Dalam kegiatan ini ada sekitar 150 bangunan liar yang ditertibkan. Terutama para pedagang pinang yang ada di pertigaan atau persimpangan jalan masuk pasar. Di mana keberadaan bangunan-bangunan tersebut menjadi keluhan dan perhatian dari masyarakat Kota Jayapura belakangan ini.
Karena itu, Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Pendapatan Asli Daerah Kota Jayapura memastikan akan melakukan pendekatan khusus dengan para pemilik ulayat agar pengelolaan tempat-tempat tersebut bisa memberikan kontribusi pendapatan asli daerah kepada pemerintah Kota Jayapura untuk mendukung pembangunan di kota Jayapura yang bisa dirasakan merata oleh seluruh masyarakat di kota Jayapura.
Merespon hal tersebut, Koordinator Lapangan (Korlap) TPS 3R Pasar Youtefa, Isak Awi Nero, menyampaikan bahwa tidak sepenuhnya pemerintah salah dalam mengatasi permasalah tersebut, akan tetapi perlu juga kesadaran dari masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarang tempat.
Tembok dari bangun itu pun terlihat dicoret-coret tak jelas. Di sekeliling kantor itu pun dipenuhi dengan sampah, dan rumput-rumputan serta tumbuh lainnya yang membuat bangunan kantor itu terlihat kumuh dan tidak terawat.
Rencana Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi kota Jayapura melakukan penertiban sejumlah pedagang tidak berizin di sepanjang jalan otonom Kotaraja dan juga Pasar Youtefa, mendapat tanggapan beragam dari beberapa pedagang kaki lima yang ada di sekitar wilayah itu.
Terminal angkutan umum itu dikelilingi timbunan air kotor yang mengenang di lokasi tersebut. Tak hanya itu, di sisi kiri pintu masuk terminal juga ada terlihat tumpukan sampah yang belum diangkat.
Pemkot telah memastikan bahwa, akan turun dengan kekuatan penuh, diback up dari TNI-Polri, Satpol PP dan sejumlah instansi teknis terkait, Pemerintah menegaskan dalam penertiban tersebut tidak ada lagi kompromi.
Salah seorang personel TNI dari Rindam XVII/Cenderawasih Lettu. Inf. Antonius Hutabarat, mengatakan bakti sosial tersebut dilaksanakan dalam rangka HUT Kodam XVII/Cenderawasih yang ke-61 dan membantu pemerintah Kota Jayapura menangani sampah.
Dia juga mengatakan perlunya ketegasan dari pengelola pasar untuk mengatur tempat parkir yang baik demi menjaga kenyamanan para pembeli. "Perlunya ketegasan dari para pengelola Pasar itu, supaya diatur baik, mana itu tempat parkir, mana itu tempat jualan, harus diatur baik, supaya ketiga orang berkunjung di pasar itu juga bagus dan nyaman," lanjut Yopi.
Kondisi jalan di pasar Induk Youtefa tampak tergenang air, berlumpur dan licin, Minggu (5/5). Kondisi seperti ini sering terjadi usai hujan deras, sementara saat kemarau berdebu. (foto:Jimi/Cepos)
Geral mengaku hari yang paling ramai itu hari Sabtu dan Minggu dikarenakan hari libur. Menurutnya, hasil penarikan biaya parkir ini akan diberikan kepada pemilik hak Ulayat dalam hal ini Ondoafi sebagai tuan tanah.
Harga Bahan pokok (Bapok) di Pasar tradisional Youtefa, Distrik Abepura, Kota Jayapura terpantau naik. Para pedagang mengaku harga beras dan kebutuhan pokok lainnya di pasar tersebut mengalami kenaikan.
Petrus mengatakan, pemilik wahana pasar malam pernah datang ke kantor Disperindag meminta izin namun tidak diberikan. Ia beralasan, lokasi tersebut bukan lagi lokasi pasar. Lokasi utama yang direkomendasikan adalah Pasar Sentral Timika di Jalan Hasanuddin.
Selain ini, pengunjung di Sentra Kuliner Pasar Sentral Timika dalam dua tahun terakhir terpantau berkurang dan hanya rame di momen-momen tertentu saja seperti malam minggu. Ditambah lagi, banyak pedagang yang kini mogok berjualan akibat kondisi sentra kuliner yang sepi pengunjung.
Ada pedagang yang terlihat sudah berjualan ada juga yang masih terlihat sibuk beres-beres. \“Saya beres-beres dulu karena sudah mau masuk jualan,” ungkap Ati, seorang pedagang.
Disampaikan bahwa persoalan penataan pasar di Kota Jayapura memang menjadi perhatian serius DPRD bersama Pemerintah Kota Jayapura. Hanya saja dalam pelaksanaanya di lapangan terkadang berbenturang dengan berbagai kebijakan yang terjadi di luar aturan pemerintah.
Jadi menurut Mince, di dalam pasar yang telah disediakan pemerintah itu tidak bisa menampung dia dan teman-temannya untuk bisa jual di dalam. "Jadi begini kalau menurut saya di dalam pasar yang disiapkan itu tidak mampu untuk menampung kita yang di luar, " lanjutnta.
Harga bawang merah di Pasar Sentral Timika, Mimika, Papua Tengah kini naik menjadi Rp85 ribu di tangan pedagang dari harga sebelumnya Rp60 ribu hingga Rp65 ribu per kilogram.
Irwan menyebutkan, harga ayam seyogyanya sudah mahal sejak satu bulan yang lalu bahkan sebelum bulan Ramadhan. Namun, ia tidak mengetahui apa penyebab naiknya harga tersebut.
Keberadaan para pedagang yang berjualan di luar area pasar ini sangat berdampak terhadap kebersihan saluran drainase yang ada di samping kiri kanan jalan dan juga menyebabkan kemacetan lalu lintas menuju pasar dan akhirnya sehingga seringkali dikeluhkan.
Mama Ani misalnya, menurut dia, dari keberadaan bangunan sudah sangat baik dan bagus. Namun jika ditelisik lebih jauh ke dalam, sebenarnya ada beberapa persoalan yang dialami oleh para pedagang. Masalah yang paling dikeluhkan seperti pembagian area jualan yang disediakan pemerintah, dimana ukurannya terlalu kecil.
Ia kemudian merincikan harga semua barang jualan miliknya seperti Cabai rawit Rp 30.000/Kg, Cabai hijau Rp 25.000/Kg, Bawang merah Rp 28.000/Kg. Khusus Tomat kata La Odu, harganya naik turun tidak stabil, paling mahalnya itu Rp 20.000/Kg, dan standarnya Rp 15 000/Kg, sementara itu untuk Bawang putih harganya mencapai Rp 50.000/Kg dan beras terpantau masih stabil di Pasar Otonom, yakni di kisaran Rp15.000- Rp18.000/kg.
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Papua, Suzana Wanggai, mengatakan dalam sidak tersebut ditemukan sebagian pedagang yang menaikan harga Minyakita.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Petrus Pali Amba mengatakan, penertiban pasar sudah dimulai pada Rabu, 3 April 2024 pada bilik yang tidak lagi ditempati oleh pedagang sebelumnya.
Dari hasil pengawasan yang dilakukan, secara umum memang harga-harga barang kebutuhan pokok terutama Sembako di pasar tradisional Hamadi, jadi salah satu sampel, terlihat masih normal. Namun ada beberapa komoditi dan barang kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan.
Ketua Asosiasi pasar Jibama Markisa Kogoya mengatakan pasar Jibama mengaku jika pasar ini merupakan sebagai pasar titik sentral dari beberapa Kabupaten dari kawasan Papua Pegunungan yakni dari Kabupaten Yalimo, Kabupaten Mamberamo, Kabupaten Lanny Jaya, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Jayawijaya itu sendiri.
"Kami memang fokus menyiapkan untuk kebutuhan lebaran. Saya sendiri siapkan 700 ekor, yang masih hidup biasanya lebih dari itu, kalau kurang nanti ambil lagi di tempat lain, " jelasnya lagi.
arga beras premium di pasaran nampaknya mulai turun.
Pasalnya beras 99 yang sempat naik hingga Rp 20 ribu/kg, kini sudah kembali dijual dengan harga Rp 18 ribu/kg.
Ia menyebut kegiatan ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan laju inflasi di Papua.Menurut Susi, kegiatan tersebut juga merupakan wujud perhatian pemerintah terutama dalam bidang perekonomian di mana pihaknya menilai adanya kelesuhan daya beli masyarakat.
Ia menyampaikan kemungkinan rencana pengecekan itu akan dilakukan pada awal April mendatang, sementara saat ini Dinas Perindakop sedang melakukan sidak di Pasar tradisional seperti Pasar Youtefa, Entrop, Hamadi, Numbay, dan Koya timur.
"Jadi, awalnya saksi bernama Sunarman mendengar suara korban berteriak, lalu ia keluar rumahnya dan melihat api dari depan rumah kos korban. Saksi juga sempat memanggil korban namun tidak direspon,” kata Sunarman di lokasi kejadian.
Ahmad Sujana yang kembali terpilih dalam pemilu Legislatif ini, mengaku berkomitment memperjuangkan aspirasi masyakat di Kota Jayapura, secara khusus di Dapil Abepura. Ia berharap setiap persoalan yang ada di wilayah tersebut dapat ditangani dengan baik oleh pihak eksekutif.
Bambang seorang penjual ikan di PPI Hamadi mengungkapkan, sudah dari awal Maret, harga ikan di PPI Hamadi stabil. Kalaupun ada kenaikan tidak terlalu signifikan, bahkan sempat terjadi kenaikan pada saat hari puasa pertama.
Ia menjelaskan dalam kegiatan pasar murah tersebut pihaknya tidak membatasi konsumen namun menyasar ke masyarakat yang kurang mampu dengan jumlah paket sebanyak 12 ribu paket.
Ketua Asosiuasi Pasar Potikelek Wamena Yunita Gombo mengakui jika untuk penumpukan sampah yang ada dalam pasar Potikelek ini selama ini memang kurang perhatian petugas kebersihan juga tidak pernah masuk sehingga selain dua tumpukan besar sampah juga ada tumpukan sampah yang kecil bertebaran dalam pasar tersebut.
Dia menyebut sejumlah wilayah yang terkena dampak bencana banjir di Japsel itu, mulai dari SMA 4 kota Jayapura, Wilayah PTC Entrop, Hamadi Rawa, Argapura Bawa, Hamadi Angkatan Laut. Kemudian di Entrop juga terjadi Pohon tumbang dan menimpa satu unit mobil.
Gerakan pangan murah ini dikatakan menandakan bahwa pemerintah hadir ke tengah tengah masyasrakat guna memberikan kemudahan bagi umat saat memasuki hari hari besar keagamaan.
Kegiatan ini mengambil tema “Sinergi dan Kolaborasi Untuk Generasi Melek Investasi”. Diharapkan kegiatan ini bisa meningkatkan sinergi dan kolaborasi antara BEI dengan instansi perguruan tinggi, sekolah, pemerintah, maupun swasta yang telah memiliki kerjasama Galeri Investasi dengan Bursa Efek Indonesia.
Pantauan media ini, saluran air besar tersebut membentang sepanjang jalan masuk pasar otonom dan muaranya menyatu dengan Kali Acay di dermaga Abesauw. Kondisi saat ini ditumbuhi gulma yang hampir menutupi seluruh saluran air tersebut.
Dia mengatakan Pemerintah Kota Jayapura sebelumnya merencanakan untuk memindahkan lokasi Pasar tersebut ke lokasi yang lebih aman bebas banjir dan sebagainya.
Lanjut dia selain membangun kios, pihaknya juga telah membangun 4 unit MCK di sekitar lokasi Pasar Youtefa. Sementara itu untuk konstruksi bangunannya langsung dibangun permanen dimulai dengan penimbunan di beberapa lahan di mana menjadi tempat dibangunnya lapak milik para korban kebakaran tersebut.
Ia menjelaskan Pasar Otonom dibangun untuk dijadikan pasar pagi. Artinya aktivitas pasar ini hanya pada pagi hari saja, tidak sampai sore atau malam. Sementara itu untuk Pasar Youtefa memang didesainnya untuk pagi sampai sore hingga malam. Robert juga membantah terkait Pasar sepi dikarenakan penjualan yang ada di luar area Pasar.
Triwarno mengatakan, memang kondisi jalan masuk Pasar Lama Sentani harus diperbaiki dan ditata supaya lebih rapi dan tertib lagi, karena kondisi saat ini semrawut akibat ada pedagang yang berjualan di atas trotoar atau drainase , membuang sampah tidak pada tempatnya, sehingga mengakibatkan drainase tersumbat dan air mengalir ke jalan.
La Ode (42) pedagang di pasar Otonom mengungkapkan keluhannya terhadap kondisi pasar saat ini. Ia menyampaikan bahwa banyak Orang yang menjual dagangannya di trotoar atau di pinggir jalan sekitar Pasar, jadi pembeli tidak sampai masuk.
Akibatnya para pedagang memilih membangun lapak menggunakan dana pribadi. Walaupun tidak semua, tapi pantauan Cendrawasih pos, sebagian telah membangun kembali lapaknya. Bahkan ada yang membangun lapaknya secara darurat menggunakan terpal.
Ini kemudian menyebabkan Pasar Youtefa yang menjadi pasar Sentral terbesar di Kota Jayapura yang barus aja merayakan HUT ke 114 tahun ini, terkesan tidak terurus dan kumuh. Wargapun mengeluhkan kondisi itu dan meminta Pemerintah Kota Jayapura segera memperbaiki akses jalan masuk dan jalan penghubung di dalam area pasar.
Sejumlah sopir mengungkapkan, masih banyaknya terminal-terminal bayangan yang beroperasi di luar Terminal Pasar Sentral Timika mengakibatkan fungsi dari terminal itu sendiri tidak maksimal hingga sepi penumpang.
Untuk harga komoditi pertanian seperti cabai rawit Rp 50 ribu - Rp 60 ribu/kg, cabai besar dan cabai keriting Rp 60 ribu - Rp 70 ribu/kg, sementara untuk bawang merah dan bawang putih Rp 50 ribu dan Rp 45 ribu/kg.
Maces menyampaikan harga Bapok jelang Ramadhan di Kota Jayapura masih bisa dikatakan normal. Khusus untuk harga beras, Maces mengakui saat ini harga beras naik di kisaran Rp 18 ribu per kilo gram.
Triwarno mengaku telah melihat kondisi pedagang di jalan Pasar Lama Sentani kini yang kian semrawut dan sering terjadi kemacetan. Pasalnya, pedagang menambah lapak jualan di atas trotoar, sehingga pejalan kaki susah lewat trotoar.
Saat ditemui di Lasar Sentral Timika, seorang pedagang pasar bernama Mama Ece mengungkapkan, harga cabe rawit kini bertengger di angka Rp50 ribu hingga Rp55 ribu per kilogram. Kondisi ini kata Mama Eve sudah berlangsung dalam sepekan terakhir.
“Dari laporan para distributor, dipastikan stok bahan pokok di Papua aman. Meski tidak menutup kemungkinan akibat tingginya permintaan barang berpotensi menyebabkan kenaikan harga dari produsen maupun pemasok,” ucap Susi kepada wartawan.
Kepala Disperindagkop UKM Kota Jayapura Robert Awi, di Jayapura, Selasa, mengatakan para distributor juga telah menjadwalkan pengiriman bahan pangan ke daerah ini sebanyak dua kali dalam sebulan.
Diakuinya, harga telur Anpu dan telur lokal sedikit berbeda, telur Anpu dijual Rp 2.200 - Rp 2.500 per butir. Sementara telur lokal Rp 2.500 - Rp 3000 per butir. "Memang ada perbedaan karena telur lokal soal tahan lama, lebih tahan lama, sementara telur Anpu tidak bisa lebih dari sebulan, " terangnya.
Jukius Tabuni ditangkap pada Sabtu (2/3) di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. Ka Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terhadap 1 anggota KKB tersebut.
Kapolsek Abepura, AKP. Soeparmanto mengatakan identitas mayat berjenis kelamin laki laki itu diungkapkan pihak keluarga. Dimana dari keterangan keluarga mengakui bahwa mayat yagn ditemukan ini adalah Goleat Dewapa.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri Agus Yudianto, menyebut naiknya harga beras di Papua dipengaruhi naiknya harga barang dari daerah pemasok. Hal tersebut kata Jeri dikarenakan beras di Papua mengandalkan pasokan dari daerah lain.
"Sidak tersebut sebagai upaya pemerintah memastikan stabilitas harga bahan pokok. Termasuk ketersediaannya jelang ramadan. Kami mengecek harga bapok di pasar tradisional dan retail modern pasca pemilu dan jelang ramadan. Harganya terpantau stabil," kata Ridwan kepada wartawan.
Tujuan membeli hasil jualan mama-mama di pusat pasar Yokatapa pada Jumat (2/2/2024) adalah demi memberikan kenyamanan pasca kontak tembak sejak tanggal 19 - 24 Janurari lalu.
“Kunjungan Gibran Jumat (26/1) akan bertemu dengan tokoh adat Papua perwakilan dari beberapa wilayah adat, kemudian kunjungan ke pasar untuk mensosialisasikan program visi misi Prabowo-Gibran ke depannya,” ucap Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo Gibran Wilayah Papua, Ronald Antonio, kepada Cenderawasih Pos, Kamis (25/1).
Walaupun belum seluruhnya, namun pantauan Cenderawasih Pos, Senin (14/1) kemarin sejumlah lapak bekas kebakaran telah dibersihkan oleh masing masing pemiliknya. Tampak terlihat bongkahan kayu maupun seng tersusun rapi. Bahkan tanah di bangunan bekas kebakaran telah dibersihkan.
Bagaimana tidak, pertama ia mengaku sebagai pelaku tunggal dalam kasus pembakaran tersebut. Lalu saat melakukan aksinya ada dua warga yang sempat diamuk massa karena diduga sebagai pelaku. Nah disitu RN sempat melintas dilokasi pengeroyokan sebelum akhirnya ia memilih pergi menjauh dari pasar.
Dia menjelaskan, bantuan yang diberikan pihaknya itu berupa bahan makanan. Meskipun warga korban juga meminta bantuan kasur dan peralatan tidur dan dapur. Pihaknya menyanggupi dan akan segera memberikan bantuan. Sejauh ini Pemkot Jayapura sudah turun tangan dan sudah langsung menyerahkan bantuan makanan siap saji.
“Empat tersangka diamankan Tim Resmob Numbay yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota Kompol Agus F. Pombos, karena melakukan perbuatan melawan hukum yakni main hakim sendiri,” terang Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor D. Mackbon, dalam keterangan persnya kepada wartawan, Kamis (11/1).
Ternyata hal tersebut hanya dilakukan oleh RN seorang diri. Pelaku RN yang diamankan sehari setelah aksinya yakni pada 8 Januari sekira pukul 21.00 WIT tak jauh dari Masjid Asholihin Jl Gerilyawan, Abepura. Saat itu tak banyak melakukan perlawanan.
Polisi memastikan akan menindak tindakan perbuatan main hakim sendiri ini agar menjadi pembelajaran bagi semua warga kota untuk tidak cepat menyimpulkan apalagi terprovokasi.
Jeri meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu atau berita yang belum jelas kebenarannya, ia juga meminta agar masyarakat saling menjaga antara satu dan lainnya.
Pemerintah kota Jayapura melalui instansi terkait akan melakukan pembersihan pada puing-puing sisa-sisa kebakaran gedung pasar tersebut. Kemudian selanjutnya Pemkot Jayapura juga akan membangun kembali gedung pasar yang terbakar. Karena itu merupakan aset milik Pemkot Jayapura.
Menurut Muhsin, sejak pertama kali membuka usaha di Pasar Youtefa dirinya sudah bergonta-ganti jenis usaha. Dan yang terakhir ini dia membuka usaha baju cakar bongkar (Cabo)
Ada bangunan yang habis total dilhap api, ada juga yang hanya sebagian terbakar, dan sebagian lagi tidak tersentuh oleh api. Ssepertinya para pedagang di Pasar Youtefa harus terus siap siaga, baik itu antisipasi banjir maupun kebakaran.
Meski begitu, dirinya belum memastikan berapa kilometer panjang ruas jalan di dalam pasar itu yang akan dikerjai, termasuk item pekerjaan lainnya. Kata lain mengenai anggaran juga belum disebutkan untuk membiayai pekerjaan ruas jalan tersebut.
Menurtutnya, dalam waktu 2-3 hari jika sampah tersebut tidak diambil maka akan menumpuk banyak seperti yang terjadi tersebut. Karena sampah yang dibuang di TPS tersebut bukan hanya sampah dari dalam pasar, tapi juga masyarakat dari luar datang membuang sampah mereka di TPS Pasar Wamanggu Merauke.
Apalagi kenaikan harga barang kebutuhan pokok sudah terjadi sejak Desember 2023. Itu karena adanya hari raya keagamaan, dilanjutkan dengan seremonial peringatan pergantian tahun baru. Permintaan bahan kebutuhan pokok seperti makanan dan minuman cukup tinggi sehingga mempengaruhi tingkat inflasi secara nasional.
Alang Nurdin menjelaskan alasan pihaknya melakukan mogok tersebut terkait dengan kenaikan retribusi pemotongan yang diberlakukan Dinas ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke dari Rp 100.000 menjadi Rp 200.000 perekor sapi secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.
Pasalnya, patroli tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan Harkamtibmas, dengan tujuan untuk menampung segala informasi kamtibmas, isu-isu yang beredar maupun masukan dari masyarakat.
Dia menuturkan, buruknya akses jalan masuk ke dalam pasar membuat aktivitas masyarakat sedikit terganggu, baik pedagang maupun pembeli. Terutama pada saat mobilisasi barang- barang yang akan dijual belikan di dalam pasar.
Jalanan masuk rusak parah, disamping kiri kanan bangunan pasar mama Papua itu tampak bangunan lapak seadanya milik para pedagang lainya. Ada sejumlah masalah yang diungkapkan oleh para pedagang di pasar yang enggan memanfaatkan fasilitas bangunan yang ada.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri mengatakan, kebersihan lingkungan maupun kebersihan di Pasar Pharaa Sentani adalah tanggung jawab bersama, karena jika pasar terlihat bersih tentu pedagang berjualan dan pengunjung yang datang akan senang dan nyaman. Tidak ada sampah yang berserakan dan tidak ada bau tak sedap dari sampah.
Kapolsek Wamena Kota AKP Najamuddin, S.Sos, SH saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus penganiayaan tersebut dan mengatakan bahwa korban Rahmatul IFA (28) saat ini masih dirawat di RSUD Wamena dengan luka tusuk di bagian dada dan punggung sebelah kiri.
“Yang pertama cabai naiknya cukup tinggi, itu Rp 150.000 sampai Rap 160 ribu per kg, cabai keriting 100 ribu per kilo biasanya naiknya itu 60 sampai 70.000. Jadi melonjaknya sangat tinggi,"
“Sampai saat ini kami masih kumpulkan barang bukti dan saksi –saksi yang ada disekitar TKP untuk mencari tahu pelaku yang melakukan aksi kekerasan terhadap Korban, sebab keterangan awal dari warga taka da yang mengenal pelaku,”ungkapnya Sabtu (16/12) kemarin.
Suzana menyebut, dalam operasi pasar yang dilakukan ditemukan kenaikan harga pada minuman kaleng dan cabai. Untuk barang barang yang mengalami kenaikan harga ini, pihaknya sudah menindaklanjutinya.
Kresna Payokwa selaku Kepala Kantor Perwakilan BEI Papua mengatakan, selama tahun 2023 telah diadakan 12 kali kegiatan literasi pasar modal baik di sekolah-sekolah, maupun bekerjasama dengan Galeri Investasi Digital BEI.
Kepala Disnakerindag Kabupaten Jayawijaya Dr. Lukas W Kosay, SE, MSi memastikan jika untuk kenaikan harga bahan pokok itu tidak semuanya hanya beberapa saja seperti beras, tepung terigu dan telur itupun kenaikannya tak teralalu signifikan dan hanya betoh rada pada kenaikan yang standar contoh seperti beras kalau naiknya itu berkisar dari Rp.18000 sampai Rp 20.000 per Kg barulah mengkhawatirkan.
“Dinas Disperandagkop akan melakukan pengawasan kepada distributor ataupun ritel agar mereka tidak melakukan penimbunan atau menaikkan harga barang sesuai dengan kemauan mereka,” ucap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri Agus Yudianto, kepada Cenderawasih Pos, Senin (11/12).
Tentu ini menjadi salah satu kebanggan bagi perempuan Asli Orang Papua yang mampu berinovasi dalam pembuatan kerupuk dari bahan sagu. Bahkan kerupuk dari bahan sagu ini sudah pernah jual ke temannya sampai luar negeri yakni Belanda dan Amerika Serikat.
Kondisi ini tentunya akan menimbulkan kemacetan, tapi juga penataan pasar yang semakin terlihat amburadul. Jika tidak segera diatasi, maka perkembangan penjual pinang tersebut tentu akan semakin meluas ke area pinggir jalan baru. Bahkan memungkinkan di sepanjang jalan baru dekat area pasar akan diisi oleh penjual pinang.
Pasca penertiban pedagang dan bangunan di lingkungan Pasar Otonom Kotararaja beberapa waktu lalu, bukan membuat pedagang pasar ini menjadi tertib berjualan di lingkungan pasar. Justru yang terjadi, banyak pedagang yang berjualan di luar, di pinggiran jalan menuju pasar Otonom ini.
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan mulai gerah dengan ulah tingkah laku para pedagang kaki lima yang tidak mengindahkan aturan yang diterapkan oleh pemerintah kota Jayapura, terkait dengan penggunaan lokasi jualan yang semestinya harus di dalam pasar otonom.
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi melemah sebesar 0,06 persen atau 10 poin menjadi Rp15.705 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.695 per dolar AS.
Gubernur menyebut, kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan Road To Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2023. Rencananya pencanangan Road To HAKORDIA 2023 Papua digelar di Istora Papua Bangkit pada 14-15 November 2023.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Merauke Robert Mahuze, ketika ditemui media ini mengungkapkan bahwa penertiban yang dilakukan tersebut karena mobil pribadi atau plat hitam bukan angkutan umum, sehingga tidak boleh mengambil penumpang di dalam Termimal Pasar Wamanggu. ‘’Makanya, kita usir kalau ada mobil plat hitam atau pribadi di dalam,’’ tandasnya.
Kunjungan kerja Pj Gubernur Papua Ridwan Rumasukun ini tidak hanya sendiri, namun didampingi jajaran pimpinan OPD Pemprov Papua termasuk yang memiliki hajat pembangunan los pasar tersebut Plt. DPMK dan OAP Papua Max M.E.Olua, S.Sos,M.Si, Pj Bupati Jayapura dan jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Jayapura.
Tak tanggung- tanggung, setelah mengikuti kegiatan promosi ekonomi kreatif, pariwisata, seni dan budaya di Milan Italia. Pemprov Papua berkolaborasi dengan Hotel Borobudur mempromosikan Seni Budaya dan UMKM Papua melalui kegiatan "Discover Papua" yang diselenggarakan di Hotel Borobudur Jakarta, yang digelar mulai tanggal 4 sampai 25 November.
‘’Kalau masyarakat berpikir untuk sekarang. Sementara pertumbuhan kota, masyarakat tidak berpikir secara komplit. Saya kasih gambaran sekarang, besok perumahan di Blorep itu sudah berapa.
Meski, selama ini rutin melakukan penindakan terhadap pedagang yang berjualan di luar area pasar, namun tidak memberikan efek jera bagi mereka. Parahnya lagi, makin kesini justru semakin marak.
Penimbunan dan pembangunan drainase tersebut, telah diusulkan kepada Pemerintah Kota Jayapura. "Dua bulan lalu kami usulkan penimbunan ini ke pemerintah kota, dan telah direspon, nantinya tahun 2024 akan dianggarkan," kata Yati kepada Cendrawasih Pos, Rabu (25/10).
Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Danrem Agus Widodo, melaksanakan tatap muka bersama masyarakat Rawa Kasat untuk menunjukkan kehadiran TNI AD ditengah-tengah masyarakat sekaligus melihat secara langsung kondisi Pasar Ikan Tradisional Rawa Kasat sebagai tempat yang dapat memajukan perekonomian bagi masyarakat setempat.
Jhon meminta penjabat gubernur maupun penjabat wali kota bisa ikutan berbelanja di tempat ini, agar kondisi pasar yang terlihat mulai sepi bisa kembali ramai. Para pejabat bisa ikut mengajak warga lainnya berbelanja atau melakukan jual beli kebutuhan dapur di lokasi ini.
Padahal di dalam area pasar, masih banyak lapak yang tidak terisi. Hal ini jika terus dibiarkan tentu akan berdampak pada persoalan kesenjangan sosial antar pedagang itu sendiri. Pengelolan pasar jadi terkesan tidak jelas, karena tidak ada penindakan tegas dan solusi tepat untuk pedagang yang mengaku tidak dapat tempat, hingga harus berjualan di luar.