Untuk memajukan sektor pariwisata di Kota Jayapura, baik tempat wisata maupun tingkat kunjungan Pemkot Jayapura melalui Dinas Pariwisata Kota Jayapura terus melakukan sosialisasi pengembangan desa wisata di Kota Jayapura.
Tak sedikit laporan masyarakat terkait tindakan kriminal berupa penjambretan, begal dan percobaan bunuh diri di Jembatan Merah oleh kalangan remaja hingga orang tua pun terus terjadi. Polresta Jayapura Kota, terus meningkatkan kegiatan patroli di tempat wisata. Kegiatan itu, dilakukan guna menjaga keamanan dan ketertiban di tempat wisata yang kerap dikunjungi masyarakat.
Kawasan Pantai Holtekamp menjadi salah satu destinasi wisata pantai yang cukup menarik di Kota Jayapura. Pantai Holtekamp selalu ramai dikunjungi pada waktu akhir pekan atau hari-hari libur. Namun di balik keindahannya, pantai ini menyimpan misteri, selama ini sudah banyak pengunjung yang mengalami kecelakaan, tenggelam bahkan hilang terseret arus laut.
Ketua Asita Papua, Iwanta Parangin-Angin atau yang akrab disapa Pak. Gantang menjelaskan, terkait pengembangan paket wisata di Papua, pihaknya selalu koordinasi dengan perhotelan maupun jasa penerbangan.
Dikatakan, fasilitas itu dibangun Pemkot Jayapura melalui anggaran APBD pada tahun 2021 lalu, untuk menambah spot wisata yang ada di wilayah Kota Jayapura. Selain itu, tentunya juga untuk mendukung dan meningkatkan pendapatan asli daerah di Kota Jayapura.
Kepala BPBD Kota Jayapura Asep Khalid, mengatakan wisata Pantai Holtekamp sering terjadi musibah orang tenggelam hingga meninggal dunia, sehingga menjadi perhatian pihaknya bersama instansi terkait.
Pj Gubernur memberikan waktu sebulan kepada semua penerima BMN setempat untuk segera menyelesaikan administrasi hibah, serta mengambil peran memanfaatkan dan memaksimalkan aset, guna memacu pertumbuhan ekonomi di kawasan PLBN Skow.
Seperti diungkapkan General Manager Swiss-Belhotel Jayapura, Papua, Hilmansyah bahwa dalam mengembangkan potensi pariwisata di Papua, pihaknya bersama ASITA mengemas paket-paket tersebut.
Diakuinya, untuk produk-produk kerajinan tangan yang disediakan, rata-rata diambil dari masyarakat setempat. Seperti lukisan kulit kayu diambil dari Kampung. Asei, Koteka dari Wamena, Noken rajut asli dari mama-mama Papua, pahatan Asmat.
Dia mengatakan dari 20 orang itu nanti, salah satunya akan menjadi duta anti narkoba. Sementara tugas pokok dari duta pariwisata yang di jelaskan Plt Kepala Kadis Pariwisata itu adalah melakukan promosi pariwisata dan ekonomi kreatif, seni dan budaya, promosi program kerja pemerintah kota Jayapura.
Hal itu tercermin dari tempat-tempat wisata yang ada di Papua Selatan yang memiliki daya tarik tersendiri namun belum ditata dan dimanage secara baik sehingga kurang menarik para turis untuk datang ke Papua Selatan.
Rasakan keindahan alam yang memukau dari ketinggian di Puncak Jayapura City, sambil menikmati panorama eksotis kota Jayapura dan hamparan laut biru yang mempesona. Sangat cocok untuk pengunjung mengabadikan momen berfoto di atas puncak Jayapura city.
Plt sekda Jayawijaya Pilatus Lagowan menyatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi, kemampuan pengelola destinasi wisata dalam penyediaan dan mengelola fasilitas toilet serta memberikan pelayanan sesuai standar pelayanan toilet yang bersih dan higienis.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Selatan Soleman Jambormias, S.Pd, M.Pd, kepada wartawan seusai membuka seleksi tersebut mengungkapkan, tahun ini pihaknya memiliki salah satu program perioritas yakni tasaduta, tanya saya duta wisata.
Nikolas mengatakan akan melakukan pembenahan terhadap tempat tersebut, sementara secara struktur veniu tersebut sementara proses dalam pengakuan di KONI provinsi dan Pusat.
Diungkapkan, Bukit Tungkuwiri Teletubies dikenal dengan pemandangan hijau yang mempesona dan bukit-bukitnya yang menyerupai rumah Teletubies, adalah tempat yang sempurna untuk menikmati keindahan alam Papua.
Pengunjung, kata dia, banyak yang meminati pada jelajah gua, dan menyaksikan prosesi ritual budaya lokal, seperti kegiatan besoyong. Kata-kata ini, urai Kasiyono, berasal dari kata soyong yang berarti mantera atau doa, sehingga besoyong artinya adalah sedang mengucapkan atau melantunkan jampi.
Tak sedikit masyarakat bertanya-tanya mengapa setelah FKN kapal tersebut tidak dimaksimalkan untuk meningkatkan dunia pariwisata sekaligus menambah PAD bagi Pemkot Jayapura.
Kepala Disbudpar Jayawijaya Engelbert Sorabut menyatakan untuk persiapan FBLB 2024, tempatnya di wosi, persiapan lain pada prinsipnya sudah, tinggal promosi dan itu mungkin minggu ini dan minggu depan sudah dilakukan guna menghimpun para wisatawan asing dan local untuk menyaksikan pegelaran seni budaya dari suku Hubulka lewat Fastival Budaya Lembah Baliem (FBLB)
Kepala bidang (Kabid) Perhubungan Laut Dishub Kota Jayapura, Nikanor Andit, SE, MM, menyebut demi kelancaran festival dan meramaikan event itu pihaknya menyediakan satu unit kapal wisata untuk mengangkut pengunjung yang ingin keliling dan menikmati keindahan teluk Youtefa.
Dua perempuan anak Elisa tampak duduk bersantai berada di samping troli sang ibu. Bersender di pilar sambil memainkan handphone. Yang termuda, kata dia, duduk di bangku SMA. Sementara kakaknya seorang mahasiswa. Dua pekan lagi, mereka harus bersiap masuk sekolah. Memasuki tahun ajaran baru. “Alhamdulillah tiket ke Balikpapan tidak sulit dan harganya sudah normal. Saya dapat tiket Rp 1,3 jutaan,” ujarnya.
FKN tahun ini mengambil tema Jayapura Makan Ikan Asar atau Jamaika dan Dinas Priwisata dan Ekraf sengaja mendorong agar ikan asar produk Kota Jayapura benar – benar menjadi brand yang bisa dijadikan buah tangan atau oleh – oleh.
Ketua Asita Papua, Iwanta Parangin-Angin atau yang akrab disapa Pak. Gantang menjelaskan, potensi turis lokal ke luar negeri setelah pandemi Covid lebih bergairah. Dibandingkan paket wisata lokal yang biasanya ditawarkan bagi para turis asing. Hal ini dikarenakan akses keluar negeri saat ini sudah semakin mudah dan biayanya relatif terjangkau.
Pihak gereja dan masyarakat Desa Ramdori dan sekitar Distrik Swandiwe dan sekitarnya, sudah sepakat sejak tanggal 1 Maret 2024 lalu, tidak melakukan aktivitas menangkap ikan di wilayah pesisir pantai. Ritual yang mereka sebut ‘Sasi’ ini, disepakati oleh seluruh warga desa dan jemaat.
Plt Dinas Pariwisata kota Jayapura, Erid Rumansara, S. Par, MM mengatakan demi lancarnya festival itu pihaknya telah melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan OPD terkait seperti, Dinas lingkungan hidup (DLHK), Dinas Perhubungan, Bapeda, dan dinas peternakan.
Lokasi pantai yang terletak di Kelurahan Sorido ini juga tempat berlangsungnya sejumlah kegiatan penting daerah. Sebut saja yang saat ini adalah Festival Biak Munara Wampasi 2024. Hampir seluruh moment dan aktivitas UMKM lokal, terpusat di Pantai ini. Sebelumnya juga digelar Festival Milenial Explosian, dan juga peluncuran tahapan Pilkada, dan sejumlah kegiatan lainnya, yang cukup massive.
PJ Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP, M.P.A menyatakan untuk lokasi inti yang telah diserahkan akan dibagi pusat pemerintahan namun ada unsur budayanya dan suasana penghijauan, ini yang diinginkan dalam perencanaan itu ada beberapa zona percontohan untuk kebun yang akan menjadi binaan dari dinas pertanian dan dinas pemberdayaan masyarakat kampung.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Yimin Weya, mengatakan pihaknya akan melakukan peningkatan kualitas dan kapasitas tempat wisata di provinsi induk (Papua), dikarenakan menurut Yimin, Provinsi Papua punya potensi yang sangatlah cukup dalam mengelola tempat pariwisatanya.
Kegiatan yang dilakukan BPK dalam Delenasi Gunung Srobu bertujuan untuk memberikan batasan-batasan ruangan yang ada di situs Gunung Srobu. Perlu diketahui, butuh waktu belasan tahun lamanya, situs Gunung Srobu ditetapkan sebagai cagar budaya Kota Jayapura.
Usulan Cagar budaya situs Gunung Srobu ini, beranjak dari hasil penelitian arkeologi di Situs Megalitik Srobu yang selama telah ini dilakukan. Terungkap beragam bentuk kehidupan manusia Papua masa akhir prasejarah, yaitu pada masa perundagian. Ketika itu, budaya megalitik sedang berkembang pesat di Nusantara termasuk Papua.
Ketua Asita Papua, Iwanta Parangin-Angin atau yang akrab disapa Pak. Gantang, menjelaskan bahwa potensi turis lokal keluar negeri setelah pandemi Covid-19 lebih bergairah. Dibandingkan paket wisata lokal yang biasanya ditawarkan bagi para turus asing. Hal ini dikarenakan akses keluar negeri saat ini sudah semakin mudah dan biayanya relatif terjangkau.
Pantai Hamadi merupakan salah satu pantai di kota Jayapura yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan ketika hari libur tiba, baik itu libur akhir pekan maupun libur Hari Raya besar lainnya. Namun, karena cuaca hujan dua hari belakangan ini, warga enggan bepergian, termasuk wisata di pantai.
Silvia, anak mantu dari pemilik tempat wisata Kali Dansari mengatakan, tempat ini mulai dikenal banyak orang sejak tahun 2007 silam. Setiap kali libur sekolah atau usai lebaran, banyak pengunjung yang memadati tempatnya.
PJ Gubernur Papua pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, SIP, M.P.A menyatakan pihaknya memberikan apresiasi kepada pemda Jayawijaya yang sudah sejalan dengan Pemprov Papua pegunungan, DOB ini merupakan rumah baru yang memiliki jaringan pada pemerintahan kabupaten yang dapat melakukan promosi sektor wisata untuk menggerakan roda perekonomian.
Keberadaan kapal yang dihadirkan dengan anggaran APBD Kota Jayapura itu, hingga saat ini ternyata belum bisa berbuat banyak. Pasalnya meskipun sudah berkali-kali disosialisasikan, namun nyatanya minat masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kapal itu masih sangat minim atau sepi peminat.
Staf Ahli mentri Parawisata Bidang Inovasi dan Kreatifitas Restog Krisna Kusuma pertama -tama ia mengucapkan selamat kepada Kabupaten Jayawijaya dan Provinsi Papua Pegunungan behasil memasukan 3 Program dalam Iven KEN, dimana 2 Diantaranya di Kabupaten Jayawijaya dan 1 di Kabupaten Yahukimo.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayawijaya Engelbert Sorabut menyebutkan, jika sampai saat ini pihaknya belum bisa mengkonfirmasi terkait kedatangan turis mancanaraga, namun diperkirakan dalam pelaksanaan Noken Street Fashion yang dilakukan selama dua hari nanti akan ada turis domestik dan lokal itu bisa mencapai 500 -900 orang.
Akibat dari bencana tanah longsor mengakibatkan salah satu objek wisata yang ada di kampung Apenas rusak parah tertimpamaterial tanah dan batu, sementara untuk bencana banjir mengakibatkan jembatan penghubung tiga kampung yakni Apenas ke Tapigoma dan Paikama terputus sehingga warga tak bisa menyebarang menggunakan kendaraan.
Jadi, kata Yimin, pemerintah provinsi punya tanggung jawab besar untuk membantu pelaku wisata tersebut. Ia mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mengetahui seperti apa pelayanan dan tanggung jawab serta untuk mengetahui seperti apa kekurangan mereka supaya bisa diisi oleh Dispra Provinsi untuk membangun ekowisata daerah tersebut.
Tak hanya itu, mereka juga terjaring tengah asyik menghisap ganja. Melihat ini polisi langsung mengamankan kelima pemuda tersebut. Dari hasil penyidikan diketahui lima pemuda ini yakni AW (21), DM (24), JI (21), MK (20) dan RM (24). Kelima pelaku, yang diamankan di lokasi venue dayung Pantai Holtekamp ini, merupakan warga Distrik Abepura.
Yewen mengajak para peserta yang notabene merupakan mahasiswa dan pelajar, agar dapat memulai menulis artikel karya jurnalistik tentang potensi pariwisata yang ada di daerahnya masing-masing. Sehingga potensi wisata di Papua, terutama di kampung-kampung bisa go publick. Tentunya dengan begitu akan menarik minat wisatawan inernasional.
Menurut Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Jayapura Richard Nahumury, Festival Kampung Nelayan ini rencananya akan berlangsung pada Juni 2024. Kegiatan ini juga sebagai upaya untuk menjadikan kampung nelayan Hamadi di kota Jayapura itu sebagai destinasi wisata populer di wilayah kota Jayapura dan sekitarnya.
Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Papua, Amelia Ondikeleuw menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten kota. Artinya diharapkan ada pola pemahaman terhadap pembangunan Kebudayaan Pariwisata itu diterjemahkan secara baik dalam setiap rencana Program kegiatan yang berlaku.
Kasus kecelakaan orang tenggelam ini lebih disebabkan karena kelalaian masyarakat atau pengunjung pantai. Padahal pemerintah sudah mengeluarkan larangan mandi kepada para pengunjung saat berwisata disepanjang pantai Holtekamp itu. "Dari jembatan merah sepanjang pantai ini ke sana, tidak boleh mandi, ini sangat berbahaya"katanya.
Baik untuk kepentingan wisata, juga termasuk rapat-rapat penting, juga bisa dilaksanakan di atas kapal itu. Untuk menarik daya tarik konsumen, Dishub Kota Jayapura itu sudah menyurat ke BUMD, BUMM, OPD yang ada di Pemkot Jayapura, Perkantoran,
Menurutnya, Pantai Hamadi ramai pengunjung tidak hanya saat libur hari raya saja, tetapi juga libur hari biasa, Sabtu dan Minggu. Tingkat kunjungan paling ramai, pada saat libur Natal tahun lalu, kemungkinan libur lebaran nanti juga akan ramai. Oleh karena itu, sejak sekarang ia menyiapkan berbagai peralatan keamanan berenang baik untuk anak-anak maupun dewasa.
Djimbaran Coffee shop & Reti hadir di Kota Kota Jayapura, dengan menawarkan fasilitas berupa pemandangan pantai Holtekamp berlatar Jembatan Merah Youtefa, kolam renang bagi anak-anak, area rekreasi sekaligus ruang makanan yang kekinian.
Lanjut dia, kolaborasi dimaksud misalnya Kementerian PUPR untuk pembangunan sarana dan prasarana jalan, lampu penerangannya, dan juga mungkin ada koordinasi dengan Kemendes dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Kampung untuk melibatkan masyarakat kampung dengan dana kampung yang ada.
Ada banyak potensi wisata di Distrik Muara Tami, mulai dari wisata perbatasan RI-PNG di Skouw, wisata pantai, hingga potensi wisata air panas. Dari beberapa potensi wisata yang ada di wilayah itu yang paling diminati adalah kunjungan ke daerah perbatasan negara dan juga wisata pantai.
Rasa penasaran dengan adanya sumber air panas di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami mendorong Cenderawasih Pos bersama beberapa teman untuk melihat lokasi ini. Sabtu (9/3) kemarin, kami menuju ke lokasi ini dengan mengunakan sepeda motor hampir satu jam lebih dari Kota Jayapura.
Kepala Tim Perumusan KEKDA Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua Agni Alam Awirya mengatakan, mengingat kini Pemerintah Indonesia telah melakukan kerjasama antar kedua negara yaitu PNG, maka sangat memungkinkan jika ada pengembangan wisata lintas batas negara.
Karena itu Kepala BPBD Kota Jayapura, Asep Khalid mengaku pihaknya masih terus melakukan pemantauan dan pengawasan terkait dengan kondisi cuaca di lapangan, termasuk melakukan upaya-upaya preventif terhadap sebuah kecelakaan di wilayah pesisir.
Pantauan media ini, sejak pagi hari sejumlah wisatawan sudah datang di Pantai Hamadi. Selain warga yang ingin berlibur, sejumlah denomenasi gereja kristen juga melaksanakan ibadah di kawasan wisata Pantai Hamadi Kota Jayapura. Abdul Mustofa, salah satu warga asal Sentani, kepada media ini mengungkapkan, memilih Pantai Hamadi karena ingin suasana baru bersama keluarganya.
Selain itu, kunjungan Perempuan berusia 24 tahun itu, bertujuan untuk beraudiensi dengan pihak Dispar Papua terkait dengan pengembangan Pariwisata di Papua saat ini. "Saya juga ingin belajar dan mengetahui perkembangan wisata kita di Papua," tuturnya.
Lama tak terdengar beroperasi, Kapal wisata Teluk Youtefa, pekan kemarin digunakan jajaran Pemkot Jayapura untuk melakukan rapat koordinasi antar pimpinan OPD. Sembari rapat, kapal ini bergerak mengelilingi Teluk Youtefa yang dikenal dengan keindahannya.
Diakui memang sangat disayangkan, kapal yang dibeli dengan uang rakyat dalam APBD Pemkot Jayapura ini, ternyata tidak difungsikan sebagaimana yang diharapkan. Padahal bila difungsikan dengan baik, bisa menambah Pendapatan Asli Daerah.
Sebab jika hal itu terjadi, maka akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi bagi masyarkaat itu sendiri. "Boleh saja hari hari pertama orang datang lalu bayar mahal, tapi jangan harap hari kedua dan berikutnya mereka senang datang ke tempat kita, jadi ini yang kita pikirkan," ujarnya.
Tidak hanya itu, Anda juga berkesempatan menikmati berbagai jenis kuliner, mengunjungi desa-desa lokal, dan sekedar menikmati waktu sendiri di tepi pantai. Selain itu, tidak sulit untuk menuju ke Lombok – terdapat banyak alternatif transportasi salah satunya menggunakan maskapai Air Asia.
Menurutnya hal ini sangat mengganggu kenyamanan masyarakat untuk berwisata atau sekedar mengunjungi Jembatan Merah ataupun kafe-kafe dan rumah makan yang ada di sekitar kawasan tersebut.
Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan hidup Provinsi Papua, Jan Jap Ormuseray, mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan PPNS KLHK dan Dinas KLH Papua, penanganan kasus penimbunan hutan mangrove di kawasan konservasi TWA, Teluk Youtefa sudah dilimpahkan.
Pemberkatan taman doa tersebut berlangsung usai misa Minggu. Prosesi pemberkatannya disaksikan seluruh umat yang hadir misa. Adapun lokasi taman doa tersebut berada tepat di belakang gedung Gereja St. Agustinus Entrop.
Hanya saja, suhu panas di Kota Jayapura ini tidak menghalangi masyarakat untuk tetap berwisata di Pantai. Seperti halnya, yang terlihat di sepanjang Pantai Hamadi maupun di Pantai Holtekamp, Minggu (15/10).
"Kami berharap obyek wisata yang ada di Kabupaten Jayapura bisa terus dioptimalkan dan dipasarkan secara luas, sehingga pengunjung atau wisatawan yang datang di Kabupaten Jayapura bisa terus meningkat dan ini bisa membantu meningkatkan PAD, "ungkapnya kepada wartawan Cenderawasih Pos, di Sentani, Selasa (10/10).
Aksi bersih- bersih sampah tersebut melibatkan BEM Kampus Uniyap, teman- teman dari Universitas Ottow Geissler Papua dan komunitas penduli lingkungan. Total sampah yang dikumpulkan sebanyak 16 karung ukuran 50 kg.
Kadis Disbudporapar, Rasdy Siswoyo menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini untuk mencari putra/putri yang memiliki kompetensi baik, guna mempromosikan pariwisata yang ada di Kabupaten Keerom.
"Nanti di tanggal 21-24, selama 4 hari itu akan dilaksanakan kegiatan Numbai Kreatif Festival, ini dilaksanakan oleh komunitas anak-anak muda se-Kota Jayapura, yang tergabung di dalam forum Numbai kreatif forum, ini masuk kali ketiga dilaksanakan," kata Matias B. Mano, Selasa (5/9).
Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat dari 4 kampung di Distrik Muara Tami, yakni Kampung Mosso, Skouw Mabo, Skouw Sae, dan Skouw Yambe. Dr. Indah Sulistiani, SE., M.I.Kom selaku pemateri mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut untuk meningkatkan sadar wisata, masyarakat Distrik Muara Tami.
Penjabat Wali Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey, M.Si., dalam sambutanya mendorong perlu adanya peningkatan geliat pariwisata di kota Jayapura salah satunya dengan dilakukannya perlombaan desa wisata di antara 14 kampung yang ada di kota Jayapura itu.
Nurushafa Assauqiyah mengungkapkan rasa antusiasmenya bertemu langsung dengan Menteri Sandiaga Uno. Sebab selama ini bagi para finalis kebanyakan mereka hanya melihat dari televisi ataupun media massa lainnya. Momen ini adalah peluang emas untuk berinteraksi dan berdialog dengan tokoh sentral di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Noken bukan sekadar tas tradisional dari rajutan kulit kayu , namun noken telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia, benda ini merupakan simbol perwujudan sikap saling menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi solidaritas dalam kehidupan bermasyarakat,”ungkapnya Kamis, (10/8) kemarin.
Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi, SH, M.Hum saat menutup kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menjaga keamanan, sehingga FBLB ke-31 ini boleh berjalan dengan baik.
Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi menyatakan, pada hari kedua pelaksanaan FBLB, ada 6 atraksi perang –perangan yang ditampilkan oleh beberapa distrik, permainan lain seperti sikoko dan juga karapan babi.
Staf Ahli Menteri Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi (Menparekraf), R. Kurleni Ukar. Menyatakan Kemenparekraf menyambut baik atas terselenggarahnya kembali FBLB di tahun ini setelah terhenti akibat pandemi covid-19 selama 2 tahun (2021 – 2022).
" Ini luar biasa, mungkin ini yang terbesar mahasiswa KKN di Sarmi jumlahnya mencapai 441 orang, dan adik-adik selama ini selalu belajar teori di kampus , namun mulai saat ini adik-adik akan menghadapi satu tugas pengabdian yang harus dilakukan di lapangan, harus turun ke lapangan," ungkapnya.
Pj Bupati Sarmi Markus O Mansnembra SH, MM dalam sambutannya ketika meresmikan hotel Twelve Sarmi mengakui bahwa orang dari luar Sarmi kerap kali kesulitan mendapatkan tempat penginapan dan kehadiran hotel Twelve dapat menjawab hal tersebut.
"Selama ini dukungan Pemkab Jayapura dalam mengembangkan obyek wisata di Kabupaten Jayapura sudah dilakukan dengan optimal dan kami harap pelaku usaha wisata maupun pemilik obyek wisata bisa mendukung memajukan potensi wisata yang ada,"jelasnya.
Dzaki merupakan menjadi orang pertama di Asia Tenggara yang berhasil menuntaskan tantangan TABR. Bukan hanya finis, cyclist asal Tangerang bahkan masuk Top 5. Finis di posisi kelima dari 46 peserta yang terpilih.
MOMEN seru tersaji dalam workshop KaTa yang disiapkan Dinas Pariwisata Kota Jayapura bersama Kemenkraf pada Rabu (5/7) di Papua Youth Creative Hub di Kotaraja. Agenda yang mempertemukan para pelaku seni budaya dan ekonomi kreatif ini dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekraf, Sandiaga Uno.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Merauke akan duduk bersama dengan kepala distrik dan kampung untuk merumuskan program yang akan didorong bagi 4 kampung rintisan wisata.
"Jadi Festival Port Numbay ini sebagai upaya Pemerintah untuk mempromosikan objek wisata yang ada di tiga Kampung di daerah perbatasan RI-PNG," ucap Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Matias B. Mano, Kamis (22/6).
Setiap kampung di Kota Jayapura diyakini memiliki banyak potensi yang bisa digarap, tinggal bagaimana dikonsepkan untuk selanjutnya mengajak orang untuk datang dan berkunjung.
Nantinya kata Bentar pemerintah akan mencetak karcis atau retribusi dan penarikan langsung dilakukan oleh pemerintah. Sedangkan hasil selama satu bulan nantinya dibagi dua dengan pemilik ulayat dengan pembagian 60 untuk pemerintah sebagai pihak yang membangun sedangkan 40 persen untuk pemilik ulayat.
Kata dia, mengapa pihaknya enggan mengekspose obyek wisata tersebut karena dinas pariwisata dan pemerintah daerah selama ini tidak melibatkan pihaknya dalam perumusan kebijakan, program dan anggaran pengelolaan obyek wisata di Kabupaten Biak Numfor.
Amir seorang pengunjung yang mengakui dirinya kaget dengan adanya karcis parkir dimana roda 6 Rp 40 ribu, Roda 4 Rp 25 ribu, roda 2 Rp 10 ribu, kendaraan laut Rp 30 ribu.
Guna mendukung Jayawijaya menjadi Kota Pariwisata di wilayah Pegunungan Tengah Papua, maka Pemda Jayawijaya mulai membangun wahana -wahana permainan di tempat -tempat wisata seperti Outbond Sepeda Layang di Goa Kuantilola Kampung Isaima Distrik Usilimo yang diresmikan langsung oleh Bupati Jayawijaya.