Lebih Banyak yang Masuk, Lapas Wamena Over Kapasitas

WAMENA – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Wamena saat ini sedang terjadi over kapasitas. Pasalnya warga binaan yang masuk ke Lapas, lebih sedikit daripada yang keluar.
Kepala Lapas Wamena Viktor Yoin Aponno, SH menyatakan saat ini lapas Wamena memang sudah masuk dalam kategori over kapasitas akan tetapi masih bisa di kendalikan, dimana untuk daya tampung dari lapas ini hanya untuk 114, namun yang terjadi saat ini ada 151 warga binaan yang ditampung.

“Daya tampung dari lapas Wamena sendiri jarang terjadi pengurangan atau penurunan, namun kalau peningkatan luar biasa skalanya bisa 1:10 artinya kalau satu bebas bisa 10 orang yang masuk, contoh kemarin ada 1 orang yang bebas, namun ada 3 yang masuk disusul 5 orang lagi yang masuk,”ungkapnya Rabu (6/8) di Wamena.

Baca Juga :  Di Wamena, Sesosok Mayat Laki–laki Ditemukan di Depan Ruko

Viktor mengaku perbandingan antara warga binaan yang bebas dengan yang masuk sangat jauh berbeda karena yang masuk lebih banyak dari yang bebas, hal ini dikarenakan Lapas Wamena merupakan satu -satunya lembaga pembinaan yang ada di Provinsi Papua Pegunungan yang membawahi 8 kabupaten.

WAMENA – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Wamena saat ini sedang terjadi over kapasitas. Pasalnya warga binaan yang masuk ke Lapas, lebih sedikit daripada yang keluar.
Kepala Lapas Wamena Viktor Yoin Aponno, SH menyatakan saat ini lapas Wamena memang sudah masuk dalam kategori over kapasitas akan tetapi masih bisa di kendalikan, dimana untuk daya tampung dari lapas ini hanya untuk 114, namun yang terjadi saat ini ada 151 warga binaan yang ditampung.

“Daya tampung dari lapas Wamena sendiri jarang terjadi pengurangan atau penurunan, namun kalau peningkatan luar biasa skalanya bisa 1:10 artinya kalau satu bebas bisa 10 orang yang masuk, contoh kemarin ada 1 orang yang bebas, namun ada 3 yang masuk disusul 5 orang lagi yang masuk,”ungkapnya Rabu (6/8) di Wamena.

Baca Juga :  Mayat Seorang Pria Ditemukan di pinggir Jalan Wouma- Kurima

Viktor mengaku perbandingan antara warga binaan yang bebas dengan yang masuk sangat jauh berbeda karena yang masuk lebih banyak dari yang bebas, hal ini dikarenakan Lapas Wamena merupakan satu -satunya lembaga pembinaan yang ada di Provinsi Papua Pegunungan yang membawahi 8 kabupaten.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya