JAYAPURA–Momentum perayaan HUT Ke-81 TNI tahun 2026 akan dimanfaatkan untuk meresmikan sejumlah satuan baru jajaran TNI, baik di lingkungan TNI Angkatan Darat maupun matra lainnya. Hal itu disampaikan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang di Jayapura, Jumat (2/10).
Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih, akan dibentuk sebuah Kodam baru yang berkedudukan di Nabire, Provinsi Papua Tengah. Wilayah tanggung jawab Kodam baru tersebut mencakup seluruh Provinsi Papua Tengah.
“Dengan terbentuknya Kodam baru, wilayah tanggung jawab Kodam XVII/Cenderawasih akan berkurang, tinggal dua provinsi, yakni Papua dan Papua Pegunungan,” ujarnya.
Selain Kodam baru, peresmian juga mencakup dua Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) di Mamberamo Raya dan Waropen, serta satu Brigade Teritorial Pembangunan di Biak.
Saat ini terdapat 13 Batalyon TP yang tersebar di sejumlah kabupaten. Setelah Kodam baru terbentuk, dua di antaranya, yakni yang berada di Nabire dan Timika, akan beralih ke bawah kendali Kodam baru sehingga Kodam XVII/Cenderawasih tinggal membawahi 11 batalyon. “Namun, jumlah itu akan kembali menjadi 13 seiring rencana pembangunan dua Batalyon TP baru di Pegunungan Bintang dan Yalimo,” jelas Febriel.
Dengan tambahan satu brigade di Biak, pembinaan satuan akan terbagi dua, diantaranya satu brigade membawahi wilayah Biak dan kepulauan, sedangkan satu lainnya membawahi wilayah Provinsi Papua dan Papua Pegunungan.
JAYAPURA–Momentum perayaan HUT Ke-81 TNI tahun 2026 akan dimanfaatkan untuk meresmikan sejumlah satuan baru jajaran TNI, baik di lingkungan TNI Angkatan Darat maupun matra lainnya. Hal itu disampaikan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang di Jayapura, Jumat (2/10).
Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih, akan dibentuk sebuah Kodam baru yang berkedudukan di Nabire, Provinsi Papua Tengah. Wilayah tanggung jawab Kodam baru tersebut mencakup seluruh Provinsi Papua Tengah.
“Dengan terbentuknya Kodam baru, wilayah tanggung jawab Kodam XVII/Cenderawasih akan berkurang, tinggal dua provinsi, yakni Papua dan Papua Pegunungan,” ujarnya.
Selain Kodam baru, peresmian juga mencakup dua Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) di Mamberamo Raya dan Waropen, serta satu Brigade Teritorial Pembangunan di Biak.
Saat ini terdapat 13 Batalyon TP yang tersebar di sejumlah kabupaten. Setelah Kodam baru terbentuk, dua di antaranya, yakni yang berada di Nabire dan Timika, akan beralih ke bawah kendali Kodam baru sehingga Kodam XVII/Cenderawasih tinggal membawahi 11 batalyon. “Namun, jumlah itu akan kembali menjadi 13 seiring rencana pembangunan dua Batalyon TP baru di Pegunungan Bintang dan Yalimo,” jelas Febriel.
Dengan tambahan satu brigade di Biak, pembinaan satuan akan terbagi dua, diantaranya satu brigade membawahi wilayah Biak dan kepulauan, sedangkan satu lainnya membawahi wilayah Provinsi Papua dan Papua Pegunungan.