Sementara itu, Budi mengatakan bahwa penyidik KPK menduga uang dalam 19 koper tersebut dicairkan melalui mekanisme pencairan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). “Tentu ada mekanismenya dalam pencairan APBD. Bi
Walaupun demikian, Setyo mengatakan bahwa informasi tersebut belum dapat diungkap kepada publik. Ketika ditanya jurnalis mengenai lokasi jet pribadi berada pada salah satu negara di Asia Tenggara, Setyo tetap enggan memb
Ketua koordinator OKP Papua pegunungan, Eris Wenda mengatakan, kegiatan doa lintas agama dan pemasangan seribu lilin merupakan rasa belasungkawa dari seluruh pemuda, cipayung, paguyuban dan masyarakat yang ada di wilayah Papua pegunungan atas meninggalnya gubernur provinsi Papua Lukas Enembe pada 26 Desember 2023 kemarin.
Tak hanya itu, pihak TNI juga memastikan akan membackup upaya pengungkapan tindakan anarkis yang tidak hanya melempar tetapi juga merusak bahkan membakar sejumlah bangunan yang berada di Waena.
Dia menuturkan sebelum meninggal dunia di Jakarta, Alm. LE, pernah meminta izin kepada Ondoafi Abisai Rollo, untuk kelak dimakamkan di sekitar tempat tinggalnya di Koya Tengah, apabila telah meninggal.
Karena itu, sebagai orang asli Papua, Frans Pekey juga menyampaikan permohonan maafnya kepada para korban dan masyarakat Jayapura yang mengalami dampak dari peristiwa tersebut.
“Prioritas beliau (Lukas Enembe-red) untuk menyiapkan SDM Papua di dalam dan luar negeri adalah program besar dan spektakuler,” ucap Christian yang juga sebagai Ketua Ikatan Keluarga Maluku di Tanah Papua, kepada Cenderawasih Pos, Jumat (29/12).
Pj Walikota Jayapura, Dr. Frans Pekey mengatakan, dari rententan pristiwa itu, telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat Kota Jayapura. Pihak keamanan juga telah meningkatkan kewaspadaannya menyikapi sejumlah insiden tersebut.
"Saya atas nama keluarga menyampaikan permohonan maaf yang sedalam dalamnya atas semua peristiwa yang terjadi," kata Yunus Wonda, Perwakilan keluarga almarhum Lukas Enembe di Jayapura, Jumat.
Selama masa kepemimpinan mantan Gubernur Papua Lukas Enembe, Provinsi Papua telah menyaksikan lonjakan signifikan dalam pembangunan infrastruktur. Antara lain, proyek jalan pada tahun 2013, dengan panjang jalan Provinsi adalah 1.452 km.
“Truk tersebut tergelincir dan terbakar karena adanya gesekan bertempat di jalan masuk,” kata Kapolresta, Kombes Pol Victor Mackbon. Kapolresta menerangkan, hari ini pihaknya mengantarkan rombongan pengantar jenazah dari kediaman almarhum ke rumah masing-masing.
Dikatakan Petrus, suara tembakan itu membuat massa yang hendak pulang berhamburan. Hingga sesama mereka saling melindungi dan mengarahkan untuk kembali saja ke kediaman pak Lukas Enembe.
Kuasa Hukum Lukas Enembe Petrus Bala Pattayona menyebut, istri dan anak Lukas Enembe setia berada di lokasi hingga proses pemakaman selesai. Dimana proses pemakaman dimulai sejak pukul 09:00 WIT, hingga berakhir sekira pukul 15:30 WIT.
Oktovianus Itlay anggota Komunitas Disabilitas, Kota Jayapura, menyampaikan aksi sosial itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir dengan mantan Gubernur Papua itu. "Kami menyiapakan 400 kotak nasi, dan minuman nantinya dibagikan kepada masa yang ikut melayat bapak Lukas," ujarnya.
Ada yang menyebutnya sebagai bapak bangsa Papua, ada juga yang menyebutnya sebagai bapak pembangunan Papua. Kini semuanya tinggal kenangan, sebab, Lukas Enembe telah pergi selamanya menghadap Tuhan Yang Maha Kuasa, saat dirawat di rumah sakit RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta pada 26 Desember 2023,
Kendati meninggalkan perasaan duka, namun ia meminta untuk mengapresiasi perjuangan besar Bapak Lukas Enembe dalam membangun Tanah Papua. Pengorbanan dan dedikasinya yang tak kenal lelah adalah cerminan dari kepemimpinan yang luar biasa.
Awal mula terjadinya kerusuhan terjadi saat terjadi aksi lempar dari massa terhadap kawasan pertokoan, Bank BRI Sentani yang menjadi "korban", dimana kaca-kaca pecah dilempar oleh massa yang mulai beringas, kemudian mobil TNI dilempar.
Untuk itu pihaknya telah meminta personil di lapangan guna melakukan penelusuran. Memang belum ada pihak yang diamankan apalagi diperiksa namun disini Kapolda mengutarakan bahwa akan mengusut semua.
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Komarul Huda, SH menyatakan untuk sementara ini situasi Kota Wamena dan sekitarnya masih dalam keadaan Kondusif, namun pihaknya juga terus menggunakan fungsi intel untuk terus melakukan mencari berbagai informasi apabila ada pergerakan dari masyarakat.
Hal lainnya diminta juga untuk pihak keamanan tidak boleh membunyikan sirine bunyi bunyian supaya dalam pengantar yang juga masih masa duka ini tidak ada hal yang diinginkan, karena mahasiswa dan masyarakat ingin di masa duka ini tetap terjaga kondusifitas yang baik sehingga permintaan mahasiswa dan masyarakat bisa diberikan untuk satu hari ini saja.
Ada mobil dinas Karo Ops Polda Papua yang dibakar massa, bahkan Pj Gubernur Papua M.Ridwan Rumasukun juga ikut kena lemparan batu yang mengenai kepalanya, termasuk Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimboen sedangkan Kapolda Papua bisa ditepis anggotanya.
Menurutnya, langkah –langkah besar yang monumental telah ditunjukan bagi Papua dan generari muda Papua selama ia memimpin Papua sebagai gubernur dua periode, langkah ini merupakan sebuah kharisma yang dimilikinya dalam memimpin sehingga beliau mendapatkan hati dan simpati dari segenap masyarakat Papua.
Kuasa hukum mantan Gubernur Papua Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona, kepada Cenderawasih Pos melalui telfon selulernya, Kamis (28/12) tadi malam menyatakan bahwa Lukas Enembe akan dimakamkan Jumat (29/12) besok (hari ini).
"Untuk itu mari kita bersama-sama menjaga situasi yang aman dan damai dalam peristiwa kedukaan ini untuk tidak terjadi hal-hal yang mengganggu ketentraman umum,"ungkap, Rabu (27/12) kemarin.
Sesuai hasil rapat atau pertemuan dengan Forkopimda Papua, Pangdam XVII Cendrawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, M.Han, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.IK. MH, presiden GIDI Dorman Wandikbo, S.Th, dan Ketua FKUB Prov. Papua Pdt. Lipius Biniluk, S.TH., M.Th.
Di Bandar Udara Sentani, kelompok mahasiswa dan masyarakat Papua yang berjumlah ratusan orang meminta pengantaran jenazah Lukas Enembe harus dilakukan dengan jalan kaki menuju ke Lapangan Stakin Depan Batalyon 751/R Sentani, Kabupaten Jayapura, untuk disemayamkan sebentar sebelum di kuburkan di Koya Tengah, Kota Jayapura, di kediaman Almarhum.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi untuk membantu proses pemulangan jenazah hingga ke rumah duka. Polresta menyiapkan personel untuk mengawal proses perjalanan dari Sentani menuju Koya Tengah termasuk akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas.
“Di hari ini, kami atas nama pribadi, Velix Wanggai dan keluarga besar Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan turut berduka cita atas wafatnya kaka besar, Bapak Lukas Enembe, pada hari ini,” ucapnya.
Atas berpulangnya Lukas Enembe tersebut, Penjabat Gubernur Papua, yang diwakili Plt. Asisten Bidang Pemerintahan Yohanes Walilo, S.Sos, M. Si memimpin rapat bersama dengan Kapolda Papua Irjan Pol Mathius Fakhiri, dan Danrem 172/Praja Wira Yakthi Kodam XVII/Cenderawasih serta beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua.
Jenazah dikatakan akan diberi pengawalan dari Polres Jayapura dan selanjutnya dibantu oleh personel Polresta Jayapura Kota. Kapolda ketika ditemui di kediaman Kapolresta, Kombes Pol Victor Mackbon saat natal terlihat langsung memerintahkan Kapolresta untuk bergerak mengantisipasi perkembangan situasi.
“Saya mewakili pihak keluarga meminta untuk siapapun dia agar tidak melakukan hal – hal yang membuat situasi Papua tidak nyaman. Kita patut menerima jenazah dengan baik tanpa harus melakukan hal yang merugikan,” kata Yunus Wonda, Wakil Ketua I DPR Papua.
"Sempat cuci darah sebelum dinyatakan meninggal dunia, kita tahu sendiri Lukas sakit gagal ginjal," ucap Petrus saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, melalui telfon selulernya, Selasa (26/12).
“Pertimbangan ini tak ada korelasinya sama sekali dengan jabatan Gubernur Lukas Enembe kala itu, karena pemilik tanah hotel adalah Rijatono,” tegasnya.