"Kami memantau setiap isu yang beredar, termasuk kabar keberadaan mereka di Serui, Boven Digoel, maupun Mamberamo. Namun hingga saat ini, kabar tersebut masih berstatus desas-desus karena belum ada verifikasi visual atau bukti fisik langsun
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura memastikan warga binaan pemasyarakatan (WBP) tetap dapat menikmati euforia dan semarak gelaran Piala Dunia 2026. Kendati demikian, pihak Lapas memutuskan untuk tidak menggelar acara nonton ba
Kepala Lapas Kelas IIA Abepura, Edy Susetyo, saat di konymenjelaskan bahwa para tahanan tersebut memanfaatkan kelengahan petugas di tengah jam rawan siang hari untuk meloloskan diri. Namun, berkat kesigapan personel di lapangan, tiga dari e
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus pidana umum dilaporkan berhasil melarikan diri dari sel tahanan mereka. Aksi nekat ini memicu kepanikan dan memaksa petugas
Usai menunaikan shalat Id, agenda dilanjutkan dengan penyerahan dan penyembelihan hewan kurban di lingkungan Lapas Abepura. Panitia kurban Lapas Abepura menerima total dua ekor sapi kurban. Masing-masing sapi berasal dari sumbangan gotong r
‘’Sesuai dengan surat edaran dari Menteri Imigrasi dan Kemasyarakatan, kita jaga masalah pengeluaran-pengeluaran warga binaan. Pengeluaran warga binaan harus sesuai dengan SOP yang ada, yang diawali dengan sidang TPP dan semuanya harus ada
Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menatap tajam ke arah para peserta pelatihan. Baginya, program kemandirian ini adalah napas baru dalam proses reintegrasi sosial. Ia tak ingin mereka bebas hanya dengan membawa status "ma
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah "jeda waktu" untuk belajar. Seperti sekolah, warga binaan dididik untuk mengenali kesalahan masa lalu, memperbaikinya,
Ia mengatakan peringatan HBP ke-62 menjadi momentum bagi jajaran pemasyarakatan untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan publik.Secara nasional, Direktorat Jenderal Pemasyarakat
Suasana di lingkungan Lapas Abepura, Kamis (23/4) terlihat lain dari biasannya. Jajaran Lapas Abepura terlihat sibuk menyiapkan acara serah terima jabatan pimpinan Lapas. Tak hanya itu, sejumlah pria dengan pakaian adat
Sejauh ini, Mashudi menyampaikan bahwa pihaknya sudah memindahkan 2.554 narapidana atau warga binaan kategori high risk ke Nusakambangan. Dia menyebut, pemindahan narapidana itu bukan hanya tindakan represif, melainkan j
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Timika menggelar razia besar-besaran untuk memberantas peredaran barang terlarang di dalam sel tahanan. Operasi gabungan yang melibatkan puluhan personel kepolisian ini menyasar
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Papua, Herman Mulawarman mengatakan program tersebut merujuk pada arahan pimpinan pusat untuk memberikan kesempatan kepada warga binaan merayakan Lebaran bersama keluarga meskipun masih me
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke, Dewanto, saat menyerahkan remisi secara simbolis mengajak seluruh warga binaan yang merayakan Idul Fitri untuk mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SAW, sehingga setelah
Untuk tahun 2026, total warga binaan yang menerima remisi di seluruh wilayah Papua tercatat sebanyak 419 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 65 orang merupakan warga binaan di Lapas Narkotika Kelas IIA Sentani yang men
Berdasarkan data, total usulan terbagi menjadi dua kategori utama yakni; Remisi khusus (I) sebanyak 424 orang yang terdiri dari; Mendapatkan remisi 15 hari (84) orang, Satu bulan (269) orang, Satu bulan 15 hari (50) oran
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke Dewanto ditemui media ini mengungkapkan, pada bulan Ramadan 1447 H tahun 2026 ini pihaknya telah mengajukan 69 warga binaan untuk mendapatkan remisi umum (RU) I. Namun tidak
Kepala Lapas Kelas IIA Abepura, Badaruddin mengatakan, Lapas Abepura tidak serta merta memberikan remisi kepada warga binaan, namun melalui proses verifikasi dan penilaian yang cukup alot selama bertahun-tahun.
Terbaru, dalam putusan MA pada kasasi tersebut, pria yang akrab disapa HAN itu dipidana dengan kurungan 12 tahun penjara. Sebagaimana yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Biak Numfor di ruang sidang
Di depan tembok Lapas Merauke itu, ada beberapa usaha, mulai dari pencucian sepeda motor, pangkas rambut termasuk bengkel las yang merupakan milik warga Lapas untuk pembinaan warga Lapas Merauke yang telah memenuhi syara
Plh Kalapas Kelas II B Wamena Munir Kossah membenarkan adanya 7 Warga Binaan yang mencoba melarikan diri baik itu yang berstatus Narapidana dan juga tahanan, namun sudah berhasil tertangkap kembali meskipun ada satu oran
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses penerimaan bahan makanan, kebersihan dan kelayakan dapur, kondisi peralatan masak, proses pengolahan, hingga pendistribusian makanan ke blok hunian Warga Binaan.
“Remisi khusus Natal ini diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi syarat, terutama berkelakuan baik selama menjalani masa pidana. Jika memiliki catatan pelanggaran, maka tidak diusulkan menerima remisi,” ujar Adhi
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke Dewanto saat ditemui media ini di Kantornya mengatakan, 365 warga yang diusulkan untuk mendapatkan remisi Natal tersebut adalah bagi warga binaan yang telah memenuhi syar
Kapolres Leonardo Yoga mengimbau kepada warga binaan Lapas Merauke yang kabur bersama dengan keluarganya untuk menyerahkan diri. ‘’Kami imbau kepada yang bersangkutan dan keluarganya untuk menyerahkan diri kembali dengan
Di lahan sempit sekitar Lapas, yang seharusnya hanya ditumbuhi ilalang, terlihat beberapa bedeng berisi sayuran sawi dan kangkung cabut, mulai tertawa subur. Di sana, para warga binaan, dengan tangan yang pernah terjerat
Diketahui, Edowardus Supusepa berhasil melarikan diri usai meminta izin keluar dari Lapas dengan membayar Rp 500.000 kepada salah satu petugas yang mengantarnya ke RSUD Merauke. "Dia mengaku kecewa dengan perhitungan mas
"Sebenarnya terkait dengan perhatian yang serius semua UPT kita perhatikan dengan serius. Namun pastinya perhatian itu ada yang ditingkat paling tinggi atau yang paling mencuat seperti lapas Wamena, Nabire, Timika dan la
Dengan begitu kepala Dijenpas Papua itu menegaskan bahwa pihaknya membuat suatu proyek perubahan yang harus dilaksanakan dan ditaati oleh para petugas atau pegawai Dijenpas terutama di lembaga permasyarakatan (Lapas) sel
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Jayapura, Jimreves Engel Stender Muloke menjelaskan, Kegiatan ini bertujuan memperkuat komitmen seluruh jajaran petugas pemasyarakatan dalam upaya pemberantasan
Kegiatan razia dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Keerom Kompol Agus Tianto, didampingi oleh Juru Muda Hanna Sinurat selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Jayapura.
Razia ini melibatkan tim Kanwil Ditjenpas Papua, personel Polres Jayapura, serta pejabat dan staf Lapas Narkotika Jayapura. Herman mengatakan, penggeledahan dilakukan secara menyeluruh diseluruh kamar hunian warga binaan
Kalapas Klas IIB Merauke Dewanto kepada wartawan di Merauke menjelaskan, warga binaan Lapas Merauke atas nama Edoardus Supusepa tersebut diketahui kabur setelah petugas yang mengantarkan kembali dari rumah sakit tidak la
Penyerahan remisi umum dan remisi dasawarsa ini dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Abepura, Kota Jayapura, Minggu (17/8). Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, dalam sambutannya menyebut, pemb
Pemberian dua jenis Remisi tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 174 tahun 1999. Diketahui di Lapas Kelas IIA Abepura hingga saat ini jumlah WBP sebanyak 791 orang narapidana dan tahanan dan yang diusulk
Kata Mansur, jumlah narapidana saat ini di Lapas Timika sebanyak 217, untuk tahanan 122 sehingga total sebanyak 339. Pada momen HUT RI tahun ini, sebanyak 191 narapidana mendapat remisi umum. Sementara 206 narapidana men
"Jadi rekapitulasi itu adalah proses yang terbuka untuk umum dan publik juga untuk mengawal," kata Fajar kepada Cenderawasih Pos via telepon. Sehingga proses yang tengah berjalan ini dapat terwujud dengan baik. Untuk itu
Viktor mengaku perbandingan antara warga binaan yang bebas dengan yang masuk sangat jauh berbeda karena yang masuk lebih banyak dari yang bebas, hal ini dikarenakan Lapas Wamena merupakan satu -satunya lembaga pembinaan
Menurutnya, Lapas Wamena sangat bersyukur dan berterima kasih bahwa LBH Papua justice dan peace dibawa pimpinan Yulinato, SH , MH yang mendatangi lapas Wamena melihat kegiatan pembinaan yang ada, sebab sebagai seorang ad
Wakil bupati Merauke Fauzun Nihayah menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan ini sebagai bagian dari pelaksanaan Gerakan nasional aksi sosial pemasyarakatan melalui klien Balai Pemasyarakatan Peduli.
Permintaan pemeriksaan kelayakan bangunan itu karena ditemukan keretakan di sejumlah titik bangunan tersebut. Hal itu tersebut membuat, warga binaan Lapas Merauke yang menempati bangunan itu khususnya dilantai 2 merasa k
Padahal tersangka yang berinisial ZA alias E (24) itu baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke 2 minggu lalu. Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK didampingi Kasi Humas AKP Prih Sutejo, dan Plt Kasat
Kalapas Merauke Dewanto, ditemui mengungkapkan, Edi Kardo Payo berhasil ditangkap di RSUD Merauke saat sedang menjeguk adik perempuannya, pada Selasa (10/6/2025) sekira pukul 22.00 WIT.
Kalapas Klas IIB Merauke Dewanto kepada wartawan menjelaskan, yang bersangkutan diketahui berhasil kabur setelah melihat CCTV, dimana saat itu yang bersangkutan di tempatkan di dalam kantor pada koridor II dengan cara di
Kalapas Klas IIB Merauke Dewanto saat ditemui media ini, mengungkapkan, pemindahan sebagian warga binaan Lapas Merauke yang tinggal di bangunan berlantai II itu atas permintaan dari warga Binaan Lapas Merauke.
“Dua orang petugas lapas luka berat dengan kondisi jari hampir putus. Satu petugas lainnya mengalami luka ringan dan sudah diperbolehkan pulang. Dua korban luka berat kini menjalani observasi intensif dan direncanakan me
Dan ketika itu ada dua napi yang berpura-pura meminta buku registrasi kepada petugas yang berjaga. Alasannya ketika itu adalah ada pihak keluarga yang mau datang berkunjung sehingga perlu mencatat diregister. Nah, saat d
Hal itu dilakukan, untuk dapat memastikan seluruh warga binaan dan tahanan menjadi pribadi yang lebih baik serta tidak kembali melakukan pelanggaran hukum setelah dinyatakan bebas, pihaknya juga berupaya menjamin kondi
"Lebih kurang 800 WBA itu, sebanyak 796 WBA yang tidak mengunakan BPJS, kurang lebih 150-an warga binaan yang punya BPJS seperti itu," ungkap Kepala lapas (Kalapas) Kelas IIA Abepura Badarudin
Kunjungan Yan P Mandenas di Lapas Abepura ini, memang bukan kali pertama. Ia pernah menginjakan kakinya di tempat pembinaan bagi para warga yang bermasalah dengan hukum ini, pada Sabtu, 25 Januari 2025) lalu. Dalam kunj
Eko mengatakan pada acara itu nantinya akan diisi berbagai acara salah satunya adalah memberikan penghargaan kepada Pegawai Berprestasi. Adapun kategori yang diberikan kepada pegawai berprestasi sebagai berikut; Pertam
Enkai Kaekin sebelumnya diserahkan oleh pihak Lapas Abepura kepada Kantor Imigrasi Jayapura pada Jumat (18/4). Setelah itu, Imigrasi Jayapura langsung berkoordinasi dengan Konsulat Papua Nugini di Jayapura untuk mengu
Kehadiran keduanya dalam suasana perayaan Paskah ini menjadi momen yang penuh makna dan sarat nilai kemanusiaan. Dimana tak sekadar ibadah, momen ini juga menjadi ajang silaturahmi yang hangat antara pasangan BTM-CK deng
Dalam kunjungan tersebut, Meki Fritz Nawipa menyampaikan beberapa hal yang akan dilakukan untuk warga binaan Lapas. Yang pertama, pemerintah akan memberikan jaminan kesehatan gratis kepada warga binaan. Meki juga mengat
Besaran remisi yang diberikan bervariasi, mulai dari 15 hari, 1 bulan, hingga 2 bulan. Mereka semua mendapatkan remisi karena telah memenuhi syarat administratif dan substantif yang ditetapkan. Kalapas Kelas IIA Abepura,
Kepala Lapas Wamena Victor Yoin Apono, SH menyatakan pemeriksaan ini dilakukan dalam rangka hari bakti kemasyarakatan ke 61 tahun sehingga dilakukan pemeriksaan petugas Petugas Lapas Wamena yang di backup oleh TNI/Polri apa yang ditemukan merupakan hasil dan ini akan dilaporkan secara berjenjang atau berkala.
Remisi khusus merupakan pengurangan masa pidana yang diberikan kepada narapidana dan anak pidana pada Hari Besar Keagamaan yang dianut oleh yang bersangkutan dan dilaksanakan sebanyak-banyaknya 1 (satu) kali dalam setahun bagi masing-masing agama.
Dia meyakini, peredaran ganja di dalam lapas, tidak terlepas dari peran pihak luar dan dalam, utamanya oknum narapidana. "Sekarang kita perketat pengawasan di pintu masuk dulu, ada penggeledahan, dan lain sebagainya," ungkapnya.
Kepala Lapas Abepura, Badarudin mengatakan, hal itu disebabkan karena kehadiran para narapidana dari Lapas narkotika Doyo itu diduga berdampak negatif terhadap warga binaan lainnya, terutama terkait dengan peredaran narkoba ganja di kalangan warga binaan di dalam Lapas Abepura.
Kalapas Abraham Harjo menjelaskan, 53 warga binaan yang diusulkan untuk memperoleh remisi hari raya Idul Fitri tersebut adalah mereka yang sudah memenuhi syarat sesuai ketentuan untuk mendapatkan pemotongan masa pidana.
Kata dia, untuk penempatan warga binaan di dalam Lapas itu disesuaikan dengan jenis kasus yang dihadapi mulai dari kasus kriminal pembunuhan, narkoba, koruptor, masing masing terpisah alias tidak digabung. Bedahalnya dengan kejahatan narkotika, kemungkinan school crime-nya bisa saja terjadi.
Sebelumnya pasca divonis hukuman 13 tahun penjara di Pengadilan Negeri Makassar, RHP telah menjalani hukumannya di Lapas Makasar. Namun setelah Kurang lebih 3 tahun menjalani masa hukuman itu RHP kemudian meminta untuk dipindahkan penahanannya ke Papua.
Ruangan itu hanya simpel saja, berbentuk persegi tanpa sekat sama sekali. Salah satu sisinya ditempati khusus untuk tabung gas dengan ukuran di atas rata-rata. Disisi lain juga terdapat tempat yang cukup besar untuk menjadi tempat panci dan wajan jumbo disimpan dan di gantung.
Antusias warga binaan yang beragama muslim terlihat penuh dengan sukacita. Kalapas Kelas IIA Abepura Abepura, Badarudin, bersama Pegawai Lapas turut ikut buka dan salat bersama dengan seluruh warga binaan di Masjid At-Tarbiah.
"Pemotongan anggaran itu sangat berdampak, dalam proses kemandirian dan segala macam. Tetapi kita mencoba menyikapi pemangkasan dengan memaksimalkan anggaran yang ada. Tetap kita berjalan seperti biasanya," ungkap Kalapas Kelas II Abepura, Badarudin kepada Cenderawasih Pos di Abepura,
Kalapas Kelas IIA Abepura Abepura, Badarudin mengatakan bahwa dari jumlah keseluruhan sebanyak 831 Warga binaan lapas Abepura terdapat 170 warga binaan yang beragama muslim.
Selain Polres Jayawijaya, ada juga 7 polres dari 7 kabupaten yang telah disurati untuk mambantu pengejaran, selain itu, lapas juga berkoordinasi dengan Satgas Damai Cartenz, Badan Intelejen Negara (BIN), BAIS, Kodam XVII/ Cenderawasih, Kodim 1702/Jayawijaya, Satgas Maleo yang ada di Jayawijaya untuk melakukan pengejaran.
Itu dilakukan dengan mengerahkan tim busur atau tim opsnal reskrim Polres Jayawijaya untuk melakukan pencarian. Selain itu ada juga tim Satgas Damai Cartenz. Menurutnya, Meskipun upaya pengejaran dan pencarian yang dilakukan tim opsnal reskrim dan tim damai cartenz sudah maksimal akan tetapi belum ada hasil.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menjelaskan kejadian ini bermula pada pukul 15.00 WIT, saat para tahanan mendapatkan waktu untuk beraktivitas di area dalam lapangan Lapas Kelas IIB Wamena. Sekitar pukul 15.09 WIT, di tengah hujan lebat, tujuh tahanan membobol pagar pertama di sebelah kiri dalam lapas menggunakan tang potong.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Timika, Mansur Yunus Gafur mengatakan, sesuai dengan Surat Keputusan (SK), Eltinus Omaleng bebas pada tanggal 23 Februari 2025. Eltinus merupakan terpidana kasus korupsi megaproyek pembangunan Gereja Kingmi, yang berlokasi di Jalan Agimuga, Mile 32 pada tahun anggaran 2015.
Piter Frederik Luturmas mengaku telah bertemu langsung dengan Kalapas dan telah memberi ruang penuh untuk warga binaan yang melakukan pelanggaran anak mendapatkan sanksi sesiao SOP yang diterapkan di Lembaga Pemasyarakatan.
Tak hanya itu, Kakanwil juga menyoroti pentingnya langkah antisipasi terhadap potensi pelarian di UPT Pemasyarakatan di Papua. Para kepala UPT diminta untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di dalam lapas dengan mitigasi risiko serta memperkuat kepemimpinan sebagai panutan bagi seluruh jajaran guna menciptakan lingkungan yang lebih aman.
Menindaklanjuti kasus tersebut, tim gabungan Resmob Numbay Polresta Jayapura Kota bersama Polsek Abepura segera melakukan penyelidikan intensif. Hasilnya, pada 4 Januari 2025, polisi meringkus seorang pria berinisial JE (24) yang diduga kuat sebagai pelaku utama dalam insiden mematikan tersebut.
Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke tidak luput dari genangan air atau banjir tersebut. Dari 3 blok yang ada, 2 blok diantaranya yang merupakan bangunan lama terendam banjir. Sementara 1 blok yang merupakan bangunan baru luput dari banjir tersebut.
"Tiga pelaku melakukan dengan cara atau sistem tempel. Sebelumnya ada komunikasi yang dilakukan menggunakan Hp dan Whatsapp. Setelah diatur kemudian diambil oleh konsumen," kata Kepala Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika, AKP Andi Basuki Rahmat, Rabu (8/1). Saat ini ada tiga narapidana yang kembali diproses yakni F, I dan T.
Sebelumnya ketiga napi ini merupakan warga binaan Lapas Kelas IIB Timika karena terjerat kasus narkotika. Ketiganya terpaksa harus menjalani hukuman baru setelah hukuman pertama mereka selesai karena diketahui terlibat jaringan pengedar narkotika jenis sabu yang menyebabkan seorang pria di Mimika berinisial AR berurusan dengan hukum.
Ia pun mengungkapkan untuk tingkat nasional, Narapidana dan anak binaan yang menerima remisi natal mencapai 15.976 narapidana. Sementara khusus di Papua mencapai 1.447 orang, terdiri dari 1.442 penerima remisi tidak langsung bebas, dan 5 lainnya langsung bebas.
Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Merauke Amir Anton sesuai melakukan pemeriksaan urin terhadap 5 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke mengatakan, pemeriksaan ini rutin dilakukan terhadap seluruh warga binaan yang tersangkut dengan masalah penyalahgunaan Narkotika.
Ramses Hamoloan Hutagaol mengungkapkan bahwa Narapidana yang beragama Kristiani yang diusulkan untuk mendapatkan remisi adalah Narapidana yang telah menjalani masa pidananya minimal 6 bulan. Untuk Narapidana yang telah menjalani masa pidana minimal 6 bulan, akan mendapatkan remisi atau pemotongan masa pidana selama 15 hari.
Didalam video yang berdurasi 1 menit 12 detik itu terlihat puluhan warga binaan berkumpul didalam satu ruang tahanan di Lapas Abepura. Tampak salah satu WB menyampaikan bahwa mereka yang ada didalam ruangan tersebut berkumpul merayakan hari Papua Merdeka.
Adapun paket sembako tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Papua Dr. Roy Eduard Fabian Wayoi kepada WB setempat. Dikatakan bahwa bantuan tersebut bagian dari pelayanan kasih. BPN Papua tidak hanya mengurus tentang pertanahan, tapi juga memperhatikan kesejahteraan masyarakat terutama warga binaan di setiap lembaga binaan.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jayawijaya Kenius Tabuni mengatakan pelayanan KTP di Lapas akan dilaksanakan selama tiga hari (Senin-Rabu), dengan menjangkau semua warga binaan yang ada di Lapas Wamena.
Diman yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) diminta untuk segera menyerahkan diri. Kompol Hermanto menegaskan, bagi setiap orang yang ikut serta menyembunyikannya maka dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Timika, Mansur Gafur menjelaskan, pas hari Kamis 12 September 2024 sekitar pukul 10.00 WIT ada 9 orang warga binaan yanh diberikan tugas untuk bekerja di rumah dinas Lapas di dalam kompleks Lapas.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Mimika, Slamet Sutejo kepada Cenderawasih Pos di Lapas Kelas IIB Timika menerangkan, kegiatan ini dalam rangka memenuhi hak dan kewajiban warga binaan Lapas sebagai warga negara Indonesia (WNI).
Menurutnya, penambahan geduang atau ruangan untuk warga binaan tersebut tentunya disesuaikan anggaran pemerintah khususnya para Dirjen Pemasyarakatan. Karena itu, sebagai Kalapas yang baru menjabat di Lapas Merauke tersebut dirinya akan menjalin komunikasi baik dengan pemerintah Kabupaten Merauke maupun dengan pemerintah Provinsi Papua Selatan untuk dapat dibantu penambahan gedung atau ruangan baru untuk dapat mengurangi over kapasitas tersebut.
Kedatangan bupati Romanus Mbaraka tersebut untuk memberikan bantuan keybord kepada warga binaan Lapas Merauke. Tampak warga binaan kemasyarakatan Klas IIB Merauke itu menyambutnya dengan antusias. Mereka rela duduk bersila di lantau Aula Lapas Merauke tersebut.
Kepada awak media, Agus menegaskan bahwa dirinya telah melaksanakan putusan hukum, sebagaimana putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jayapura, bahwa dirinya terbukti secara sah melakukan pelanggaran tindak pidana makar, sehingga ia divonis 1 tahun penjara.
Diungkapkan, 5 WBP yang kabur sudah menjadi DPO dan jika ada masyarakat yang melihat 5 WBP yang kabur bisa melapor, supaya ke 5 orang WBP tersebut bisa menjalani hukumannya.
Sesuai putusan Pengadilan Negeri Jayapura, Abraham menjalani vonis hukuman di Lapas Abepura selama 6 tahun 6 bulan. Sehingga mengacu putusan itu, dia harus menjalani hukuman sampai tahun 2025 mendatang.
Seperti Lapas Abepura jumlah WB yang terima remisi sebanyak 445 orang, kemudian Lapas Narkotika Jayapura, 450 orang, Lapas Merauke 359 orang, Timika 163, Nabire 140 orang, Biak 65 orang, Serui 77 orang, Lapas Wamena 89 orang, Lapas Kelas 3 Tanah Merah, 47 orang, dan Lapas Perempuan 35 orang.
Menurutnya, kaburnya 9 Warga Binaan Lapas Narkotika Jayapura ini murni karena niat dan aksinya itu direncanakan secara matang. Di setiap Pos penjagaan masing masing ditempati petugas, akan tetapi karena peristiwa ini di luar dari kendali petugas, sehingga akhirnya WB tersebut berhasil kabur.
Kepala Lapas Kelas IIB Wamena Yoin Vicktor Apono, SH menyatakan dalam peringatan HUT Kemerdenaan RI ke 79 Lapas Wamena telah mengajukan pemberian remisi kepada Kanwilkemenkuhan di Jayapura, dan dari usulan itu 89 dari 157 warga binaan itu bisa mendapatkan remisi yang berfariatif dari sebulan , dua bulan, tiga bulan , empat bulan dan ada yang lima bulan.
Membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia,. Pj Gubernur Papua Selatan Rudy Sufahriadi mengatakan, pemberian remisi dan pengurangan masa pidana kepada warga binaan bukan semata-mata diberikan secara sukarela oleh pemerintah tapi merupakan sebuah bentuk apresiasi dan penghargaan bagi warga binaan yang telah sungguh-sungguh merngikuti program-program pembinaan yang diselenggarakan oleh unit pelaksana tehnis pemasyarakat dengan baik dan terukur.
Usaha yang dilakukan adalah pihak lapas telah melakukan pendekatan langsung kepada pihak keluarga WBP yang kabur untuk bisa segera menyerahkan diri secara baik - baik sehingga sanksi yang diberikan akan diringankan.
‘’Selain itu, ada juga yang masih dalam daftar F karena melakukan pelanggaran cukup berat. Kemudian ada juga yang dilakukan pencabutan permbebasan bersyaratan karena melakukan pelanggaran termasuh narapidana yang telah menjalani pidana pokok dan tinggal menjalani pidana subsidernya,’’ katanya.
Tak lama setelah kejadian ini Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Kelas II A Jayapura, Kabupaten Jayapura, Samaludin Bogra mengumpulkan seluruh warga binaan dan melakukan pengecekan menyeluruh. Upaya pengejaranpun dilakukan dan disini aparat berhasil mengamankan empat orang sedangkan lima lagi dalam pencarian.
Tim lapas bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Merauke. Plt Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Merauke Abdul Waris mengatakan donor darah ini merupakan wujud kepedulian ASN Kementerian Hukum dan HAM khususnya Lapas Merauke untuk kemanusiaan, karena setetes darah sangat berarti bagi kehidupan manusia.
Plt. Kalapas Kelas IIB Merauke Abdul Waris didampingi Kasibinadik Lapas Merauke Abdul Haris menjelaskan, pihaknya menemui langsung Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Merauke Yustina Regina Kamisopa.
Plt Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas IIB Merauke Abdul Waris ditemui di Lapas Merauke mengungkapkan bahwa lomba yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI dan Hari Bakti Pengayoman ini dilakukan secara intern.