"Yang diajukan untuk kenaikan di APBD perubahan ini Rp 169 miliar. Itu ada penerimaan tambahan dan juga ada Silpa Tahun 2022. Jumlah kegiatan akan menjadi prioritas kita di tahun ini," kata Dr. Frans Pekey, Kamis (7/9).
Bripda Muhammad Satrio Adi, A.md.Kep dari Tim Kesehatan Polri turun langsung memberikan pelayanan kesehatan dalam program Keladi Sagu di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, pada Senin (4/9/2023).
"Sempat dua hari tidak ada layanan spesialis di Poli, hanya rawat jalan saja, tapi hal itu tidak ada kendala untuk pelayanan di RSJ," kata Ema kepada Cendrawasih Pos, di ruang kerjanya Senin (4/9).
‘’Adanya kasus seperti di Kabupaten Jayapura banyak dipengaruhi faktor antara lain sosial ekonomi, asupan makanan, infeksi status gizi ibu, penyakit menular, faktor lingkungan dan lainnya,’’ungkap Khairul Lie, Kamis (31/8).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke mengungkapkan bahwa tambahan vaksin bagi remaja putri yang berusia 11-12 tahun atau anak kelas 5-6 SD tersebut untuk mencegah kanker serviks pada perempuan.
Dansatgas Statis RI- PNG Yonif RK 111/KB, Letkol Inf. Agus Satrio Wibowo SIP, menjelaskan, selain melaksanakan tugas pokok menjaga sepanjang wilayah perbatasan dan patok batas RI-PNG, pihaknya juga mempunyai program kampung sehat untuk masyarakat di wilayah pedalaman Papua Selatan.
Program Keladi Sagu ini adalah inisiatif Polri yang bertujuan untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang seringkali kesulitan dalam mendapatkan perawatan medis.
Kendati demikian, pelayanan di rumah sakit khususnya di RSUD Jayapura tetap berjalan seperti biasa. Bahkan, beberapa pasien yang datang ke RS Jayapura mengaku belum tahu persoalan yang terjadi.
"Jadi kami kami berharap sebenarnya persoalan ini diselesaikan dengan bijaksana. Karena keluhan-keluhan teman-teman memang sangat miris. Jasa medis, insentif mereka dulunya ada tetapi dihilangkan. Karena mereka punya jasa medis dan ada TPP. Sekarang TPP-nya hilang, jasa medisnya juga," kata Ni Nyoman Sri Antari, Kamis (31/8).
Menurut Aloysius, ia sangat memahami tuntutan para dokter spesialis. Sebab berdasarkan Permenkes, nilai insentif/TPP seorang dokter spesialis di seluruh Indonesia rata-rata terendah Rp 25 juta per bulan.
“Jika pelayanan dokter spesialis dan sub spesialis sampai terhenti (mogok), maka masyarakat/warga Kota Jayapura dan sekitarnya dan warga Papua pada umumnya yang akan menerima dampak langsung,” ucapnya.
Hal tersebut sebagai bentuk kekecewaan para dokter terhadap Plh Gubernur Papua M Ridwan Rumasukun, yang sampai saat ini belum juga merespon aspirasi mereka terkait dengan tuntutan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di Kantor Gubernur.
“ Jadi untuk Jayawijaya kita dapat DAK Fisik dari Kementrian Kesehatan dengan membangun 4 Puskesmas di Wilayah ini yang kita fokuskan di Wouma, Tailarek , Koragi dan Bpiri dengan anggaran kurang lebih Rp 11 Milyar Lebih,”ungkapnya Rabu (30/8) kemarin.
"Untuk bulan imunisasi anak sekolah ( BIAS ) fokus kami kepada anak sekolah dasar usia 7-11 tahun yang harus kami berikan imunisasi campak dan rubella, agar anak usia diri tetap sehat ," jelas Jon Kalvin Maitindom
”Kami sepenuhnya menyambut baik perihal penyusunan GDPK ini. Kami harap, kegiatan sosialisasi ini dapat menggerakkan seluruh perangkat daerah yang tugas fungsinya terkait penyusunan GDPK untuk saling bekerja sama dalam penyusunan GDPK lima pilar, ” terangnya.
Yang paling tinggi orang terkena HIV ada di Distrik Sentani sebanyak 2423 kasus, kedua Distrik Sentani Timur sebanyak 390 kasus dan DI semua distrik di Kabupaten Jayapura sudah ada orang terkena HIV karena sudah ada sampai di Distrik Airu.
Kepala dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari mengatakan, upaya penananganan stunting di Kota Jayapura ini butuh kolaborasi semua pihak. Tidak saja dari pemerintah tapi juga dari unsur masyarakat, terutama para orang tua, dengan sadar dan mau memberi anaknya untuk diperiksa kondisi kesehatanya.
Direktur RSUD Jayapura Aloysius Giyai menyampaikan, sekalipun para dokter menyampaikan aspirasnya. Namun selaku manajemen menekankan pelayanan di rumah sakit tetap jalan.
Berbagai upaya terus dilakukan untuk menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah perbatasan Papua, salah satunya dengan melaksanakan kegiatan anjangsana. Hal tersebut dilakukan Pos Bendungan Tami dipimpin Danpos Letda Inf Brinton Sinaga.
“Dokter-dokter semua bertekad setelah jam kerja, kami bekerja seperti ASN biasa. Seperti orang orang di Kantor Gubernur yang bekerja mulai pukul 7;30 WIT sampai pukul 15:00 WIT,” kata dr Yunike.
Para dokter tersebut datang dengan seragam lengkap mereka menuntut Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Dimana demo yang digelar di depan Kantor Gubernur itu berlangsung selama 2 jam, sebelumnya para dokter jalan kaki dari RSUD Dok II hingga Kantor Gubernur.
Dari evaluasi tersebut terungkap jika angka kematian ibu dan anak ini kebanyakan dipicu oleh gizi buruk dan saat persalinan, masyarakat lebih memilik ke dukun dari pada ke pelayanan kesehatan.
"Untuk alokasi APBD Perubahan, karena kita juga mempunyai beban, yaitu beasiswa provinsi. Sehingga kita pasti akan usahakan alokasi APBD Perubahan nilainya tetap, tapi kalau naik itu agak susah," ungkap Penjabat Sekda Kota Jayapura. Robby Kepas Awi, Senin (21/8).
Bahkan tercatat, BPJS Kesehatan mampu membayar klaim lebih cepat dari ketentuan. Pada FKTP rata-rata ketepatan pembayaran adalah 12,3 hari kerja, sedangkan pada FKRTL selama 14,07 hari kalender. Hingga tanggal 31 Desember 2022, terdapat 502,9 juta kunjungan pelayanan kesehatan, termasuk kunjungan sakit dan kunjungan sehat, atau setara dengan 1,4 juta kunjungan per hari.
"Untuk kasus scabies itu karena higiene sanitasinya tidak bagus. Kemudian ada hewan yang mengidap scabies ada anjing dan kucing atau ayam. Itu ada di lingkungan yang kurang sehat.
“Puskemas Sinak ini merupakan Puskemas induk di wilayah III, membawahi pelayanan di Distrik Agandugume, Bina, Lambewi dan Pogoma, kita layani dalam sehari bisa mencapai 300 lebih pasisen, apalagi ditambah dengan pengungsi dari Distrik Agandugume dan Lambewi, semua datang untuk berobat ke Puskemas Sinak, sehingga stok obat kami sudah menipis,” ungkapnya.
Salah satu kegiatan Program Keladi Sagu terlaksana di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Minggu (13/08). Tim kesehatan Polri yang terdiri dari Bripda Muhammad Satrio Adi, A.md.Kep dan Bripda Resky Tumonglo, A.md.Kep, turun langsung memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat setempat.
“Ini sudah 1 bulan dan memang sampai sekarang belum sembuh semua. Kadang kalau mulai sore rasa gatalnya itu mulai muncul,” kata Riska Ramandey, seorang ibu muda kepada CeposOnline.com, Jumat (11/8).
"Rencana pembangunan akan dimulai tahun 2023, dengan jangka waktu pengerjaanya selama 15 bulan. Sementara pagu anggaran sebesar Rp. 670 Milyar," kata Ulfa saat Gelar Konsultasi Publik bersama stakholder di Jayapura, Kamis (10/8).
“Khusus menyangkut kesehatannya, sampai saat ini belum ada yang signifikan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dr. S Sumule kepada Cenderawasih Pos.
Kegiatan dihadiri Wakapolres Tolikara AKP Dallon Togatorop dan Kabag SDM AKP Budiharjo Kadir serta diikuti oleh seluruh Ibu Hamil dan Balita, serta Personil Polres Tolikara.
Program Keladi Sagu (Kesehatan Lambang Diri Sehat Guna) di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Program ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan terbaik secara gratis bagi masyarakat setempat.
Nah, untuk tiga DOB, baru Papua Selatan yang "mulai melirik" dan mendorong Universitas Musamus (Unmus) untuk kedepannya dapat membuka Fakultas Kedokteran. Tujuannya sangat jelas untuk mengatasi kekurangan dokter yang sudah terjadi berpuluh-puluh tahun di bumi Animha.
Dalam sambutannya, Pj Bupati Marthen Kogoya mengajak seluruh masyarakat mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas lindungan-Nya, acara peletakan batu pertama berlangsung di bawah cuaca yang cerah.
"Nanti masyarakat yang akan mengikuti upacara HUT ke-78 RI bisa minum obat sebagai influencer (pengaruh) kepada warga lain sehingga semua bisa minum obat bersama-sama," katanya.
Tujuan dari program ini adalah memberikan pelayanan kesehatan terbaik secara gratis kepada masyarakat setempat, khususnya yang mengalami gangguan kesehatan, penyakit kulit, ISPA, dan Stunting.
Dimana Rumah Sakit Provita tangani pasien bernama Alexandra Shinta L Waters itu berasal dari negara Australia. Sudah 3 hingga 4 hari perempuan 45 tahun itu mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Provita. Namun, Senin (31/7) kemarin, dokter menyatakan jika yang bersangkutan sudah bisa pulang.
Menurut Wakil Koordinator Astra Group Pqpua, Mohammad Nur Iman menjelaskan bahwa, ini bukan kali pertama, menjadi Kampung binaan Astra, Kampung Enggros sudah 5 tahun.
“Dengan tidak adanya dukungan anggaran tersebut, maka program yang berkaitan dengan sosialisasi, advokasi dan kampanye mati total. Dengan demikian, kesadaran orang tentang bahaya HIV semakin berkurang,” kata Meki kepada Cenderawasih Pos, Rabu (26/7).
Tercatat kasus terbanyak terjadi pada Maret lalu, dimana setiap minggu tidak kurang dari 20 kasus setiap minggunya bahkan pernah menyentuh angka tertinggi sebanyak 34 kasus dalam seminggu.
Sehingga ia berharap anak-anak yang panas tinggi dan demam harus dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan. Sebab dikhawatirkan anak-anak bisa tidak sadarkan diri yang akhirnya bisa berakibat fatal.
"Imunisasi IPV2 bisa didapatkan di Puskesmas atau posyandu terdekat secara gratis. Imunisasi ini sangat bermanfaat. Jadi, jangan takut dan jangan tunda untuk melakukannya,” terang Robby.
Setelah disahkan di DPR, UU Kesehatan akan diundangkan oleh pemerintah. Puan meminta pemerintah, yaitu Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menuntaskan UU tersebut dan segera dilakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Seperti yang dilakukan tim kesehatan Polri yang terdiri dari Bripda Muhammad Satrio Adi, A.md.Kep dan Bripda Resky Tumonglo, A.md.Kep, turun langsung memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat setempat di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Sabtu (8/7).
“Kita masih terus melanjutkan imunisasi ini dengan memberikan tanggung jawab kepada Puskesmas apabila jumlah sasaran mereka per distrik itu belum terpenuhi, itu tetap dilanjutkan dan dilaporkan ke Dinas Kesehatan,”ungkapnya, Selasa (4/7), kemarin.
Meski kasusnya meningkat dari pertengahan 2022 hingga Mei 2023. Namun, di pertengahan tahun Juni ini cenderung mengalami penurunan. "Meski belum ada peningkatan kasus, kita tetap imbau warga untuk selalu waspada," terang Aloysius.
Dalam kegiatan tersebut, Polres Jayawijaya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan serta Puskesmas Elekma memberikan imunisasi campak gratis kepada anak-anak di kampung tersebut agar terhindar dari penyakit campak yang menyerang anak-anak usia 9 bulan hingga 12 tahun.
Serka DD Manaku mengatakan, program ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Boven Digoel dalam penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit campak yang ada di Kampung Asiki, Distrik Jair.
Komandan Satgas Letkol Inf Syafruddin Mutasidasi, SE dalam rilisnya diterima media, Rabu (21/6) menuturkan, tim kesehatan Satgas Yonif 725/Wrg khususnya Pos Koki C/Camp Modern menggelar pelayanan kesehatan dengan tujuan untuk menjaga dan memastikan kondisi kesehatan masyarakat binaan.
Kegiatan tersebut merupakan kegiatan Bakti Kesehatan untuk Pencegahan dan penanggulangan KLB CAMPAK di Kabupaten Jayawijaya dalam rangka Hari Bhayangkara ke 77 yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya.
Untuk itu, dalam menyikapi penyakit ISPA supaya tidak semakin meningkat, Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura mengimbau warga tetap menjaga kesehatan, dan jika hendak keluar rumah mau berkendara sebaiknya menggunakan masker untuk melindungi diri agar hidung dan mulut tidak mudah menyerap udara yang tidak baik untuk kesehatan dan tidak mudah terkena bakteri.
Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi saat melakukan pertemuan dengan para honorer tersebut menjelaskan, aksi yang dilakukan kemarin sangat berbahaya, sebab berdampak terhadap pasien, baik di bangsal maupun di IGD.
Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, MSi saat ditemui di RSUD Wamena mengakui, sejak hari pertama penanganan KLB Campak di Jayawijaya sejak Jumat kemarin, jumlah anak yang telah diimunisasi mencapai 1.300 anak di 3 distrik dan 5 gerai imunisasi.
"Karena apa? sampah sampah botol yang dapat digenangi air, maka nyamuk akan berkembang di situ. Karena dia berkembang biaknya itu ditempat tempat yang bersih. Contoh botol botol minuman, air masuk dan disitu benar benar tempat berkembangnya nyamuk," kata Ni Nyoman Sri Antari, Selasa (20/6).
“Sejauh ini di Kabupaten/kota di Papua belum ada laporan dari dinas kesehatan setempat soal penambahan kasus DBD,” ucap Robby saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Minggu (18/6) kemarin.
Dalam kegiatan yang dibuka Penjabat Wali Kota Jayapura yang diwakili Asisten I Setda Kota Jayapura, Evert N. Merauje, dari 100 pendonor yang datang, sebanyak 87 kantong darah
Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi mengakui jika awal penanganan KLB Campak ini memang ada tiga distrik namun dilakukan sesuai dengan wilayah kerja dari puskesmas, dimana untuk distrik Wesaput dilakukan di Kantor Distrik dan yang bertanggungjawab adalah Petugas dari Puskesmas Wesaput.
Kegiatan yang akan dilaksanakan di gedung Graha Pena Papua di Jalan Balaikota nomor 7, Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan akan diisi dengan kegiatan donor darah, talk show Pencegahan Dini Kanker Serviks, pencegahan dini kanker serviks melalui pemeriksaan IVA, konsultasi KB dan screaning Penyakit Tidak Menular (PTM).
“Kami dari dinas mempersiapkan petugas kami yang ada di setiap Puskesmas yang ada agar bisa bertindak sesuai dengan wilayah kerjanya , dalam menindak lanjuti KLB Campak di Kabupaten Jayawijaya,”ungkapnya rabu (14/6) kemarin.
Semua stakeholder dari kader Posyandu, PKK, dinas kesehatan, dan juga para tenaga kader yang tersebar di kampung-kampung berkolaborasi menurunkan stunting di kabupaten Tolikara.
Edward mengatakan, dari 10 Puskesmas yang akan dilakukan akreditasi 9 Puskesmas melakukan re akreditasi ulang dan ditargetkan 3 Puskesmas bisa naik tingkat dari bintang tiga ke paripurna. Sedangkan 1 Puskesmas baru perdana dilakukan proses akreditasi yakni Puskesmas Waibu.
Direktur Rumah Sakit Provita Jayapura, Fansca Titaheluw menyatakan, sejak pembukaan RS Provita lebih dikenal dengan unggulan ibu dan anak. Namun di tahun keempat seiring dengan berjalannya waktu, mulai bergerak di bidang jantung dan bedah.
“Kita akan memulai dari wilayah –wilayah yang memiliki kasus campak dan hari jumat ini kami akan mulai bergerak ke Distrik dan kampung, di samping itu kepala Distrik dan Kepala Kampung juga harus berperan aktif memobilisasi masyarakatnya dan juga memberikan pemberitahuan kepada mereka,” ungkapnya Selasa (13/6) kemarin.
“Kita akan menetapkan KLB di Jayawijaya untuk kasus Campak, sudah ada 9 anak yang positif campak dari hasil pemeriksaan sampel yang di kirim ke Surabaya oleh Dinkes beberapa waktu lalu sehingga yang perlu kita lakukan adalah pencegahan dan pegobatan,”ungkapnya Senin (12/6) saat ditemui di Wamena.
Dalam rangka pelayanan kesehatan mata Pemerintah Kabupaten Mappi bekerjasama dengan rumah sakit Dian Harapan Jayapura dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata (Perdami) Papua melakukan pelayanan kesehatan mata operasi katarak dan operasi Pterigium. Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 25 maret sampai 31 maret 2023 berlangsung di RSUD Kabupaten Mappi.
Piagam penghargaan UHC diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagari) Tito Karnavian kepada Pemerintah Kabupaten Mappi yang di wakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mappi, Ferdinand Kainakaimu di Jakarta, Selasa (14/3/2023).
Dinas Kesehatan Kabupaten Mappi kembali menggelar Rapat Kerja Kesehatan Daerah. Kegiatan yang digelar di Hotel Avista Kepi, Selasa (7/3/2023) dihadiri Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.STP., M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan, dr Klementina Herlina Rangiar, Kepala Dinas Kesehatan Mappi, dr Ronny Herry Tombokan serta perwakilan dari 17 Puskesmas di Kabupaten Mappi.