangan secara nasional.
Gus Amsori pada takziahnya menyampaikan dukungan kepada dunia pendidikan madrasah dan kehidupan beragama di Keerom yang telah berjalan dan terbina dengan baik. Ia juga menyampaikan akan memberikan beasiswa pendidikan kepada lulusan madrasah di Keerom yang ingin melanjutkan pendidikan S1.
Direktur Penyerasian Pembangunan Daerah Khusus Kemendes PDTT RI, Dwi Rudi Hartoyo mengatakan bahwa ini adalah program Green Economy Growth (GEG) dalam rangka menciptakan ekonomi hijau di kampung.
"Hari ini kita lantik 28 dinas/badan dan sekitar 10 eselon III dan beberapa bidang dan sub bidang kita lantik. Sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan dalam organisiasi perangkat daerah," ungkap Bupati Keerom, Piter Gusbager kepada awak media usai pelantikan, Kamis (10/3) malam.
Tidak ingin membuat warganya panik, Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP, didampingi oleh Sekda Keerom, Trisiswanda Indra, S.PT., bersama jajaran Dinas Kesehatan Keerom langsung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke RSUD Kwaingga Keerom, Rabu (2/2).
Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut, MUP terus melakukan kunjungan ke kampung-kampung, khususnya kampung yang ada di ujung distrik. Seperti yang dilakukan saat mengunjungi kampung Umuaf, Distrik Web dan Kampung Fafenumbu, Kampung Semografi, Distrik Yaffi, Senin (28/2).
Kamis (3/3) besok, satu tahun sudah Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., bersama wakilnya Drs. Wahfir Kosasih., SH., MH., memimpin pemerintahan Keerom. Meski jabatan keduanya masih seumuran jagung, namun beberapa program unggulan mereka mulai dirasakan oleh masyarakat Keerom.
Para petani perlu mengatahui hasil ini akan dikemanakan agar mendapatkan harga yang sewajarnya. Hal ini disampaikan Irjen Pol Suwondo saat melakukan pertemuan dengan Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut., MUP, Jumat (25/2).
Namun faktanya, kabar tersebut tidak sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan. Bahkan Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., menegaskan bahwa Pemerintah Keerom dalam hal ini Dinas Kesehatan tidak memiliki utang dengan pihak distributor obat, serta tidak ada kejadian soal penarikan obat dari gudang farmasi Keerom.
Untuk kelompok GKI Betlehem Keerom, MUI Keerom dan NU Keerom diserahkan langsung di halaman kantor Bupati Keerom, Kamis (17/2). Sementara satu unit mobil lainnya diserahkan langsung oleh Bupati Piter Gusbager kepada kelompok masyarakat di kampung Wambes, Distrik Mannem
Hal ini ditegaskan oleh Bupati Keerom Piter Gusbager, SHut, MUP, bersama Sekda Keerom Trisiswanda Indra S.PT ketika melakukan kunjungan kerja ke Kampung Yamara Distrik Mennem pada Selasa (15/2) sore. Dimana dalam kunjungan tersebut Bupati Gusbager juga menyerahkan satu unit mobil pickup dan mesin pemipil jagung kepada kelompok tani yang ada.
Bila belum lama ini Bupati Gusbager menyerahkan 173 ekor sapi kepada kelompok tani. Kali ini bupati yang belum genap menjabat setahun ini, menyerahkan 14 unit kenderaan roda empat (mobil) jenis hilux dan 11 unit mesin pemipil jagung kepada kelompok tani yang ada di Kabupaten Keerom.
Tugu Se Kemre (bahasa Keerom) atau diartikan tugu selamat datang yang menjadi pintu masuk dan keluar ke Kabupaten Keerom dari Kota Jayapura telah diresmikan oleh Bupati Keerom Piter Gusbager S.Hut MUP bersama forkopimda Keerom pada Kamis (27/1)
Hasil kerja sama antara Pemda Keerom dengan Kejari Jayapura berhasil memgembalikan aset negara bergerak yakni 11 kenderaan roda empat yang hampir mencapai Rp 4,8 Milyar dan bahkan 1 diantara 11 kenderaan tersebut didapat di Jakarta yakni mobil Toyota Landcruiser Prado.
"Saya tidak mau tebang pilih. Semua ASN Keerom dan jabatan politik harus mengembalikan aset yang pernah digunakan karena ini masih menjadi tanggungjawab pemkab,"Tegas Gusbager saat acara pengembaliaan 11 kenderaan roda empat aset Pemda Keerom oleh Kejari Jayapura yang dilaksanakan di Kantor Bupati Keerom, Kamis (27/1)
"Hari ini pemerintah melakukan suatu langkah penting yang hendaknya sama-sama disyukuri. Karena organisasi pemerintahan ini membutuhkan SDM yang duduk pada posisinya guna menggerakkan organisasi yang ada untuk pelayanan pemerintahan kepada masyarakat Keerom,” ungkap Bupati Gusbager saat memberikan sambutan.
"Kami berharap media, terutama Cenderawasih Pos dapat menyampaikan pesan-pesan pembangunan yang dilakukan oleh Pemda Keerom kepada masyarakat dengan pemberitaan yang berimbang, inovatif, kradibel dan berkualitas. Tentu dapat juga menyampaikan kepada kami masukan dan ide atau informasi tentang pembangunan dan pelayanan yang diharapkan masyarakat tentu aturan-aturan jurnalis yang ada," ucapnya.