Dalam aksinya, kelompok ini mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut secara tuntas insiden keamanan di Kabupaten Yahukimo serta menjamin perlindungan maksimal bagi warga sipil. ​Di saat yang hampir bersamaan, massa KNPB b
​Langkah tegas ini disampaikan Ali Kabiay untuk meluruskan kesalahpahaman publik terkait kehadiran massa BMP RI dan Pemuda Adat Port Numbay di lokasi yang sama dengan massa Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Menurut Ali, tudingan bahwa aks
Menyikapi rencana aksi demonstrasi yang akan digelar oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Senin (3/8) hari ini, Polda Papua mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai ajakan demonstrasi maupun informasi ya
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah memetakan potensi kerawanan serta membangun komunikasi awal dengan pihak penyelenggara aksi saat melakukan pe
Kehadiran Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dalam kegiatan Latihan Kader Kepemimpinan (LKK) tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kota Jayapura, Papua Jumat (22/5) disambut ant
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari paling kelam dalam sejarah Papua. Pada hari itu dikatakan administrasi Papua diserahkan dari UNTEA (United Nations Temporary Executive Authority) kep
"Rencananya kita akan kembali turun kejalan melakukan aksi demo, namun masih dalam pembahasan. Untuk waktu belum ditentukan tetapi yang pasti kita akan kembali turun kejalan dengan jumlah yang penuh," kata Agus saat di k
Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah masih menyisakan catatan kelam pasca beberapa warga sipil dinyatakan meninggal dunia dan terluka akibat ditembak di wilayah tersebut. Yang meninggal dunia telah dimakamkan secara k
Juru Bicara Nasional KNPB, Ogram Wanimbo, menilai pernyataan Max Ohee sebagai keliru dan berpotensi membungkam ruang perjuangan politik rakyat Papua yang selama ini dimediasi oleh KNPB sebagai representasi media rakyat s
Serpihan ini cukup kuat sehingga mampu mengupas kulit pohon hingga menggores dinding beton dengan kedalaman 3 Cm. Selain itu tak ada korban dari insiden ini, benda tersebut juga tidak mengenai rumah melainkan pecah di ta
Protes yang berujung konflik juga masih kerap terjadi dan dikatakan dari situasi tersebut, pemerintah tak segan-segan menurunkan pasukan dalam skala besar di titik-titik yang dianggap mengancam. Terkait ini, Juru Bicara
“Pelanggaran terhadap warga sipil terus terjadi, termasuk penembakan terhadap petani, pelajar, dan masyarakat adat hanya karena dianggap menciptakan gangguan keamanan. Kriminalisasi terhadap pelajar pun masih berlangsung
Ada yang di Lingkaran Abepura dan ada juga di Perumnas III Waena. Ini dilakukan pagi hari. Siang harinya pendemo di Perumnas III memilih bergabung ke Lingkaran Abepura. Demo berlangsung tertib hingga pukul 15.00 WIT. Bai
Berdasarkan informasi yang dihimpun Cenderawasih Pos, Ormas yang akan menggelar Aksi Mimbar Bebas dalam rangka memperingati Hari HAM se dunia itu adalah Komite Nasional Papua Barat (KNPB).
 Ketua Umum Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Wilayah Numbay Nason Kelnea menyebutkan bahwa, tragedi Abepura berdarah menjadi salah satu catatan kelam pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat di Papua.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K menjelaskan, kejadian bermula ketika personel Kepolisian melakukan monitoring terhadap pergerakan massa ULMWP dan KNPB yang hendak mengikuti peringatan HUT ke-11 ULMWP di GOR
“Terkait Hari HAM Sedunia pada, 10 Desember 2025 mendatang, kami KNPB akan melakukan aksi demo damai dilakukan di seluruh tanah Papua. Untuk itu kami meminta aparat keamanan untuk melakukan pengamanan aksi, kemudian kala
Ia menyebutkan orang Papua saat ini merasa hak kemerdekaannya telah dirampas. Karena itu pihaknya tidak berhenti-henti untuk memperjuangkan hak politik masyarakat Papua tersebut kepada dunia. Ia merasa orang Papua dikorb
Apalagi dampaknya bisa mengancam keselamatan warga sipil di wilayah konflik. "Pihak militer telah melanggar Konvensi Convention on Cluster Munitions (CCM) dan KNPB menekankan bahwa penggunaan bom tidak sebanding dengan p
Aksi ini berlangsung di dua titik, yakni Perumnas III, Distrik Heram, dan Lingkaran Abepura, Distrik Abepura. Di Perumnas III, massa berjumlah lebih dari 100 orang menggelar orasi di ruas jalan raya, tepatnya di putaran
Selebaran ini dibagikan sejumlah tempat di Kota Jayapura dan Sentani Kabupaten Jayapura. Di Perumnas III Waena Distrik Heram, menjadi titik kumpul klompok KNPB bagikan selebaran itu. Sementara di Kabupaten Jayapura terda
"Kami mendesak negara-negara anggota PBB, khususnya negara-negara Melanesia dan Pasifik, untuk tidak diam, tetapi menolak dan mengecam kehadiran Prabowo di forum internasional," kata Lince Tabuni, Ketua Komisariat Hukum
Ketua KNPB Wilayah Baliem Wamena Mardi Hiluka menyatakan menanggapi situasi yang mana sedang beredar di berbagai media sosial maupun di grup-grup whatsapp membangun narasi miring terkait dengan aksi demo damai besok tang
“Awalnya kami hanya memberikan imbauan agar massa tidak mengganggu arus lalu lintas karena mereka berada tepat di pinggir jalan dan sempat menghambat kendaraan. Namun setelah mereka menolak, personel melakukan dorongan m
Hanya saja bagi masyarakat Papua perjanjian ini merupakan hal yang melecehkan. Ini ditambah pelaksanaan penentuan pendapat rakyat (PEPERA) dengan cara yang dipraktekan pada 1969, menjadi pelengkap derita masyarakat.
Juru Bicara Nasional KNPB Pusat, Ogram Wanimbo menyampaikan dalam keterangan persnya mengatakan aksi tersebut akan dilakukan di seluruh Tanah Papua, dari Sorong sampai Merauke. Sebutnya aksi tersebut dilakukan karena per
Apalagi KKP juga menggaungkan propaganda Papua merdeka dengan berbagai cara termasuk menggunakan media sosial. KKP menyebarkan paham separatis melalui pendekatan ideologis dan intelektual. Keduanya dinilai sebagai ancama
"Imbauan itu kami umumkan ke dinas terkait, sekolah-sekolah dan juga masyarakat agar anak-anak didiknya tidak melakukan demo atau aspirasi lainnya, akan tetapi ada sekitar 20 orang siswa SMA yang melakukan aksi demo, " katanya kepada Cenderawasih Pos
Pasalnya dari konsep dan cara demo sama persis dengan yang dilakukan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) selama ini. Diawali dengan membagikan selebaran, membangun koordinasi dan doktrin lewat grup WhatsAap kemudian menunjuk koordinator lapangan, menggunakan tali sebagai pembatas kemudian menyerukan dengan angkat tangan kiri sebagai simbol perlawanan termasuk narasi yang dimunculkan dalam aksi tersebut.
Pasca itu, Polisi bergerak cepat mengejar pada pelaku yang diduga terlibat. Sebelumnya Polisi lewat Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon sudah mewanti untuk mereka yang terlibat bisa menyerahkan diri. Namun imbauan ini tidak diindahkan sehingga dilakukan pengejaran. Polisi akhirnya mengamankan tiga pemuda yang diyakini terlibat kasus pengeroyokan tersebut.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor D. Mackbon menyampaikan bahwa pihaknya membubarkan aksi demo ini karena beberapa alasan. Pertama aksi ini tidak mendapat ijin dari pihak kepolisian dan kedua aksi yang dilakukan menimbulkan ketidaknyamanan di tengah masyarakat dan mengganggu ekonomi warga.
  Debat publik berjalan selama 180 menit dan terbagi dalam 5 sesi. Sesi pertama yaitu penyampaian visi dan misi Paslon, Sesi 2 Penajaman Visi Misi Calon, Sesi 3 Pendalaman Materi Debat. Sesi 4 Tanya - Jawab antar Pasangan Calon, dan Sesi 5 Closing Statement
Kepada awak media, Agus menegaskan bahwa dirinya telah melaksanakan putusan hukum, sebagaimana putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jayapura, bahwa dirinya terbukti secara sah melakukan pelanggaran tindak pidana makar, sehingga ia divonis 1 tahun penjara.
Untuk Jayapura sendiri dilakukan di empat titik mulai dari Perumnas III, Lingkaran Abepura, Gapura Uncen Abepura dan Buper Waena. Hanya dari jumlah massa terlihat jika aksi ini hanya dilakukan oleh tim militant yang dimiliki KNPB padahal sebelumnya sudah banyak undangan dan selebaran yang dibagikan termasuk lewat media social.
  Dinas Pendidikan juga sudah menyampaikan ke sekolah-sekolah agar tetap melaksanakan kegiatan KBM, namun tetap memperhatikan situasi dan kondisi di lapangan. Meski demikian dari laporan yang diterima dari sekolah-sekolah sampai dengan selesainya waktu KBM kegiatan belajar mengajar di sekolah ternyata tidak terganggu.
Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha mengatakan, titik kumpul mereka berada di Jalan Perintis dan akan menuju ke DPRD. Khusus di Timika Indah, massa terpantau baru akan berkumpul.
"Saat ini, tugas kita adalah membangun negeri ini, menyiapkan sumber daya manusia (SDM) baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan infrastruktur, sosial budaya untuk membangun negeri ini," jelasnya.
Kapolres Mimika AKBP I Komang Budiartha mengatakan, KNPB telah memasukkan surat pemberitahuan terkait dengan aksi tersebut. Namun, kata Kapolres pihaknya tidak memberikan izin.
Disini Polisi juga memastikan akan memberikan rasa aman bagi warga di Kota Jayapura maupun Kabupaten Jayapura sehingga meminta warga tetap melakukan aktifitas seperti biasa dan tidak ikut - ikutan dalam aksi tersebut.
Sekalipun diawal dikatakan akan dilakukan dengan jalan damai namun ujung - ujungnya dipastikan terjadi kericuhan dan aksi - aksi anarkis. Mirisnya lagi tak ada satupun pihak yang menyatakan siap bertanggungjawab.
Kapolresta, Kombes Pol Victor Mackbon menegaskan bahwa pihaknya menolak dengan tegas aksi keramaian yang digelar oleh KNPB karena dapat mengganggu kelancaran kamtibmas secara umum.
"Rumah tersebut digunakan sebagai markas KNPB Wilayah Paniai yang diketuai MT untuk melaksanakan kegiatan seperti doa bersama menyambut HUT KNPB pada 19 Desember 2023," katanya.