"Kami sangat bersyukur atas kebijakan pendidikan gratis dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Papua Tengah yang telah memberikan perhatian kepada anak-anak kami di pedalaman. Program ini sangat membantu o
Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang terjadi di Kabupaten Dogiyai beberapa waktu lalu. Menurut dia, pemulihan situasi keamanan dilakukan melalui berbagai kegiat
LBH Papua menilai operasi penyisiran aparat keamanan di sejumlah wilayah Kabupaten Dogiyai setelah peristiwa tersebut berdampak serius terhadap masyarakat sipil. Operasi itu disebut memicu terganggunya hak atas rasa aman warga, menimbulkan
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret 2026 lalu, kini memasuki babak baru. Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, mengonfirmasi adanya progres positif dalam
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan hak asasi manusia di wilayah Kabupaten Dogiyai. Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi, massa mulai berkumpul sejak pukul 0
Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur Trans Nabire–Enarotali dalam beberapa hari terakhir. Gangguan tersebut meliputi aksi penembakan terhadap kendaraan warga sipil
Menindaklanjuti laporan tersebut, Komnas HAM Papua telah menurunkan tim untuk melakukan investigasi di lokasi kejadian. Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua, Frits Ramandey mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya korb
Belum ada keterangan dari pihak kepolisian terkait kronologis kejadian ini. Informasi justru beredar dari beberapa platform media sosial. Dan dampak dari kejadian ini aparat akhirnya kini masih berjaga-jaga. Dari informa
Penyerahan SK secara simbolis itu diberikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI) Prof. Zudan dan Bupati Dogiyai Yudas Tebai kepada 4 perwakilan CPNS Kabupaten Dogiyai Formasi 2024.
Kapolres Dogiyai, Kompol Y. Mince Mayor, mengungkapkan bahwa korban yang merupakan staf honorer dan ia juga bekerja menjaga rumah dokter seorang dokter. Ia diduga menjadi korban kekerasan dari kelompok tak dikenal (OTK) yang sebelumnya menyerang aparat keamanan.
Kapolda menjelaskan Kasus kemarin di Dogiyai di latar belakangi dengan aksi perampokan oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK). “Ada sedikit kegaduhan kemudian salah satu pengendara motor melintas di lokasi kejadian dan
Ia mengalami luka bacok serius di bagian wajah. Sempat ditangani petugas medis namun akhirnya dilaporkan meninggal dunia ketika berada di dalam perjalanan menuju Nabire. Belum ada statemen resmi dari pihak kepolisian nam
Kapolres Dogiyai, Kompol Sarraju, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga mengenai kebakaran tersebut, dan segera bergerak ke lokasi kejadian bersama jajaran Polres Dogiyai untuk melakukan pengamanan serta
Melihat itu, Ilyas Sesa dan Amos Dandan segera melarikan diri. Namun, Dandan terjebak di tengah kerumunan massa dan akhirnya tewas akibat serangan benda tajam. Sementara itu, Yulius Sapa nyaris menjadi korban percobaan pembacokan menggunakan kapak, tetapi berhasil melarikan diri.
"Tim kami mendapat informasi adanya pengiriman amunisi yang diduga dibawa oleh Jemmy Magai Yogi, Panglima Kasad Divisi II Paniai. Kami kemudian melakukan pencegatan di wilayah Dogiyai dan berhasil menangkap tersangka bersama dengan sembilan orang lainnya," ujar Brigjen Pol Faizal.
Pembakaran ini terjadi sekira pukul 11.20 WIT dimana personel Polres Dogiyai yang dipimpin langsung Wakapolres, Dogiyai AKP Muhammad Tahir mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) pembakaran Gedung Sekolah tersebut. Setiba di lokasi, tampak dua ruang kelas sudah rata dengan tanah.
Saat dikonfirmasi, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Dogiyai, Yohan Kegakoto menjelaskan perpanjangan ini berdasarkan Surat BKN nomor B/4152/M.SM.01.00/2024 tentang persetujuan perpanjangan waktu pendaftaran seleksi CPNS tahun 2024.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo membenarkan kejadian tersebut. Benny mengatakan kejadian terjadi pada, Minggu (1/9) sekira pukul 16.05 WIT di jalan Trans Nabire Enatorali KM 192. Saat itu truk yang dikemudikan oleh Junaidi dan 2 penumpang Edwin dan Omar melintasi jalan tersebut.
Karenanya perlu ditinjau ulang penerapan sistem noken di Papua terutama Papua Tengah dan Papua Pegunungan pada masa yang akan datang. Menurut Petege, pemerintah mesti konsisten mengimplementasikan satu model demokrasi, apakah model demokrasi liberal ataukah demokrasi pancasila yang menjunjung tinggi asas musyawarah mufakat atau aklamasi.
Melalui surat bernomor 170/PL.02.2-Pu/9406/2024 tentang Pendaftaran Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai tahun 2024, Ketua KPU Kabupaten Dogiyai, Elias Petege menjelaskan, berdasarkan keputusan KPU Kabupaten Dogiyai Nomor 441 tahun 2024
Frans Dogomo menjelaskan, ada juga fasilitas publik yang hancur akibat bencana banjir dan longsor ini adalah akses jalan antar kampung putus dan beberapa sekolah terendam banjir.
"Jalan-jalan semua putus. Batas air hingga dada orang dewasa. Selain itu, SD Inpres Pona di Muniopa, SD Inpres Yepo, dan SD Yayasan Kasih Bapa ikut terendam hingga aktifitas belajar mengajar diliburkan," kata Dogomo.
Menurutnya, korban yang meninggal akibat terkena longsor ini, yakni seorang ibu bernama Dorthea Iyai yang sehar-harinya bekerja sebagai Guru Agama Protestan di SD Inpres Pona, ia tewas bersama anaknya, yakni Dekris Ode Anou, Enjelia Anou, dan Benny Anou beserta satu bayi dalam kandungan.
Dalam pelantikan PPD Se-Kabupaten Dogiyai, Ketua KPU Dogiyai, Elias Ramos Petege menyampaikan, calon anggota PPD yang ikut seleksi sebanyak 661 orang dan terakhir yang terpilih dan ditetapkan 50 orang.
Karena jalur yang terputus sangat vital, maka Pemprov Papua Tengah langsung berkoordinasi dengan Satuan Kerja PUPR Nabire Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nabire untuk mengatasi jalan yang putus tersebut. Langkah awal yang dilakukan adalah mengirim sejumlah alat berat ke lokasi longsor.
Kapolres Dogiyai, Kompol Sarraju membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, bangunan BPBD ini terbuat dari bahan kayu atau semi permanen sehingga api dengan cepat merambat ke seluruh bagian bangunan.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Benny mengatakan kejadian berawal Rabu (14/2) sekira pukul 13.00 WIT dua personel Polres Dogiyai yakni Bripka Natalius Rumpaidus dan Bripda Ellon Isak Rumbrapuk yang datang ke Kantor Distrik Dogiyai dengan tujuan mengantarkan makanan untuk personel pengamanan TPS yang berada di Distrik Dogiyai.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo membenarkan dua kejadian tersebut. Kabid Humas untuk kasus di Paniai, Benny mengatakan kejadian berawal dari adanya laporan anggota pengamanan KPU yang melihat adanya api yang berasal dari kantor tersebut.
“Kita hadir di Kabupaten Dogiyai ini harus ada manfaatnya, jangan keberadaan kita dengan kita disini dengan kita tidak ada sama saja, yang artinya kita tidak ada manfaatnya yang dirasakan oleh orang lain.” ujarnya.
Program Si-Ipar mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat sekitar. Hal ini ditunjang semangat tinggi anak-anak di Distrik Kigamani menjadi indikator keberhasilan program ini. Mereka kini menjadi binaan dari Satuan Tugas Binmas Ops Rasaka Cartenz 2023.
Dalam kegiatan ini, Kasubsatgas Ops Rasaka Cartenz AKP Michael Luther Ayomi S. Sos beserta 6 personel lainnya, turun langsung memberikan pembelajaran bagi 2 anak Binaan yakni Oscar dan Yanto.
Kegiatan Si-Ipar ini dipimpin langsung oleh Kasubsatgas Ops Rasaka Cartenz, AKP Michael Luther Ayomi, S. Sos, yang juga melibatkan 6 personel lainnya. Program belajar mengajar ini menjadi rutinitas dalam upaya meningkatkan literasi anak-anak yang tidak bersekolah atau telah putus sekolah seperti Rosa Yobe, Since, dan Eta Douw.
Ya, korban sehari-hari sebagai pengantar air galon bernama Jefri Limbong. Leher bagian belakangnya ditebas orang tak dikenal yang diduga merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Ribka menyampaikan bahwa aktivitas perekonomian dan pendidikan belum berjalan normal. Sehingga itu, butuh dukungan semua pihak untuk sama sama menjaga kondusifitas keamanan di Dogiyai.
Di hadapan kedua kepala daerah dan para ASN serta masyarakat di Dogiyai dan Deiyai, Mama Ribka Haluk mengatakan, dirinya berkantor di delapan kabupaten dengan membawa seluruh pejabat OPD nya dalam rangka untuk melakukan percepatan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat.
Ribka mengatakan, kantor yang dibakar tidak beroperasi dan tidak ada yang berkantor. Hanya saja, ketika ada peluang, pihak yang tidak bertanggungjawab melakukan aksi pembakaran tersebut.
Yang pertama adalah insiden terbakarnya kantor Bapedda Kabupaten Dogiyai. Belum diketahui apakah bangunan ini sengaja dibakar atau memang ada unsur kelalaian hingga terbakar.
Kepala Komnas HAM Papua Frits Ramandey menyatakan, sepanjang tahun 2022 dan tahun 2023 setelah adanya Daerah Otonomi Baru (DOB). Komnas menangani empat kasus besar yang terjadi di Dogiyai.
Aktivitas masyarakat kembali normal dan pembersihan terhadap bangunan yang dibakar sudah dilakukan, termasuk jalan yang sempat dipalang dibuka kembali, kata Brigjen Pol Ramdani di Jayapura, Selasa (26/7).
Lession Officer (LO) Polda Papua Papua Tengah, Kombes Pol Gustaf Urbinas menyampaikan bahwa pihaknya belum menerima laporan dari siapapun terkait korban sipil. Ia meminta siapa saja yang mengetahui kejadian ini bisa membuat laporan resmi sekaligus menunjukkan bukti adanya korban tewas. ”
Pemalangan yang sebelumnya dilakukan kelompok masyarakat termasuk situasi tegang kini berangsur pulih. Pihak kepolisian gabungan juga masih melakukan patroli untuk memastikan bahwa kondisi daerah kondusif.
Direktur LBH Papua, Emanuel Gobay SH.MH, Kapolda Papua perlu segera memproses hukum uknum pelaku penyalahgunaan senjata api menggunakan undang – undang darurat. Gobay menyebut ada tiga warga sipil yang tewas yakni Yakobus Pekey (20), Stepanus Pigome (19) dan Yosua Keiya.
Kapolres Dogiyai, Kompol Sarraju melaporkan bahwa anggota kepolisian telah berusaha membubarkan kegiatan palang yang dilakukan oleh OTK di Kampung Idakebo. Namun, saat anggota keluar dari kendaraan, ada satu OTK dari arah belakang melemparkan kampak ke arah mobil sehingga mengakibatkan kerusakan dan luka pada anggota yang terkena serangan tersebut
Kabidhumas Polda Papua Kombespol Ignatius Benny Ady Prabowo menyatakan, di daerah Dogiyai memang berkali-kali terjadi tindakan anarkistis yang melibatkan massa. Penyebabnya macam-macam.
“Dari Kamis malam hingga tadi pagi laporannya mereka masih lakukan pembakaran. Tentunya hal ini menjadi perhatian kita semua dan saya telah memerintahkan kabid Propam dan Kaops Polda Papua untuk ke Dogiyai,” jelas Irjen Fakhiri.
Situasi Kabupaten Dogiyai dua hari terakhir mencekam. Ini terjadi setelah massa melakukan penyerangan dan membakar rumah - rumah penduduk pasca tertembaknya dua warga sipil di kabupaten tersebut.
Kepala satu anggota satgas bocor dan mengeluarkan darah. Kabarnya, para OTK ini juga hendak melakukan perampasan senjata sehingga aparat terpaksa melepaskan tembakan dan ada salah satu warga yang terkena tembakan kemudian tewas.
Satgas Binmas yang dipimpin AKP Michael Luther Ayomi, S.Sos bersama personelnya menggelar Si Ipar yang bertempat di Kampung Bomomani Distrik Mapia Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah Selasa (11/7) siang.
Kegiatan kali ini dilakukan di Kampung Ikebo Distrik Kamu Kabupaten Dogiyai Provinsi Papua Tengah, Senin (22/05). Program itu sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.
Kebakaran gedung milik pemerintah di daerah pegunungan kembali terjadi. Kepolisian Resor Dogiyai saat ini tengah mendalami kasus kebakaran yang terjadi di Kantor Bupati Dogiyai sementara pada Sabtu (8/4) siang. Belum diketahui apa penyebab kebakaran apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian.
Kantor DPRD Kabupaten Dogiyai yang berada di Jl Trans Nabire – Enarotali terbakar. Polisi belum menyimpulkan apa penyebab kebakaran, apakah ada unsur kesengajaan factor lain. Saat ini Kepolisian Resor Dogiyai tengah mendalami kasus kebakaran yang menghanguskan sebagian ruang kantor tersebut.
Kepala Komnas HAM Papua Fritas Ramandey menyampaikan, pihaknya mendapatkan dua laporan dari warga yakni soal kasus penembakan sipil dan pembakaran buntut dari kejadian penembakan tersebut.
Soal kabar pengungsi ini dibenarkan Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo yang menyampaikan bahwa pihak kepolisian ikut mengawal perjalanan warga pendatang di Dogiyai menuju Nabire.
Menurut Ribka, pemilik kios yang tempat usahanya dibakar bagian dari korban yang tidak tahu menahu dengan persoalan yang terjadi. Saat ini, pihaknya sedang melakukan koordinasi untuk penanganannya seperti apa.
Dua pemuda dogiyai diduga ditembak aparat di perbatasan antara Dogiyai dan Nabire Totoke Tagia, Kampung Tugomani, Kabupaten Nabire pada Sabtu (21/1). Hal ini menyebabkan Yulianus Tebai tewas di tempat sementara Vincen Dogomo mengalami luka tembak di bagian paha.