Nevil Muskita: Kami Juga Jadi Korban Pemalangan Karena Tidak Bisa Kerja    

MERAUKE – Pemalangan terhadap Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dan Puskesmas Rimba Jaya masih  berlanjut sampai Jumat (10/11/2023). Padahal, pemalangan ini untuk Dinas Kesehatan sejak Senin  (6/11/2023) malam dan untuk Puskemsas Rimba Jaya sejak  Selasa (7/11/2023).

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevil R. Muskita dihubungi media ini mengungkapkan bahwa pemalangan tersebut sebenarnya sudah menjadi masalah interen antara Ketua  Marga Donatus dengan para pemilik hak ulayat dari 4 marga yang memalang kantor  dan puskesmas tersebut.

‘’Sebenarnya mereka minta perhartian pemerintah dan kepolisian dengan memalang kantor dan puskesmas. Tapi yang korban kita dan masyarakat. Karena pelayanan pasien di puskesmas  tidak bisa dilakukan. Sementara kita juga melayani untuk kebutuhan obat. Karena gudang obat kita untuk puskesmas-puskesmas ada di dalam  lokasi yang mereka palang tersebut,’’ kata   Nevil Muskita.

Baca Juga :  Gubernur Ajak Warga  Saling Menghormati dan Menghargai   

      Nevil menjelaskan bahwa  dirinya juga sudah melaporkan persoalan tersebut ke Bupati Merauke dan bupati Merauke akan memanggil mereka. ‘’Dari kepolisian  juga kemarin sudah panggil mereka tapi karena ada kegiatan, saya belum tahu apakah mereka sudah ketemu dan hasilnya seperti itgu,’’  jelasnya.

Nevil menjelaskan bahwa sebenarnya pembayaran terhadap ganti rugi tanah ulayat tersebut sebesar Rp 10 miliar sudah mau dibayarkan sesuai permintaan dari pengadilan pada 7 November 2023, namun karena masih ribut terkait dengan pembagian  ganti rugi tersebut sehingga pencairannya maish ditunda.   

Namun begitu,  Nevile Muskita berharap masyarakat tidak  memalang kantor dinas dan puskesmas  sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap dapat dilakukan. (ulo)

Baca Juga :  Kemendes  Galakkan Sagu Sebagai Ketahahan Pangan Keluarga 

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

MERAUKE – Pemalangan terhadap Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dan Puskesmas Rimba Jaya masih  berlanjut sampai Jumat (10/11/2023). Padahal, pemalangan ini untuk Dinas Kesehatan sejak Senin  (6/11/2023) malam dan untuk Puskemsas Rimba Jaya sejak  Selasa (7/11/2023).

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevil R. Muskita dihubungi media ini mengungkapkan bahwa pemalangan tersebut sebenarnya sudah menjadi masalah interen antara Ketua  Marga Donatus dengan para pemilik hak ulayat dari 4 marga yang memalang kantor  dan puskesmas tersebut.

‘’Sebenarnya mereka minta perhartian pemerintah dan kepolisian dengan memalang kantor dan puskesmas. Tapi yang korban kita dan masyarakat. Karena pelayanan pasien di puskesmas  tidak bisa dilakukan. Sementara kita juga melayani untuk kebutuhan obat. Karena gudang obat kita untuk puskesmas-puskesmas ada di dalam  lokasi yang mereka palang tersebut,’’ kata   Nevil Muskita.

Baca Juga :  Merauke Sambut Baik Pengembalian Kewenangan Pengelolaan SMA-SMK 

      Nevil menjelaskan bahwa  dirinya juga sudah melaporkan persoalan tersebut ke Bupati Merauke dan bupati Merauke akan memanggil mereka. ‘’Dari kepolisian  juga kemarin sudah panggil mereka tapi karena ada kegiatan, saya belum tahu apakah mereka sudah ketemu dan hasilnya seperti itgu,’’  jelasnya.

Nevil menjelaskan bahwa sebenarnya pembayaran terhadap ganti rugi tanah ulayat tersebut sebesar Rp 10 miliar sudah mau dibayarkan sesuai permintaan dari pengadilan pada 7 November 2023, namun karena masih ribut terkait dengan pembagian  ganti rugi tersebut sehingga pencairannya maish ditunda.   

Namun begitu,  Nevile Muskita berharap masyarakat tidak  memalang kantor dinas dan puskesmas  sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap dapat dilakukan. (ulo)

Baca Juga :  Pelaku Persetubuhan Anak di Bawah Umur Ditangkap

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya