Menteri LHK atau Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar memberikan sebuah penghargaan Adipura 2022 untuk sejumlah kota dan kabupaten, yang berhasil mengelola lingkungan dan kebersihan. Untuk pemerintah Kota sendiri, kali ini hanya mendapatkan penghargaan Sertifikat Adipura tidak tropi atau piala Adipura.
Untuk memastikan stok komoditas aman menjelang ramadan, Pemerintah Provinsi Papua akan melakukan pertemuan dengan para distributor. Plt. Asisten II Setda Papua, Suzana Wanggai menyampaikan, pertemuan tersebut untuk mengantisipasi kenaikan barang dan kelangkaan barang, terutama kebutuhan pokok masyarakat.
Sejumlah pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Phara Sentani, saat ini tetap melaksanakan aktivitasnya sebagai pedagang, meskipun mereka harus berjualan di luar gedung dan di pinggir jalan masuk pasar tersebut.
"Biasanya setiap awal bulan pembelanjaan sudah terlihat karena merupakan belanja bulanan, tetapi saat ini daya beli masyarakat justru menurun, karena penjualan kami sepi kalaupun ada tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, " Katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (8/1) kemarin.
Dua hari belakangan, intensitas hujan di Kota Jayapura mulai meningkat. Hujan yang mengguyur hampir di seluruh wilayah Kota Jayapura ini juga seperti biasa memberikan dampak di lokasi pasar Youtefa Abepura. Sejumlah titik terlihat digenangi air, dan membuat jalan di lingkungan Pasar Youtefa menjadi becek dan berlumpur.
Los lapak yang baru dibangun di Pasar Youtefa Abepura rubuh rata menjadi tanah, Rabu (8/2). Bangunan los ini berada di blok C dan merupakan salah satu dari tiga lapak yang dibangun oleh pihak Kodim 1701 Jayapura.
  Menurut Komandan Kodim 1701 Jayapura, Kolonel Inf. Richard Arnold Yeheskiel Sangari, pihaknya sejak minggu lalu, mengerjakan 4 los yang ada di Pasar tersebut. Ia pun menyebut sebanyak 35 personrl dikerahkan untuk membangun los yang ada di pasar Youtefa ini.
Lahan tersebut akan dijadikan pasar induk regional Kota Jayapura yang lahannya berada di depan Pasar Youtefa Otonom Kotaraja milik PT Skyline Kurnia Jayapura (Bintang Mas). Saat ini, telah dilakukan beberapa kali pertemuan.Â
Pasca kebakaran yang melanda Pasar Youtefa Abepura, Sabtu (7/1) praktis pedagang di 170 lapak/kios yang ada di pasar tersebut tak bisa berjualan dengan nyaman. Namun, desakan kebutuhan sehari-hari, mendorong mereka untuk segera bangkit berusaha lagi di pasar ini?
Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus Maclarimboen mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan dan telah memeriksa sekitar 13 saksi . Di samping itu pihaknya juga masih menunggu hasil uji laboratorium forensik terkait pengambilan sampel abu di sekitar lokasi kejadian.
Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura mulai membangun kios atau lapak jualan darurat bagi ratusan pedagang, yang menjadi korban yang terkena dampak dalam peristiwa kebakaran di Pasar Pharaa, Sentani, Jumat (6/1).
Korban kebakaran di Pasar Youtefa Abepura, harus menerima kepedihan yang mendalam, lantaran tempat jualan dimana mereka dapat mencari nafkah telah dilahap si jago merah, Sabtu (7/1) akhir pekan kemarin.
Jajaran Polres Jayapura telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait peristiwa kebakaran Pasar Pharaa Sentani, Jumat (6/8). Disamping itu, polisi juga sudah menurunkan tim labfor untuk mengolah tempat kejadian perkara.
Tak hanya dalam bidang pelayanan dasar di bidang kesehatan, pendidikan dan peningkatan ekonomi masyarakat, Penjabat Wali Kota Jayapura Dr Frans Pekey, Msi juga memaparkan capaian pembangunan di bidang lainnya.
 Pantauan Cenderawasih Pos di sepanjang jalan masuk pasar Youtefa Otonom, Distrik Abepura, tepatnya mulai dari depan Kantor BPOM Jayapura, sampai di depan lokasi Pasar. Berjejeran pedagang berjualan  menggunakan mobil pikap, sebagian menggelar dagangan hanya beralaskan terpal di pinggir jalan. Â
Menyikapi instruksi dari Pelaksana Tugas Harian Bupati Jayapura, Hana Hikoyabi, kepada pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayapura, dinas tersebut telah melakukan inisiatif untuk menggelar rapat bersama dengan sejumlah instansi terkait, untuk menyikapi dan mengantisipasi terjadinya inflasi di Kabupaten Jayapura.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayapura, Teofilus Tegai mengatakan, buruknya sistem kebersihan di Pasar Baru Sentani itu yang kemudian berdampak pada tersumbatnya saluran drainase karena ketidaksadaran para pedagang yang masih membuang kotoran, terutama sampah hasil kegiatan dan aktivitas jual beli di sembarang tempat.Â
  Walaupun demikian tidak membuat para pedagang lelah untuk berjualan. Dari pantauan Cenderawasih Pos, terlihat bagaimana pedagang mama-mama Papua yang hanya berjualan dengan beralaskan tikar.
 Menurutnya, para pedagan ini membuat lapak tidak sesuai aturan. Yakni melebihi tempat yang telah diatur, sedangkan bagi pedagang yang merasa belum mendapatkan tempat jualan akhirnya membuat lapak sendiri ini juga tidak diperbolehkan.
Masyarakat yang tinggal di sekitar jalan Pasar Lama Sentani selalu was-was saat hujan turun. Mereka sangat terganggu dengan kondisi ruas jalan yang seringkali tergenang air pada saat hujan tiba.