Soal Isu Demo KNPB Pada 15 Agustus Mendatang, Polres Jayawijaya Siapkan Pengamanan
WAMENA – Rencana aksi demo damai Komite Nasional Papua Barat (KNPB) 15 Agustus kian mulai memicu keresahan dari masyarakat.
Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok ormas ini agak naik, sebab ketuanya ada di Wamena, namun Polres Jayawijaya tetap melakukan pendekatan supaya rencana untuk aksi turun ke jalan itu tidak dilakukan sebab Polres Jayawijaya tidak pernah memberikan izin melakukan aksi itu.
“Disini kami tegaskan bahwa Pak Kapolres Jayawijaya tidak pernah mengeluarkan izin untuk melakukan aksi untuk turun ke jalan, kalau memang tetap memaksakan maka ada langkah -langkah yang akan kita lakukan,”ungkapnya Selasa (11/5) di Wamena.
Polres Jayawijaya mengharapkan pengamanan kegiatan aksi demo ini bisa dimaksimalkan seperti yang dilakukan pada 3 Agustus lalu dimana kegiatan tersebut tetap berjalan dalam bentuk pertemuan dan ibadah di sekretariat saja tanpa harus turun ke jalan, sehingga aktifitas masyarakat bisa berjalan dengan lancar dan aman.
“Ini yang kita sedang upayakan untuk dikedepankan agar mereka bisa merubah rencana untuk turun ke jalan menyampaikan aspirasi ke DPR, kami berupaya bagaimana caranya aspirasi tersebut tetap tersampaikan ke DPR tanpa harus turun ke jalan dan situasi tetap kondusif,” jelas Kabag Ops
Soal Isu Demo KNPB Pada 15 Agustus Mendatang, Polres Jayawijaya Siapkan Pengamanan
WAMENA – Rencana aksi demo damai Komite Nasional Papua Barat (KNPB) 15 Agustus kian mulai memicu keresahan dari masyarakat.
Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok ormas ini agak naik, sebab ketuanya ada di Wamena, namun Polres Jayawijaya tetap melakukan pendekatan supaya rencana untuk aksi turun ke jalan itu tidak dilakukan sebab Polres Jayawijaya tidak pernah memberikan izin melakukan aksi itu.
“Disini kami tegaskan bahwa Pak Kapolres Jayawijaya tidak pernah mengeluarkan izin untuk melakukan aksi untuk turun ke jalan, kalau memang tetap memaksakan maka ada langkah -langkah yang akan kita lakukan,”ungkapnya Selasa (11/5) di Wamena.
Polres Jayawijaya mengharapkan pengamanan kegiatan aksi demo ini bisa dimaksimalkan seperti yang dilakukan pada 3 Agustus lalu dimana kegiatan tersebut tetap berjalan dalam bentuk pertemuan dan ibadah di sekretariat saja tanpa harus turun ke jalan, sehingga aktifitas masyarakat bisa berjalan dengan lancar dan aman.
“Ini yang kita sedang upayakan untuk dikedepankan agar mereka bisa merubah rencana untuk turun ke jalan menyampaikan aspirasi ke DPR, kami berupaya bagaimana caranya aspirasi tersebut tetap tersampaikan ke DPR tanpa harus turun ke jalan dan situasi tetap kondusif,” jelas Kabag Ops