Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel di Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura Papua. Seperti diketahui kegiatan tersebut melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kepala-Kepala Sekolah dan stakeholder terkait lainnya.
Herlina menjelaskan, workshop yang dilakukan ini lebih pada penguatan yang sudah dilakukan selama ini terkait dengan ketersediaan fasilitas kesehatan yang ada baik di tingkat pustu, puskesmas, klinik kesehatan maupun rumah sakit. Namun secara internal di masyarakat, bagaimana masyarakat bisa hidup bersih dan sehat.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Herlina Rahanggiar mengungkapkan bahwa dari 1 minggu pelaksanaan imunisasi Polio tersebut sudah tercatat 30,5 persen dari target 119.922 anak yang akan diimunisasi di Provinsi Papua Selatan.
Dalam kegiatan tersebut turut dilibatkan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, UPT Kementerian Sosial, Balai Kementerian Kesehatan, hingga Tokoh Adat, Tokoh Adat, WHO, TNI Polri, Pramuka.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari mengatakan pelayanan kesehatan di daerah perbatasan negara harus ditingkatkan dan harus menjadi yang terbaik.
Terlebih kata dr Aaron, penyebaran virus polio di lingkungan masyarakat didukung dengan perilaku hidup yang tidak bersih dan sehat, tidak tersedianya jamban sanitasi dan sikap masyarakat yang cuek.
Kendati demikian, Dinas Kesehatan Provinsi Papua mengaku pihaknya saat ini tidak terlalu memikirkan kasus Covid melainkan kasus Polio yang kini sudah berada di Papua Selatan, Papua Tengah dan Papua Pegunungan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari menjelaskan, setelah covid-19, capaian imunisasi di Kota Jayapura memang sudah tidak bagus, bahkan secara global. Di kota Jayapura masalah ini disebabkan karena kurangnya logistik.
Dia mengatakan, tahun ini secara khusus untuk anggaran penanganan DBD tidak dianggarkan, Karena untuk penanganan DBD ini yang paling efektif itu adalah pemberantasan sarang nyamuknya.
Robby mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir, sebab Pemerintah Provinsi Papua telah merespon isu tersebut dengan serius. "Gubernur langsung printahkan untuk tanggulangi masalah stok obat ini, dan kami sudah urus semuanya," kata Robby.
Direktur RSK Abepura, dr. Guy Emma Come ketika dikonfirmasi wartawan di ruangannya mengatakan penutupan pelayanan kesehatan RS Khusus Abepura ini hanya dilakukan satu hari saja yakni Selasa 21 Mei 2024 kemarin.
Arinius mengklaim, secara manual cakupan vaksinasi di Papua 76,5 persen. Namun secara aplikasi angkanya masih di bawah. Hal ini dikarenakan teman teman sudah melakukan pelayanan di lapangan, namun tidak diinput dalam aplikasi Asik sehingga tidak terbaca.
Seperti yang dikatakan Kepala Dinas Kabupaten Jayapura Khairul Lie melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Kabupaten Jayapura Pungut Sunarto bahwa kasus malaria di Kabupaten Jayapura di tahun 2022 tercatat mencapai 47 ribu yang tersebar di 19 distrik Kabupaten Jayapura, namun data di tahun 2023 kini sudah menurun.
Dia mengatakan dari kasus yang cukup tinggi di bulan Februari dan Maret itu menyebabkan dua orang meninggal dunia. Kasus DBD ini cukup tinggi terjadi di 2 bulan tersebut, karena hal ini juga dipengaruhi dengan adanya faktor cuaca atau alam El Nino, kadang panas kadang hujan yang menyebabkan cuaca tidak menentu dan mempengaruhi daya tahan tubuh seseorang, sehingga menyebabkan seseorang sakit terutama mengalami DBD.
Karena itu dia meminta dan mengingatkan masyarakat di Kota Jayapura supaya waspada dengan terus menghindarinya, salah satunya menggunakan masker terutama bagi mereka yang sudah terkena penyakit tersebut.
Dana Otsus tersebut digunakan untuk pembiayaan mendekatkan aksesibilitas terhadap layanan Kesehatan melalui penyediaan Puskesmas Pembantu di Kampung Aurina dan Kampung Kamikaro, Distrik Airu.
Selain bekerjasama dengan bidang, kesehstan KO-Sehat ini juga akan bekerjsama dengan tokoh agama, seperti misionasir misionaris disetiap wilayah baik di Papua Tengah sendiri, tapi juga beberapa Provinsi lainnya.Tidak hanya itu, Progam KO-Sehat juga bekerjasama dengan beberapa maskapai penerbangan. Tujuannya kata Sumule, untuk mendukung progam KO-Sehat berjalan dengan baik.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevil Muskita menjelaskan bahwa rata-rata puskesmas pembantu yang tidak beroperasi tersebut berada di kampung-kampung lokal.
"Selama libur dan cuti Hari Raya Idul Fitri, pelayanan kesehatan tetap berjalan normal, dimana Dinkes Kabupaten Jayapura dan Direktur RS Yowari sudah mengatur jadwal pelayanan dengan baik, sehingga dari tahun ke tahun tidak ada masalah,"ungkapnya, Senin(1/4) kemarin.
"Kalau bantuan saat ini dari partai, ada satunya dari Partai PKS, hari pertama mereka meninjau lokasi, kemudian memberikan bantuan makanan dan sembako, sementara dari Dinas Sosial, tetap memberikan pelayanan berupa makanan siap saji selama satu minggu," jelasnya.
Dia memastikan, tidak ada pengaruh yang terjadi sejauh ini sejak manajeman RSUD Jayapura menyatakan putus hubungan dengan Pemkot Jayapura. Meski sebelumnya yang dikhawatirkan faskes yang ada terjadi penumpukan pasien. Namun nyatanya sampai saat ini masih dapat ditangani dengan baik.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari mengatakan, tahun 2023 lalu, jumlah warga Kota Jayapura yang mengidap TBC mencapai lebih dari 2.300 orang. Itu ditemukan melalui program program yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Jayapura. Tidak saja di fasilitas kesehatan tetapi juga melalui kader-kader yang sudah direkrut.
Dikatakan, stunting di Kota Jayapura masih cukup tinggi. Jumlah pada tahun 2023 lalu mencapai 2000-an kasus. Di satu sisi upaya penanganannya masih saja terus dilakukan oleh pemerintah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nervil R. Muskita ditemui media ini membenarkan adanya fogging yang sedang dilakukan di sejumlah kelurahan dalam Kota Merauke saat ini untuk membunuh nyamuk dewasa demam berdarah tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Tengah, Dr Silwanus A Sumule, SpOG (K)., MH.Kes, menyebut ini kali kedua pihaknya menjalin kerjasama dengan rumah sakit yang ada Provinsi Induk untuk program Kartu Otsus Sehat (Ko-Sehat).
Dimana target nasional IDL harus mencapai 95 persen. Sementara di Provinsi Papua pada tahun 2023 hanya 76,3 persen. "Angka tersebut memang melewati Papan Tengah, namun kita perlu ada pembenahan, untuk mencapai target nasional," ujarnya, Kamis (1/2).
Karena itu, pihaknya meminta seluruh masyarakat di Kota Jayapura untuk waspada terkait penyebaran penyakit tersebut, terutama pada saat musim penghujan tiba. Meski tidak disebutkan secara detail presentasi peningkatan yang sudah terjadi belakangan ini, namun dia menyebutkan kenaikan atau peningkatan jumlah kasus diare dan ISPA di Kota Jayapura belakangan ini cukup tinggi jika dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.
“Terjadi peningkatan DBD di sejumlah wilayah di Papua Selatan, diantaranya di Mappi dan Merauke,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. BC.Herlina Rahangiar, Mars, kepada wartawan di Kantor Gubernur Papua Selatan, Kamis (25/1).
Sehingga Kabupaten Jayapura juga komitmen menurunkan angka stunting hingga di bawah 14 persen. Hal ini dikatakan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Edward Sihotang, kepada wartawan Cenderawasih Pos, Kamis (25/1) kemarin.
Kegiatan teritorial ini Kolaborasi antara Satgas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel,nPapua Selatan dipimpin Letda Inf.Rohman Sarun selaku Danpos Arimob, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dari orang dewasa dan anak anak berlangsung di kantor balai desa Kampung Maju Distrik Arimob, Kabupaten Boven Digoel.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dr. Willy E Mambieuw , SpB menyatakan awalnya Kabupaten Jayawijaya memiliki kenaikan angka Stungting hingga 29 Persen untuk untuk tahun 2023, namun karena teman –teman puskesmas di Distrik melakukan validasi data ada penurunan 28 Persen, artinya hanya 1 persen.
Kepala Dinas Kesehatan dr. Willy Mambieuw, SpB menyatakan sesuai dengan arahan dari PJ Bupati Jayawijaya terkait dengan pelayanan kebutuhan dasar sehingga penyesuaian diarahkan untuk mengaktifkan rumah sakit Pratama di Kimbim karena sudah selesai di bangun dan juga telah diresmikan di tahun lalu.
Dalam workshop dan evaluasi yang berlangsung selama dua hari, 10-11 Januari di Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom lebih menekankan penerapan Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) dilanjutkan dengan penginputan data imunisasi di aplikasi ASIK.
"Ini akhir tahun dan kita mesti membahas apa kinerja kita sepanjang tahun 2023 seperti capaian seperti apa, masalahnya dimana dan tahun depan kita bagaimana,"kata Ni Nyoman Sri Antari, Kamis (2/12).
Dia mengatakan, secara nasional penyebaran Covid-19 belakangan ini memang mulai meningkat kembali. Sehingga ini yang perlu diantisipasi sedini mungkin. Apalagi belajar dari kasus sebelumnya, fasilitas kesehatan bahkan sulit untuk mengatasi semua pasien yang terpapar Covid-19. Selain itu, pernah terjadi kelangkaan oksigen termasuk alat pelindung diri bagi para tenaga kesehatan.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Edward Sihotang mengatakan, mulai tahun 2023 dan 2024 semua Puskesmas sudah wajib terakreditasi dan Dinkes Kabupaten Jayapura pada tahun 2023 ini telah membiayai 20 Puskesmas melalui survei akreditasi dan sisanya dibiayai tahun 2024 untuk Puskesmas Distrik Gresi Selatan dan Puskesmas Distrik Airu.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan Pencegahan, Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk Provinsi Papua Selatan Suardi, S.KM, M.Kes, mengungkapkan bahwa keempat balita tersebut diketahui positif campak setelah pihaknya menerima hasil pemeriksaan laboratorium.
‘’Kita kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke. Jadi kami bekerja sama untuk memastikan pertama keamanan pangan menjelang Natal dan tahun baru. Ini kami sudah jalan di Kota dan beberapa distrik seperti Ulilin, Jagebob.Kami minta kerja sama dengan stakeholder, ada Dinas Kesehatan, Perindakop dan pelaku sendiri,’’ jelasnya.
Kantor Dinas Kesehatan dan Puskesmas Rimba Jaya tersebut berhasil dibuka secara paksa oleh Kepolisian Resor Merauke dengan cara pada pintu masuk keluar Puskesmas, gembok pintu masuk dan keluar pada Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dirusak dengan cara menggunakan martelu.
Kondisi cuaca panas di waktu yang lama atau Elnino telah menyebabkan dampak buruk bagi masyarakat. Kepala dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari mengatakan, penyakit kulit banyak terjadi karena alergi, lembab, jamur dipicu keringat.
Begitu juga yang terjadi di Papua khususnya di Kabupaten Jayapura telah ditemukan 1.259 kasus dan pada triwulan ketiga tahun 2023 Kabupaten Jayapura telah berhasil menemukan Tuberculosisi (TBC) sebanyak 964 kasus.
Johanes Mahuze, anggota Meja Peradilan Adat Salor khusus Sirfu dari Kondo sampai Digoel ditemui saat berada di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke mengaku dirinya datang ke tempat tersebut karena adanya laporan ke Meja Peradilan di Salor terkait dengan persoalan tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevil R. Muskita dihubungi media ini mengungkapkan bahwa pemalangan tersebut sebenarnya sudah menjadi masalah interen antara Ketua Marga Donatus dengan para pemilik hak ulayat dari 4 marga yang memalang kantor dan puskesmas tersebut.
Yosefina Mahuze, salah satu pemilik hak ulayat yang melakukan pemalangan tersebut, mengungkapkan bahwa pemalangan yang dilakukan ini karena pembayaran kedua sebesar Rp 10 miliar masuk ke rekening Ketua Marga Donatus Mahuze.
Untuk di Kabupaten Jayapura, kegiatan dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura, Hana S.Hikoyabi, Rabu (8/11). Sekaligus dilakukan penandatanganan berita acara deklarasi komitmen percepatan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) dan capaian ODF Kabupaten Jayapura tahun 2023 pada hari Rabu (8/11) kemarin, bersama pembina tingkat pusat, daerah, serta mitra pembangunan.
"Rencana pembangunan akan dimulai tahun 2023, dengan jangka waktu pengerjaanya selama 15 bulan. Sementara pagu anggaran sebesar Rp. 670 Milyar," kata Ulfa saat Gelar Konsultasi Publik bersama stakholder di Jayapura, Kamis (10/8).
Kapala Dinas Kesehatan dr. Willy, E Mambieuw Sp.B mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada terhadap penyakit campak yang rentan menyerang anak –anak, apabila anak usia 9 sampai 12 tahun mengalami batuk, bersin, kulit kemerahan, nafsu makan kurang, demam, segera dibawa ke Puskesmas untuk diperiksa dan diobati.
Namun upaya itu juga ternyata menemukan kendala, di mana dari 17 orang yang dilatih hanya satu orang yang bisa melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat untuk memastikan ada tidaknya TBC tersebut. "Dari 17 itu baru satu saja yang aktif kerja begitu," ujarnya.
Bahkan dari 82 pasien berjenis kelamin perempuan itu, 17 diantaranya dalam kondisi hamil. “Dinkes melihat ini sebagai tantangan tersendiri sampai saat ini. Maka masyarakat disarankan mengetes HIV,” terangnya.
“Tugas kita adalah mensosialisasikan hak hak itu agar peserta bisa mengerti agar mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis yang ditanggung oleh pemerintah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Robby Kayame kepada Cenderawasih Pos, Senin (20/3).
Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya belum bisa pastikan ada peningkatan kasus HIV-AIDS di Jayawijaya. Pihaknya akan melihat hasil akumulasi setiap triwulan dari setiap fasilitas kesehatan yang ada di Jayawijaya.
Lahannya disediakan Pemerintah Kabupaten Merauke melalui pembebasan hak ulayat dan pembelian tanah. Namun Rumah Sakit Tipe B tersebut mangkrak. Padahal, gedung untuk poliklinik berlantai dua telah dibangun.
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), mengeluarkan kebijakan baru dalam rangka menangani masalah stunting. Sebagaimana memerintahkan agar penimbangan bayi di posyandu tak dilakukan enam bulan sekali melainkan penimbangan wajib dilakukan sebulan sekali.
Pj Wali Kota Jayapura Frans Pekey mengharapkan adanya perubahan dalam pelayanan kesehatan di Kota Jayapura yang semakin baik. Menurutnya, peningkatan pelayanan kesehatan sekecil apapun yang dilakukan, akan sangat bermanfaat secara berkesinambungan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.