‘’Dari laporan yang kami terima, 5 ABK dari kapal itu berhasil diselamatkan masyarakat. Sedangkan 2 lainnya dilaporkan hilang tenggelam dan sampia hari ini belum ditemukan,’’ kata Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Merauke Rakia
Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Merauke Rekianus Samkakai, S.STP, MAP, saat ditemui menjelaskan, insiden itu terjadi sekitar 14 Juli 2026 ketika kapal Sardi 04 diduga melintas dan masuk ke wilayah perairan Papua Nugini.
Informasi yang diperoleh menyebutkan sekitar 18 ABK berada di tiga kapal tersebut. Dari laporan sementara, satu kapal dilaporkan tenggelam. Nahkoda KM Raditi Jaya, Basri, dikabarkan berhasil menyelamatkan diri setelah mendapat pertolongan
Dalam video yang beredar luas di media sosial, material vulkanik tersebut mengapung sangat rapat hingga menyerupai daratan baru, bahkan sebagian besar di antaranya telah terdampar dan menggunung di sepanjang bibir pantai Kabupaten Sarmi dan
Rekianus mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Port Moresby melalui staf konsuler, pengadilan di Papua Nugini telah menjatuhkan hukuman berat kepada sejumlah nelayan Indonesia yang
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu mengungkap jaringan peredaran narkotika yang masih beropera
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua Nugini dalam kurun waktu 2024 hingga 2026. Informasi tersebut diterima Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten Merauke Rekianus Samkakai mela
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menilai kerja sama layanan kesehatan dengan Papua Nugini (PNG) berpeluang membuka pengembangan hospital tourism atau wisata medis yang memberikan manfaat bagi sektor kesehatan sekaligus mendorong pertumbu
Keberadaan jenazah Nahkoda KMN Sardi Utama bernama Ahir yang sehari-harinya dipanggil Rizal belum jelas. Nahkoda KMN Sardi Utama Ahir yang sehari-harinya dipanggil Rizal itu tewas ditembak saat memasuki perairan PNG, pada 9 Juni 2026 sekira
Kasus penembakan terhadap nelayan Indonesia yang masuk ke perairan PNG kembali terjadi. Kali ini menimpa nahkoda KMN Sardi Utama. Nahkoda dari kapal tersebut bernama Ahir dengan panggilan sehari-hari bernama Rizal dilaporkan tewas dalam kej
"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total berat sekitar 427 kilogram. Nilai jual vanili tersebut diperkirakan mencapai Rp2,5 juta per kilogram atau dengan total estimasi sekit
Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan seorang warga negara asing asal Papua Nugini berinisial JP (40), yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis ganja di Kota Jayapura. Pelaku ditangkap di kawasan Kam
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja keras anggota di lapangan dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.
Kejadian bermula sekitar pukul 10.35 WIT saat petugas Bea Cukai melakukan pemeriksaan rutin terhadap seorang pelintas batas asal Papua New Guinea (PNG) berinisial SD (56), yang diketahui merupakan pegawai keuangan Pemeri
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp 250 juta untuk kapal pertama. Lalu untuk kapal yang ukurannya lebih besar diminta tebusan Rp 350 juta,
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam 2 tahun terakhir, dimana ratusan nelayan tersebut masih menjalani proses hukum dan penahanan di PNG maupun Aus
Pasalnya, di awal tahun 2026, dari Januari sampai pertengahan Maret 2026 ini, tercatat 11 kapal nelayan dari Indonesia lewat laut Kabupaten Merauke ditangkap oleh otoritas PNG dan Australia dengan jumlah 120 nelayan. Ini
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua, Kombes Pol Dr. dr. Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa MoU tersebut merupakan tindak lanjut dari penjajakan kerja sama yang telah dilakukan sebelumnya antara kedua belah pihak.
Rustan Saru menegaskan, kunjungan ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama Sister City antara Kota Jayapura dan Wewak, menjelang pembaruan perjanjian kerja sama. Kerja sama tersebut sekaligus menjadi langkah untuk
Kepala Kantor Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin mengatakan peningkatan ini didorong tingginya permintaan dari sejumlah negara tujuan ekspor seperti Papua New Guinea (PNG), Jepang, Cina, dan Amerika Serikat.
Agus Salim dan Sa’di berangkat dari Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Hamadi menggunakan satu unit perahu fiber bermesin ganda. Bekal yang mereka bawa pun sederhana beras, mi instan, dan telur. Bekal itu, menurut Nurul, me
Fungki yang didampingi Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan (KIP) Eston Erlangga mengatakan, secara keseluruhan ekspor ke PNG yang dilakukan melalui PLBN Skouw, Kota Jayapura tercatat Rp92.931.169.629.
Humas Kantor SAR Jayapura, Silvia Yoku, mengatakan pencarian telah dilakukan hingga mendekati perairan perbatasan Papua Nugini (PNG), namun belum membuahkan hasil.
"Kami sudah melakukan pencarian hingga ke perbatasan PN
Usai pertemuan, gubernur menegaskan pentingnya memperkuat hubungan persaudaraan dan kerja sama lintas batas antara Provinsi Papua dan Papua Nugini (PNG), mengingat kedua wilayah berbatasan langsung serta memiliki potensi
Rustan menegaskan, Kampung Mosso merupakan salah satu wajah NKRI di mata negara tetangga. Karena itu, masyarakat diminta untuk terus menjaga wilayahnya dengan penuh rasa tanggung jawab dan nasionalisme.
Direktur Reserse Narkoba Polda Papua Kombes Alfian menyebutkan enam wilayah rawan narkotika itu, yakni Kabupaten Pegunungan Bintang dan Jayawijaya di Provinsi Papua Pegunungan, Kabupaten Merauke dan Boven Digoel di Papua
Ratusan aparat berseragam lengkap, dilengkapi senjata laras panjang dan anjing pelacak dari Ditresnarkoba Polda Papua, menyisir satu per satu rumah warga di kawasan terse- but. Operasi terpadu ini dilakukan untuk menekan
Pertemuan penting ini menghasilkan 29 kesepakatan atau isu kepentingan kedua negara, di mana salah satu fokus utamanya adalah pemantapan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Distrik Waris, Kabupaten Keerom.
Selain ganja, kasus lain seperti pengunaan sabu-sabu juga termasuk menonjol, meskipun tidak sebanyak kasus ganja. Adapun perbandingan diperkirakan Zaka yakni satu berbadan sepuluh (1:10) jumlahnya.
Pelaku berinisial MV itu menyerahkan diri ke Mapolsek Abepura pada Minggu malam (2/11) sekira pukul 21.40 WIT, setelah sebelumnya sempat melarikan diri pascakejadian yang menewaskan korban di depan Masjid As-Sholihin, Ja
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, melalui Kasat Reskrim Kompol I Dewa Gede Ditya, menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, sebelum kejadian korban bersama beberapa orang sempat men
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Opsnal Intelair, langsung bergerak cepat menggunakan Kapal Taktikal 01 Polairud untuk melakukan penyelidikan dan patroli laut di sekitar perairan Holtekam, Kota Jayapura salah satu j
Kasubsatgas Gakkum Polair, Ipda Jarwadi, menjelaskan bahwa keputusan menyerahkan WNA itu kepada pihak Imigrasi diambil berdasarkan hasil pemeriksaan dan pertimbangan kemanusiaan, termasuk kendala komunikasi yang muncul a
Pj Sekda Papua, Suzana D Wanggai mengatakan, ada beberapa agenda yang akan dibahas dalam pertemun tersebut. Salah satunya adalah Angkutan Lintas Batas Negara (ALBN) Jayapura–Vanimo (PP).
Sidang perdana yang dipimpin Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Merauke Muhammad Irsyab Hasyim, SH tanpa kehadiran pemohon Robert Gebze. Pemohon diwakili kuasa hukumnya Kaitanus FX Mogahai, SH. Sedangkan dari pihak Kodaeral
“Border Trade Fair menjadi wadah untuk mempererat kerja sama dan meningkatkan ekonomi masyarakat perbatasan. Semua pihak akan terus membangun komunikasi aktif agar kegiatan ini berlangsung sukses,” ujar Suzana.
Bukan main-main, barang bukti ganja yang diamankan dari tangan pelaku mencapai
21.313,82 gram atau lebih dari 21 kilogram lebih. Ganja ini dikemas dalam berbagai ukuran, mulai dari plastik 1 kilogram, 5 kilogram, hingga
Dolfinus mengatakan, warga yang tak memilikiidentitas jelas soal kewarganegaraan adalah warga Mosso yang pada tahun 1960-an mengungsi ke Kampung Nyaukono di Kota Vanimo, Papua Nugini akibat operasi militer yang terjadi s
Hal ini disampaikannya terkait kondisi geografis Distrik Muaratami yang berada tepat di ujung perbatasan dengan Papua Nugini (PNG), sehingga rawan menjadi jalur masuk barang haram tersebut.
Menurutnya, pos lintas batas laut di dalamnya berisikan beberapa unsur terkait. Mulai dari TNI-Polri, Bea Cukai, BNN serta unsur lainnya. “Dengan adanya pos lintas batas laut, maka kita bisa menghindari hal-hal yang tida
Puluhan tahun silam, tepatnya ketika gejolak politik di perbatasan RI-PNG memanas, masyarakat Mosso terpaksa meninggalkan tanah leluhur mereka. Mereka memilih menetap di Kampung Nyao, Provinsi Wanimo Green, PNG, dan perl
Menurutnya, langkah ini penting agar proses pembangunan dapat berjalan optimal. Dengan status kewarganegaraan yang jelas, pemerintah memiliki dasar hukum yang kuat untuk memberikan perhatian penuh, baik dalam bentuk peni
“Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Keerom menyampaikan selamat hari ulang tahun ke-50 Papua New Guinea. Kami menyampaikan selamat dan sukses untuk perayaan tahun emas,” ungkap Bupati Gusbager kepada Cenderawasi
Dari 65 warga yang ingin bergabung dengan NKRI tersebut, sebagian diantaranya masih berstatus sebagai warga negara PNG. Sedangkan sisanya tidak memiliki kewarganegaraan baik PNG maupun Indonesia.
"Tersangka BM kami serahkan ke Kejaksaan beserta barang bukti. Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan narkotika golongan I jenis ganja dengan total berat mencapai 459,75 gram," ungkap AKP Febry.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, melalui Kasat Resnarkoba Polres Merauke Ipda Daniel Z. Rumpaidus, SH, MH didampingi Kasie Humas Polres Merauke Ipda Andre Msb, saat memberikan keterangan kepada wartawan mengungkapan,
Laksamana Pertama TNI Joko Andriyanto mewakili Komandan Kodaeral XI saat menggelar konference press menjelaskan, penangkapan ini bermula saat personel Posal di Torasi mendapat informasi intelejen dan menindaklanjuti info
"Untuk 24 nelayan kita dari Merauke yang ditangkap di bulan November 2024 lalu telah diberi keringanan hukuman penjara," kata Kepala Badan Pengelolaan Daerah Perbatasan Kabupaten Merauke Rekianus Samkakai, S.STP, MAP, ke
‘’Dendanya sangat besar. Kalau dengan kurs 1 Kina sebesar Rp 4.000 maka setiap ABK dikenakan denda Rp 160 juta. Sedangkan untuk Nahkoda kenakan denda Rp 600 juta setiap nahkoda kapal,’’ jelasnya.
Keempat terdakwa yang disidang, yakni Adrian Lohumbo , Nimbaken Tibli, Amstrong Kupe dan Melchior Nemo. Kepada Cenderawasih Pos di PN Jayapura, Kuasa hukum Dr. Anthon Raharusun, S.H.,M.H mengatakan keempatnya dituduh mel
"Ada beberapa UMKM yang saat ini berupaya melebarkan usahanya sehingga dapat mengekspor produknya ke PNG dan negara Pasifik lainnya," kata Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Jayapura Fungki Awal
Taufik Latarissa yang juga sebagai Ketua DPW PKB Provinsi Papua Selatan ini mengatakan jika nelayan yang mengalami gangguan jiwa tersebut sudah dibawa ke pusat pemeriksaan Kesehatan semacam puskesmas di Indonesia.
Banyaknya warga PNG yang masuk dan berbelanja karena harga berbagai jenis barang itu lebih murah dibanding di negaranya, kata Kepala Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw Ni Luh Puspita kepada Antara, Selasa di Jayapura.
Banyaknya warga PNG yang masuk dan berbelanja karena harga berbagai jenis barang itu lebih murah dibanding di negaranya, kata Kepala Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw Ni Luh Puspita kepada Antara, Selasa di Jayapura.
Dia mengatakan warga PNG itu masuk ke wilayah Indonesia melalui PLBN Skouw dengan membawa dokumen, baik kartu pas lintas batas tradisional yang berlaku bagi warga kedua negara yang bermukim di perbatasan ataupun surat ke
“GM merupakan target dari tim opsnal Reskrim Polres Jayapura. Dalam proses penyelidikan, diketahui bahwa GM menguasai barang bukti berupa sepeda motor hasil curian dan berada di seputaran Skouw, tepatnya di Kampung Mosso
Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas klaim kuasa hukum WNA tersebut, Anthon Raharusun. Empat warga PNG yang kini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Abepura sejak 7 Mei 2025 adalah Adrian Lohumbo (CEO We
Keempatnya merupakan staf Kesehatan dari West Sepik Province dan datang ke Jayapura atas undangan resmi Kepala Rumah Sakit Bhayangkara, AKBP Rommy Sebastian, untuk menjajaki kerja sama bidang kesehatan antar kedua negara
Dari pantauan Cenderawasih Pos, suasana kampung tidak beda jauh dengan pemukiman yang lainnya, aktivitas masyarakatnya juga hening dan lancar-lancar saja, seolah-olah tidak terjadi sesuatu. Dalam kunjungan Wali Kota Jaya
"Tim mendapatkan informasi adanya pergeseran narkoba jenis ganja dari Kampung Mosso menuju Kota Jayapura dengan menggunakan sepeda motor. Merespon informasi tersebut, tim bergerak cepat dan melakukan pengamatan hingga be
Maraknya peredaran di kawasan ini sudah menjadi catatan besar bagi pemerintah, TNI-Polri dan seluruh lapisan masyarakat khususnya warga Kampung Vietnam. "Peredaran ganja di sini seperti tidak ada penghalang, ini sangat b
Komandan Satrol Lantamal X Jayapura, Kolonel Laut (P) Dedy Obet, menjelaskan bahwa para pelaku kedapatan melakukan penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dari Indonesia ke PNG, serta membawa masuk sirip h
Faktor kekerabatan salah satu pemicu sebagian warga Papua Nugini memilih tinggal di Indonesia dalam hal ini wilayah Jayapura. Terutama, di kampung-kampung yang berbatasan langsung dengan PNG. Seperti Kampung Skouw Sae, S
Guna menekan aktivitas penyelundupan tersebut, Satrol Lantamal X kini masif melakukan patroli laut. Salah satu kegiatan patroli dilakukan pada Jumat (13/6), di mana Tim Quick Response (TQR) Satrol Jayapura melaksanakan p
Almarhum diketahui merupakan cucu dari Ondoafi Stenis Chilong Tanfa. Hanya saja, penyebab korban meninggal dan ditemukan di wilayah Otonom Abepura, belum diketahui pasti. Polresta Jayapura Kota, melalui Polsek Abepura ma
Kolaborasi dilakukan dengan polsek jajaran, satuan seperti Satreskrim dan Satpolair, hingga koordinasi dengan Polres lain serta Polda Papua. Selain itu, unsur eksternal seperti TNI, Bea Cukai, dan BNN juga dilibatkan dal
Pemerintah Kota Jayapura melalui Plt. Sekda, Evert N Merauje menyarankan untuk perlu ditinjau kembali perjanjian Internasional dengan Negara Papua New Guinea (PNG) untuk menyikapi maraknya warga PNG yang berkeliaran
Penangkapan ini merupakan hasil dari pemantauan dan pengembangan informasi selama beberapa hari terakhir. Dimana saat ada gerak-gerik mencurigakan, petugas langsung melakukan pengejaran terhadap 2 pemuda yang mengend
Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Kombes Pol Alfian, mengungkapkan bahwa penangkapan pertama dilakukan pada Rabu, 21 Mei 2025. Anggota Satuan Narkoba Polres Boven Digoel menangkap seorang pria berinisial EF (32),
Kata Abisai Rollo bahwa ada banyak tindakan kejahatan yang terjadi di daerah perbatasan RI-PNG ini. Namun setelah ditelusuri kejahatan ini banyak dilakukan oleh warga dari PNG yang masuk secara ilegal ke Kota Jayapura
Adapun identitias kedua pelaku yakni seorang pria WNI berinsial YO (33) dan seorang laki-laki WNA asal PNG dengan inisial GM dengan barang buktinya ganja 7,4 kilogram. Menyikapi hal ini, Abisai Rollo menegaskan bahwa
Dari tangan keduanya, polisi menyita 377 kantong plastik bening berisi ganja siap edar yang dikemas dalam sebuah tas ransel berwarna hitam. Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Febry V. Pardede, mengungkapkan
Sebenarnya, kata Abisai, tidak ada persoalan mereka tinggal di Negara Indonesia, hanya saja perlu dilengkapi dengan dokumen resmi dan tidak terlibat dalam aksi-aksi kejahatan yang justru merusak masyarakat di daerah te
Bagaimana tidak, dalam perjalannya ia menemukan puluhan warga negara asing (WNA) asal Papua New Guinea (PNG) yang tidak memiliki dokumen. Menurut Abisai Rollo, lokasi Transad disinyalir telah menjadi sarang aktivitas kej
Sebab menurut Ramses, kawasan perbatasan RI-PNG masih sering disalah gunakan oleh sebagian masyarakat. Bahkan ia menyebut bahwa penyelundupan narkoba di wilayah perbatasan cukup tinggi.
Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen melalui Kasat Narkoba AKP Febry V. Pardede menjelaskan bahwa penangkapan bermula dari laporan masyarakat yang menyebutkan akan ada transaksi narkotika jenis g
Enkai Kaekin sebelumnya diserahkan oleh pihak Lapas Abepura kepada Kantor Imigrasi Jayapura pada Jumat (18/4). Setelah itu, Imigrasi Jayapura langsung berkoordinasi dengan Konsulat Papua Nugini di Jayapura untuk mengu
Diketahui, ketiga kapal penangkap ikan yang ditangkap pada 14 Maret 2025 itu yakni KMN Akifah 01 dengan jumlah 8 ABK, KMN Bintang Samudera 92 dengan jumlah 6 ABK. Keduanya, kapal nelayan dari Kabupaten Merauke. Kemudian
Dilaporkan ketiga kapal yang ditangkap dalam operasi gabungan PNG dan Australia itu yakni KMN Akifa 01 dan KMN Bintang Samudra 92 dari Merauke serta KM Eka Jaya (jenis kapal cumi) asal Jawa. Ketiganya lego jangkar di Pelabuhan Port Moresby dengan jumlah 40 nelayan.
"Karena ini rumah sakit tipe B, maka ini menjadi rumah sakit rujukan untuk masyarakat yang ada di tanah Papua. Bukan hanya itu, dicita-citakan akan menjadi rumah sakit rujukan untuk negara-negara di Pasifik Vanuatu, PNG, Fiji, dan negara lainnya di pasifik, jadi mimpinya itu pemerintah cukup besar,"katanya.
"Yah sudah tahu sendiri kan bahwa Koya ini dekat sekali dengan perbatasan (PNG) dan banyak ganja atau narkoba termasuk minuman keras yang berseliweran. Kalau tidak dipagari saya kasihan anak-anak ini," kata penasehat atau pengelola Paroki St Petrus Koya Tengah, Pastor Jhon Jonga saat ditemui Sekwan, DPR Papua, Dr Juliana Waromi, di Koya Tengah
Dari rangkaian aksi kekerasan bersenjata yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua Pegunungan selama ini menimbulkan banyak tanya. Ada yang menanyakan secara polos, darimana amunisi atau senjata yang digunakan oleh KKB selama ini?. Mengapa seperti tak habis-habis? apakah KKB juga memiliki pabrik untuk membuat peluru atau senjata?
Banyaknya peredaran ganja di Kota Jayapura ini terungkap dari hasil pengungkapan Polrestas Jayapura Kota. Dimana sepanjang bulan Februari 2025 saja, Polresta Jayapura Kota berhasil mengungkap 8 kasus peredaran narkotika golongan I jenis ganja. Dari operasi tersebut, polisi menyita barang bukti sebanyak 7.030 gram atau 7 kilogram ganja.
Meskipun dia tidak merincikan berapa persentase vanili yang berhasil masuk Indonesia secara ilegal setiap tahunnya, namun menurutnya, potensi masuk melalui penyelundupan itu cukup banyak.
Ketua Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Papua Ronald Antonio menyebut bahwa pemanfaatan potensi pasar tersebut harus dioptimalkan sehingga butuh dukungan semua pihak untuk menggarapnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, JK berencana menjual barang haram tersebut di sekitar PLBN Skouw. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa plastik kecil berisi tembakau, tas ransel bermotif abstrak yang digunakan untuk menyimpan ganja, serta uang sebesar 22 Kina, yang jika dikonversi ke rupiah senilai Rp 79.200.
Wisata perbatasan RI-PNG ini memang menarik perhatian masyarakat. Sebab, untuk liburan ke luar negeri, wisatawan tak perlu repot berpikir, biaya maupun tempat penginapan. Sebab, untuk menginjakan kaki di luar negeri, yakni PNG, tak perlu berpikir untuk menginap, jika ingin melihat pesisir pantai negara PNG dari ketinggian di batas RI-PNG di Wutung.
Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Merauke Rekianus Samkakai, S.STP, MAP, saat ditemui media ini mengungkapkan, ke-24 nelayan Indonesia asal Kabupaten Merauke yang ditangkap Otoritas PNG karena masuk wilayah perairan PNG secara ilegal melakukan penangkapan ikan masih menjalani pehanan di penjara Bomana, PNG.
Dia menjelaskan pihaknya akan terus berkolaborasi dengan Bea Cukai, Satgas Pamtas RI-PNG dan Polda Papua guna melakukan upaya dan pencegahan peredaran narkoba seperti rutin melaksanakan patroli di jalur perbatasan RI-PNG.
Ia menjelaskan untuk hari biasa, warga PNG yang melintas mencapai 2.000-an orang dan saat ini terjadi lonjakan signifikan. Terkait penggunaan surat keterangan, kata Mathilda, hanya digunakan hingga ke pasar perbatasan yang dapat dijangkau dengan berjalan kaki.
Ribuan warga PNG itu masih menunggu pemerintahnya menyerahkan dokumen yang hanya diberikan kepada mereka yang memiliki hubungan kekerabatan dengan keluarga di Indonesia seperti dengan keluarga di Kota Jayapura, Papua.
Pemerintah PNG, kata Rakianus Samkakai, menolak usulan pembangunan pos lintas batas negara di Kali Torasi tersebut dengan alasan bahwa pos lintas batas yang ada sekarang dibagian selaian sudah cukup. Yakni, untuk Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota di Indonesia dan pihak PNG memiliki pos lintas batas di Weam. ‘’Kalau kita di Indonesia ada di Sota, tapi kalau dari PNG ada di Weam,’’ katanya.
Di tengah pelaksanaan tugas operasi pengamanan perbatasan Indonesia-Papua Nugini, mereka turut berusaha memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Kampung Sorry, Distrik Aifat Selatan, Maybrat, Papua Barat Daya.
Menurut Purba, selain itu pihaknya melakukan penindakan pro justitia terhadap 109 WNA hingga ke tahapan putusan di mana jenis pelanggarannya seperti penyalahgunaan izin tinggal, overstay, dan tidak dapat menunjukkan dokumen keluar masuk wilayah Indonesia.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, mengatakan kerja sama ini merupakan sesuatu yang sangat penting dalam pengembangan potensi wisata baik yang ada di PNG maupun Kota Jayapura sehingga menarik banyak pengunjung dari kedua negara tersebut.
Saat ini pihaknya sedang membahas terkait rencana pertemuan bilateral antara dua negara. Pertemuan tersebut untuk membuat Standar Oprasional (SOP) tentang pergerakan transportasi untuk lintas batas.
Kasat menerangkan, Tersangka Boy yang merupakan WNA asal PNG diserahkan ke pihak Kejaksaan lantaran berkas perkaranya sesuai laporan polisi atau perbuatan yang dilakukannya telah dinyatakan lengkap / P.21.
"Pelaku mendatangi rumah korban, yang mana saat itu pelaku telah mengetahui bahwa korban akan ingin turun ke Arso, kemudian melakukan pembacokan kepada korban dengan menggunakan parang yang telah dibawanya,” ungkap Kapolres Keerom, AKP Jetny L. Sohilait dalam pers rilisnya.
"Festival musik reggae juga merupakan salah satu kalender event dari Dinas Pariwisata Kota Jayapura di mana ini bertujuan untuk membangkitkan sektor ekonomi kreatif (Ekraf)," ujarnya.
Menurut Darmawan, jika ditarik garis lurus dari dermaga Merauke, lokasi kejadian berjarak sekitar 87 kilometer ke arah selatan atau tidak terlalu jauh dari perbatasan perairan dengan negara Papua New Guinea (PNG).